Anda di halaman 1dari 36
Genitalia Wanita II
Genitalia Wanita II
Bethy S Hernowo
Bethy S Hernowo
OVARIUM
OVARIUM
KISTA NON-NEOPLASTIK Kista folikuler dan kista luteal  - Kista2 ini sering ditemukan , ukuran 1-8cm
KISTA NON-NEOPLASTIK
Kista folikuler dan kista luteal
- Kista2 ini sering ditemukan , ukuran 1-8cm
dilapisi oleh sel; lutein dan sel folikel
- bila kista pecah menyebabkan reaksi
peritoneal dan nyeri
POLYCYSTIC OVARIAN SYNDROME ( The Stein-Leventhal syndrome) Terjadi pd wanita muda   Disertai oligomenorhoe, infertilitas,
POLYCYSTIC OVARIAN SYNDROME
( The Stein-Leventhal syndrome)
Terjadi pd wanita muda
Disertai oligomenorhoe, infertilitas,
hirsutism, obesitas, anovulasi persistent
dan kistik fibrosis ovarium.
Memproduksi androgen, perubahan
androgen menjadi estrogen meningkat,
produksi gonadotropin meningkat .
Ovarium besar , putih dan mempunyai
kista2 berdiameter 0,5-1 cm.
TUMOR (klasifikasi WHO)
TUMOR (klasifikasi WHO)
Tumor-tumor ovarium merupakan  neoplasma yang sering terjadi pada wanita dan berasal dari epitel permukaan ,
Tumor-tumor ovarium merupakan
neoplasma yang sering terjadi pada
wanita dan berasal dari epitel permukaan ,
sel germinal atau sex-cord stroma.
6% dari seluruh tumor ganas pada wanita
adalah berasal dari ovarium .
Faktor risiko adalah nuliparitas dan
keturunan.
Tumor-tumor dari epitel permukaan
Tumor-tumor dari epitel permukaan
Tumor serosa( Cystadenoma serosum) Jenis yang sering ditemukan   Kista dilapisi epitel torak, bersilia dan
Tumor serosa( Cystadenoma serosum)
Jenis yang sering ditemukan
Kista dilapisi epitel torak, bersilia dan berisi
cairan serosa (jernih)
60% jinak, 25% ganas dan borderline 15%
Besar tumor sampai ø 40 cm.
Kista jinak berdinding tipis dan mengkilat
Kista ganas ( cystadenocarcinoma serosum)
sering tumbuh papilifer, nodul, invasi ke pb drh.
Tumor serosa…… ..
Tumor serosa…… ..
20% dari yg jinak, 30% borderline, 60%  ganas dapat terjadi bilateral. Jinak epitel yang melapisi
20% dari yg jinak, 30% borderline, 60%
ganas dapat terjadi bilateral.
Jinak
epitel yang melapisi kista selapis
torak, bersilia kadang2 papila kecil.
Ganas
epitel yg melapisi berlapis ,
papilifer , sel atipik dan menginvasi
stroma.
Borderline
epitel atipia dan bgn solid
, stroma invasi tdk ada.
Tumor musinosum (Cystadenoma mucinosum) 80% tumor jinak, 5-10% ganas   Masa kistik besar , multilokuler
Tumor musinosum
(Cystadenoma mucinosum)
80% tumor jinak, 5-10% ganas
Masa kistik besar , multilokuler berisi
cairan gelatin, kental.
5% tumor jinak dan 20% carcinoma
terjadi bilateral.
Kista dilapisi epitel torak dan goblet.
Pada cystadenocarcinoma gambaran
papilifer sering terjadi, sel atipia dan
invasi ke kapsel.
Tumor musinosum….
Tumor musinosum….
Tumor borderline terdapat atipia tetapi  tidak invasif.  Tumor ganas dan borderline dapat menyebabkan pertumbuhan
Tumor borderline terdapat atipia tetapi
tidak invasif.
Tumor ganas dan borderline dapat
menyebabkan pertumbuhan di peritoneum
secara multipel membentuk
pseudomyxoma peritonei
Tumor endometroid
Tumor endometroid
20% dari seluruh tumor ganas ovarium   Mirip dengan gambaran kelenjar endometrium  15-30% endometroid
20% dari seluruh tumor ganas ovarium
Mirip dengan gambaran kelenjar
endometrium
15-30% endometroid carcinoma terjadi jg
endometrial carcinoma.
40 % bilateral .
Makroskopis berupa masa kistik dan solid
(kombinasi)
Tumor Brenner’s
Tumor Brenner’s
Tumor kecil, solid ditandai dengan stroma  fibrosa padat dan kelompokan2 sel transitional seperti pada tr.
Tumor kecil, solid ditandai dengan stroma
fibrosa padat dan kelompokan2 sel
transitional seperti pada tr. Urinarius.
Seringkali terdapat pada dinding kista
musinosum
Seringkali unilateral dan bersifat jinak.
Perjalanan klinis dari tumor2 epitel permukaan Seluruh tumor2 yang besar mempunyai  gejala yang sama :
Perjalanan klinis dari tumor2 epitel
permukaan
Seluruh tumor2 yang besar mempunyai
gejala yang sama :
Nyeri perut, pembesaran perut, keluhan
GI dan tr urinarius.
Tumor jinak dapat direseksi dan sembuh.
Tumor ganas apabila menginvasi kapsel
dan tumbuh pada peritoneum
menyebabkan ascites. Prognosa buruk.
Metastase ke ovarium,kgb dan organ lain.
Tumor sel germinal (Germ cell tumors)
Tumor sel germinal
(Germ cell tumors)
Terdapat 15-20% dari seluruh tumor  ovarium. Sama dengan tumor germinal pada pria  dan berasal
Terdapat 15-20% dari seluruh tumor
ovarium.
Sama dengan tumor germinal pada pria
dan berasal dari sel tutipotensial shg
dapat membentuk/ berdiferensiasi mjd 3
lapis sel
TERATOMAS
TERATOMAS
Dibagi menjadi : 1. Mature (benign)  2. Immature ( malignant)  3. Monodermal (specialized) 
Dibagi menjadi :
1. Mature (benign)
2. Immature ( malignant)
3. Monodermal (specialized)
MATURE (BENIGN ) TERATOMA
MATURE (BENIGN ) TERATOMA
Kebanyakan kistik, kecil, disebut sebagai kista  dermoid ( dermoid cyst)  Dilapisi oleh epitel kulit
Kebanyakan kistik, kecil, disebut sebagai kista
dermoid ( dermoid cyst)
Dilapisi oleh epitel kulit dengan adnexanya juga
kelj sebasea dan sudorifera serta folikel rambut.
10-15% bilateral dan secara histologi ditemukan
berbagai struktur : rambut, gigi, tulang,
kartilago jaringan tiroid dll.
Klinis jinak dan 1% dpt mjd ganas berasal dari
salah satu komponen biasanya mjd squamous
carcinoma.
IMMATURE (MALIGNANT) TERATOMAS Terdapat element embrional yang berasal  dari 3 lapis germinal . Terjadi pada
IMMATURE (MALIGNANT)
TERATOMAS
Terdapat element embrional yang berasal
dari 3 lapis germinal .
Terjadi pada wanita dewasa muda.
Makros. Tumor besar dan solid disertai
area nekrosis dan perdarahan
Mikros. Terdapat berbagai jaringan imatur
kartilago, saraf, kelenjar, otot dan
neuroepithelium.
Tumbuh cepat dan metastase luas.
MONODERMAL/SPECIALIZED TERATOMA Tumor ini mengandung satu unsur  jaringan.  Yang sering adalah STRUMA OVARII yang
MONODERMAL/SPECIALIZED
TERATOMA
Tumor ini mengandung satu unsur
jaringan.
Yang sering adalah STRUMA OVARII yang
terdiri atas jaringan tiroid matur.
Contoh lain adalah OVARIAN CARCINOID
yang sama dengan carcinoid di organ lain.
DYSGERMINOMA
DYSGERMINOMA
Sama dengan testicular seminoma.   Tumor ini jarang dan mengenai anak2 jg pada dekade 2-3.
Sama dengan testicular seminoma.
Tumor ini jarang dan mengenai anak2 jg
pada dekade 2-3.
80-90% unilateral.
Tumor solid , kekuningan dan fleshy.
Terdiri atas sel2 vesikuler tersusun
berlapis dipisah septa tipis jar ikat.
Tumor bersifat ganas. Radiosensitif dan
chemosensitif . Prognosis relatif baik.
ENDODERMAL SINUS TUMOR
ENDODERMAL SINUS TUMOR
Berasal dari sel embryonal carcinoma  multipotensial yang membentuk struktur yolk sac. Mikr. Terdiri atas rongga2
Berasal dari sel embryonal carcinoma
multipotensial yang membentuk struktur yolk
sac.
Mikr. Terdiri atas rongga2 kistik yang
membentuk struktur papilifer dikelilingi oleh
epitel immatur(glomeruloid). Ditengahnya terdpt
pb drh.
Droplet hyalin extra dan intrasel ditemukan.
Alpha fetoprotein positif
Tumor mengenai wanita muda dan tumbuh
sangat cepat.
CHORIOCARCINOMA
CHORIOCARCINOMA
Tumbuh pada ovarium dari perkembangan  teratogen sel germinal.  Dapat bersama dengan tumor germinal lainnya
Tumbuh pada ovarium dari perkembangan
teratogen sel germinal.
Dapat bersama dengan tumor germinal
lainnya
Identik dengan tumor yg berasal dari
plasenta. HCG +
Tumor ini sangat ganas, metastase luas
dan resisten kemoterapi.
SEX-CORD STROMAL TUMORS
SEX-CORD STROMAL TUMORS
Berasal dari sex cord dari embryonic  gonad atau dari stroma ovarium.  Tumor ini fungsional
Berasal dari sex cord dari embryonic
gonad atau dari stroma ovarium.
Tumor ini fungsional dan menimbulkan
efek feminin.
Tumor2 kelompok ini adalah
Granulosa-theca cell tumor
Fibromas
Sertoli-Leidig cell tumors
GRANULOSA-THECA CELL TUMORS
GRANULOSA-THECA CELL TUMORS
Terdiri atas sel 2 granulosa dan theca.  2/3 terjadi pada posmenopause  Unilateral dan solid.
Terdiri atas sel 2 granulosa dan theca.
2/3 terjadi pada posmenopause
Unilateral dan solid. Warna putih kekuningan.
Menghasilkan estrogen shg dpt menyebabkan
perkembangan sex precox ,hiperplasia
endometrium dan endometrial carcinoma.
Seluruh granulosa cell tumor berpotensi ganas
(5-25%), tumbuh lambat, 10ysr 85%.
Thecoma bersifat jinak.
FIBROMAS
FIBROMAS
Jenis tumor solid yang sering pada  ovarium.  Unilateral, solid, keras, warna abu2 putih .
Jenis tumor solid yang sering pada
ovarium.
Unilateral, solid, keras, warna abu2 putih
.
Terdiri atas fibroblast yang berdiferensiasi
baik.
Kadang2 disertai hydrotorax ( kanan) dan
ascites membentuk Meig’s syndrome
SERTOLI-LEIDIG CELL TUMORS
SERTOLI-LEIDIG CELL TUMORS
Seperti sel pada testis dan sering  menghasilkan maskulinisasi atau defeminisasi. Unilateral   Mikr. terdapat
Seperti sel pada testis dan sering
menghasilkan maskulinisasi atau
defeminisasi.
Unilateral
Mikr. terdapat bentuk tubulus2 seperti sel
sertoli atau sel Leidig yang dipisah oleh
stroma.
TUMOR METASTATIK
TUMOR METASTATIK
 Tumor ganas payudara dan abdomen seringkali bermetastase ke ovarium  Tumor KRUKENBERG adalah metastase tumor
Tumor ganas payudara dan abdomen
seringkali bermetastase ke ovarium
Tumor KRUKENBERG adalah metastase
tumor ke ovarium (biasanya bilateral)
yang berasal dari GI tract terutama
gaster.
Gestational and Placental disorders Inflamasi dan infeksi plasenta  Terjadi 2 cara : Melalui saluran lahir
Gestational and Placental disorders
Inflamasi dan infeksi plasenta
Terjadi 2 cara :
Melalui saluran lahir dan
hematogen(infeksi transplasental)
Kehamilan ektopik
Terjadi 90% pada tuba, (ovarium dan
abdomen jarang)
Predisposisi PID dan salpingitis khronis
Kehamilan ektopik… ..
Kehamilan ektopik… ..
50% terjadi pada tuba normal.  Kehamilan tuba dapat menyebabkan :   Perdarahan intra tuba
50% terjadi pada tuba normal.
Kehamilan tuba dapat menyebabkan :
Perdarahan intra tuba membentuk
hematosalpinx
Ruptur tuba dengan perdarahan
intraperitoneal
Regresi spontan dg resorpsi produk konsepsi
Masuk kedalam rongga abdomen (tubal
abortion)
Kehamilan ektopik… ..
Kehamilan ektopik… ..
Ruptur tuba merupakan keadaan  emergensi ditandai dg acute abdomen dan syok. HCG meningkat  
Ruptur tuba merupakan keadaan
emergensi ditandai dg acute abdomen dan
syok.
HCG meningkat
Pada biopsi endometrium terdapat reaksi
decidua dan tidak ditemukan villi
khorealis.
TOXEMIA GRAVIDARUM
TOXEMIA GRAVIDARUM
Hipertensi, proteinuria, dan edema  (preeklampsi).  Eklampsi adalah bentuk yang berat disertai adanya kejang dan
Hipertensi, proteinuria, dan edema
(preeklampsi).
Eklampsi adalah bentuk yang berat
disertai adanya kejang dan koma.
Keadaan ini terjadi pada 6% kehamilan
dalam trimester akhir dan sering pada
primipara.
GESTATIONAL TROPHOBLASTIC DISEASE (GTD) Merupakan tumor-tumor yang berpotensi  ganas ditandai dengan adanya proliferasi sel-sel trofoblas
GESTATIONAL TROPHOBLASTIC
DISEASE (GTD)
Merupakan tumor-tumor yang berpotensi
ganas ditandai dengan adanya proliferasi
sel-sel trofoblas
Kelainan ini terdiri atas ;
Mola hidatidosa komplit dan partial
(hydatidiform mole)
Mola infasif (Invasive mole)
Choriocarcinoma
Mola Hidatidosa
Mola Hidatidosa
Ditandai dengan villi yang udematous  disertai proliferasi sel-sel trofoblas. Merupakan prekursor Choriocarcinoma  Mola terjadi
Ditandai dengan villi yang udematous
disertai proliferasi sel-sel trofoblas.
Merupakan prekursor Choriocarcinoma
Mola terjadi pada kehamilan 4-5 bln
dengan perdarahan pervaginam.
Terdapat 2 tipe mola yaitu mola komplit
dan mola partial. Kedua tipe ini dapat
dibedakan secara histologis, sitogenetik
dan flowcytometry.
MH komplit dan MH partial Gambaran Mola Komplit Mola Partial Karyotipe 46,XX(46,XY) Triploid Edema villi Prolif.
MH komplit dan MH partial
Gambaran
Mola Komplit
Mola Partial
Karyotipe
46,XX(46,XY)
Triploid
Edema villi
Prolif. Trofoblas
Seluruh villi
Difus,
Beberapa villi
Setempat, focal
disekeliling villi
Atipia
Serum HCG
Terdapat
Meningkat
Tidak ada
Sdktmeningkat
HCG jaringan
++++
+
Perangai
2% chorio ca.
Chorio ca.jrg
MOLA INVASIF
MOLA INVASIF
Mola yang berpenetrasi sampai kadang2  menembus dinding uterus. Ditandai denganproliferasi sito dan sinsitio  trofoblas.
Mola yang berpenetrasi sampai kadang2
menembus dinding uterus.
Ditandai denganproliferasi sito dan sinsitio
trofoblas.
Tidak bermetastase.
Dihubungkan dengan peningkatan kadar
HCG yg menetap debgan luteinisasi
ovarium.
Respon baik thd kemoterapi.
CHORIOCARCINOMA
CHORIOCARCINOMA
 Tumor ganas yang terdapat pada 1 diantara 20 – 30 ribu kehamilan di USA. Lebih
Tumor ganas yang terdapat pada 1
diantara 20 – 30 ribu kehamilan di USA.
Lebih sering di Asia dan negara Afrika.
50% tumbuh pd mola, 25% pd abortus
sebelumnya,22% kehamilan normal,
sisanya pada kehamilan ektopik.
Makr. Tumor besar, lunak, dengan area
nekrosis dan perdarahan
Chorio… ..
Chorio… ..
Mikr. Terdiri atas proliferasi sel2 sito dan  sintitiotrofoblas. Menembus endometrium, pembuluh darah dan limfatik serta
Mikr. Terdiri atas proliferasi sel2 sito dan
sintitiotrofoblas. Menembus endometrium,
pembuluh darah dan limfatik serta dapat
bermetastase ke paru-paru, sum2 tlg,hepar dan
organ lainnya.
Klinis. Terdapat perdarahan pervaginamyang
mungkin biasa terjadi pd kehamilan normal,
setelah abortus dan setelah kuretase.
Sangat sensitif thd kemoterapi dan dapat
sembuh walaupun sudah metastase.
PLACENTAL SITE TROPHOBLASTIC TUMOR Tumor ini jarang dan terdiri atas sel-sel  intermediate trofoblas. Sel intermediate
PLACENTAL SITE TROPHOBLASTIC
TUMOR
Tumor ini jarang dan terdiri atas sel-sel
intermediate trofoblas.
Sel intermediate trofoblas lebih besar dari
sitotrofoblas.
Sitotrofoblas tidak ada dan kadar HCG rendah.
Kebanyakan hanya lokal invasif.
Bentuk ganas ditentukan dg adanya mitosis
banyak ,nekrosis luas dan penyebaran lokal.
10% dapat bermetastase dan death.