Anda di halaman 1dari 1

Boraks adalah senyawa dengan nama kimia Natrium tetraborat (NaB4O7) berbentuk padat jika terlarut dalam air

akan menjadi natrium hidroksida dan asamborat (H3BO3). Dengan demikian bahaya boraks identik dengan bahaya asam borat. Baik boraks ataupun asam boraks memiliki khasiat antiseptika (zat yang menambah pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme). Pemakaiannya dalam obat biasanya pada obat saleb, bedak, larutan kompres, obat oles mulut, bahkan juga untuk pencuci mata. Boraks di berbagai Negara memang pernah digunakan sebagai food additive (bahan tambahan makanan) akhirnya banyak yang melarangnya, termasuk di Negara kita. Meski sudah dilarang, toh orang masih nekad hasil pemeriksaan Kanwil Depkes ini sebenarnya sudah cukup lama diperingatkan oleh YLKI bahkan dalam penelitian yang dilakukan YLKI padatahun 1990 tak cumabakso yang ditemukan boraks tapi juga makanan lain seperti mie basah. Sejauh ini bahaya akibat pemakaian boraks belum pernah dilaporkan, kasus peracunan boraks bukan dari makanan, di luarnegeri dilaporkan pertama kali oleh J.C Mc Walter pada 1907. Menurut laporan itu banyak anak kecil yang mulutnya sariawan kemudian dioelsi campuran madu dan boraks, ternyata kemudian mengalami gejala kelainan pada kulit.Terjadi eritema erupsi, wajah tampak keriput. Setelah pengobatan dihentikan ternyata kondisi anak membaik.
SistemSyaraf Berbedadengan sodium nitrit yang hanyadengandosiskecilbisamematikan, boraksmemerlukandosisbesaruntiukmenimbulkanakibat yang samaatau fatal. Namunakibatburukbisaterjadimeskidikonsumsidalamjumlahkecil, yaitujikatubuhsecaraterusmenerusdalamjangkapanjangkemasukanboraks.Konsumsisetiaphariboraksme mungkinkannyaterakumulasidalamtubuh, daninilahbahayanyakarenaboraksbaruhilangdaritubuhsetelahberminggu-minggu. Boraksadalahzatantiseptika.Biladikonsumsiakanmerusak system syarafpusatdancairanserebrospina. Gejala yang munculadalahpusing, badanmalas, depresi delirium, muntah, diare, kram, kejang, koma, colaps, dansianosis. (makanansehathidupsehat, penerbitbukukompas, Jakarta, 2006, (Susi Ivvtaty,2006) https://anekaplanta.wordpress.com/2007/12/25/lengkuas-pengganti-formalin/