Anda di halaman 1dari 24

BIOLOGI SEL SARAF

Dr. Anna Luthfiana Bagian Neurologi Fak. Kedokteran Universitas Yarsi Jakarta

Sel SEL Saraf :

Sel saraf terdiri dari neuron, yang jumlahnya mencapai 100 milyar. Di SSP didukung oleh sel glia yang jumlahnya 10 kali lipat dari neuron. Setiap neuron mempunyai tonjolan panjang yang disebut : AXON dan tonjolan pendek yang disebut : DENDRIT

AXON , deNdrit

Axon berfungsi membawa informasi keluar dari neuron, yang disebut sebagai serabut eferen. Dendrit berfungsi membawa informasi menuju neuron, yang disebut sebagai serabut eferen. Axon bisa sangat pendek 1 mm tapi bisa sangat panjang mencapai 1 m, misal yang menghubungkan korteks dengan medulla spinalis.

PEMBAGIAN NEURON :

Dilihat dari jumlah tonjolan dibagi atas : - Neuron unipolaris - Neuron bipolaris - Neuron multipolaris

Dilihat dari fungsinya, dibedakan atas: Neuron sensorik : menerima rangsang dari reseptor Neuron motorik : membawa rangsang menuju efektor Inter neuron : menghubungkan neuron satu dengan lainnya.

Hubungan antara satu neuron dengan neuron lainnya, disebut : SINAPSIS Sinapsis berfungsi untuk mengantarkan informasi dari neuron pra sinapsis menuju neuron paska sinapsis.

Dilihat dari letak neuron terhadap sinapsis, dibedakan atas : Neuron pra sinapsis Neuron paska sinapsis Neuron pra sinapsis mengeluarkan senyawa molekular yang disebut dengan NEUROTRANSMITTER.

SEL GLIA (neuro glia) :

Hanya ada di susunan saraf pusat Berfungsi untuk menyangga dan dukungan metabolik terhadap neuron. Ada 2 macam sel glia yaitu : - Mikroglia - Makroglia

SEL GLIA :

Mikroglia berfungsi sebagai sel fagosit yang besar, yang akan bereaksi jika terjadi infeksi atau kerusakan di susunan saraf. Fungsi makroglia : sebagai penyangga dan fungsi nutritif. Mikroglia terdiri dari : - Oligo dendroglia (oligodendrosit) - Sel Schwann - Astroglia (Astrosit) - Sel Ependyma

Sel Schwann : membentuk selubung myelin pada axon yang berfungsi mempercepat hantaran aksi potensial pada axon di medulla spinalis. Oligo dendroglia : membentuk selubung myelin di otak (cerebrum, cerebellum, batang otak).

Astrosit berfungsi : pendukung dan metabolisme neuron Sel Ependyma berfungsi : melapisi dinding rongga-rongga yang ada dalam susunan saraf Pada susunan saraf tepi, tak ada sel glia. Pendukung tdd jaringan ikat fibrotik (serabut kolagen, serabut elastik, cairan antar sel, beragam jenis sel).

Doktrin neuron Santiago Ramon Y Cajal tentang struktur dan fungsi neuron mempunyai 6 dalil :
DALIL 1 : Setiap neuron adalah sebuah unit anatomis : - Setiap neuron punya inti (karyon),protoplasma (peri karyon), tonjol axon, tonjol dendrit - Perikaryon, axon dan dendrit dibungkus oleh membran yang menyebabkan neuron terpisah secara anatomis dengan neuron dan cairan extra selulernya.

DALIL NEURON 2 :
Setiap neuron adalah unit genetik : Setiap neuron berasal dari neuroblast Setiap neuron mempunyai kode genetik yang menentukan struktur, metabolisme dan hubungannya Keragaman hubungan terjadi karena proses pembelajaran, tapi pada dasarnya pola hubungan ditentukan oleh kode genetik.

DALIL NEURON 3 :
Setiap neuron adalan unit fungsional :

Setiap neuron merupakan unit terkecil yang mampu menerima rangsangan, membentuk rangsangan dan meneruskan rangsangan Setiap neuron membentuk sebuat unit komunikasi, sebuah neuron yang terisolasi tak ada gunanya.

Komunikasi antar neuron atau neuronefektor dapat terjadi jika : - Neuron bersinapsis dengan neuron atau efektor - Neurotransmiter akan dilepas pada sinapsis yang memacu neuron berikut - Neurotransmiter dapat memacu (depolarisasi) neuron berikutnya atau menghambat (hiperpolarisasi). - Rangsang dari neuron, mengikuti hukum ALL or NONE LAW artinya dia dapat mengeluarkan rangsang atau tidak sama sekali.

DALIL 4 :
Sebuah neuron adalah sebuah unit polarisasi : Sebuah neuron jika terpacu dalam kondisi normal, rangsang satu arah dendrit perikaryon axon sinapsis di ujung axon Jika rangsang bukan berasal dari serabut aferen, rangsang dihantarkan 2 arah, transmisi impuls hanya terjadi di sinaps.

DALIL 5 :
Setiap neuron adalah sebuah unit patologis : Jika terjadi kerusakan, semua komponen neuron akan rusak Neuron dng sifat yg sama akan bereaksi sama jika terserang penyakit: terjadi degenerasi sistemik (rusak secara anatomis & fungsional) Jika sebgn kecil neuron yang rusak, maka bagian lain dari neuron masih tetap hidup

DALIL NEURON 6 :
Setiap neuron merupakan unit regenerasi : Walau setiap neuron tidak dapat membelah untuk memperbanyak diri, namun jika axon dilukai, axon tersebut bisa tumbuh lagi Axon yang dapat beregenerasi tersebut umumnya terjadi pada saraf tepi.

Macam-macam sinaps

Macam-macam sinaps