Anda di halaman 1dari 2

PEDOMAN KERJA PETUGAS AMBULANCE

No Dokumen 0046/SPO.IGD/03/1 1 Tanggal Diterbitkan 12 Maret 2011 Nomor Revisi Jumlah Halaman 1/2

Ditetapkan Direktur

SPO
PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN

PROSEDUR

Dr. H. R. Heru Ariyadi, MPH Aturan kerja yang harus dilaksanakan oleh pengemudi ambulance. Umum : Meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit Islam Jemursari. Khusus : 1. Sebagai tatacara petugas ambulans dalam melaksanakan tugas. 2. Meningkatkan keselamatan pasien di Rumah Sakit Islam Jemursari 3. Mempermudah dan mempercepat pelayanan transportasipasien dari dan ke UGD. Ada petugas pendukung di Instalasi Gawat Darurat sesuai SK Direktur Utama nomor JS.A.SKR.0048.03.11 tentang Kebijakan dalam pelaksanaan pelayanan di Instalasi Gawat Darurat, pada poin 8. 1. Sopir ambulance wajib hadir minimal 15 menit sebelum jam pergantian. 2. Sopir ambulance wajib mengontrol keadaan ambulans secara rutin seperti oli, air accu, radiator dan O 2 ( oksigen ) yang ada di mobil serta mengadakan perawatan mesin dan kelengkapan lainnya. 3. Sopir ambulans wajib mencuci dan membersihkan mobil ambulans apabila dipandang perlu. 4. Sopir ambulans apabila membawa pasien ke dalam atau keluar kota dilarang mengganggu temannya sedang dalam keadaan dinas ( kecuali rever perawat ) bila hal ini dianggap kurang cakap dalam bekerja. 5. Sopir ambulans wajib lapor kepada dokter jaga apabila melaksanakan dinas kelaur kota memakai ambulans dan wajib mengecek semua ruangan. 6. Untuk kelaurga pasien yang hendak memakai ambulans ke dalam / ke laur kota syaratnya harus lunas administrasi baik tarif ambulans maupun ruangan. 7. Sopir ambulans wajib tanggap terhadap peminjaman ambulans yang melalui telepon ( karena sifat pelayanan kita bukan taxi). 8. Setiap sopir ambulans wajib bersikap ramah kepada setiap pasien atau kepada setiap pengguna jasa ambulance karena rumah sakit kita bersifat pelayanan sosial.

PEDOMAN KERJA PETUGAS AMBULANCE


No Dokumen 0046/SPO.IGD/03/1 1 Nomor Revisi Jumlah Halaman 2/2

UNIT TERKAIT

9. Pasien dari kamar / ruangan inap ke kamar mayat hingga sampai ambulans agar dipandang lebih sopan mohon diberi tutup kain yang sudah tersedia. 10.Setiap sopir ambulans yang mengelurkan uang untuk keperluan perawatan ambulans / beli BBM diharuskan menulis laporan di buku. 11.Bila ada kekurangan dalam hal ini, maka setiap sopir ambulans tunduk kepada peraturan perundangundangan yang berlaku. 1. Pengemudi ambulans. 2. Unit Rumah Tangga