Anda di halaman 1dari 2

pengertian dan kegunaan safe mode

Apa itu Safe Mode ? Safe Mode adalah cara untuk sistem operasi Windows untuk menjalankan dengan file sistem minimum yang diperlukan. Ia menggunakan display driver VGA generik, bukan driver khusus vendor, yang berarti Anda mungkin akan bekerja dengan hanya 16 warna dalam resolusi 640x480. Safe Mode juga mematikan semua driver pihak ketiga untuk peripheral lainnya seperti mouse, keyboard, printer, dan scanner. Dalam Safe Mode dasar, jaringan file dan setting tidak dimuat, berarti Anda tidak akan dapat terhubung ke Internet atau komputer lain pada jaringan. Jadi mengapa saya pernah ingin boot dalam Safe Mode? Nah, itu pertanyaan yang bagus. Kadang-kadang, Windows tidak dapat sepenuhnya memuat setelah kecelakaan yang tak terduga dan satu-satunya cara untuk mendapatkan komputer untuk boot adalah dengan menggunakan Safe Mode. Setelah Anda telah sukses di-boot komputer dalam Safe Mode, Anda dapat menjalankan program disk utilitas untuk memperbaiki file rusak atau direktori pada hard drive. Anda juga dapat reboot ke Safe Mode untuk melihat tampilan Anda saat Anda mendapatkan "Sync Out of Range" pesan di layar Anda. Mungkin juga ada saat-saat ketika komputer Anda berkinerja lambat dan menjadi lambat mengganggu. Booting ke Safe Mode akan memungkinkan Anda untuk mendiagnosa masalah dan menentukan file mana yang memperlambat komputer. Saat memanggil dukungan teknis, dukungan orang akan meminta Anda untuk boot ke Safe Mode untuk memulai pemecahan masalah,. Untuk boot Windows komputer ke dalam Safe Mode tahan tombol F8 ketika komputer memulai. Kemudian pilih Safe Mode dari daftar opsi boot. Cara Masuk ke Safe Mode Salah satu cara yang dapat digunakan di hampir semua sistem windows termasuk windows Vista adalah dengan menekan tombol F8 ketika windows sedang booting ( atau ketika komputer mulai menyala dan tampil informasi Memory / hardware ). Setelah itu akan tampil beberapa menu pilihan booting komputer, seperti berikut : Beberapa penjelasan dari Advande Options Menu Selain menu untuk memilih Safe mode, ada berbagai menu lainnya yang bisa dipilih. Berikut beberapa penjelasan menu-menu tersebut : Safe Mode, opsi ini berarti windows akan berjalan hanya menggunakan minimal file dan driver termasuk juga software-softwarenya. Safe Mode with Networking, opsi ini seperti safe mode ditambah dengan driver sehingga kita bisa memanfaatkan Jaringan ( Networking) Safe Mode with Command Prompt, sama seperti safe mode hanya saja program Command Prompt / MS-DOS Prompt ( cmd.exe) akan langsung aktif ( bukannya explorer)

Enable Boot Logging, windows akan membuat file Ntbtlog.txt, ketika start up dan informasi start up tersebut akan disimpan di file tersebut. File ini biasanya disimpan di sistem root, misalnya drive C: Enable VGA Mode. Windows akan berjalan dengan tampilan mode minimal misalnya 640480 atau 800600. Biasa digunakan untuk memeriksa kerusakan atau error [driver] VGA (tampilan grafik windows). Last Known Good Configuration, menjalankan windows menggunakan informasi registry yang telah disimpan ketika terakhir shutdown. Gunakan jika kita salah mengubah konfigurasi sistem, atau ketika windows gagal masuk ke tampilan utama.

Beberapa manfaat Safe Mode Uninstall software yang sebelumnya menyebabkan komputer hang, error dan sebagainya. Kadang setelah di install program tertentu windows bermasalah, maka jika tidak bisa di uninstall melalui mode biasa gunakan Safe Mode. Menonaktifkan aplikasi atau program tertentu. Untuk memudahkan setelah masuk ke Safe Mode, bisa menggunakan aplikasi Autoruns yang bisa diperoleh gratis dari SysInternals. Teknik ini juga bisa dimanfaatkan untuk memeriksa loading komputer yang lambat. Jika tidak ada Autoruns, bisa mengetikkan MSCONFIG di menu Run, untuk menjalankan Sistem Configuration Utility, jika sudah tampil dipilih melalui tab Startup. Memeriksa permasalahan dengan tampilan grafik windows (VGA). Ketika tampilan windows bermasalah, bisa di cek dengan memilih Enable VGA Mode, jika berhasil dan tidak melihat masalah, kemungkinan masalah di driver VGA. Menghapus file/virus yang tidak bisa melalui mode biasa. Sebagian antivirus masih bisa dijalankan di safe mode, dan bisa dicoba scan melalui safe mode. Kadang virus tidak berjalan di safe mode, meski banyak juga yg bisa berjalan/atif meski di Safe Mode. Menjalankan System Restore jika sebelumnya diaktifkan, sehingga kondisi sistem bisa dikembalikan ke keadaan sebelumnya. Menjalankan berbagai fitur dari Control Panel, Administrative tools dan sebagainya. Membuka Registry Editor, baik untuk memeriksa maupun untuk mengedit sebagian isinya. Safe Mode merupakan fitur standard Windows dan terkadang cukup bermanfaat untuk beberapa masalah seperti diatas, walaupun terkadang seperi virus juga bisa aktif didalam mode ini, sehingga menggunakan safe mode saja tidak cukup.

Anda mungkin juga menyukai