Anda di halaman 1dari 25

Presentasi Kasus Konjungtivitis vernal

Moderator :
dr. Helario hasibuan, Sp.M

Oleh :
Ikhsani utami dewi, S.Ked Leonita Dwi Anggraini, S.Ked

Data Nama Umur

Pasien An. P N A 9 tahun

Pendidikan
Agama Alamat Tanggal Periksa

Sekolah Dasar
Islam Jakarta
22 Agustus 2013

Keluhan Utama :
Mata merah pada kedua mata

Autoanamnesis Pasien, tanggal 22 Agustus 2013


Keluhan Tambahan : -Mata gatal - mata terasa mengganjal

1 tahun terakhir Mata sering merah dan gatal

3 hari SMRS Mata merah pada kedua mata

Rasa mengganjal penglihatan kabur (-), belekan (-), silau (-),

Poli Mata RSUP Mata merah pada kedua mata dan

dan gatal

riwayat trauma (-)

gatal

RPD
Riwayat asthma Riwayat alergi Riwayat ISPA berulang Riwayat TBC : (+) : (+) : (-) : (-)

RPK
Riwayat keluhan serupa Riwayat asthma Riwayat alergi : (-) : (+) Ibu : (-)

Riwayat pengobatan
pasien belum pernah mencoba
mengobati keluhannya

Riwayat Kebiasaan
Setelah pulang sekolah biasanya pasien bermain bersama teman-temannya. Dan sepulang bermain, biasanya pasien

mengeluhkan gatal pada kedua


matanya dan terasa berair.

Mata KU / Kes : TSS / CM TD : 110/70 mmHg N : 88 x/menit S : 37 C P : 20 x/menit Thoraxs Paru

: KA (-/-), SI (-/-) : Simetris saat statis dan dinamis, Retraksi (-) : SD vesikuler, Rh (-/-), Wh (-/-)

Jantung

: BJ I-II regular, Murmur (-), Gallop (-)

Abdomen : Datar, supel, BU (+) Ekstremitas : Akral hangat, Edema (-/-), Sianosis (-), CRT < 2

Keadaan Umum
Status Generalis

OD Visus Tekanan intraokuler Kedudukan bola mata Gerakan bola mata 6/6 N/palpasi Ortoforia

OS 6/6 N/palpasi

Palpebra superior Palpebra inferior

Edema (-) Edema (-)

Edema (-) Edema (-)

OD Konjungtiva: a. Tarsal superior b. Tarsal inferior c. Bulbi Hiperemis (+), Cobble Stone (+) Hiperemis (-) Injeksi Konjungtiva (+) Injeksi Siliar (-) Sklera Kornea Tenang Jernih, Infiltrat (-)

OS

Hiperemis (+), Cobble Stone (+) Hiperemis (-) Injeksi Konjungtiva (+) Injeksi Siliar (-) Tenang Jernih, Infltrat (-)

Bilik mata depan

Jernih
kedalaman sedang

Jernih
kedalaman sedang

OD Iris Warna cokelat tua Radier (+)

OS Warna cokelat tua Radier (+)

Kripta (+)
Pupil Isokor, bulat, diameter 3mm

Kripta (+)
Isokor, bulat, diameter 3mm

Refleks cahaya

Langsung (+)
Tidak langsung (+)

Langsung (+)
Tidak langsung (+) Trantas dot (-)

Limbus

Trantas dot (-)

Lensa

Jernih

Jernih

Pasien anak perempuan usia 9 tahun datang dengan keluhan kedua mata merah, sejak 3 hari yang lalu, gatal (+), sekret mukoid (+), rasa mengganjal

pada palpebra superior. Sering mengalami keluhan yang sama sejak 1 tahun
terakhir, terutama setelah pulang bermain, terkadang sembuh sendiri. Visus menurun (-),nyeri mata (-),sekret kotor (-),fotofobia (-),febris (-),trauma (-). RPD RPK Kebiasaan Riw pengobatan Px. Oftalmologi : asthma (+) sejak usia 6 tahun, TB (-), ISPA berulang (-) : ibu pasien menderita asthma. : bermain seusai sekolah. : (-) : Visus ODS 6/6, Konjungtiva tarsal superior ODS

hiperemis (+), Cobble stone (+), Injeksi


konjungtiva ODS (+)

Resume

Menghindari daerah berangin kencang dengan Pemeriksaan kerokan konjungtiva

Rencana diagnostik

Menggunakan kaca mata saat untuk mengurangi pewarnaan Giemsa selbermain eosinofil, granula kontakbebas dengan alergen di udaradan terbuka. eosinofilik, basofil granula Kompres dingin di daerah mata. basofilik bebas Pengganti air mata (artifisial). Selain bermanfaat untuk cuci mata juga berfungsi protektif karena membantu

Terapi Non Medikamentosa

Terapi Medikamentosa

menghalau alergen. Cetirizine syrup 1 x C 1 Menghindari tindakan menggosok-gosok Sodium chromoglycate 4% 3 mata x gtt1 dengan ODS tangan atau jari tangan, karena telah terbukti dapat
merangsang pembebasan mekanis dari mediator-mediator sel mast.

Quo ad vitam Quo ad functionam

: ad bonam : ad bonam

Quo ad sanationam

: ad bonam

Konjungtivitis vernal adalah konjungtivitis akibat reaksi hipersensitivitas tipe I (IgE and cell-mediated

immune) yang mengenai kedua mata dan bersifat


rekuren. Konjungtivitis vernal merupakan salah satu bentuk dari konjungtivitis alergi.

Konjungtivitis vernal mengenai pasien muda antara 3-25 tahun dan lebih banyak laki-laki. Pada laki-laki biasanya mulai pada usia dibawah 10 tahun. Konjungtivitis vernal biasanya

berlangsung selama 5-10 tahun. Konjungtivitis vernal sering


terjadi pada musim panas serta musim semi dan penderita konjungtivitis ini sering menunjukkan gejala alergi terhadap tepung sari rumput-rumputan. Kurang lebih sepertiga dari

pasien berhubungan dengan atopi dan dua pertiga memiliki


riwayat atopi dalam keluarga. Sebagian pasien mengalami asma dan eksema pada masa infant.

Jenis Konjungtivitis Vernal


Bentuk limbal - Ras kulit hitam

Bentuk palpebra

- hipertrofi papil pada limbus Trantas dot (degenerasi epitel kornea atau eosinofil dibagian epitel limbus kornea) - pannus dengan sedikit eosinofil.

- Konjungtiva tarsalis superior superior (nodul mukoid) dengan - Hipertrofi papil difus - Cobble stone appearance

Campuran

Rasa gatal di mata Lakrimasi Fotofobia Terasa terdapat benda asing

Sensasi terbakar dan sekret gelatin seperti benang


Riwayat alergi di dalam keluarga Papil besar pada konjungtiva tarsalis superior (Tipe palpebral) Trantas dot (Papil dengan bintik-bintik keputihan di daerah limbus) (tipe limbal)

Dapat sembuh sendiri tanpa diobati steroid topikal tetes dan salep mata

kasus sedang dan berat dapat diberikan sodium kromoglikat


dan bermanfaat untuk pencegahan.(2) Vasokonstriktor kompres dingin radiasi atau dilakukan pengangkatan giant papil ulkus antibiotik ; mencegah infeksi sekunder disertai dengan siklopegik

Anak perempuan 9 tahun mata merah, gatal dan terasa mengganjal di kelopak mata pandangan mata kabur (-)

Konjungtivitis Vernal

Kumat-kumatan Dirasakan setelah pasien pulang bermain. Alergi debu (+)

Konjungtivitis Vernal
hipertropi papiler, cobble stone appearance (+) injeksi konjungtiva (+)

Tipe Palpebra

Menghindari daerah berangin kencang Menggunakan kaca mata saat bermain untuk mengurangi kontak dengan alergen di udara terbuka. Kompres dingin di daerah mata. Pengganti air mata (artifisial). Selain bermanfaat untuk Terapi Terapi Non Medikamentosa Medikamentosa Cetirizine syrup 1 x C 1 karena membantu cuci mata juga berfungsi protektif Sodium chromoglycate 4% 3 x gtt1 ODS menghalau alergen. Menghindari tindakan menggosok-gosok mata dengan tangan atau jari tangan, karena telah terbukti dapat merangsang pembebasan mekanis dari mediator-mediator sel mast.

Quo ad vitam Quo ad functionam

: ad bonam : ad bonam

Quo ad sanationam

: ad bonam