Anda di halaman 1dari 22

PUTRI SAFITRI LILI H MANUNGKALIT THERESIA ALCE SIHOMBING

Keperawatan anak

Normalnya berat usia anak pada usia 2 tahun adalah 12 kg (27 pon), berat badan anak akan bertambah 1,8-2,7 kg (4-6 pon) per tahun.
Pertambahan panjang badan anak juga mengalami perlambatan, normalnya tinggi anak usia 2 tahun adalah 86,6 cm (34 inci), umumnya pertambahan tinggi anak adalah 7,5 cm (3 inci) per tahun.

Pertumbuhan gigi pada masa toodler terdapat tambahan 8 buah gigi susu termasuk gigi geraham pertama dan gigi taring sehingga seluruhnya berjumlah 14-16 buah.

Total

peningkatan lingkar kepala selama tahun kedua adalah 2,5 cm (1 inci). Perkembangan ini akan mengalami perlambatan sampai usia 5 tahun yakni lingkar kepala berkembang hanya 1,25 cm (0,5 inci) per tahun. kepala (frontal) bagian anterior tertutup antara usia 12-18 bulan.

Tulang

Usia

Sosial

Pendengaran dan Bahasa Menunjuk hal yang dikenal seperti; seseorang, mainan, hewan. Berbicara 2-6 kata dengan jelas

Motorik kasar

Penglihatan dan Motorik halus Mengambil benda atau permen antara ibu jari dan jari lain dengan menjepit. Menunjuk dengan tergesa benda yang diinginkannya .

12 Bulan

Minum dari cangkir dengan sedikit bantuan, mengunyah. Meletakkan kotak kayu keluar masuk dari tempatnya. Menemukan mainan yang disembunyikan dengan cepat.

Dapat berdiri sendiri, merangkak naik tangga. Berjalan tertatih dengan posisi kaki melebar , lengan tertekuk di atas kepala atau sejajar bahu untuk menjaga keseimbangan.

Usia

Sosial

Pendengaran dan bahasa Menggunakan 6-20 kata yang dimengerti dan mengingat banyak kata lain. Menunjuk rambut, hidung atau benda kesukaannya.

Motorik kasar Berjalan dengan baik dengan kaki sedikit merenggang. Berjalan menaiki tangga dengan bimbingan dan merangkak turun dari tangga.

Penglihatan dan motorik halus Mencoretcoret dengan spontan bila diberi krayon dan kertas dengan tangan yang disenangi. Menyusun menara dari 3 kubus setelah diajarkan.

18 bulan

Mengangkat dan memegang cangkir dengan tangan dan minum tanpa tumpah. Mampu menunjukkan keinginan/eks presi untuk BAB atau BAK.

Umur

Sosial

Pendengaran dan bahasa Menyusun 2 kata atau lebih untuk membentuk kalimat. Menggunakan 50 atau lebih kata yang jelas dan di mengerti lebih banyak lagi.

Motorik kasar

Penglihatan dan motorik halus Meniru garis tegak dengan jelas menggunakan tangan yang disukai. Mengenali orang dewasa yang sudah dikenal melalui foto.

24 bulan

Mengangkat dan minum dari cangkir lalu mengembalikan ke atas meja. Makan dengan sendok tanpa tumpah. Tidak ngompol di siang hari. Bermain dekat dengan anak lainnya tetapi tidak bermain bersama.

Berlari dengan aman. Menghampiri dan menendang bola. Menunggangi mainan besar yang beroda dan mendorong ke depan dengan kaki.

Perbedaan diri sendiri dengan orang lain, sebagiannya ibu. Sabar menghadapi perceraian orang tua. Kemampuan mengendalikan emosi ( rasa senang ). Mengontrol fungsi tubuh. Beradaptasi / bersosialisasi untuk menerima tingkah laku. Mengerti komunikasi verbal. Kemampuan berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang tidak egosentris.

Tahap Sensorimotor, ( umur 0 2 tahun ) dengan perkembangan kemampuan sebagai berikut anak mempunyai kemampuan dalam mengasimilasi dan mengakomodasi informasi dengan cara melihat, mendengar, menyentuh, dan aktivitas motorik. Semua gerakan pada masa ini akan diarahkan kemelut dengan merasakan keingintahuan sesuatu dari apa yang dilihat, didengar, disentuh, dll. Gerakan fisik tersebut menunjukkan sifat egosentris dari pikiran anak.

Tahapan menurut Kohlberg meliputi :

Tahap orientasi hukum kepatuhan pada tingkat pemikiran pra konvensional mempunyai perkembangan sebagai berikut anak peka terhadap peraturan yang berlatar budaya, menghindari hukuman dan patuh terhadap hukum, bukan atas dasar norma pada peraturan moral yang mendasarinya. Tahap orientasi relativitas dan instrumental pada tingkat pemikiran prakonvensional mempunyai perkembangan sebagai berikut segala tindakan dilakukan hanya untuk memuaskan individu akan tetapi juga kadang kadang untuk orang lain, kesetiaan, penghargaan, kebijakan diambil untuk diperhitungkan.

Pada akhir masa todler, ketika anak anak masih dalam pemikiran praoperasional, ada beberapa keuntungan akan pemahaman kepercayaan terhadap Tuhan.
Pemahaman kepercayaan, seperti berpusat pada hadiah atau takut pada hukuman (surga atau neraka), akan dapat mempengaruhi perkembangan moral dan tingkah laku anak.

Fungsi Bermain pada anak :


Membantu perkembangan sensorik dan motorik Membantu perkembangan kognitif seperti pada saat anak bermain maka anak akan mencoba melakukan komunikasi dengan bahasa anak, memahami objek permainan. Meningkatkan sosialisasi anak yaitu anak sudah mencoba bermain dengan sesamanya kemudian bermain peran seperti berpura pura menjadi orang tua, guru, dll. Sehingga anak akan mulai menyadari keberadaan teman sebayanya dan berinteraksi. Meningkatkan kreativitas seperti anak mulai belajar menciptakan sesuatu dan memodifikasi objek, misalnya bongkar pasang mobil mobilan. Meningkatkan kesadaran diriyaitu anak menyadari ( merasakan dirinya ) berhubungan dengan orang lain. Mempunyai nilai terapeutik artinya anak merasa lebih senang dan nyaman. Mempunyai nilai moral artinya anak sudah mampu belajar benar atau salah dari budaya dirumah, di sekolah dan berinteraksi dengan temannya dan juga mengetahui aturan aturan permainan yang tidak boleh dilanggar.

Cara memilih permainan di rumah meliputi:


Merealisasikan bahwa permainan mengajar ketrampilan dan kemampuan yang merupakan pusat kecerdasan. Bermain dengan anak. Bantu anak memilih aktivitas bermain. Bersikap fleksibel, kreatif, dan keinginan untuk melakukan yang tidak konvensional. Berikan anak kesempatan untuk mengindikasi keinginan untuk melibatkan orang dewasa. Ekspresikan ketertarikan dan memberikan pujian dalam permainan Permainan lebih bervariasi. Tantang anak anak itu dari waktu ke waktu ketika belajar ketrampilan baru. Level permainan ditingkatkan ke level yang lebih sulit. Variasi keseimbangan permainan meliputi tingakat perkembangan. Hargai mana yang tidak disukai dan disukai anak ; ingat bahwa belajar membutuhkan situasi yang menyenangkan. Amati anak saat bermain permainan yang dan aktivitas yang disukainya. Pada waktu tertentu anak diberikan bermain dengan kelompoknya atau dengan pengasuh.

Toilet training berlangsung pada umur 18 bulan sampai 2 tahun. Pada toilet training, selain dalam mengontrol anak untuk BAB dan BAK juga dapat bermanfaat dalam pendidikan seks karena anak akan mempelajari anatomi dan fungsi tubuhnya sendiri.

Toilet training dapat dilakukan dengan teknik lisan yaitu menjelaskan dengan kata kata dan dapat juga dengan teknik modelling yaitu memberikan contoh.

1.

Keamanan Cat yang mengandung timbal Tempat tidur bayi Mainan


Risiko bahaya
semua yang ada Tempat tujuan anak berjalan Kecelakaan; terjatuh Menjangkau benda yang berbahaya

Perkembangan kemandirian
Berjalan dengan baik Memanjat Ingin tahu

disekelilingnya Meraih dan menarik segala benda

Anak usia balita terutama 1-2 tahun


belum mampu membedakan benda aman dan bahaya.

baik yang berbahaya maupun tidak, seperti taplak meja yang menjuntai, gelas di atas meja, teko diatas meja dan lainnya.

2. Nutrisi Kebutuhan Energi Per Hari


Umur 1-3 tahun Berat badan (kg) 12 kg Tinggi badan (cm) 89 cm Energi (Kkal) 1220 Kkal

Protein
Umur 1-3 tahun Berat badan (kg) 12 kg Tinggi badan (cm) 89 cm Energi (Kkal) 23 Kkal

Air
Umur Berat badan (kg) 9,5 kg 11,8 kg Jumlah kebutuhan air per hari 1150-1300 1350-1500 Jlh air/kg BB dalam 24 jam (ml) 120-135 115-125

1 tahun 2 tahun

Vitamin
Umur BB (kg) 12 TB (cm) 89 Vit.A (RE) 350 Tiami Ribovl Niasin n (mg) afin(m (mg) g) 0,5 0,6 5,4 B12 (mg) 0,5 Vit. C

1-3 thn

25

Mineral
Umur 1-3 thn BB (kg) 12 TB (cm) 89 Kalsiu m (mg) 500 Fosfor (mg) 250 Besi (mg) 8 Seng (mg) 10 Iodium (mg) 70

Tanda Lahir
Salmon

patches sering juga disebut stork bites (gigitan bangau) atau angel kiss

(ciuman malaikat) biasanya berupa bercak kecil bersemu merah muda terdapat pada kelopak mata, bibir bagian atas, daerah diantara bulu mata danleher bagian belakang. Tanda ini mulai memudar setelah usia 1 tahun namun bercak pada bagian belakang leher biasanya menetap

Hemangioma adalah tumor jinak berupa kumpulan pembuluh darah yang baru terbentuk. Macam hemangioma pada anak-anak : 1. Strawberry hemangiomas, biasanya muncul pada wajah, kulit kepala, punggung atau dada. 2. Cavernous hemangiomas, tumbuh pada jaringan kulit yang lebih dalam. Tumor yang penuh jaringan darah ini biasanya menyerupai bunga karang berwarna merah-kebiruan. 3. Port-wine stain adalah hemangioma pipih yang terjadi akibat pelebaran pembuluh darah kapiler. Tumor ini sering muncul diwajah dengan ukuran yang bervariasi Ini merupakan kondisi permanen namun perawatan dengan terapi laser merupakan pilihan yang tepat.

Ruam
1.

Ruam popok biasanya timbul sebagai reaksi kulit bayi yang peka bersinggungan dengan sesuatu yang lembap dan berbagai penyebab iritasi. Gantilah popok anak lebih sering dan basuh kulitnya pelan-pelan dengan air, hindarkan penggunaan tisu lembap setiap kali mengganti popok. Bila kulit bayi atau balita terlihat kering dan pecah-pecah maka oleskan vaselin atau zink oxide. Biang keringat, ruam yang disebabkan karena udara panas timbul berupa bintik-bintik kecil berwarna merah muda pada kulit. Umumnya timbul pada daerah leher bagian belakang dan punggung bagian atas Perawatannya termasuk membiarkan kulit yang ruam mengering dengan sendirinya dan kenakan pakaian yang tipis dan mudah menyerap keringat. Eksem bayi (atopic dermatitis), berupa bercak merah dan kasar biasanya berhubungan dengan kulit sensitif yang sangat kering. Bagian yang paling sering terkena adalah pipi dan dahi, eksem juga dapat menyebar ke daerah leher dan belakang telinga.

2.

3.

Kejang demam (febrile seizure) Kejang terjadi akibat tidak normalnya aktivitas sel-sel saraf otak. Kejang demam paling sering terjadi pada anak usia 6 bulan 4 tahun yang mendadak demam. Bila anak yang demam tiba-tiba terkena kejang, langkah di bawah ini bisa menolong terhindar dari cedera : Baringkan anak pada posisi tengkurap atau miring bukaan telentang. Singkirkan semua benda keras atau tajam yang ada disekitarnya. Longgarkan pakian yang ketat atau yang menghalangi gerakannya dan jangan berusaha menahan gerakan anak. Jangan berusaha memasukkan apapun ke dalam mulut anak. Setelah kejang berlalu dan anak terbangun bawalah ke dokter. Apabila anda tidak dapat menghubungi dokter, bawalah anak ke bagian perawatan darurat atau bagian gawat darurat rumah sakit untuk diperiksa.

Kecelakaaan adalah satu-satunya penyebab kematian utama pada semua golongan anak usia di atas 1 tahun. Anak mempunyai risiko dalam bahaya bahaya sebagai berikut :

Bahaya Fisik Bahaya fisik masa todler menimbulkan reaksi psikologis maupun fisik, terutama penyakit, kecelakaan dan kejanggalan. Kematian, sering disebabkan kecelakaan. Penyakit, yang paling umum adalah pernafasan. Kecelakan, kebanyakan mengalami luka iris, memar, radang terbakar, patah tulang, otot kaku atau gangguan-gangguan ringan lain sebagai akibat kecelakaan. Kegemukan
Bahaya Psikologis Bahaya dalam berbicara Bahaya Emosional Bahaya bermain Bahaya dalam hubungan Keluarga.

Terima kasih &


Selamat

belajar