Anda di halaman 1dari 2

C. Kemampuan yang akan dicapai dalam pembelajaran Siswa yang belajar akan mengalami perubahan.

Bila sebelum belajar, kemampuannya hanya 25% misalnya, maka selama 5 bulan akan menjadi 100%. Hasil belajar tersebut meningkatkan kemampuan mental. Pada umumnya hasil belajar tersebut meliputi ranah-ranah kognotif, afektif dan psikomotorik. Kemampuan yang akan dicapai dalam pembelajaran adalah tujuan pembelajaran.ada kesenjangan antara kemampuan pra-belajar dan kemampuan yang akan di capai. Kesenjangan tersebut dapat diatasi berkat belajar bahan ajar tertentu. Kondisi kemampuan prabelajar dan kemampuan yang akan dicapai atau tujuan pembelajaran: 1) Guru melakukan tugas pembelajaran: tugas pembelajaran tersebut dilakukan dengan pengorganisasian siswa, pengolahan pesan dan evaluasi belajar 2) Siswa memiliki motivasi belajar dan beremansipasi sepanjang hayat 3) Siswa bersangkutan memilikikemampuan pra-belajar, kemampuan tersebut berupa kemampuan-kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor 4) Berkat tindakpembelajaranataupun motivasi intrinsiknya, siswa melakukan kegiatan belajar. 5) Berkat evaluasi belajar dari guru maka siswa digolongkan telah mencapai suatu hasil belajar Dampak pengajaran Dampak pengiring Pembelajaran tersebut mennghasilkan suatu kegiatan belajar. Bagi siswa, kegiatan belajar berarti menggunakan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor untuk mencerna bahan ajar. Secara umum kegiatan belajar tersebut meliputi fase-fase: (i) motivasi, siswa sadar mencapai tujuan dan bertindak mencapai tujuan belajar, (ii) konsentrasi, siswa memusatkan perhatian pada bahan ajar, (iii) mengolah pesan, siswa mengolah informasi dan mengambil makna tentang apa yang dipelajari, (iv) menyimpan, siswa menyimpan dalam ingatan, perasaan dan kemampuan motoriknya,(v) menggali, menggunakan hal yang dipelajari yang akan dipergunakan untuk suatu pemecahan-pemecahan, (vi) prestasi, menggunakan nbahan ajar untuk kerja, (vii) umpan balik, siswa melakukan pembenaran tentang hasil belajar atau prestasinya. Kegiatan belajar menurut Biggs dan Telfer: 1. Belajar yang kognitif 2. Belajar yang afektif 3. Belajar yang berkenaan dengan isi ajaran 4. Belajar yang berkenaan dngan proses Keempat kegiatan belajar tersebut dapat digolongkan menjadi tujuan yang akan dicapai dan ranah yang kan dikembangkan.dari segi tujuan ditemukan adanya pengutamaan isi ajaran dan proses perolehan. Dari segi ranah yang dikembangkan meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.dengan kata lain, menurut Biggs dan Tefler belajar dapat dilukiskan dalam table berikut :

Tujuan Pengajaran Ranah kognitif

Isi Mata pelajaran sekolah dan disiplin pengetahuan Pendidikan nilai dengan sengaja Pendidikan keterampilan dengan sengaja

Ranah Afektif Ranah Psikomotorik

Proses Pendekatan pemerolehan seperti pemecahan masalah, penemuan dan sebagainya Kejelasan nilai berkenaan dengan perasaan dan sikap Kejelasan kecekatan psikomotorik dengan gerak

D. Proses pengolahan pesan Pemerolehan pengalamaan, peningkatan jenis ranah tiap siswa tidak sama. Hal itu disebabkan oleh proses pengolahan pesan. Ada dua jenis pengolahan pesan, yaitu secara deduktif dan induktif. 1. Pengolahan pesan secara induktif Penyampaian pesan oleh guru dari suatu pernyataan generalisasi kemudian siswa membuktikan kebenaran generalisasi tersebut. Adapun langkah-langkah pengolahan pesan secara deduktif yaitu: a. Pendahuluan pembelajaran. b. Penyajian generalisasi konsep. c. Pengumpulan data yang mendukung generalisasi. d. Analisis dan data dan verifikasi generalisasi. e. Aplikasi generalisasi pada data yang terkumpul. f. Evaluasi tentang proses pengolahan pesan. 2. Pengolahan pesan secara induktif Guru memberikan bimbingan dan memberikan contoh-contoh kemudian siswa berusaha menarik kesimpulan. Adapun langkah-langkah pengolahan pesan secara induktif yaitu. a. Pendahuluan pembelajaran b. Pengumpulan data. c. Analisis data. d. Perumusan dan pengujian hipotesis. e. Mengaplikasikan generalisasi. f. Evaluasi hasil belajar