Anda di halaman 1dari 16

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Penelitian Sebelumnya Tengku Ahmad Riza,(2012) Di komplek Pasir Jati, terdapat layanan akses internet, sehingga kebutuhan seperti chatting, browsing, dan lain sebagainya dapat dinikmati setiap saat. Namun dalam layanan akses internet ini, tidak ada yang memonitor siapa saja yang melakukan akses hotspot dan masuk ke jaringan RT/RWnet ini. Untuk mengatasi kekurangan ini maka dibutuhkan pembatasan hak akses pengguna layanan internet dengan cara melakukan otorisasi dan autentikasi. Dengan adanya sistem keamanan seperti proses autentikasi ini, kekurangan pada keamanan pemakaian akses internet dapat teratasi, sehingga pemakai internet yang tidak terautentikasi atau yang tidak terdaftar pada sistem tidak dapat menggunakan layanan ini. Tabel 1.Persamaan Dan Perbedaan Penelitian Sebelum dan Penelitian Sekarang
No. Peneliti Tahun Lokasi Penelitian Variabel yang Diukur Model Analisis Program yang diusulkan 1 Tengku Ahmad Reza 2012 Komplek pasir jati Autentikasi Mikrotik RouterOSTM 2 Edward Buaran 2013 Autentikasi dan Filtering Mac Address Experimental Mikrotik RouterOSTM

2.2 Hotspot Hotspot adalah point koneksi untuk jaringan Wi-Fi, yang biasanya berbentuk sebuah kotak kecil berisi perangkat 802.11 untuk berkomunikasi dengan perangkat 802.11 pada komputer pemakai. Jadi secara umum dapat diartikan HotSpot merupakan tempat Access point berada. Access Point adalah peralatan LAN yang menghubungkan peralatan nirkabel dengan jaringan LAN. Contoh kasarnya adalah BTS yang digunakan untuk memberi sinyal buat handphone (HP), sedangakan untuk WiFi sendiri, contohnya adalah Ethernet. WiFi (Wireless Fidelity) WiFi atau Wireless Fidelity merupakan sebutan untuk standar jaringan atau network tanpa kabel (nirkabel) dengan menggunakan Frekuensi Radio yang sering dikenal dengan RF (Radio Frequency). Di mana pada awalnya Wi-Fi hanya ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel (jaringan tanpa kabel) dan LAN (Local Area Network), namun pada saat ini WiFi lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. 2.3 Voucher Voucher adalah bukti bahwa namanya yang tertera di voucher tersebut memiliki hak untuk mendapat service tertentu sesuai dengan yang tertera, dalam waktu dan tempat yang telah ditentukan.

2.4 Autentikasi Authentication atau autentikasi adalah proses verifikasi identitas dari seorang anggota yang memberikan suatu data, dan integritas dari data tersebut, Puspita,(2009). Autentikasi merupakan proses dalam rangka validasi user pada saat memasuki sistem. Nama dan password dari user dicek melalui proses yang mengecek langsung ke daftar mereka yang diberikan hak untuk memasuki sistem tersebut. Sifat mengetahui bahwa data yang diterima adalah sama dengan data yang dikirim dan bahwa pengirim yang mengklaim adalah benar-benar pengirim sebenarnya, Puspita,(2009). Autentikasi adalah berhubungan dengan identifikasi, baik secara kesatuan sistem maupun informasi itu sendiri. Dua pihak yang saling berkomunikasi harus saling memperkenalkan diri. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus di autentikasi keaslian, isi datanya, waktu pengiriman, dan lain-lain, Puspita,( 2009). Autentikasi disebut sebagai langkah untuk menentukan atau mengonfirmasi bahwa seseorang (sesuatu) adalah autentik atau asli. Melakukan autentikasi terhadap sebuah objek adalah melakukan konfirmasi terhadap kebenarannya. Sedangkan melakukan autentikasi terhadap seseorang biasanya adalah untuk memverifikasi identitasnya. Pada suatu sistem komputer, autentikasi biasanya terjadi pada saat login atau permintaan akses, Puspita,(2009). Selain itu autentikasi juga merupakan salah satu dari banyak metode yang digunakan untuk menyediakan bukti bahwa dokumen tertentu yang diterima secara

elektronik benar-benar datang dari orang yang bersangkutan dan tak berubah caranya adalah dengan mengirimkan suatu kode tertentu melaui e-mail dan kemudian pemilik email mengulang email tersebut atau mengetikan kode yang telah dikirimkan. Autentikasi server berfungsi untuk mengenali user yang berintegrasi ke jaringan dan memuat semua informasi dari user tersebut, dalam praktek biasanya autentikasi server mempunyai backup yang berfungsi untuk menjaga jika server itu ada masalah sehingga jaringan dan pelayanan tidak terganggu. Dalam aplikasi web dibutuhkan mekanisme yang dapat melindungi data dari pengguna yang tidak berhak mengaksesnya, misalnya sebuah situs web yang berisikan foto-foto keluarga dan hanya dapat diakses sesama anggota keluarga. Mekanisme ini dapat

diimplementasikan dalam bentuk sebuah proses login yang biasanya terdiri dari tiga buah tahapan, yaitu: identifikasi, otentikasi dan otorisasi. Proses otentifikasi pada prinsipnya berfungsi sebagai kesempatan pengguna dan pemberi layanan dalam proses pengaksesan resource. Pihak pengguna harus mampu memberikan informasi yang dibutuhkan pemberi layanan untuk berhak mendapatkan resource-nya. Sedang pihak pemberi layanan harus mampu menjamin bahwa pihak yang tidak berhak tidak akan dapat mengakses resource ini (Puspita, 2009).

2.5 Mac Address MAC Address (Media Access Control Address) adalah sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan data-link dalam tujuh lapisan model OSI, yang merepresentasikan sebuah node tertentu dalam jaringan. Dalam sebuah jaringan

10

berbasis Ethernet, MAC address merupakan alamat yang unik yang memiliki panjang 48-bit (6 byte) yang mengidentifikasikan sebuah komputer, interface dalam sebuah router, atau node lainnya dalam jaringan. MAC Address juga sering disebut sebagai Ethernet address, physical address, atau hardware address. MAC Address mengizinkan perangkat-perangkat dalam jaringan agar dapat berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh, dalam sebuah jaringan berbasis teknologi Ethernet, setiap header dalam frame Ethernet mengandung informasi mengenai MAC address dari komputer sumber (source) dan MAC address dari komputer tujuan (destination). Beberapa perangkat, seperti halnya bridge dan switch Layer-2 akan melihat pada informasi MAC address dari komputer sumber dari setiap frame yang ia terima dan menggunakan informasi MAC address ini untuk membuat tabel routing internal secara dinamis. Perangkat -perangkat tersebut pun kemudian menggunakan tabel yang baru dibuat itu untuk meneruskan frame yang ia terima ke sebuah port atau segmen jaringan tertentu di mana komputer atau node yang memiliki MAC address tujuan berada. Dalam sebuah komputer, MAC address ditetapkan ke sebuah kartu jaringan (network interface card/NIC) yang digunakan untuk menghubungkan komputer yang bersangkutan ke jaringan. MAC Address umumnya tidak dapat diubah karena telah dimasukkan ke dalam ROM. Beberapa kartu jaringan menyediakan utilitas yang mengizinkan pengguna untuk mengubah MAC address, meski hal ini kurang disarankan. Jika dalam sebuah jaringan terdapat dua kartu jaringan yang memiliki MAC address yang sama, maka akan terjadi konflik alamat dan komputer pun tidak

11

dapat saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya. Beberapa kartu jaringan, seperti halnya kartu Token Ring mengharuskan pengguna untuk mengatur MAC address (tidak dimasukkan ke dalam ROM), sebelum dapat digunakan.

2.6 Filtering Definisi filter atau pengertian penyaring. Dalam bahasa Inggrisnya adalah filter, dalam bahasa Yunaninya adalah filtum sedangkan dalam bahasa Belandanya adalah vilt yang berarti sejenis kulit atau penyaring. Semua bahan atau alat (kulit, kertas, batu berlubang) yang berfungsi untuk memisahkan sesuatu komponen tertentu.

2.7 Filtering Mac Address Filttering MAC Address merupakan metoda filtering untuk membatasi hak akses dari MAC Address yang bersangkutan. MAC filter fungsinya untuk menseleksi komputer mana yang boleh masuk kedalam jaringan berdasarkan MAC Address. Bila tidak terdaftar, tidak akan bisa masuk ke jaringan. MAC filter Address akan membatasi user dalam mengakses jaringan wireless. Alamat MAC dari perangkat komputer user akan didaftarkan terlebih dahulu agar bisa terkoneksi dengan jaringan wireless.

2.8 IP Address IP Address (Internet Protocol Address) adalah metode pengalamatan pada jaringan komputer dengan memberikan sederetan angka pada komputer (host), router

12

atau peralatan jaringan. IP address bukan diberikan kepada komputer (host) atau router, melainkan pada interface jaringan dari host atau router. Jika sebuah host memiliki 2 (dua) interface jaringan maka host menggunakan dua buah IP Address sebagai alamat. Angka yang digunakan adalah bilangan biner (bilangan yang hanya mengenal angka 1 dan 0). Pengalamatan IP Address komputer diatur secara logika oleh merupakan pengalamatan jaringan, Rendra

Admnistrator

Towidjojo,(2012:13). Baik komputer atau host yang berada dalam jaringan harus menggunakan IP Address yang unik yaitu tidak boleh ada dua host yang memiliki IP Address yang sama dalam satu broadcast domain. Karena nomor IP address merupakan alamat atau pengenal bagi host dalam jaringan, maka pengiriman data akan kacau jika terdapat dua komputer yang memiliki alamat yang sama.

2.9

Mikrotik Router OS Mikrotik Router OS adalah sistem operasi yang di rancang khusus untuk

network router, Herlambang,(2008:19). Produk Mikrotik berupa RouterBoard yang berbentuk seperti Hardware Router pada umumnya dan berupa Router OS yang di instal ke sebuah PC. Kehandalan Mikrotik sudah terbukti dan tidak diragukan lagi, baik dari segi keamanan atau proteksinya maupun kemudahan dalam mengunakan. Sebab, hampir semua ISP bisa dipastikan mengenal dan mengunakan Mikrotik dalam layanan kepada pelanggan

13

maupun dalam melakukan Manajemen Network serta Mikrotik mampu melejit sebagai Router masa depan yang sangat handal. Sehingga ISP, router dan bandwith manajemen mengunakan Mikrotik.

2.10 Jaringan Komputer Jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling menggunakan Oetomo,(2003:1). sehingga dapat berbagi data, informasi, program aplikasi, dan perangkat keras seperti printer, scanner, CD-Drive ataupun harddisk, serta memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Berdasarkan luas area yang dicakup, jaringan terbagi atas 3 tipe, yaitu : 1. LAN (Local Area Network) adalah suatu jaringan yang terbatas pada daerah yang relative lebih kecil. LAN terbatas pada daerah geografi tertentu, seperti laboratorium, sekolah, kantor, atau gedung (Wagito, 2005 : 9). protokol komunikasi melalui media komunikasi, Dharma

Gambar 1. Local Area Network (LAN)

14

2.

MAN (Metropolitan Area Network) meliputi area geografi yang lebih luas, seperti suatu kota. Interkoneksi jaringan dalam area geografi yang lebih luas, informasi dapat disebarkan secara mudah melalui jaringan. MAN suatu komputer di kantor cabang dapat berhubungan dengan server komputer yang terdapat pada kantor pusat melalui jaringan telepon, kabel koaksial atau komunikasi tanpa kabel (Wagito, 2005 : 10).

Gambar 2. Metropolitan Area Network (MAN) 3. WAN (Wide Area Networks) adalah jaringan sudah menggunakan sarana satelit ataupun kabel bawah laut (Taufik Ur Rahman, 2009 : 1 ). WAN merupakan jaringan komputer yang meliputi area geografi yang lebih luas lagi, meliputi suatu negara atau dunia. WAN digunakan untuk menghubungkan banyak LAN yang secara geografis terpisah, dengan menggunakan media komunikasi.

15

Gambar 3. Wide Area Network (WAN)

2.11 Topologi Jaringan Menurut MADCOMS (2010 : 4), topologi jaringan merupakan gambaran pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, meliputi komputer server, komputer klien, hub atau switch, pengkabelan dan komponen jaringan lain. Topologi akan mempengaruhi tingkat efektivitas kinerja jaringan. Dalam jaringan ada beberapa topologi yang dapat diterapkan, namun bentuk yang utama adalah Topologi Bus, Topologi Ring dan Toplogi Star. 1. Topologi bus merupakan topologi yang menghubungkan semua terminal ke satu jalur komunikasi yang kedua ujungnya ditutup terminator. Terminator adalah Konektor yang digunakan dalam sistem jaringan topologi BUS.

16

Gambar 4. Topologi BUS Keuntungan topologi bus yaitu mudah menghubungkan komputer serta peralatan lainnya pada kabel bus, kabel yang dibutuhkan tidak banyak, dan setiap komputer dapat saling berhubungan secara langsung. Kerugian topologi bus yaitu, jika salah satu sambungan dalam bus linier putus, maka seluruh jaringan tidak akan bekerja, selain itu dibutuhkan terminator pada dua ujung kabel utama, dan sulit untuk mengidentifikasi kesalahan jika seluruh jaringan tidak bekerja. 2. Topologi ring yaitu komputer dan peralatan lainnya dihubungkan pada suatu kabel utama sedemikian, sehingga kabel utama membentuk suatu ring. Ujungujung dari kabel utama saling dihubungkan, sehingga membentuk lingkaran tak terputus.

17

Gambar 5. Topologi Ring Keuntungan topologi ring yaitu, jika salah satu peralatan rusak, maka tidak akan mengganggu kerja jaringan karena ssetiap peralatan tidak dihubungkan langsung tetapi melewati bus. Kerugian topologi ring yaitu, transfer data menjadi lambat bila data yang dikirim melalui banyak komputer. 3. Topologi Star yaitu seluruh komputer dan peralatan lain terhubung secara langsung pada sebuah terminal pusat (hub/switch) yang mengatur dan mengendalikan semua kegiatan komunikasi data. Data pada jaringan yang menggunakan topologi star selalu melintasi terminal pusat (hub/switch) sebelum melanjutkan ke tujuan akhirnya.

18

Gambar 6. Topologi Star Keuntungan topologi star yaitu mudah dalam instalasi serta pengkabelan, tidak ada gangguan dalam jaringan, pada saat memasang peralatan ataupun melepas peralatan, mudah untuk mendeteksi kesalahan, dan mudah untuk melepas peralatan. Kerugian topologi star yaitu, membutuhkan kabel yang cukup panjang, jika hub atau switch rusak, maka fungsi jaringan tidak akan bekerja, dan investasi cukup mahal karena membutuhkan peralatan hub atau switch.

2.12 WLAN (Wireless Local Area Network) Wireless LAN atau WLAN (Wireless Local Area Network) di mana hubungan antar terminal atau komputer seperti pengiriman dan penerimaan data dilakukan

19

melalui udara dengan menggunakan teknologi gelombang radio (RF), Gunadi Dwi Hantoro,(2009:1). Secara umum teknologi Wireless LAN hampir sama dengan teknologi jaringan komputer yang menggunakan kabel (Wire LAN atau Local Area Network). Teknologi Wireless LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan

menerima data yang tentunya mengurangi kebutuhan atau ketergantungan hubungan melalui kabel. Akibat pengguna mempunyai mobilitas atau fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau lokasi. Teknologi Wireless LAN juga memungkinkan untuk membentuk jaringan komputer yang mungkin tidak dapat dijangkau oleh jaringan komputer yang menggunakan kabel.

2.13 Manfaat Jaringan Komputer Manfaat jaringan komputer bagi pengguna dapat di kelompokkan menjadi dua, yaitu untuk kebutuhan perusahaan dan jaringan untuk umum (Syafrizal, 2005 : 14). 1. Manfaat Jaringan pada Suatu Perusahaan a. Resource sharing , dapat menggunakan sumber daya yang secara bersamasama. Misalnya seorang pengguna yang berada di 100 Km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut dan seolah olah data tersebut berada di dekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi masalah jarak. b. High reliability (keandalan tinggi) yang diperoleh karena tersedianya sumber daya alternatif. Misalnya, semua file dapat disalin ke semua mesin

20

sehingga bila salah satu mesin mati, maka file tetap dapat diakses dari mesin lain yang aktif. c. Saving Money (menghemat uang), komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga atau kinerja yang lebih baik dibanding dengan komputer yang besar. Komputer mainframe memiliki kecepatan sekitar 10 kali lipat kecepatan komputer pribadi, namun harga mainframe 10 kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidak seimbangan rasio harga atau kinerja inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi. 2. Manfaat Jaringan untuk Umum Jaringan komputer akan memberikan layanan yang berbeda kepada pengguna di rumah-rumah dibandingkan dengan layanan yang diberikan pada perusahaan.
Terdapat 3 poin penting yang mejadi daya tarik jaringan komputer pada sebuah personal yaitu :

a.

Access ke informasi yang berada di tempat lain, seperti akses berita terkini, info e-goverment, e-commerce atau e-business, semuanya up to date.

b.

Komunikasi person to person yang berupa e-mail, chatting, dan video conferene.

c.

Hiburan interaktif, seperti nonton acara tv on-line, radio streaming, download film, dan lagu.

21

2.14 Internet Internet adalah hubungan (koneksi) satu komputer ke komputer lainnya diseluruh dunia melalui server dan router terdedikasi. Ketika dua komputer terhubung lewat internet, mereka bisa saling kirim dan terima informasi seperti teks, grapik (gambar), suara, video dan program komputer berupa software dan aplikasi. Internet tidak dimiliki oleh siapapun, namun sejumlah organisasi penyedia diseluruh dunia berkolaborasi untuk meningkatkan dan menghadirkan fungsi internet juga mengurusi perkembangannya. 2.15 Kerangaka Pikir
OPERATOR

PEMBERIAN VOUCHER BERUPA NAME USER DAN PASSWORD KONFIGURASI MAC ADDRESS

AKSES INTERNET

Gambar 7. Kerangka Pikir Jaringan Hotspot