Anda di halaman 1dari 12

Kata Pengantar

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunianya, sehingga saya dapat menyelesaikan Kliping Dampak Peristiwa ini. Kliping ini dibuat untuk memenuhi tugas Mata Pelajaran IPS dengan judul Dampak Peristiwa. Saya berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu saya menyelesaikan kliping ini. Saya memahami bahwa Kliping ini mempunyai banyak kekurangan dan kesalahan. Maka dari itu saya mohon maaf.

Semarang, 1 Agustus 2013

Maulina Okta A.S

Page 1

Daftar Isi
Kata Pengantar 1 Daftar Isi ........................................................... 2 1. Peristiwa Gunung Meletus .. 3 A. Dampak di Bidang Ekonomi . 4 B. Dampak di Bidang Sosial 4 2. Peristiwa Gempa Bumi ..... 5 A. Dampak di Bidang Ekonomi . 6 B. Dampak di Bidang Sosial 6 C. Dampak di Bidang Budaya 6 3. Peristiwa Kenaikan Harga BBM ... 7 A. Dampak di Bidang Ekonomi . 8 B. Dampak di Bidang Sosial 8 4. Peristiwa Globalisasi ... 9 A. Dampak di Bidang Ekonomi . 10 B. Dampak di Bidang Sosial Budaya . 11 C. Dampak di Bidang IPTEK 11 5. Peristiwa Banjir Bandang . 12 A. Dampak di Bidang Ekonomi . 13 B. Dampak di Bidang Sosial 13

Page 2

1. Peristiwa Gunung Merapi Meletus

Gunung meletus terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Dari letusan-letusan seperti inilah gunung berapi terbentuk. Letusannya yang membawa abu dan batu menyembur dengan keras sejauh radius 18 km atau lebih, sedang lavanya bisa membanjiri daerah sejauh radius 90 km. Letusan gunung berapi bisa menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang besar sampai ribuan kilometer jauhnya dan bahkan bias mempengaruhi putaran iklim di bumi ini.

Page 3

A. Dampak di Bidang Ekonomi


Menambah kesuburan kawasan sekitar merapi, sehingga dapat ditumbuhi banyak pepohonan dan dapat dimanfaatkan untuk pertanian dalam waktu beberapa tahun kedepan. Sisa-sisa aktivitas Gunung Merapi dapat menghasikan bahan-bahan tambang yang berguna dan bernilai tinggi. Seperti belerang, batu pualam dan lain-lain Hasil erupsi (pasir) dapat dijadikan mata pencaharian seperti penambangan pasir dan karya seni dari endapan lava yang telah dingin. Pepohonan dan tumbuhan yang ditanam warga sekitar banyak yang layu, bahkan mati akibat debu vulkanik, begitu juga dengan ternak warga banyak yang mati akibat letusan Gunung Berapi Merusak pemukiman warga sekitar bencana Menyebabkan gagal panen Matinya infrastruktur Terhentinya aktivitas mata pencaharian warga sekitar bencana Pemerintah harus mengeluarkan biaya yang tidak terduga untuk memperbaiki infrastruktur yang telah rusak akibat bencana Terhentinya industri periwisata, seperti pasar Malioboro dan Candi Borobudur (Bencana Merapi) Bandar udara tidak dapat beroperasi atau tidak dapat melakukan penerbangan karena debu vulkanik yang dihasilkan oleh letusan Gunung Merapi dapat menyebabkan mesin pesawat mati Mengganggu hubungan komunikasi, jaringan listrik terputus dan aktifitas masyarakat lumpuh Dll.

B.

Dampak di Bidang Sosial Banyak bantuan yang datang dari berbagai daerah Banyak masyarakat yang terenggut jiwanya Banyak masyarakat yang kehilangan jiwa anggota keluarga/kerabat Masyarakat kehilangan semangat hidup dan mengalami trauma hidup yang mendalam akibat bencana ini

Page 4

2. Peristiwa Gempa Bumi di Yogyakarta pada Mei 2007

Gempa bumi adalah berguncangan bumi yang terjadi karena pergeseran lempeng bumi, runtuhan batuan, atau letusan gunung berapi. Berdasarkan penyebabnya gempa bumi dibedakan menjadi: a) Gempa Tektonik Gempa tektonik terjadi karena adanya pergeseran kerak bumi.

Page 5

b) Gempa Vulkanik Sesuai dengan namanya gempa vulkanik atau gempa gunung api merupakan peristiwa gempa bumi yang disebabkan oleh gerakan atau aktifitas magma dalam gunung berapi. c) Gempa Runtuhan Gempa runtuhan atau terban merupakan gempa bumi yang terjadi karena adanya runtuhan tanah atau batuan. Gempa Bumi Yogyakarta Mei 2006 adalah peristiwa gempa Bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa Bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan bahwa gempa terjadi sebesar 6,2 pada skala Richter. Gempa susulan sempat terjadi beberapa kali seperti pada pukul 06. 10 WIB, 08. 15 WIB dan 11. 22 WIB.

A.

Dampak di Bidang Ekonomi Mengganggu hubungan komunikasi, jaringan lisrik terputus dan aktifitas masyarakat lumpuh
Negara mengalami kerugian karena sebagian devisanya tidak akan lagi bisa beroperasi dan menyusutkan devisa negara

Rusaknya rumah, properti, hilangnya dokumen penting serta aset lainnya B. Dampak di Bidang Sosial Banyak bantuan yang datang dari berbagai daerah Banyak masyarakat yang terenggut jiwanya Banyak masyarakat yang kehilangan jiwa anggota keluarga/kerabat Ada orang yang kehilangan semangat hidup dan mengalami trauma hidup yang mendalam akibat bencana ini. Penggalangan dana kemanusiaan ( melalui media massa) Mempererat hubungan warga sipil dengan militer ( TNI ) dan Tim SAR yang bergerak sebagai relawan dan penjaga keamanan Meningkatkan kesadaran dan perilaku sosial masyarakat untuk menjaga lingkungan dan peduli terhadap mitigasi bencana Dampak di Bidang Budaya Karena sering teradi gempa di Yogyakarta, maka dibangun rumah tahan gempa di wilayah

C.

Page 6

3. Peristiwa Kenaikan BBM Juli 2013

A.

Dampak di Bidang Ekonomi Naiknya harga-harga barang kebutuhan pokok Naiknya berbagai harga kebutuhan lainnya Naiknya ongkos transportasi Naiknya tarif angkutan umum Berbagai saham dalam dua-tiga bulan kedepan akan mengalamai kemelorotan

B.

Dampak di Bidang Sosial Pemerintah memberikan BLSM ( Bantuan Langsung Sementara Masyarakat ) dan Raskin ( Beras bagi orang miskin ) pada warga yang kurang mampu

Page 7

C.

Dampak di Bidang Budaya Masyarakat pengguna kendaraan bermotor akan berupaya sehemat dan seminimal mungkin mengurangi pemakaian kendaraan bermotor. Hal ini tentu saja selain menumbuhkan sifat hemat, perhitungan juga secara langsung akan mengurangi kemacetan dan polusi yang terjadi. Kemacetan dan polusi udara berkurang, karena masyarakat pengguna kendaran bermotor akan berupaya sehemat dan seminimal mungkin mengurangi pemakaian kendaraan bermotor.

Page 8

4. Peristiwa Globalisasi

Globalisasi sebenarnya sudah ada sejak dulu, yaitu sejak terjadinya pergerakan atau penyebaran manusia ke berbagai penjuru dunia. Gerakan atau penyebaran manusia tersebut dimulai oleh bangsa-bangsa Eropa ke Asia, Amerika, Australia dan Afrika. Kedatangan bangsa Eropa ke berbagai penjuru dunia telah membuka sejarah globalisasi. Bangsa Eropa tidak hanya dikenal di Eropa saja, tetapi sampai ke seluruh penjuru dunia atau bisa juga disebut mendunia. Globalisasi di ambil dari kata globe yang artinya dunia/ bola dunia hal-hal kejadian secara umum atau keseluruhan yang berkaitan dengan dunia. Berdasarkan asal bahasanya, globalisasi adalah mengupayakan keadaan politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang bersifat lokal menjadi berskala dunia atau internasional. Globalisasi juga diartikan sebagai proses menyatunya masyarakat
Page 9

dunia yang bersifat umum (global), yang batas-batas antarnegara luluh sehingga peralihan aspek-aspek kehidupan antarnegara berjalan cepat.

A. Dampak di Bidang Ekonomi Kemajuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional Perusahaan dalam negeri lebih tertarik bermitra dengan perusahaan dari luar, Akibatnya kondisi industri dalam negeri sulit berkembang Semakin terbukanya pasar untuk produk-produk ekspor, dengan catatan produk ekspor Indonesia mampu bersaing di pasar internasional. Hal ini membuka kesempatan bagi pengusaha di Indonesia untuk melahirkan produk-produk berkualitas, kreatif, dan dibutuhkan oleh pasar dunia Semakin mudah mengakses modal investasi dari luar negeri. Apabila investasinya bersifat langsung, misalnya dengan pendirian pabrik di Indonesia maka akan membuka lapangan kerja. Hal ini bisa mengatasi kelangkaan modal di Indonesia Semakin mudah memperoleh barang-barang yang dibutuhkan masyarakat dan belum bisa diproduksi di Indonesia Semakin meningkatnya kegiatan pariwisata, sehingga membuka lapangan kerja di bidang pariwisata sekaligus menjadi ajang promosi produk Indonesia Kemungkinan hilangnya pasar produk ekspor Indonesia karena kalah bersaing dengan produksi negara lain yang lebih murah dan berkualitas. Misalnya produk pertanian kita kalah jauh dari Thailand Membanjirnya produk impor di pasaran Indonesia sehingga mematikan usaha-usaha di Indonesia. Misalnya, ancaman produk batik Cina yang lebih murah bagi industri batik di tanah air Ancaman dari sektor keuangan dunia yang semakin bebas dan menjadi ajang spekulasi. Investasi yang sudah ditanam di Indonesia bisa dengan mudah ditarik atau dicabut jika dirasa tidak lagi menguntungkan. Hal ini bisa memengaruhi kestabilan ekonomi Ancaman masuknya tenaga kerja asing (ekspatriat) di Indonesia yang lebih profesional SDMnya. Lapangan kerja di Indonesia yang sudah sempit jadi semakin sempit Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup yang lebih tinggi Semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan transnasional
Page 10

Membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti Bank Dunia, Dana Moneter Internasional, WTO.

B.

Dampak di Bidang Sosial Budaya Adanya perilaku yang menyimpang di dalam masyarakat seperti pergaulan bebas, yang melanda tidak hanya di kota-kota besar saja, tetapi juga sudah melingkupi seluruh pelosok desa Akibatnya banyak terjangkit penyakit seperti HIV yang banya ditemukan di Afrika Akibat serbuan informasi yang mudah diakses keseluruh penjuru dunia, yang dapat mempengaruhi pikiran penonton, pada gilirannya jika sebuah tayangan yang merusak tadi mempengaruhi sebuah kelompok bangsa, maka akan menjadi sebuah budaya yang merusak, seperti merokok, narkoba, dan pergaulan bebas Gaya hidup yang meniru orang barat dalam kedisiplinan, bekerja lebih efektif dan efisien,menghargai waktu, yang sekarang bahkan menjadi acuan untuk menggunakan waktu yang sebaik mungkin. Dampak di Bidang IPTEK Ditemukannya obat-obatan dan teknologi dalam kedokteran akan membantu banyak manusia dalam hal kemanusiaan Dalam bidang biologi daam hal biotic, banyak membantu kemajuan para petani memaksimalkan produk pertanian dan peternakan Ketika manusia menemukan bahan peledak dan bom atom yang digunakan dalam peperangan Senjata kimia dan biologis yang sangat mengerikan jika digunakan dalam pemusnahan manusia karena perang

C.

Page 11

5. Peristiwa Banjir Bandang

Banjir Bandang adalah banjir di daerah di permukaan rendah yang terjadi akibat hujan yang turun terus-menerus dan muncul secara tiba-tiba. Banjir bandang terjadi saat penjenuhan air terhadap tanah di wilayah tersebut berlangsung dengan sangat cepat hingga tidak dapat diserap lagi. Air yang tergenang lalu berkumpul di daerah-daerah dengan permukaan rendah dan mengalir dengan cepat ke daerah yang lebih rendah. Akibatnya, segala macam benda yang dilewatinya dikelilingi air dengan tiba-tiba. Banjir bandang dapat mengakibatkan kerugian yang besar.
A. Dampak di Bidang Ekonomi Rusaknya instalisasi listrik, air bersih, dan telekomunikasi, serta semua moda transportasi Terjadi kelangkaan barang di daerah itu sehingga barang menjadi mahal Rusaknya rumah, properti, hilangnya dokumen penting serta aset lainnya Dampak di Bidang Sosial Banyak bantuan yang datang dari berbagai daerah Banyak masyarakat yang terenggut jiwanya Banyak masyarakat yang kehilangan jiwa anggota keluarga/kerabat Ada orang yang kehilangan semangat hidup dan mengalami trauma hidup yang mendalam akibat bencana ini Penggalangan dana kemanusiaan ( melalui media massa) Mempererat hubungan warga sipil dengan militer ( TNI ) dan Tim SAR yang bergerak sebagai relawan dan penjaga keamanan Meningkatkan kesadaran dan perilaku sosial masyarakat untuk menjaga lingkungan dan peduli terhadap mitigasi bencana

B.

Page 12