Anda di halaman 1dari 1

BAB VI PENUTUP A.

Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dan Pembahasan mengenai kendali diri dan kedisiplinan siswa di sekolah, disimpulkan bahwa: 1. Hampir seluruh siswa kelas XI SMK Intensif Baitus Salam Tanjunganom Nganjuk tahun ajaran 2013/2014 menunjukkan bahwa siswa memiliki kendali diri yang baik atau berada kategori sesuai. Artinya bahwa siswa mampu mengontrol dirinya dengan cara mengatur tingkah laku dan melakukan pertimbangan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk bertindak. 2. Hampir seluruh siswa kelas XI SMK Intensif Baitus Salam Tanjunganom Nganjuk tahun ajaran 2013/2014 berada pada kategori sesuai menunjukkan siswa disiplin. Artinya siswa mampu untuk dapat mengontrol diri dalam menaati tata tertib dan atau peraturan lain yang ada di sekolah dengan rasa tanggung jawab. Pada kategori ini siswa dapat berperilaku disiplin dengan baik. 3. Terdapat korelasi yang positif antara kendali diri dengan kedisiplinan siswa kelas XI SMK Intensif Baitus Salam Tanjunganom Nganjuk tahun ajaran 2013/2014. Artinya, artinya bahwa semakin siswa mampu untuk mengontrol dirinya, maka akan semakin disiplin siswa tersebut atau begitu pula sebaliknya. B. Saran Sehubungan dengan hal tersebut, berikut akan dipaparkan saran kepada beberapa pihak yang secara langsung terkait kemungkinan upaya pengembangan dan penerapan temuan penelitian. 1. Bagi Siswa Siswa perlu mendapatkan pemahaman mengenai kendali diri di sekolah lebih luas lagi melalui bimbingan konseling ataupun peraturan-peraturan yang sifatnya mendidik di sekolah, karena peran kendali diri dalam diri siswa sangat berguna untuk mencegah terjadinya pelanggaran disiplin, hal ini dikarenakan dengan adanya kendali diri yang baik maka siswa memiliki kemampuan untuk menyusun, mengatur dan mengarahkan perilaku mereka sehingga mampu dengan baik melaksanakan tata tertib yang ada di sekolah seiring dengan bertambahnya usia dan berkembangnya kemampuan mengontrol dirinya. 2. Bagi Pihak Sekolah Secara langsung pentingnya keterlibatan dari kepala sekolah, gur u serta personel sekolah lainnya untuk menempatkan disiplin kedalam prioritas program pendidikan di sekolahnya. Aspek kedisiplinan siswa tidak dapat mencapai nilai ideal karena masih terdapat kurangnya kesadaran bagi siswa mengenai pentingnya kedisiplinan dalam pembelajaran dan juga kurangnya pengawasan serta ketegasan dari pihak sekolah terhadap pelanggaran-pelanggaran tata tertib sekolah. 3. Bagi Guru Bimbingan dan Konseling (Konselor) Guru bimbingan dan konseling sekolah dapat menjadikan hasil penelitian kontribusi kendali diri siswa terhadap kedisiplinan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan kendali diri yang terdapat pada diri siswa. Melalui konteks pelayanan Bimbingan dan Konseling yang lebih luas dan pelaksanaan programprogram sekolah berkenaan dengan implementasi kendali diri terhadap kedisiplinan siswa di SMK Intensif Baitus Salam Tanjunganom Nganjuk. Semakin mampu siswa untuk mengontrol dirinya, maka akan semakin disiplin siswa tersebut serta sebaliknya siswa yang tidak mampu mengontrol dirinya maka siswa tersebut tidak dapat berdisiplin dengan baik.

121 120