Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN

PENGUKURAN KEBULATAN A. Pengertian Pengukuran kebulatan merupakan pengukuran yang ditunjukan untuk memeriksa kebulatan suatu benda, atau dengan kata lain untuk mengetahui apakah suatu benda benar-benar bulat atau tidak, jika dilihat secara teliti dengan menggunakan alat ukur. Pengukuran kebulatan merupakan salah satu dari tipe pengukuran yang tidak berfungsi menurut garis. Kebulatan dan diameter adalah dua karakter geometris yang berbeda, meskipun demikin keduanya saling berkaitan. Ketidak bulatan akan mempengaruhi hasil pengukuran diameter, sebaliknya pengukuran diameter tidak selalu akan menunjukan ketidakbulatan. Sebuah benda yang berbentuk silinder pada dasarnya dalam perbedaan ja tempat punya perbedaan jari-jari. Dengan menggunaakan alat ukur dial indikator pada benda ukur poros hasil proses bubut/palat bubut, serta alat bantu V block dan dial stand kita dapat melakukan pengukuran kebulatan untuk memeriksa kebulatan benda tersebut. Dial indikator dapat digunakan untuk mengukur perubahan ketinggian pada permukaan suatu benda. Jadi dapat diketahui benda tersebut memiliki permukaan yang rata atau tidak. Dengan memanfaatkan prinsif yang sama, sebuah benda yang berbentuk silinder dapat diperiksa kebulatannya. Dengan menetapkan suatu titik pada sisi silinder sebagai acuan (titik nol) kemudian melakukan pengukuran terhadap titik lain dapat diketahui apakah terjadi pelekukan atau penggundukan yang mempengaruhi kebulatan kebulatan benda tersebut dan seberapa besar nilainya.

Dalam mesin-mesin atau peralatan teknis, banyak sekali ditemukan komponen-komponen yang mempunyai penampang bulat, baik berupa poros, bantalan, roda gigi dengan dimensi kecil seperti pada halnya jam tangan sampai dengan komponen yang berdimensi besar. Komponen dengan kebulatan iddeal amat sulit dibuat, dengan demikian kita harus mentolerir ketidak bulatan dalam batas-batas titik sesuai dengan tujuan dan fungsi dari komponen itu. Kebulatan mempunyai peranan penting dalam hal: Membagi beban sama rata Menentukan umur komponen Menentukan kondisi suaian Menentukan ketelitian putaran Memperlancar pelumasan

Saat kebulatan dibicarakan, selain penyebab dan cara penanggulangan ketidak bulatan, pasti akan mengait dengan cara mengukur kebulatan dan bagaimana cara menyatakan harga ketidakbulatan, karena sampai saaat ini ada beberapa defenisi mengenai parameter kebulatan. Ketidak bulatatan merupakan salah satu jenis kesalahan bentuk dan umurnya amat berkaitan dengan beberapa kesalahan bentuk lainya seperti: Kesamaaan sumbu dan konsentrisitas (concentricity) Kelurusan (straighness) Ketegaklurusan (perpendicularity) Kesejajaran (parallelism) Kesilindrikan (clindricity)

Kebulatan dapat diukur dengan cara sederhana yang meskipun tidafk memberikan hasil yang memuaskan dapat kita terima untuk memprtimbangkan kualitas geometrik dari komponen yang tidak menuntut persyaratan yang tinggi. Alat ukur kebulatan dibuat dengan persyaratan pengukuran kebulatan, dan pada beberapa jenis mampu digunakan pula untuk mengukur berbagai kesalahan bentuk. Gigi uatu rod gigi (atau batang gigi) ftak mungkin di buat dengan profil involute ideal. Oleh sebab itu, tebal gigi umumnya dirancang dengan toleransi minus yang berarti tebal gigi dibuat sedikit lebih kecil daripada ketebalan gigi nominal. Bila pasangan roda gigi ini dirakit dengan jarak senter nominal, pasangan gigi akan meneruskan dengan hanya salah satu giginya yang saling berhimpit (sisi gigi lainnya tak saling bersinggungan, jadi ada celah di antaranyauntuk menjaga jangan sampai pasangan roda macet gara-gara ada kesalahan profil yang berharga positif) Bila putaran diubah arahnya, sementara roda gigi pemutar dan yang diputar tetap fungsinya, roda gigi pemutar akan berbalik dahulu untuk sepanjang celah gigi sebelum berfungsi penuh memutar roda gigi yang diiputar. Kejadian ini dinamakan sebagai keterlambatan gerakan balik (back-lash) Back-lash yang terjadi pada pasangan roda gigi pemutar jarum penunjuk akan mengganggu pembacaan skala karena posisi jarum penunjuk yang berubah-ubah jika sensor sedikit berubah (bergetar) Untuk mengurangi efek back-lash digunakan back lash ccompensator yaitu roda gigi pemutar untuk arah putaran kebalikan dengan arah putaran roda gigi pemutar utama. Roda gigi pemutar utama berfungsi saat sensor bergerak naik dengan daya dorong berasal dan ensor. Roda gigi pemutar arah kebalikan berfungsi saat sensor bergerak turun dengan daya dorong pegas spiral (energi disimpan oleh pegas spiral saat sensor bergerak naik.