Anda di halaman 1dari 11

SIFAT-SIFAT URIN

Volume : tergantung faktor fisiologis dan patologis serta obat-obatan. Normal : 6002500 ml/24 jam. Warna normal kuning oleh adanya pigmen urokrom; sedikit urobilin dan hematoporfirin. Warna tergantung juga kepekatan ( penyakit; obat ).

Berat jenis : normal 1,003 1,030. tergantung jumlah zat yang terlarut ( normal +/- 50 gr/24 jam ; << pada nefritis berat dan >> pada DM ) dan volume urin.

Reaksi : pH normal 4,7 8,0. Biasanya /24 jam asam. Tergantung susunan makanan/diet seharihari. Keasaman >> ==> bila diet protein tinggi ( >> sulfat dan fosfat ). Beberapa lama setelah makan ==> netral/alkalis ===> disebut Alkaline Tide . Bila urin dibiarkan begitu saja dalam waktu lama ===> ammo niacal fermentation oleh bakteri ==> pH asam / acid fermentation oleh asam urat; senyawa urat lainnya; kalsium oksalat; jamur. Bau : khas; dekomposisi ==> bau amonia ; juga tergantung makanan; obat-obatan; metil salisilat; asparagus; buah jengkol; pete; aseton pada ketosis.

Kekeruhan : normal jernih ===> bila waktu lama dibiarkan menjadi keruh oleh nukleoprotein; mukoid; sel-sel epithel. Urin alkalis yamg keruh ==> endapan fosfat. Urin asam yang keruh ===> endapan urat.

Bila radang traktus urinarius ===> urin keruh dan ada endapan ===> dipanaskan tidak larut ===> adanya epitel sel; nanah; mikroorganisme jumlah besar ====> periksa sedimen urin.

Susunan urin :
Urin normal : tergantung makanan.
1. Urea : hasil akhir metabolisme protein 25-30 g/24 jam ( 10 15 g N urea ) atau 80-90% dari nitrogen total ) . Menurun pada penyakit hati ( metab di hati ). Meningkat pada diet tinggi protein ; demam ( katab protein meningkat ).

2. Asam urat : hasil akhir metabolisme purin. Eksogen dari tubuh, endogen dari pemecahan sel dalam tubuh. Normal dalam urin 0,5 1 gr/24 jam. Meningkat pada peny. Gout dan mudah mengendap bila urin asam ===> batu urat.

3. Kreatinin : kadar normal 1 1,8 gr/24 jam. Terbanyak berasal dari kreatin jaringan otot. ===> Ada hubungan antara jumlah kreatinin yang diekskresi dengan jumlah jaringan otot dalam tubuh. Menurun pada atrofi otot dan kelemahan otot. Bila katab kreatin jar otot meningkat, ekskresinya juga meningkat. Koefisien kreatinin : Jumlah ekskresi kreatinin mg/24 jam dibagi dengan berat badan/kg. ===> pada laki-laki : 20 26 mg/kg bb/24 jam. Wanita : 14 22 mg/kg bb/24 jam. 4. Kreatin : pada orang dewasa kadarnya sangat kecil. Lebih besar pada orang hamil dan anak-anak.

5.
6.

Belerang : normal 1 gr/24 jam.berasal dari protein.


Indikan ( kalium indoksil sulfat ) : 10 20 mg/24 jam. Berasal dari pembusukan triptofan dalam usus. Meningkat pada stagnasi di usus; pemecahan protein jaringan atau cairan tubuh meningkat ( abses; gangren;emfisema ). Amonia : hasil akhir katabolisme protein yang mengandung unsur N,penting setelah urea. Di urin dalam bentuk garam amonium 0,7 gr/24 jam atau 2,5 4,5 % dari nitrogen total/24 jam.

5.

8.

Klorida : diekskresikan dalam bentuk padat NaCl, terbanyak padat setelah urea. Normal 10 15 gr/24 jam tergantung intake. Menurun pada diare; radang ginjal menahun. Meningkat pada insufisiensi korteks adrenal. Fosfat : Anorganik dan organik ==> 1,1 gr/24 jam. fosfat anorganik>organik ( 1-4% ). Anorganik berasal dari makanan : fosfolipid; fosfoprotein; nukleotida. Bila urin alkalis,fosfat mengendap sebagai Ca-fosfat/Mg-fosfat/amonium-Mg fosfat ===> batu fosfat dalam ginjal/vu. Fosfat meningkat pada : penyakit tulang ( osteomalasia; riketts; hiperparatiroidisme ) Fosfat menurun pada hipoparatiroidisme; kehamilan; penyakit ginjal.

9.

10. Vitamin; hormon dan enzim : sebagai penegakkan diagnosa suatu penyakit.

Urin Patologis :
1. Glukosa : batas normal 1 gr/ 24 jam. Meningkat disebut glukosuria ( alimentary glukosuria= setelah diet tinggi KH).

2.

Protein : Normal 30 200 mg/24 jam. ( tdr albumin; globulin; nukleoprotein serum) bila meningkat o/k epitel membran ginjal yang rusak ; protein BenceJones ( globulin )o/k tumor sumsum tulang=multipel mieloma; hodgkin disease atau alimentary proteinuria = setelah diet protein tinggi.

3.

Zat-zat keton : asam hidroksibutirat; asetoasetat dan aseton ( menguap ). ===> zat antara pemecahan asam lemak di hati dan kemudian di ekstrahepatik. Meningkat ( ketonuria ) pada kelaparan; malnutrisi; atau diabetes mellitus. Nanah : disebut pyuria o/k radang vu atau ginjal. Mikroskopik tampak lekosit yang banyak. Darah : hematuria (Hb dan eritrosit ) pada radang ginjal/vu; kerusakan ginjal atau hemoglobinuria ( pigmen ) o/k hemolisis eritrosit pada malaria; eritrosit mudah pecah; alergi akibat transfusi yang tidak cocok.

4.

5.

6.

Lemak : lipuria; urin tampak keruh pada hiperlipidemia; alimentary lipuria ; kadar lemak darah meningkat. Kiluria : chyle dalam urin o/k sumbatan saluran limfe/duktus torasikus. Asam amino : amino asiduria ( sistinuria; homosistinuria ) o/k herediter akibat kegagalan absorpsi di tubuli ginjal atau deaminasi di hati. Pigmen / garam empedu : urin berwarna hijau kuning sampai coklat ==> sumbatan saluran empedu.

7. 8.

9.

10.

Batu urin : oleh adanya sedimen urin : asam urat; oksalat; fosfat; sistin; karbonat; xantin ==> membentuk batu urin . batu urat : multipel; halus; warna kuning sampai merak coklat; paling sering. batu oksalat : keras; coklat tua sampai hitam; permukaan kasar; besar. batu fosfat : putih sampai keabuan; mudah hancur dan kasar; campuran Ca fosfat/Mg fosfat/Al-Mg fosfat. batu karbonat : jarang; kecil; licin; putih sampai keabuan. batu sistin : lunak; putih; kuning/hijau. jarang batu xantin : coklat sampai merah lebih besar dati batusistin. jarang