Anda di halaman 1dari 13

BAB II LAPORAN HASIL KUNJUNGAN RUMAH

A. IDENTITAS PASIEN DAN KELUARGA a. Identitas Pasien Nama Jenis kelamin Usia : Ny. Erlina Susanti : Perempuan : 19 tahun

Status Pernikahan : Menikah Alamat : RT 030 / RW 011 Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Agama Suku Bangsa Pendidikan Pekerjaan : Islam : Jawa : SMP : Ibu Rumah Tangga

b. Identitas Kepala Keluarga Nama Jenis Kelamin Umur : Tn. Hendra Dwi Prasetyo : Laki-laki : 23 tahun

Status Pernikahan : Menikah Alamat : RT 030 / RW 011 Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Agama Suku Bangsa Pendidikan Pekerjaan : Islam : Jawa : SMA : Montir

B. PROFIL KELUARGA YANG TINGGAL SATU RUMAH

No

Nama

Keduduk an dalam Keluarga KK Istri KK Anak I

JK

Umur (th)

Pendidikan

Pekerjaan Keterangan

1 2 3

Mudiyono Sulastri Erlina Susanti

L P P

39 36 19

SD SMP SMP

Karyawan Swasta Penjual warung Ibu Rumah Tangga Pelajar Pelajar

Sehat Sehat Sehat

4 5

Dwi Nur Afifah Agus Nurivan

Anak II Anak III

P L

13 7

SMP SD

Sehat Sehat

Mudiyon o

Sulast ri

Hendra

Erlina

Dwi

Agus

Keterangan : : laki-laki

: perempuan

Gambar 1. Pohon Keluarga C. RESUME PENYAKIT DAN PENATALAKSANAAN YANG SUDAH

DILAKUKAN I. ANAMNESIS Anamnesis dilakukan secara autoanamnesis dan alloanamnesis pada tanggal 9 Juli 2013 pukul 14.00 WIB di Rumah Pasien di Desa Menoreh, Kecamatan Salaman. a. Keluhan Utama Pusing sejak 3 minggu yang lalu.

b.

Riwayat Penyakit Sekarang Pasien datang ke praktek Bidan swasta dengan keluhan pusing sejak 3 minggu yang lalu.

Pusing dirasakan disertai dengan lemas. Pasien juga mengeluh tidak nafsu makan sejak sebulan ini. Saat ini pasien sedang dalam usia kehamilan 35 minggu.

Pasien juga mengeluhkan keputihan sejak 1 bulan ini. Keputihan dirasakan agak gatal, berwarna bening kadang putih, tidak kuning atau kehijauan, tidak berbau, tidak terlalu banyak . Pasien setiap hari makan teratur 3xsehari, dengan nasi, tempe dan sayur. BAB 1 kali sehari, konsistensi lunak, berwarna coklat, dan tidak ada darah. BAK 4 kali sehari, berwarna kuning, tidak nyeri serta tidak ada darah. c. Riwayat Penyakit Dahulu Pasien belum pernah merasakan hal yang sama sebelumnya. d. Riwayat Penyakit Keluarga Tidak ada anggota keluarga yang riwayat darah tinggi, kencing manis, sakit jantung, kurang darah dan asma. e. Riwayat Pengobatan Pasien mengaku rutin mengkonsumsi vitamin hamil yang diberikan oleh bidan swasta. f. Riwayat Perkawinan Menikah 1x. Pernikahan pada usia 24 tahun.. Sudah menikah selama 10 tahun. g. Riwayat Haid Menarche pada usia 13 tahun, haid teratur, banyaknya 3-4 pembalut perhari, siklus 28 hari, lama haid 5-6 hari, nyeri saat haid tidak ada. HPHT UK TP h. Riwayat KB Tidak memakai KB i. Riwayat Kehamilan dan Persalinan: G1P0A0 : 15 November 2013 : 35 minggu : 22 Agustus 2013

II.

PEMERIKSAAN FISIK : Tampak sakit ringan : Compos mentis : 110/70 mmHg : 72 x/menit : 36,50 C : 22x/menit TB : 155 cm BB : 55 kg BMI : 22,89

Dilakukan tanggal 9 Juli 2013 pukul 15.00 WIB di Rumah Pasien Keadaan umum Kesadaran a. Tanda vital Tekanan darah Nadi Suhu Pernapasan

b. Status Generalis Kepala : Normocephali Mata : Konjungtiva anemis (+/+), sklera ikterik (-/-) Telinga : Normotia, benjolan (-), oedem (-), nyeri tekan (-) Hidung : Normosepti, sekret (-), deviasi septum (-) Bibir : pucat (-), sianosis (-) Tenggorok : T1-T1, faring hiperemis (-), granulasi (-), nyeri telan (-) Leher : Trakhea di tengah, pembesaran KGB (-/-)

Thoraks : Paru - paru - Inspeksi : Bentuk dada normal, simetris, gerak thoraks pada pernafasan simetris, sama tinggi, tidak ada bagian yang tertinggal, retraksi (-/-) - Palpasi : Gerak nafas simetris, sama tinggi, tidak ada bagian yang tertinggal, vokal fremitus simetris, sama kuat Perkusi : Kedua hemitoraks berbunyi sonor, batas paru hepar tidak dapat dinilai, peranjakan paru tidak dapat dinilai - Auskultasi : Suara napas vesikuler, rhonci (-/-), wheezing (-/-) Jantung

- Inspeksi : Bentuk dada normal, simetris, iktus kordis terlihat pada ICS V 2 cm lateral dari garis mid klavikularis kiri - Palpasi : Iktus cordis teraba di ics V 2 cm lateral dari garis mid klavikularis kiri - Perkusi : Tidak ada nyeri ketuk, batas jantung kanan pada garis sternalis kiri setinggi ics IV, batas paru lambung sekitar ics VI, batas jantung kiri setinggi ics V 2 cm garis midklavikularis kiri, batas atas jantung kiri setinggi ics III pada garis sternalis kiri - Auskultasi : Bunyi jantung I-II reguler, murmur (-), gallop (-) Abdomen Dbn, BU (+) 2x/menit

Ekstremitas - Inspeksi : Bentuk normal simetris, sianosis (-/-), edema (-/-) - Palpasi : Suhu hangat, edema (-/-) c. Pemeriksaan Dalam Vaginal toucher : tidak dilakukan

III.

PEMERIKSAAN LABORATORIUM DAN PENUNJANG

Hb : 9 g/dL Ht : 37 % Leukosit : 6700 uL Trombosit : 275.000 uL IV. V. DIAGNOSIS KERJA G1P0A0 Usia kehamilan 35 minggu dengan anemia Fluor albus RENCANA PENATALAKSANAAN

o Medikamentosa : Tablet Fe Tablet kalsium

o Nonmedikamentosa :

VI.

Pemeriksaan kehamilan secara berkala Hindari aktivitas yang berlebih Pola makan dengan gizi seimbang Rencana partus normal

HASIL PENATALAKSANAAN MEDIS

Pasien sudah memiliki KMS. Faktor pendukung :

Pasien rajin kontrol ke bidan Faktor penghambat: Indikator keberhasilan Adanya kartu KMS ibu a. No. 1. Tabel Permasalahan Pada Pasien Tabel 3. Tabel Permasalahan Pada Pasien Risiko & masalah kesehatan Anemia Edukasi mengenai kontrol secara rutin, meminum obat secara rutin, dan makan 2. Fluor Albus makanan bergizi dan teratur Edukasi tentang kebersihan alat genital, mengganti celana dalam 2-3x sehari, membersihkan alat genital dengan sabun tiap selesai BAK dan BAB, membersihkan alat genital dengan rebusan air sirih. Pasien dan keluarga Pasien dan keluarga Rencana pembinaan Sasaran

b. a.

Identifikasi Fungsi Keluarga Fungsi Biologis

Dari wawancara dengan penderita diperoleh keterangan bahwa saat ini adalah kehamilan pertama pasien dan baru kali ini pasien anemia dan keputihan. b. Fungsi Psikologis Penderita tinggal bersama suami, kedua orang taunya dan kedua adiknya. Hubungan antara penderita dengan keluarga baik. Penderita tidak bekerja, sedangkan suaminya bekerja sebagai montir di bengkel. Pasien mempunyai kepribadian yang cukup terbuka dan ramah terhadap orang lain, serta memiliki hubungan yang baik dengan tetangga sekitarnya.

c.

Fungsi Ekonomi Biaya kebutuhan sehari-hari pasien dipenuhi oleh suaminya. Pendapatan perbulan

adalah Rp. 1.800.000. Uang tersebut dipakai untuk kebutuhan rumah tangga seperti listrik dan makan. Pasien mempunyai kartu Jampersal. d. e. Fungsi Pendidikan Penderita bersekolah sampai kelas 3 SMP. Fungsi Religius Penderita menganut agama Islam, penderita dan keluarga rajin menjalankan ibadah agama secara rutin (sholat dan mengaji). Penerapan nilai agama dalam keluarga cukup baik. f. Fungsi Sosial dan Budaya Penderita dan keluarga tinggal di Desa Menoreh. Penderita dan keluarga dapat diterima dengan baik di lingkungan rumahnya. Komunikasi dengan tetangga baik. Keluarga penderita aktif dalam kegiatan di lingkungan seperti pernah menjadi anggota kader dan pengajian yang rutin dilakukan seminggu sekali. c. Pola Konsumsi Penderita Frekuensi makan rata-rata 3x sehari. Penderita biasanya makan di rumah. Jenis

makanan dalam keluarga ini kurang bervariasi. Variasi makanan sebagai berikut : nasi, lauk (tahu, tempe, telur), sayur (kangkung, bayam, dll), air minum (air putih dan teh). Pasien jarang mengkonsumsi ayam, daging atau ikan. Air minum berasal dari air sumur galian yang dimasak sendiri. d. a. Identifikasi Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Faktor Perilaku

Penderita seorang ibu rumah tangga yang kadang membantu ibunya yang bekerja sebagai penjual di warung di rumahnya. b. Faktor Lingkungan Tinggal dalam lingkungan yang tidak padat penduduk, dimana kebersihan di dalam rumah baik. Pencahayaan di dalam rumah cukup dan sirkulasi udara berjalan lancar. Sumber air minum berasal dari PAM dan dimasak sebelum diminum. Buang air besar menggunakan jamban leher angsa di wc sendiri dalam rumah yang langsung dibuang ke septic tank. Untuk pembuangan limbah, dibuang ke got dan mengalir ke saluran kota, dan tersedianya tempat pembuangan sampah di luar rumah. c. Faktor Sarana pelayanan kesehatan Terdapat Puskesmas Salaman yang berjarak < 5 km. d. Faktor keturunan e. a. Identifikasi Lingkungan Rumah Gambaran Lingkungan Rumah Rumah pasien terletak di Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, dengan ukuran rumah 7 x 12 m2, bentuk bangunan 1 lantai. Rumah tersebut ditempati oleh 6 orang. Secara umum gambaran rumah terdiri dari 3 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang makan, 1 kamar mandi, dan 1 dapur di bagian belakang rumah. Rumah mempunyai langit-langit, memiliki dinding tembok, dan lantai seluruhnya dari keramik. Penerangan dalam rumah dan kamar cukup sehingga rumah cukup terang dan tidak terasa lembab. Ventilasi dan jendela yang memadai, yaitu dengan luas > 10 % dan selalu dibuka. Cahaya matahari masuk lewat pintu dan jendela. Tata letak barang di rumah cukup rapi. Sumber air bersih dari sumur pompa listrik untuk minum maupun cuci dan masak. Air minum dimasak sendiri. Fasilitas MCK terdapat kamar mandi yang menggunakan jamban berleher angsa dan sudah memiliki septic tank yang berjarak lebih dari 10 m dari sumber air minum. Kebersihan dapur cukup, tidak ada lubang asap dapur, namun asap dapur langsung mengarah ke jendela. Pembuangan air limbah ke saluran limbah kota dan saluran limbah mengalir lancar. Tidak ada tempat pembuangan sampah, sampah dibuang di kebun sebelah rumah yang kemudian dibakar. Jalan di depan rumah lebarnya 6 meter terbuat dari aspal. Kebersihan lingkungan di sekitar rumah cukup.

RUANG TAMU KAMAAR TIDUR 1 KAMAR MANDI SUMUR RUANG KELUARGA RUANG MAKAN DAPUR

WARUNG KAMAR TIDUR 2 KAMAR TIDUR 3

SPAL

Gambar 3. Denah Rumah f. a. Diagnosis Fungsi Keluarga Fungsi Biologis Dari hasil wawancara. b. Fungsi Psikologis c. Hubungan pasien dengan keluarga terjalin baik Hubungan sosial dengan tetangga dan kerabat baik.

Fungsi Ekonomi dan Pemenuhan Kebutuhan Kesan sosial ekonomi cukup dilihat dari pendapatan suami yaitu Rp. 1.800.000,- per

bulan.

d.

Fungsi Religius dan Sosial Budaya Termasuk keluarga yang taat beragama. Hubungan keluarga dan pasien dengan

tetangga baik, komunikasi berjalan dengan lancar. Tidak terdapat keterbatasan hubungan antara pasien dan masyarakat.

e.

Faktor Perilaku Pasien tinggal di rumah yang pencahayaannya baik dan ventilasi udara di rumah baik

sehingga sirkulasi udara baik. Lantai kedap air sehingga kebersihan terjaga serta tidak banyak debu. f. Faktor Non Perilaku Sarana pelayanan kesehatan di sekitar rumah sangat dekat. Jarak antara rumah pasien dengan puskesmas < 10 km. g. Diagram Realita Yang Ada Pada Keluarga

GENETIK

Ibu tidak ada riwayat komplikasi kehamilan

YANKES Puskesmas Bidan

STATUS KESEHATAN

LINGKUNGA N Pencahayaan baik

PERILAKU

Ventilasi baik Lantai kedap air

Gambar 3. Diagram Realita

h.

Pembinaan Dan Hasil Kegiatan

Tabel 4. Pembinaan dan Hasil Kegiatan

Tanggal 9 Juli 2013

Kegiatan yang dilakukan a. Melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik kepada pasien di Rumah Pasien di Desa Menoreh b. Mengamati keadaan kesehatan rumah dan lingkungan sekitar c. Memberikan penjelasan kepada pasien dan keluarga pasien mengenai pentingnya ANC pada kehamilan dan rencana dilakukannya persalinan dengan sectio caesarea, serta komplikasinya. d. Edukasi untuk menggunakan KB setelah melahirkan.

Keluarga

Hasil Kegiatan

yang terlibat Pasien Mendapatkan diagnosis kerja pasien

Pasien dan keluarga

Pasien dan suami pasien dapat memahami penjelasan yang diberikan dan diharapkan dapat merubah pola hidup

Pasien dan suami setuju untuk menggunakan KB setelah melahirkan

i. a.

Kesimpulan Pembinaan Keluarga Tingkat pemahaman : Pemahaman terhadap pembinaan yang dilakukan cukup baik.

b.

Faktor pendukung : Penderita dan keluarga dapat memahami dan menangkap penjelasan yang diberikan tentang antenatal care dan pola hidup sehat untuk ibu hamil. Keluarga yang kooperatif dan adanya keinginan untuk hidup sehat

c.

Faktor penyulit : -

d.

Indikator keberhasilan : pasien mengetahui risiko kehamilan dan persalinan pada kehamilan dengan anemia.