Anda di halaman 1dari 5

Pengaruh Agama terhadap Perilaku Menyimpang Oleh Annisa Sukmasari, 1006682340

Judul Pengarang Data Publikasi : Religiusitas dan Perilaku Manusia : Ikah Rohilah, M.Si. Fikrah - Psikologi Islam : http://www.nuansaislam.com/index.php. Kamis, 28 Januari 2010

Secara mendasar dan umum agama sering diartikan sebagai seperangkat aturan dan peraturan yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan mengatur hubungan manusia dengan manusia lainnya, dan manusia dengan lingkungannya. Setiap agama mengandung ajaran moral yang menjadi pegangan bagi perilaku para penganutnya. Perilaku manusia baik individu, kehidupan dalam kelompok terkecil maupun kelompok luas masyarakat dan lingkungan, didasari oleh keyakinan agama yang kemudian membudaya dalam diri dan lahir menjadi tradisi. Keyakinan yang melekat pada manusia terhadap sesuatu seringkali dijadikan titik tolak untuk berbuat, bahkan dijadikan sebagai pandangan hidup. Menurut Ikah Rohilah, salah satu kenyataan yang terjadi dalam sepanjang sejarah perjalanan umat manusia adalah fenomena keberagamaan (religiousity). Sepanjang itu pula, bermunculan beberapa konsep religiusitas. Namun demikian, para ahli sepakat bahwa agama berpengaruh kuat terhadap tabiat personal dan sosial manusia. Agama berpengaruh sebagai motivasi dalam mendorong individu untuk melakukan suatu aktivitas, karena perbuatan yang dilakukan dengan latar belakang keyakinan agama dinilai mempunyai unsur kesucian, serta ketaatan. Keterkaitan ini akan memberi pengaruh diri seseorang untuk berbuat sesuatu, sedangkan agama sebagai nilai etik karena dalam melakukan suatu tindakan seseorang akan terikat kepada ketentuan antara mana yang boleh dan mana yang tidak boleh menurut ajaran agama yang dianutnya. Salah satu penyebab terjadinya penyimpangan perilaku pada manusia adalah tidak dilaksanakannya ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari baik oleh individu maupun masyarakat Permasalahannya adalah mengapa sering terjadi orang yang pemahaman keberagamaannya bagus tapi perilakunya menyimpang. Pernah kita dengar di berita

seorang guru ngaji yang memperkosa muridnya, atau seorang yang pendidikan agamanya cukup bagus dan berasal dari keluarga ulama tapi dia pernah berbuat zina. Ahli ibadah tapi perilakunya tidak mencerminkan keagungan dan keindahan agamanya. Hal ini terjadi karena kepribadian seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor saja. Jadi, sangat kompleks sekali permasalahannya karena manusia adalah mahluk yang dinamis. Ditambah lagi ketahanan dirinya terhadap stress atau tuntutan dari dalam kurang. Apalagi ada kesempatan yang mempermudah seseorang melakukan penyimpanganpenyimpangan perilaku. Jadi ada peran kontrol diri dalam sikap atau kecenderungan seseorang untuk melakukan perbuatan menyimpang. Jadi, agama sangat berpengaruh terhadap perilaku manusia. Namun, kontrol diri seseorang lah yang berperan penting dalam diri seseorang tersebut melakukan perilaku menyimpang karena manusia adalah makhluk yang dinamis.

PENGARUH AGAMA TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG

Oleh ANNISA SUKMASARI 1006682340

UNIVERSITAS INDONESIA