Anda di halaman 1dari 1

Biomimetik Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas (http://id.wikipedia.

org/wiki/Biomimetik) Biomimetik (biomimetics) adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan material, mekanisme dan sistem yang dibuat oleh manusia dengan jalan meniru desain dan sistem yang terdapat di alam, terutama untuk bidangbidang: robotika, teknologi nano, kecerdasan buatan, dan pertahanan. Ini diawali oleh kekaguman manusia akan kesempurnaan dan kehebatan beberapa jenis hewan/organisme, a.l. 1. kehebatan manuver terbang lalat yang melebihi helikopter paling canggih 2. sistem pengkondisian udara di dalam sarang rayap dalam hal peralatan dan efisiensi jauh lebih unggul dibanding buatan manusia 3. tranmisi frekuensi tinggi oleh kelelawar lebih efisien dan sensitif dibanding radar buatan manusia 4. kemampuan alga menghasilkan cahaya dengan mengkombinasikan beberapa substansi kimia tanpa mengemisikan panas sama sekali 5. bagaimana rantai DNA bisa menyimpan seluruh informasi yang terkandung dalam suatu makhluk hidup 6. bagaimana sebuah kerang bisa membentuk cangkang berbahan keramik dengan cara laminasi pada suhu hanya 10 dejat celsius sedangkan manusia memerlukan suhu ribuan derajad untuk menciptakan material serupa 7. bagaimana salah satu jenis laba-laba mampu menghasilkan sutera untuk jaringnya dengan kekuatan tarik yang melebihi baja. Satu hal lagi bahwa teknologi-teknologi di alam ini sudah teruji keandalannya selama ribuan bahkan jutaan tahun pada beberapa jenis hewan/organisme. Mobil Biomimetik : Salinan Desain Alam dan Solusi Krisis BBM Seperti dikutip dari CNN, pada tahun 2008, Mercedes-Benzs meluncurkan desain baru mobil bionik yang meniru struktur streamline eksoskleton dari Boxfish (Ostracion cubicus).

Istilah mobil bionik mengacu pada desainnya yang terinspirasi desain alam untuk menghasilkan inovasi baru engineering, suatu studi yang dikenal dengan nama biomimetik. Dengan pemahaman mengenai prinsip alam, para scientist dan engineer berharap dapat menciptakan suatu teknologi yang ramah lingkungan. Mobil dengan penggunaan energi yang efisien dan minim emisi. Seperti dikutip dari The Idea Connection, para engineer membuktikan adanya potensi mobil bionik ini untuk menekan konsumsi bahan bakar hingga 20% dan memotong emisi NO hingga 80% . Struktur mobil yang meniru bentuk ikan boxfish ini memberikan karakter aerodinamis dan dikabarkan mampu menghemat penggunaan bahan bakar hingga 30 km/liter. Bandingkan dengan kisaran rata-rata penggunaan bahan bakar mobil lainnnya, yaitu antara 9-20 km/liter. Desain yang efisien dengan meniru desain alam ini dapat menjadi solusi untuk krisis bahan bakar saat ini. Meskipun mobil bionik ini belum dapat ditemukan di dealer lokal, Mercedes-Benz telah membangun harapan untuk bentuk desain mobil generasi selanjutnya yang dapat menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan dan ekonomi.