Anda di halaman 1dari 35

PENDAHULUAN

Leher merupakan bagian tubuh yang terbuka. Di samping itu, lesi servikal congenital, peradangan, dan keganasan relative sering terjadi.

ANATOMI LEHER
Trigonum colli anterior: Tigonum sub mental Trigonum digastrikus Trigonum Karotis Trigonum Muskulari

Trigonum colli posterior Trigonum oksipitalis. Trigonum supraklavikularis.

PERSARAFAN DAERAH LEHER


1. N. Oksipitalis minor (C2) 2. N. Auricularis magnus (C2 dan C3) 3. N.Cutaneus anterior (cutaneus colli, C2 dan C3). 4. N.Supraklavikularis (C3 dan C4).

OTOT-OTOT LEHER BAGIAN DEPAN


M. Digastricus Mm infrahyoid Terdiri dari : - M. Sterno hyoid - M. Omohyoid - M. Sternothyroid - M. Thyrohyoid

SISTEM LIMFE KEPALA-LEHER

VASKULARISASI DAERAH LEHER


Vaskularisasi arteri leher A. carotis comunis A. meningeal A. carotis interna

Vaskularisasi vena - dialirkan melalui sistem jugularis (anterior, eksterna, interna, posterior) dan beberapa plexus venosus (pterygoid, orbital, vertebral, perilaryngeal, esophageal).

TUMOR REGIO COLLI


DEFINISI Adalah setiap massa baik kongenital maupun didapat yang timbul di segitiga anterior atau posterior leher diantara klavikula pada bagian inferior dan mandibula serta dasar tengkorak pada bagian superior.

EPIDEMIOLOGI - Di temukan 3% dari keseluruhan kasus kanker yang ada di Amerika Serikat - wanita lebih banyak dari laki-laki = 3 : 1 dengan umur rata-rata 40-70 tahun

ETIOLOGI
Divertikulum paten duktus tiroglosus Anomali celah brankial Hemangioma dan malformasi vaskuler Malformasi limfatik (higroma kistik)

PATOLOGI
Kelainan kongenital Inflamasi atau peradangan Neoplasma

KLASIFIKASI
Ada dua kelompok pembengkakan di leher yaitu di lateral maupun di midline/line mediana:9 1. Benjolan di lateral a. Aneurisma subclavia b. Iga servikal c. Tumor badan karotis d. Tumor clavikularis e. Neurofibroma

e. Neurofibroma f. Hygroma kistik g. Limfonodi-inflamasi, karsinoma sekunder, retikulosis h. Kista branchiogenik i. Tumor otot j. Tumor strnomastoideus k. Kantung faringeal l. Kelenjar ludah-inflamasi, tunor. Sindroma sjorgen m. Lipoma subcutan, dan subfascia n. Kista sebasea o. Laringokel

Benjolan di Linea mediana a. Lipoma b. Kista sebasea c. Limfonodi submentalinflamasi, karsinoma sekunder, retikulosis

d. Pembesaran kelenjar thyroiddiffuse, multinodular, nodular soliter e. Kista thyroglossus f. Dermoid sublingual g. Bursa subhyoid

TUMOR LEHER MEDIAL KISTIK

1. KISTA DUKTUS TIROGLOSUS

Benjolan kista duktus tiroglosus terdapat di sekitar os. Hyoid, di garis tengah, dan ikut bergerak waktu menelan atau pada penjuluran lidah.

Patofisiologi Duktus yang menandai jaringan bakal tiroid akan bermigrasi dari foramen sekum di pangkal lidah ke daerah di ventral laring dan mengalami obliterasi. Obliterasi yang tidak lengkap akan membentuk kista

Gejala Klinik
adanya benjolan di garis tengah leher Benjolan membesar dan tidak menimbulkan rasa tertekan. Konsistensi massa teraba kistik, berbatas tegas, bulat, mudah digerakkan, tidak nyeri, warna sama dengan kulit sekitarnya dan bergerak saat menelan atau menjulurkan lidah. Diameter kista berkisar antara 2-4 cm,

Diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gambaran klinik. foto Rontgen. Tatalaksana Kelainan ini ditangani dengan ekstripasi seluruh kista dan duktus.

KISTA DERMOID Kista ini merupakan kelainan bawaan yang timbul di daerah fusi embrional kulit. Kista ini umumnya kecil biasanya terdapat di sekitar garis tengah. Kista teraba kenyal, berisi cairan.

KISTA SEBASEA/ ATEROMA


Merupakan kista kelenjar sebacea, terbentuk akibat sumbatan pada muaranya. Produk kelenjar sebacea, yaitu sebum, tertimbun membentuk tumor yang kurang lebih bulat, berbatas tegas, berdinding tipis, bebas dari dasar, tetapi melekat pada dermis diatasnya.

TUMOR LEHER MEDIAL SOLID

- Berasal dari sisa pembentukan tiroid yang tidak turun (tyroid ektopik), dimana tiroid itu ada tapi tidak turun membentuk tulang rawan tiroid. Kista ini biasanya berbatas tegas dan tidak berisi cairan (padat).

TUMOR LEHER LATERAL KISTIK

1. HYGROMA KISTIK Higroma kistik berasal dari system limf sehingga secara patologi-anatomi lebih tepat disebut limfangioma kistik. Tatalaksana Eksisi total merupakan pilihan utama. Pembedahan dimaksudkan untuk mengambil keseluruhan masa kista

2. LIMFADENITIS TBC - Bacteria dapat masuk melalui makan ke rongga mulut dan melalui tonsil mencapai kelenjar limf di leher, sering tanpa tanda tbc paru. Tatalaksana Pengobatan dilakukan dengan tuberkulostatik.

TUMOR LEHER LATERAL SOLID

1. Otot TORTIKOLIS Terjadi karena trauma persalinan pada kepala letak sungsang Tatalaksana Fisoterapi diberikan berupa masase disertai peregangan dengan harapan otot dapat memanjang.

2. Vascular
- HEMANGIOMA

merupakan benjolan lunak yang mengempis bila ditekan dan menggelembung saat dilepaskan lagi

NEOPLASMA

NEOPLASMA PRIMER JINAK Tumor jinak yang paling banyak dijumpai ialah papiloma. NEOPLASMA PRIMER GANAS (LIMFOMA MALIGNUM) a. MORBUS HODGKIN

b. KARSINOMA KELENJAR TIROID - Adenokarsinoma Papilare - Adenokarsinoma folikuler - Adenokarsinoma meduler - Adenokarsinoma anaplastik

KARSINOMA KELENJAR PARATIROID

Kelainan kelenjar paratiroid di tandai dengan peningkatan atau penurunan fungsi adalah terdapatnya hiperkalsemia asimtomatik.

DIAGNOSIS & DIAGNOSIS BANDING


1. Pemeriksaan fisik Inspeksi Palpasi 2. Pemeriksaan penunjang - Radiologi - Ultrasonografi - Scanning tiroid - Pemeriksaan histopatologi

PROGNOSIS
Angka bertahan hidup selama lima tahun pasien tumor jinak biasanya mencapai 100 angka bertahan hidup selama 5 tahun adalah sekitar 70% hingga 90%

TERIMAKASIH