Anda di halaman 1dari 22

www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid..

1 of 22



PEMBAGIAN TAUHID

Tauhid ada tiga macam, 1- Rububiyyah, 2- Uluhiyyah, 3- Asma` wa Shifat.
Sebelum kita membahas detail tentang ketiga pembagian tauhid ini, marilah kita
berbicara terlebih dahulu kenapa kita harus mempelajari Aqidah.




1-Karena hanya tauhidlah yang bisa memadukan hati, jiwa dan menyatukan
manusia pada satu tujuan. Allah Berfirman,
W-O4-;N-4 lO4 *.-
4Og_ 4 W-OOE> _
W-NO7^O-4 =eug^ *.-
7^OU4 ^O) u7+L7 7.-;N
-- 4u-4 7)OU 7+4l;
gOg4ugL) L^4Ou=) u7+L74
_O>4N EE- E4O^NO =}g)` jOEL-
7EO^ Ogu+g)` lgEOE
))-4:NC +.- 7 gOg-4C-47
u7+U 4p4-g ^@ ) / 3 (
"Berpeganglah kalian semua kepada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai, dan ingatlah
nikmat Allah kepada kalian ketika kalian dahulu (masa Jahiliyah) saling bermusuhan, maka Allah
mempersatukan hati kalian, dan menjadilah kalian karena nikmat Allah, orang-orang yang
bersaudara; padahal sebelumnya kalian berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan
kalian dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kalian, agar kalian
mendapat petunjuk." (QS. Ali `Imran: 103)
Allah juga Berfirman,
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 2 of 22

--4 -u-4 jgjOU _ O
=e^E^ 4` O) ^O- 41g-
.E` =e^- -u-4 )_)OU
O}:4 -.- -- 4LuO4 _
+O^^) NOCjG4N _1O ^g@ ) / 8 (
"Dialah yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman).
1
Walaupun kamu
membelanjakan semua (kekayaan) yang ada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan
hati mereka, tetapi Allah-lah yang mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya dia Maha gagah
lagi Maha Bijaksana." (QS. Al-Anfaal: 63)
2-Selama Umat Islam tidak berpegang teguh kepada aqidah yang sahihah, yang
murni dan diwarisi dari ulama salaf (sahabat dan tabiin), maka mereka belum dianggap
sebagai umat yang muslim. Allah Berfirman,
up) W-ONL4`-47 uVg) .4`
7+44`-47 gO) g W-4-u-- W
p)E W-O-4O> E-V) - O)
-g- W N_E:Og'4O=O +.- _
4O-4 71gOO- O1)U^- ^@_
) / 2 (
"Jjika mereka beriman seperti yang telah kalian imani, sungguh mereka telah mendapat petunjuk;
dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu).
Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dia-lah yang Maha mendengar lagi Maha
Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 137)
Allah juga Berfirman,
lgO O- *.- Ogg4 gO) }4`
+7.4=EC ;}g` jg14:gN _ O4
W-O74O'= EO): _uL4N E`
W-O+^E 4pOUu4C ^gg
lj^q 4g-.- N_E4uO>-47
=U4-^- 4'+4^-4
EO+lOL-4 _ p) O'4C Ogj
g7^- ; 4LU-4 Ogj 4`O
W-OOO^1- Ogj -@Og) ^g_
lj^q 4g-.- O- +.- W
N_._): ug4^-

1
Penduduk Madinah yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj selalu bermusuhan sebelum nabi
Muhammad hijrah ke Medinah. Setelah masuk islam, permusuhan itu hilang.

www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 3 of 22

7U4*c gO^OU4N -O;_ W up)
4O- ) O4O^gO --gUUg ^_
) / 6 (
"Itulah petunjuk Allah, yang dengannya dia memberi petunjuk kepada siapa saja yang
dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah,
niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka Itulah orang-orang
yang telah kami berikan kitab, hikmat dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu
mengingkarinya, maka kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan
mengingkarinya. Mereka Itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka
ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam
menyampaikan (Al-Quran).' Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan untuk seluruh
ummat." (QS. Al-An`aam: 88-90)
3-Allah tidak akan menerima amal seorang hamba sampai ia memiliki aqidah
sahihah di hati dan jiwanya. Jika tidak, maka amalannya tak akan berguna dan pergi
seperti debu. Dalilnya,
;}4` g4N )U= }g)` OO u
_/6^q 4O-4 E}g`uN` +OEL4OjONLU
LE_O4OO LO4:j1C W _E44C@O;4L4
-4O;_ ^}=O;O) 4` W-O+^
4pOUu4C ^__ ) / 16 (
"Barangsiapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan
beriman, maka akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik
1
dan Sesungguhnya akan kami
beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. An-Nahl: 97)
Juga Berfirman,
Ep) -g-.- W-ONL4`-47 W-OUg4N4
ge)UO- ^^) 7O_+^ 4O;_
;}4` =}=O;O E4N ^@ ) / 18 (
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, tentulah kami tidak akan menyia-
nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik." (QS. Al-Kahfi:
30)
Juga Berfirman,

1
Ditekankan dalam ayat Ini bahwa laki-laki dan perempuan dalam Islam mendapat pahala yang sama
dan bahwa amal saleh harus disertai iman (yakni tauhid).

www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 4 of 22

} u4C ;g` ge)UO-
4O-4 E}g`uN` E 4p-4O^
gOj1u=Og ^^)4 +O ]O+:g
^_j ) / 21 (
"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, sedang ia beriman, maka tidak ada pengingkaran
terhadap amalannya itu dan sesungguhnya kami menuliskan amalan itu untuknya." (QS. Al-
Anbiya`: 94)
Juga Berfirman,
N1E` -g-.- W-NOEE
)_)4O) W _U;N
14`4OE ;O4;-- gO) @O-
O) `O4C l-g4 W 4p+Og^4C Og`
W-O+l=O _O>4N 7/E* _ CgO 4O-
NU_- Og4l^- ^g ) / 14 (
"Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang
ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat
mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian
itu adalah kesesatan yang jauh." (QS. Ibrahim: 18)
Juga Berfirman,
.4L^`g4 _O) 4` W-OUg4N ;}g`
4N +OE4U 7.4:- -OO14E`
^g@ ) / 25 (
"Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan
1
, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan)
debu yang berterbangan." (QS. Al-Furqan: 23)
4-Aqidah inilah dakwah satu-satunya yang disampaikan para nabi dan rasul.
Dan karena tujuan aqidah inilah mereka diutus di muka bumi. Aqidah mereka sama,
meski syariatnya berbeda-beda. Allah Berfirman,
;4 4Lu14 O) ] lOE`q
OcO ] W-+:;N- -.-
W-O+lg[4-;_-4 =O7-C- W ^@g
) / 16 (

1
Yang dimaksud dengan amal mereka disini ialah amal mereka yang baik-baik, yang dikerjakan sewaktu
di dunia. Amal-amal itu tak dibalasi oleh Allah karena mereka tidak bertauhid.
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 5 of 22

"Sungguh kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): 'Sembahlah
Allah (saja), dan jauhilah Thaghut
1
itu'." (QS. An-Nahl: 36)
Juga Berfirman,
.4`4 4LUcO }g` C)U: }g`
OcO ) /^O+^ gO^O) +O^^
4O) ) 4^ p+l;N ^g)
) / 21 (
"Dan kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan kami wahyukan
kepadanya: 'Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan aku', maka hendaklah kalian
hanya beribadah kepadaku. " (QS. Al-Anbiya`: 25)
Juga Berfirman,
Ep) -g].- 4gN *.- OUce"-
^_ ) / 3 (
"Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam." (QS. Ali `Imran: 19)
Ibnu Katsir rahimahullah berkata dalam penafsiran ayat ini,
"Ini adalah pemberitahuan dari Allah , bahwa Dia tidak Menerima agama apa pun
disisi-Nya selain hanya Islam. Yaitu mengikut para rasul yang diutus oleh Allah pada setiap
masanya, sampai mereka diakhiri oleh nabi Muhammad , yang Allah Menutup seluruh jalan
menuju kepada-Nya kecuali dari jalur nabi Muhammad .. Jadi, barangsiapa setelah diutusnya
nabi Muhammad , bertemu Allah dengan agama yang bukan syariat nabi Muhammad , maka
hal itu tidak akan diterima. Sesuai firman Allah yang berbunyi,
}4`4 ;u4-4C 4OOEN +Uce"- 44Cg1
}U 4:^NC +Ou4g` 4O-4 O)
jE4O=- =}g` =}C@OOC^- ^g)
) / 3 (
"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama
itu ) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (Qs. Ali `Imran: 85)."
5-Aqidah adalah ilmu yang mencakup pengetahuan paling mulia. Yaitu ilmu
tentang Allah . Dan mengenal Allah adalah salah satu rukun iman. Sedangkan ilmu-
ilmu lainnya hanya mengikut di belakangnya. Dan cukuplah sebagai bukti dari
pernyataan ini, bahwa pertanyaan yang pertama kali ditanyakan dalam alam kubur
adalah "

" (siapa tuhanmu)?



1
Thaghut ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain dari Allah .

www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 6 of 22

6-Aqidah adalah kewajiban pertama kali yang harus dipelajari setiap hamba
muslim. Karena aqidah (

) adalah pondasi dasar agama Islam, yang jika pondasi ini


hancur , maka selamanya Islam tidak akan berdiri. Rasul bersabda saat mengutus
Mu`adz bin Jabal ke negeri Yaman,
))

- ] (( [
1

"Sesungguhnya kamu akan mendatangi sekelompok kaum dari ahli kitab. Maka hendaklah yang
pertama kali kaum dakwahkan kepada mereka adalah Syahadah anlaa ilaaha Illallaah.
dalam riwayat lain, sampai mereka mentauhidkan Allah .-"
2




Beberapa ulama ada yang membagi tauhid menjadi dua bagian, yaitu tauhid fil
ma`rifah wal Itsbat. Masuk dalam pembagian ini, tauhid Rububiyyah dan tauhid asma`
wa shifat. Sedangkan pembagian kedua, adalah tauhid fi ath-thalab wa al-qashd, ini
adalah tauhid uluhiyyah.
Namun, pembagian yang masyhur di kalangan kaum muslimin adalah tiga
pembagian di bawah ini,
Pertama: Tauhid Rububiyyah (Perbuatan Rabb).
Yaitu keyakinan seorang hamba bahwa Allah adalah Rabb Maha Satu, hanya
Dia yang Menciptakan, memberi rizqi, penguasa jagad raya, dan pengatur semuanya.
Yang Mematikan, Menghidupkan, Pemberi manfaat dan madharat. Satu-satu-Nya yang
bisa mengabulkan doa. Bagi-Nya segala perintah dan segala kebaikan. Dan Maha
Mampu atas segala sesuatu, tiada sekutu bagi-Nya dalam segala perbuatan di atas.
Tauhid rububiyyah ini merupakan tauhid yang diyakini kebanyakan ahli kalam,
ahli filsafat dan orang-orang sufi. Mereka menduga bahwa tauhid inilah yang
didakwahkan para rasul kepada setiap kaumnya. Tapi keyakinan mereka ini sama
sekali tidak benar, karena tujuan diutusnya para nabi, juga diciptakannya manusia dan
jin adalah untuk merealisasikan tauhid uluhiyyah.
Dengan tauhid rububiyyah ini seorang hamba belum dikatakan muslim, sampai
ia meyakini tauhid pelengkapnya, yaitu tauhid Uluhiyyah. Karena Allah Menyatakan
bahwa orang-orang musyrik juga mengakui dan meyakini tauhid rububiyyah ini.
Dalilnya,

1
HR. Al-Bukhari dalam kitab At-tauhid, no. 6824 dan Muslim dalam kitab Al-Iman, no. 28
2
Lihat, Syarah Aqidah Thahawiyyah, hlm. 6-12
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 7 of 22

}4` 7NeO4C =}g)` g7.OO-
^O-4 }E` l)U;4C 7;OO-
4O=-4 }4`4 @O^C7 OOC^-
=}g` gejO^- @O^C74
=ejO^- ;g` ^]OC^- }4`4
NO)NC =O- _ 4pO7O41=O
+.- _ E 4pO+-> ^@ ) / 10 (
Katakanlah: "Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang
Kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang
hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur
segala urusan?" Maka mereka akan menjawab: "Allah". Katakanlah, "Mangapa kamu tidak
bertakwa kepada-Nya)?" (QS. Yunus: 31)

Juga Berfirman,
'4 _4^c ;}E` _U=
O}7O4O +.- W _O^+ 4pO7uNC
^g_ ) / 43 (
"Sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: 'Siapakah yang menciptakan mereka', niscaya
mereka menjawab: 'Allah', maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari menyembah
Allah )?" (QS. Az-Zukhruf: 87)
Juga Berfirman,
'4 _4^c ;}E` 4-U
g4OOO- 4O-4 4OOCc4
";O=- 4O^-4 O}7O4O
+.- W _O^+ 4pO7uNC ^g ) / 29 (
"Sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: 'Siapakah yang menjadikan langit dan bumi
serta menundukkan matahari dan bulan?' tentu mereka menjawab: 'Allah', maka bagaimanakah
mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar)." (QS. Al-Ankabut: 61)
Jadi, orang-orang musyrik tahu bahwa seluruh perbuatan di atas, hanya Allah
yang mampu mengerjakannya. Tetapi dengan keyakinan itu mereka belum menjadi
orang-orang Islam. Allah malah menyatakan dalam firman-Nya,
4`4 }g`uNC -+O4- *.) )
-4 4pO7)O;G` ^g ) / 12 (
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 8 of 22

"Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan
mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain)." (QS. Yusuf: 106)
Iman atau keyakinan yang dikisahkan Allah pada ayat di atas adalah tauhid
rububiyyah. Adapun kesyirikan mereka, kekafiran, doa mereka kepada selain Allah ,
permintaan mereka kepada berhala, persembahan mereka terhadap berhala berupa
sembelihan, nadzar, pengagungan, dan keyakinan mereka bahwa berhala-berhala itu
memberikan syafaat kepada mereka di sisi Allah adalah termasuk perbuatan syirik.
Dan tauhid rububiyyah ini memang semua hamba sudah difitrahkan atasnya,
sampai Fir`aun sekalipun, ia juga meyakini tauhid rububiyyah itu. Buktinya nabi Musa
berkata kepadanya dalam firman Allah ,
4 ; =euj4N .4` 44O^
g7^- ) O4O g4OOO-
^O-4 4Oj*.=4 O)E+)4
lOLV C]O4NOg4C -4OO+luV4`
^g ) / 17 (
"Musa menjawab: 'Sesungguhnya kamu Telah mengetahui, bahwa tiada yang menurunkan
mukjizat-mukjizat itu kecuali Rabb yang Memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang
nyata; dan Sesungguhnya saya mengira kamu, wahai Fir'aun, seseorang yang pasti binasa."(QS.
Al-Isra`: 102)
Juga Berfirman,
W-_4 Ogj
._uE4^OEc-4 gO^
VU -+OUN4 _ OO^ -^OE
4pE O4l4N 4gO^^- ^j
) / 27 (
"Mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka), padahal hati mereka
meyakini (kebenaran) nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat
kebinasaan itu."(QS. An-Naml: 14)
1

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab berkata,
Ketahuilah, mudah-mudahan Allah Memberikan petunjuk yang benar kepada
anda. Sesungguhnya ajaran Ibrahim yang hanif, adalah anda hanya beribadah kepada
Allah semata dengan penuh keikhlasan. Seperti difirmankan Allah ,
4`4 e^U= O}_^- "^e"-4 )
p+lu4Og ^)g ) / 51 (

1
Lihat, Syarah Aqidah Thahawiyyah Ibnu Abil Izz Al-Hanafi, oleh Muhammad Al-Hamdu An-Najdi, 28-
33
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 9 of 22

"Dan tidaklah Kuciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka hanya beribadah kepada
Ku." (QS. Adz-Dzaariyat: 56)
Jika sudah tahu bahwa Allah Menciptakan anda untuk beribadah kepada-Nya,
maka ketahuilah bahwa suatu ibadah belum dinamakan sebagai ibadah kecuali dengan
tauhid. Sebagaimana shalat, ia tidak dianggap sebagai shalat kecuali dengan taharah.
Jika syirik sudah masuk dalam ibadah, maka rusaklah ibadah tersebut sebagaimana
hadats yang masuk dalam taharah.
Sekarang! Jika anda sudah tahu bahwa ibadah yang kemasukan syirik, ibadah itu
akan hancur dan terhapuskan, dan pelakunya menjadi kekal di neraka, maka anda
menjadi yakin bahwa yang paling penting untuk anda ketahui adalah memahami hal
itu. Mudah-mudahan Allah menyelamatkan anda dari jaringan syirik ini. Yaitu syirik
kepada Allah ,yang Dia Berfirman tentangnya,
Ep) -.- NOg^4C p E4O;+C
gO) NOg^4C4 4` 4p1 lgO
}g +7.4=EC _ }4`4 ')O;+C
*.) g -O4O4^- ^)
1g4N ^jg ) / 4 (
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia Mengampuni segala dosa
yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa mempersekutukan
Allah, maka ia telah berbuat dosa yang besar." (QS. An-Nisa`: 48)
Dan mengerti hal paling penting itu, adalah dengan mengetahui keempat kaidah
di bawah ini,
Kaidah pertama: Sesungguhnya orang-orang kafir yang diperangi rasulullah ,
meyakini bahwa Allah adalah Sang Maha Pencipta, pengatur jagad raya ini. Tapi
keyakinan itu belum memasukkan mereka ke dalam Islam. Dalilnya, firman Allah
yang berbunyi,
}4` 7NeO4C =}g)` g7.OO-
^O-4 }E` l)U;4C 7;OO-
4O=-4 }4`4 @O^C7 OOC^-
=}g` gejO^- @O^C74
=ejO^- ;g` ^]OC^- }4`4
NO)NC =O- _ 4pO7O41=O
+.- _ E 4pO+-> ^@ ) / 10 (
"Katakanlah: 'Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang
Kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang
hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 10 of 22

mengatur segala urusan?' Tentunya mereka akan menjawab: 'Allah'. Maka Katakanlah
'Mangapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?' (QS. Yunus: 31)
Kaidah kedua: Sesungguhnya orang-orang musyrik itu mengatakan, "Kami tidak
memohon kepada mereka dan tidak mendatangi mereka kecuali agar mendapat kedekatan di sisi
Allah dan Syafaat."
Dalil tentang kedekatan,
-g-.-4 W-7OC+`- ;g` gOg^1
47.41gu 4` -+:u4^ )
.4^O+@ONOg O) *.- -O>^Ne
Ep) -.- N7^4 _E4uO4 O) 4`
- gOOg ]O)U4-^C Ep) -.-
Og;_4C ;}4` 4O- _OE EOO ^@
) / 39 (
"Orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah berkata, "Kami tidak menyembah mereka
melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah sedekat- dekatnya.' Sesungguhnya
Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan itu.
Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang pendusta dan sangat ingkar." (QS. Az-
Zumar: 3)
Dalil tentang syafaat,
]+lu4C4 }g` ]1 *.- 4`
-GOCEC 4 _NEL4C
]O7O4C4 g7^- 4^^E7-
4gN *.- _ ]O7*)O:4L> -.-
) NUu4C O) g4OOO- 4
O) ^O- _ +OE4lc _O>>4
O4N ]O7)O;+C ^g ) / 10 (
"Mereka menyembah selain kepada Allah, sesembahan-sesembahan yang tidak dapat
mendatangkan mudharat kepada mereka dan tidak pula manfaat. Mereka berkata, "Sesembahan-
sesembahan itu adalah pemberi syafa'at kepada kami di sisi Allah.' Katakanlah, 'Apakah kamu
mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula)
dibumi?'
1
Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan itu." (QS.
Yunus: 18)
Kaidah ketiga: Sesungguhnya nabi Muhammad diutus kepada para manusia
yang beribadah kepada bermacam-macam sesembahan. Ada yang menyembah

1
Ini adalah ejekan terhadap orang-orang yang beribadah kepada selain Allah , yang menyangka bahwa
berhala-berhala itu dapat memberi syafaat di sisi Allah.

www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 11 of 22

malaikat, ada yang menyembah nabi dan orang-orang saleh. Dan diantara mereka ada
yang menyembah pohon, batu, matahari, atau bulan. Tetapi meski demikian, rasulullah
tetap memerangi mereka dan tidak membedakan satu kelompok pun dari mereka.
Dalilnya,
-OUg-4 _/4O ]O7> O4Lu-g
4pO:4C4 }Cg].- Ne- *. _ ])
W-O_4-^- ]) -.- )
]OUu4C OO4 ^@_ ) / 8 (
"Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk
Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha melihat apa yang
mereka kerjakan." (QS. Al-Anfaal: 39)
Dalil dijadikannya matahari dan bulan sebagai tuhan,
;}g`4 gOg-4C-47 N^1--
+O_E4-4 ;O=-4
NO^-4 _ W-O +;O=Ug
4 @OUg W-c-4 *.
Og-.- ;_U= p) +L ++C)
]+lu> ^@_ ) / 41 (
"Diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah
kalian menyembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah yang menciptakannya, jika
kalian benar-benar hanya beribadah kepada-Nya." (QS. Fushshilat: 37)
Dalil dijadikannya malaikat sebagai tuhan,
4 74ON`4C p W-7OgC+->
Oj^UO^- =}jO)EL-4
4O 7NON`4C
@O^7^) u4 ^O) 7+^
4pO)UOG` ^g ) / 3 (
"Dan tidak mungkin pula seorang nabi menyuruh kalian menjadikan malaikat dan para nabi
sebagai Tuhan. Apakah patut dia menyuruh kalian berbuat kekafiran di waktu kalian sudah
menganut agama Islam?" (QS. Ali `Imran: 80)
Dalil dijadikannya para nabi sebagai tuhan,
^O)4 4 +.- /=O1g4C 4^-
=4CO4` =e^47 =eU +EELUg
O)+7OgC+`- 4Oj-q4 u-_) }g`
p1 *.- W 4 lE4:c 4`
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 12 of 22

NpO74C EOj up 4O 4` "^1 Oj
--) _ p) eL7 +O+U ;
+O4-;)U4 _ NUu> 4` O) /O^4^ 4
OU;N 4` O) lO^4^ _ lE^) =e^
N^U4N ONO7^- ^g ) / 5 (
"Ingatlah ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada
manusia, 'Jadikanlah Aku dan ibuku sebagai dua Tuhan dari selain Allah?' Isa menjawab,
'Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya).
Jika saya pernah mengatakan tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan saya
tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui
perkara yang ghaib-ghaib'." (QS. Al-Maidah: 116)
Dalil dijadikannya orang-orang saleh sebagai tuhan,
lj^q 4g-.- ]ONN;4C
]O74-:4C _O) O)_)4O
-Oc4O^- g C4O^
4pON_O4C4 +O4-;O4O ]OC4
+O4-EO4N _ Ep) =-EO4N l)4O
4pE -4O7O^4E` ^)_ ) / 17 (
"Orang-orang yang mereka doai itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka
1
siapa
di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah), sambil mengharap rahmat-Nya dan takut akan
azab-Nya; Sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti." (QS. Al-Israa`:
57)
Dalil pepohonan dan batu yang dijadikan sebagai tuhan,
N7+uC474O =e^U- OEON^-4
^_ E_O4L4`4 O1gE1-
-O4Ou=1- ^g ) / 53 (
"Maka patutkah kalian wahai orang-orang musyrik menganggap Al-Lata dan Al-Uzza. Serta
Manah yang ketiga, untuk kalian jadikan sebagai anak perempuan Allah?"
2
(QS. An-Najm: 19-
20)
Dalam hadits Abu Waqid Al-Laitsi , ia berkata,

1
Maksudnya: Nabi Isa, para malaikat dan 'Uzair yang mereka sembah itu, menyeru dan mencari jalan
untuk mendekatkan diri kepada Allah.
2
Al-Lata, Al-Uzza dan Manah adalah nama berhala-berhala yang disembah orang Arab Jahiliyah dan
dianggapnya sebagai anak-anak perempuan Tuhan. Berhala-berhala itu dipahat dari batu dan kayu.
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 13 of 22

)) :

:
] ;_- .4L- 4_) E
_ O_g-47 _ 4 7^^) O
4pOU_^_` ^@g [
1

] ((
[
2

Suatu saat kami pergi bersama rasulullah ke Hunain. Sedang kami dalam keadaan baru saja
lepas dari kekafiran (baru masuk Islam). Ketika itu orang-orang musyrik memiliki sebatang
pohon bidara yang dinamai "Dzatu anwath." Mereka selalu mendatanginya dan
menggantungkan senjata-senjata perang mereka pada pohon itu (untuk mencari berkah). Tatkala
kami melewati pohon bidara itu, kami langsung berkata, "Wahai rasulullah! Buatkan untuk kami
dzatu anwath sebagaimana mereka memiliki dzatu anwat." Maka rasulullah bersabda, "Allahu
Akbar, itu hanyalah kebiasaan syirik orang-orang sebelum kamu. Demi Allah yang diriku berada
dalam tangan-Nya, kamu benar-benar mengatakan suatu perkara seperti yang dikatakan bani
Israil kepada Musa, "Buatkanlah untuk kami tuhan sebagaimana mereka memiliki tuhan-tuhan.
Musa menjawab, sungguh kalian adalah kaum yang bodoh." Pasti kalian akan mengikuti
kebiasaan syirik orang-orang sebelum kalian." (HR. At-Tirmidzi, dia menyatakannya sahih. )
Kaidah keempat: Sesungguhnya orang-orang musyrik di zaman kita, lebih parah
kesyirikannya dibanding orang-orang musyrik terdahulu. Karena orang-orang musyrik
dahulu hanya berbuat syirik di saat lapang dan bahagia saja. Adapun di saat kesusahan
dan tertimpa malapetaka mereka kembali mengikhlaskan diri kepada Allah . Adapun,
kaum musyrikin zaman ini, maka mereka senantiasa berbuat syirik baik saat bahagia
ataupun kesusahan. Allah Berfirman,
-O) W-O+l4O O) lU^-
W-+O4N1 -.- 4-)U^C` +O
4g].- OU _^_ O)

1
QS. Al-A`raaf: 138
2
HR. Ahmad dalam Al-Musnad, 5/218; At-Tirmidzi, 6/343, kitab Al-fitan, dia berkata, ini adalah hadits
hasan sahih; Ibnu Abi Ashim dalam As-Sunnah, no. 76; Ibnu Hibban dalam kitab sahihnya, no. 1835; Ath-
Thabrani dalam al-kabir, no. 3290; dan Al-Baihaqi dalam Al-Ma`rifah, 1/108
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 14 of 22

)O^- -O) - 4pO7)O;+C ^g)
) / 29 (
"Maka apabila mereka naik kapal (dan diterpa badai dashyat) mereka mendoa kepada Allah
dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.
1
Tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke
darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)." (QS. Al-Ankabut: 65)
2


Kedua: Tauhid Uluhiyyah.
Tauhid ini disebut juga dengan tauhidul ibadah (perbuatan hamba), dalam istilah
lain disebut tauhid fi ath-thalab wa al-qashd. Yaitu,
"

"
3

"Menunggalkan Allah semata dengan segala bentuk Ibadah tanpa menyekutukan-Nya
sedikitpun. Diiringi dengan membuang segala sesembahan yang diibadahi secara tidak benar
yang ada di permukaan bumi, seperti batu, pohon, matahari, bulan, kuburan, dan lain
sebagainya."
Tauhid uluhiyyah inilah yang diingkari kaum musyrikin. Sebagaimana
dikisahkan Allah dalam firman-Nya,
W-EO+:_EO4 p e-47.} EOOLG`
gu+g)` W 44 4pNOg^-
-EO- EOc R-OOE ^j _
OE)- 4_) -g4 W Ep)
-EO- v7/ _NN ^) ) / 38 (
"Mereka keheranan ketika didatangi seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka.
Orang-orang kafir itu berkata: 'Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta. Mengapa ia
menjadikan tuhan-tuhan yang banyak itu hanya menjadi satu Tuhan saja? Sesungguhnya Ini
benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan'." (QS. Shaad: 4 dan 5)
Tauhid ini mencakup dua hal. Pertama: Memurnikan ibadah hanya kepada
Allah semata, dan kedua: Beriman bahwa hanya Allah lah yang berhak diibadahi,
sambil meyakini bahwa ibadah kepada selain Allah adalah batil. Inilah makna dari
kata ( ) itu. Yaitu ( ): tidak ada yang diibadahi dengan benar selain
hanya Allah . Seperti difirmankan-Nya,

1
Maksudnya: Dengan memurnikan ketaatan semata-mata kepada Allah.
2
Lihat, al-qawaid al-arba`, buah karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, hlm. 15-16
3
lihat, syarah aqidah thahawiyyah, hlm. 31, cet. Adhwa` As-Salaf. Th. 1423 H.
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 15 of 22

CgO ]) -.- 4O- O-^-
]4 4` ]ONN;4C }g` gOg^1 4O-
NgC4:^- ]4 -.- 4O-
OOj>^- +OO):E:^- ^gg ) / 22 (
"Yang demikian itu karena Allah, dialah Tuhan yang Haq. Dan sesungguhnya apa saja yang
mereka seru selain dari Allah, Itulah yang batil. Sesungguhnya Allah, dialah yang Maha Tinggi
lagi Maha besar." (QS. Al-Hajj: 62)
Makna ( ), ( ) berarti menafikan uluhiyyah (sifat ketuhanan) dari segala
sesembahan yang diibadahi dari selain Allah . Sedangkan ( ) berarti, menetapkan
dan meneguhkan bahwa uluhiyyah itu hanya milik Allah semata.
Jika seseorang mengatakan ( ) tetapi perbuatannya menyalahi makna
kalimat tauhid ini, ia belum dikatakan sebagai seorang muslim. Rasulullah bersabda,
))

(( ] [
1

"Barangsiapa mengucapkan 'Laa ilaaha Illa Allah' dan mengingkari segala sesembahan selain
Allah , maka haramlah harta dan darahnya. Sedang hisab (perhitungan) nya adalah terserah
kepada Allah ."
Syaikh Ibnul Utsaimin berkata,
"Dalam sabda nabi, 'Dan mengingkari segala sesembahan selain Allah ' adalah dalil
bahwa 'Laa ilaaha Illa Allah' tidak cukup dengan mengucapkannya saja. Tetapi seseorang
harus mengiringi ucapan itu dengan pengingkaran terhadap segala yang diibadahi dari selain
Allah . Juga mengingkari segala bentuk kekufuran. Barangsiapa mengucapkan 'Laa ilaaha
Illa Allah' tapi berkeyakinan bahwa orang-orang nashrani dan yahudi hari ini berada dalam
agama yang benar, maka ia bukan seorang muslim.
Barangsiapa meyakini bahwa agama hanyalah sekedar pemikiran yang seseorang bebas
memilih seenaknya, maka ia bukan muslim.
2

Dan barangsiapa meridhai agama nashrani sebagai agama yang dianutnya, yang dia
beribadah kepada Allah dengan agama itu, maka dia adalah orang kafir. Karena ia
menyamakan agama selain Islam dengan Islam. Maka dia telah mendustakan firman Allah
yang berbunyi,
}4`4 ;u4-4C 4OOEN +Uce"- 44Cg1
}U 4:^NC +Ou4g` 4O-4 O)

1
HR. Muslim dalam sahihnya, kitab Al-Iman, 1/53
2
Al-Qaul Al-Mufid Syarah kitab At-Tauhid, Syaikh Ibnul Utsaimin, 1/158-159, daar Ibnul Jauzi.
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 16 of 22

jE4O=- =}g` =}C@OOC^- ^g)
) / 3 (
"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama
itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (QS. Ali `Imran: 85)"
1

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab berkata,
"Hadits ini termasuk hal terpenting yang menjelaskan pengertian 'Laa ilaaha Illa
Allah' . Karena yang dijadikan rasulullah sebagai pelindung darah dan harta seseorang,
bukanlah sekedar mengucapkan kalimat 'Laa ilaaha Illa Allah' .
Bukan pula dengan hanya mengerti makna dan lafadznya.
Bukan pula dengan mengakui kebenaran kalimat tersebut.
Dan bukan pula dengan hanya memintakan segala sesuatu hanya kepada Allah semata
yang tiada sekutu bagi-Nya.
Akan tetapi tidaklah haram dan terlindung harta juga darah seseorang, sampai dia
menambahkan kepada pengucapan kalimat 'Laa ilaaha Illa Allah' itu, pengingkaran kepada
segala sesembahan selain Allah.
Jika masih ragu atau bimbang, maka belumlah haram dan terlindung harta serta
darahnya.
Sungguh agung dan penting sekali tafsiran tauhid dan syahadat 'Laa ilaaha Illa Allah'
yang terkandung dalam hadits ini. Sangat jelas keterangan yang dikemukakan beliau dan sangat
meyakinkan argumentasi yang diajukannya bagi orang yang masih menentang."
2

Allah Berfirman,
_ } O'4C gO7-C)
-;g`uNC4 *.) g l=O;4-c-
jE4ON^) _O^+O^-
4=g^- EO +.-4 77OgE-
N7)U4 ^g)g ) / 2 (
"Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka Sesungguhnya ia
telah berpegang kepada buhul tali yang amat Kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha
mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 256)
Pada ayat ini, Allah mendahulukan "Ingkar kepada thagut" baru kemudian
beriman kepada Allah. Berarti iman saja belum cukup, sampai seseorang menjadi kafir
kepada thagut.

Ketiga: Tauhid Asma` Wa Shifat.

1
Idem, hlm. 163
2
Al-Qaul Al-Mufid syarah Kitab tauhid, 1/ 163
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 17 of 22

Yaitu beriman kepada segala nama dan sifat Allah yang disebutkan dalam Al-
Qur`an dan As-Sunnah sahihah, kemudian menetapkannya buat Allah sesuai dengan
keagungan-Nya, tanpa tahrif, ta`thil, takyif, dan tamtsil.
1

Sebagaimana firman Allah ,
4O- +.- NO ^ +.-
O- ^g ;)-4C 4 ;ONC
^@ 4 }74C N-. -O lO
^j
"Katakanlah: Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya
segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, Dan tidak ada seorangpun yang
setara dengan Dia." (QS. Al-Ikhlash: 1-4)
Juga berfirman,
*.4 +7.E;-- _/E_O+4^-
+ONNu1 Ogj W W-+OO4 4g-.-
]UNC EO) gOj^c _
4pu4O;NOc 4` W-O+^E 4pOUu4C
^g ) / 7 (
"Hanya milik Allah asmaa-ul husna,
2
maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaaul
husna itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut)
nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang Telah mereka
kerjakan." (QS. Al-A`raaf: 180)
Ahlussunnah wal jamaah bersepakat bahwa Allah tidak menyerupai siapapun
dan apapun. Tidak pada dzat Allah , sifat dan tidak pula pada perbuatan-Nya. Allah
Berfirman,
"^1 gO)Uu1gE E7E* W 4O-4
71gOO- +OO4l^- ^ ) / 42 (
"Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha
Melihat." (QS. Asy-Syuura: 11)
Juga Berfirman,
E W-OU^_` *. -41-^
+^4 ]OUu> ^gg ) / 2 (

1
Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah, ta`liq Syaikh Abdul Aziz bin Baz, hlm. 18-19
2
Maksudnya: Nama-nama agung yang sesuai dengan sifat-sifat Allah yang mulia.
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 18 of 22

"Maka janganlah kalian mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah
1
, padahal kalian mengetahui."
(QS. Al-Baqarah: 22)
Juga Berfirman,
4 }74C N-. -O lO ^j
" Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia." (QS. Al-Ikhlash: 4)
Firman Allah {

}: Tiada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, adalah


pedoman Ahlussunnah wal jamaah dalam bab Sifat. Karena dalam ayat ini Allah telah
Menggabungkan antara nafi (peniadaan) dan itsbat (penetapan). Allah Meniadakan
adanya sesuatu yang menyamai-Nya, dan Menetapkan buat Diri-Nya bahwa Dia Maha
Mendengar dan Maha Melihat.
Jadi ayat ini menunjukkan bahwa madzhab yang benar bukanlah meniadakan
sifat secara mutlak, seperti perlakuan kaum "Mu`aththilah", dan tidak pula
menetapkannya secara mutlak dengan menyerupakan, seperti perlakuan orang-orang
yang menyamakan sifat Allah dengan sifat para makhluk. Tetapi menetapkannya
tanpa menyamakan, inilah madzhab yang benar.
2

Jadi, ( ) adalah bantahan buat kaum mumatstsilah dan musyabbihah,
yaitu orang-orang yang menyamakan serta menyerupakan sifat-sifat Allah dengan
sifat para makhluk. Sedangkan ( ) adalah bantahan buat orang-orang yang
meniadakan dan mengingkari sifat-sifat itu secara mutlak. Mereka adalah kaum An-
Nufah dan Al-Mu`aththilah.
Maka, barangsiapa menjadikan sifat Sang Khaliq seperti sifat para makhluk, dia
adalah Musyabbih yang tercela. Dan barangsiapa menjadikan sifat makhluk seperti sifat
Sang Khaliq, dia sama seperti orang-orang nashrani dalam kekafiran mereka.
3


Kaidah-kaidah dalam asma` dan sifat Allah .
4

1-Yang wajib dilakukan terhadap nas al-qur`an dan as-sunnah yang
menyebutkan nama dan sifat Allah adalah, membiarkan sesuai dengan dzahirnya
tanpa merubah sedikitpun. Karena Allah Menurunkan al-qur`an ini dengan bahasa
arab, dan rasulullah juga berbicara dengan bahasa arab. Maka yang wajib bagi kita
adalah menetapkannya dalam makna yang ada pada bahasa itu tanpa merubahnya
sama sekali. Jika merubahnya berarti kita sudah berbicara terhadap Allah tanpa
didasari ilmu, dan ini merupakan perbutan yang sangat haram. Allah Berfirman,
^^) 4OO "O)4O
=gO4OE^- 4` 4O_ Ogu+g`

1
Ialah segala sesuatu yang disembah di samping menyembah Allah seperti berhala-berhala, dewa-dewa,
dan sebagainya.
2
Syarah Aqidah Thahawiyyah, hlm. 43
3
Idem, hlm. 44
4
Lihat, syarah lum`atil i`tiqad, Syaikh Ibnul Utsaimin, hlm. 20-27
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 19 of 22

4`4 =}C4 =^e"-4 =/^4l^-4
)OO4) --C^- p4
W-O7)O; *.) 4` j)O46NC
gO) 4LCUc p4 W-O7O> O>4N
*.- 4` 4pO+u> ^@@ ) / 7 (
"Katakanlah, 'Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun
yang tersembunyi. Juga perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, dan
(mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah
untuk itu. Juga (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kalian
ketahui'." (QS. Al-A`raaf: 33)
Nu`aim bin Hammad, Syaikh Imam Al-Bukhari berkata,
"

"
1

"Barangsiapa menyamakan Allah dengan makhluk-Nya, dia telah kafir. Barangsiapa
mengingkari sifat yang diberikan Allah terhadap diri-Nya, dia telah kafir. Dan tidaklah pada
sifat yang diberitakan Allah buat diri-Nya dan sifat yang diberitakan rasulullah , terdapat
kesamaan dengan makhluk. Maka barangsiapa menetapkan buat Allah sifat yang ditetapkan-
Nya seperti dalam ayat-ayat yang jelas dan sunnah-sunnah yang sahihah, sesuai dengan cara
yang pantas dengan keagungan Allah , kemudian menafikan dari Allah segala sifat yang tidak
sempurna, maka dia telah meniti jalan hidayah. "
2-Seluruh nama Allah adalah husna, baik dan mulia. Allah Berfirman,
*.4 +7.E;-- _/E_O+4^-
+ONNu1 Ogj W ^g ) / 7 (
"Dan bagi Allah nama-nama yang mulia itu. Maka berdoalah kepada-Nya dengan menyebut
nama-nama itu tadi."(QS. Al-A`raaf: 180)
3-Nama-nama Allah tidak dibatasi dengan jumlah tertentu. Sabda
rasulullah ,

1
Al-Aqidah Ash-Shahihah wama yudhaadduha, Syaikh Abdul Aziz bin Baaz, hlm. 7
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 20 of 22

))

((
1

"Atau yang Engkau khususkan buat diri Engkau dalam ilmu gaib yang ada di sisi-Mu."
Dan apa saja yang Allah Mengkhususkannya buat diri-Nya dalam ilmu gaib,
tidak mungkin diketahui dan dibatasi oleh siapapun selain-Nya.
4-Nama-nama Allah tidak ditetapkan dengan akal, tetapi ditetapkan dengan
syariat. Karena nama-nama Allah adalah tauqifiyah, yaitu berhenti pada al-qur`an
dan as-sunnah, dan seorang makhluk tidak mungkin mengetahui apa yang berhak dan
sesuai dengan Allah kecuali berdasar pada ketetapan syariat.
5-Setiap nama Allah pasti menunjukkan tentang Dzat Allah dan sifat-Nya,
serta dampak dari nama tersebut. Misalnya adalah Ar-Rahman, maka nama itu
menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat kasih sayang. Dan dampaknya adalah Dia
Mengasihi siapapun yang dikehendaki-Nya.
6-Sifat-sifat Allah semuanya adalah mulia dan sempurna. Tidak ada
kekurangan atau aib padanya. Hal itu karena Rabb adalah Maha Sempurna, jadi tidak
mungkin ia memiliki sifat-sifat yang kurang. Dia Berfirman,
*.4 NV^- _O>;N- _ 4O-4
+OCjO^- OO^- ^g ) / 16 (
"Dan Allah mempunyai sifat-sifat yang Maha Tinggi; dan Dia-lah yang Maha Perkasa lagi
Maha Bijaksana." (QS. An-Nahl: 60)

Contoh Beberapa Sifat Allah Dalam Al-Qur`an Dan As-Sunnah
2
,
1-Wajah Allah . Dia Berfirman,
_Ol4C4 +O;_4 l)4O O
UO_^- g-4O^e"-4 ^g_
) / 55 (
"Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan." (QS. Ar-
Rahman: 27)
Nabi bersabda,
))

] (( [
3

"Sesungguhnya tidaklah anda mengeluarkan suatu nafkah, yang anda mencari wajah Allah
dengan nafkah itu, kecuali anda pasti diberi pahala atas nafkah tersebut." (Muttafaq alaih)

1
Hadits sahih, diriwayatkan Abdullah bin Mas`ud . Lihat, Musnad Ahmad, 1/394, 452; sahih Ibnu
Hibban, no. 2372; dan silsilah sahihah, no. 199
2
Lihat, Syarah lum`atul i`tiqad, Syaikh Ibnul Utsaimin, hlm. 48-65
3
HR. Al-Bukhari, kitab al-janaiz, no. 1295; dan Muslim, kitab al-washiyyah, no. 1628
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 21 of 22

Para ulama salaf berijma` (sepakat) dalam menetapkan wajah buat Allah . Maka
kita wajib menetapkan wajah itu tanpa tahrif, ta`thil, takyif, dan tamtsil. Ini adalah
wajah yang haqiqi buat Allah yang sesuai dengan keagungan-Nya.
Beberapa kaum mu`aththilah menafsirkan wajah ini dengan arti pahala, tapi ini
dibantah dengan beberapa kaidah yang sudah kita sebutkan tadi.
2-Diri Allah . Dia Berfirman,
NUu> 4` O) /O^4^ 4 OU;N 4`
O) lO^4^ _ lE^) =e^ N^U4N
ONO7^- ^g ) / 5 (
"Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan saya tidak mengetahui apa yang ada pada
diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib." (QS. Al-
Maidah: 116)
Nabi bersabda,
))

] ((... [
1

"Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Sebanyak jumlah makhluk, dan sebanyak
keridhahan diri-Nya" (HR. Muslim)
Para ulama salaf berijma` (sepakat) dalam menetapkan diri buat Allah . Maka
kita wajib menetapkan diri Allah ini tanpa tahrif, ta`thil, takyif, dan tamtsil.
3-Sifat mahabbah (cinta ). Allah berfirman,
4O=O O)4C +.- O) gcg47
+O4^Oc:g474 ^)j ) / 5 (
"Maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun
mencintaiNya." (QS. Al-Maidah: 54)
Nabi bersabda pada perang Khaibar,
))

] (( [
2

"Pasti bendera ini akan kuberikan besok kepada seseorang yang mencintai Allah dan rasul-
Nya, dan Allah beserta rasul, juga mencintainya." (muttafaq alaih)
Para ulama salaf berijma` tentang ditetapkannya sifat mahabab (cinta) ini bagi
Allah . Jadi Allah Mencintai dan dicintai. Maka kita wajib menetapkan sifat ini secara
hakiki tanpa tahrif, ta`thil, takyif, dan tamtsil.
4-Sifat turun yang dilakukan Allah . Rasulullah bersabda,
))

] (( [
1


1
HR. Muslim, kitab adz-dzikr wa ad-du`a`, no. 2726
2
HR. Al-Bukhari, kitab Al-Maghazi, no. 4210; dan Muslim, kitab fadhail ash-shahaabah, no. 2406
www.rajaebookgratis.com Macam-macam tauhid.. 22 of 22

"Rabb kami yang maha tinggi, selalu turun ke langit dunia pada setiap malam." (Muttafaq
alaih)
Para ulama salaf berijma` tentang tetapnya sifat turun ini bagi Allah . Maka kita
wajib menetapkannya dengan sifat turun yang hakiki tanpa tahrif, ta`thil, takyif, dan
tamtsil. Beberapa ahli ta`thil menafsirkan turun disini dengan turunnya rahmat,
turunnya perintah, atau dengan turunnya malaikat, bukan turunnya Allah secara
hakiki. Tapi pernyataan mereka ini dibantah dengan kaidah-kaidah yang sudah kami
sebutkan di atas.
5-Sifat tertawa. Sifat tertawa ini termasuk sifat Allah yang ditetapkan oleh
sunnah dan ijma` para ulama salaf. Rasulullah bersabda,
))

] (( [
2

"Allah tertawa kepada dua lelaki yang satu sama lain saling membunuh, kemudian keduanya
masuk surga." (Muttafaq alaih)
Para Ulama salaf berijma` tentang tetapnya sifat tertawa bagi Allah . Maka kita
wajib menetapkannya tanpat tahrif, ta`thil, takyif, dan tamtsil. Ini adalah sifat tertawa
yang hakiki, tapi sesuai dengan keagungan dan kesempurnaan Allah .
Sebenarnya, masih banyak sifat-sifat lainnya yang disebutkan dalam al-qur`an
dan as-sunnah. Mudah-mudahan yang kami sebutkan disini sudah cukup mewakili dan
menjadi bermanfaat bagi kami pribadi, juga para mahasiswa pada umumnya. Allahu
a`lam. Washallallahu ala nabiyyina Muhammad wa `ala aalihi washahbihi wasallam.
Anggaswangi, 16 Rabiul awwal 1427 H
wmafaj2000@yahoo.com

1
HR. Al-Bukhari kitab at-tahajjud, no. 1145; dan Muslim, kitab shalat al-musafirin, no. 758
2
HR. Al-Bukhari, kitab Al-Jihad, no. 2826; dan Muslim, kitab Al-Imarah, no. 1890