P. 1
KABUPATEN GARUT PENGHASIL TERBESAR JAGUNG DI JABAR.docx

KABUPATEN GARUT PENGHASIL TERBESAR JAGUNG DI JABAR.docx

|Views: 5|Likes:
Dipublikasikan oleh Yunus Septiawan

More info:

Published by: Yunus Septiawan on Sep 19, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/26/2014

pdf

text

original

KABUPATEN GARUT PENGHASIL TERBESAR JAGUNG DI JABAR

ANTARAJAWABARAT.com, 16/6 - Kabupaten Garut dengan hasil panen produksi mencapai 394.000 ton per tahun menjadi pemasok terbesar agung di Jawa Barat dan sejumlah daerah di Indonesia. "Garut ini berdasarkan data yang diterima terbesar penghasil jagung di Jawa Barat, bahkan menjadi pemasok untuk sejumlah daerah lain," kata Bupati Garut, Aceng HM Fikri pada acara Temu Lapang Panen Jagung Hibrida di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sukawening, Garut, Kamis. Lahan pertanian tanaman jagung yang tersebar di sejumlah daerah di Garut, kata Aceng produksi setiap tahunnya terus meningkat, tahun 2009 mencapai 43 persen, dan tahun 2010 naik hingga 47,29 persen. Hasil jagung di Garut, diterangkan Aceng sekitar 55.000 ton per tahun dikonsunsi masyarakat dan sisanya diserap industri pakan ternak atau industri lainnya yang menggunakan bahan baku jagung. "Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya serius dalam meningkatkan kesejahteraan petani, mengingat 65 persen penduduk di Garut bermata pencaharian sebagai petani," kata Aceng. Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Garut, Tatang Hidayat mengatakan iklim di Garut dinilai cocok untuk ditanami jagung sehingga produksinya besar ditingkat Jawa Barat. Bahkan Kabupaten Garut, kata Tatang dijuluki sebagai "zona Corn Belt" atau daerah sentra penghasil jagung terbesar dengan kondisi tanahnya yang subur. Ia yakin produksi jagung di Garut akan terus berkembang didukung dengan harga jual jagung di pasar dunia cukup tinggi sekitar Rp3100 hingga Rp3200 per Kg, sedangkan harga pasar lokal sekitar Rp2700 hingga Rp2800 per kg. "Besarnya produksi jagung ini, kita berharap kesejahteraan petani semakin lebih baik, dan kita terus berusaha bukan hanya pada tanaman jagung saja tapi hasil tani lainnya," kata tatang. Sementara itu Temu Lapang Panen Jagung tersebut diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura sebagai upaya keseriusan pemerintah dalam memperhatikan petani jagung. Kegiatan tersebut, sebagai upaya lain Pemerintah Kabupaten Garut dalam mewujudkan Kecamatan Sukawening menjadi sentra produksi jagung terbesar di Kabupaten Garut setelah beberapa kecamatan lainnya warga sudah melakukan penggarapan tanam jagung.

COPYRIGHT © 2010 ANTARAJAWABARAT PubDate: 19/Sep/2013 18:40 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->