Anda di halaman 1dari 5

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Kemajuan di bidang teknologi jaringan komputer sangat luar biasa, baik menyangkut piranti perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software).

Banyak cara yang digunakan untuk membuat komunikasi semakin mudah, salah satu perubahan paling menonjol pada teknologi komunikasi jaringan komputer adalah penggunaan teknologi wireless. Salah satu cara mengakses internet adalah dengan menggunakan wireless, namun sistem keamanan jaringan wireless yang digunakan tergolong lemah sehingga mudah bagi siapapun menggunakan fasilitas tersebut walaupun tidak memiliki hak akses, Ahmad Reza Zamzamy,(2011). Teknologi wireless yang biasa diterapkan pada jaringan komputer biasa disebut jaringan wireless lokal area network (WLAN). WLAN adalah salah satu jaringan area local tanpa kabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Kemudahan-kemudahan yang terdapat pada teknologi ini, menjadi pemicu digunakannya teknologi WLAN pada jaringan komputer sebagai media untuk terhubung ke internet. Salah satu penerapan teknologi pada jaringan WLAN adalah hotspot.

Hotspot adalah point koneksi untuk jaringan Wi-Fi, yang biasanya berbentuk sebuah kotak kecil berisi perangkat 802.11 untuk berkomunikasi dengan perangkat 802.11 pada komputer pemakai. Jadi secara umum dapat diartikan HotSpot merupakan tempat Access point berada. Penggunaan teknologi hotspot mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya area hotspot yang dipasang pada tempat-tempat umum oleh pihak internet service provider, seperti cafe, mall, pertokoan, kampus, dan lain-lain. Tetapi tidak semua tempat mampu memberikan pelayanan hotspot gratis. Ada tempat yang mengambil kebijakan untuk memberikan pelayanan prabayar kepada pengguna area bersinyal dalam menalangi biaya leased line ke Internet. Namun dalam penerapanya pengguna hotspot harus melakukan Autentikasi atau proses

verifikasi identitas dari seorang anggota terlebih dahulu dengan memasukkan user name dan password. Sistem keamanan jaringan hotspot untuk hal ini merupakan perancangan yang sudah pernah ada yakni oleh, Tengku Ahmad Riza,(2012). Autentikasi dan monitoring user menggunakan chillispot dan radius pada wireless, yang sebelumnya sistem ini mengacu pada penggunaan radius sebagai autentikasi untuk dapat mengakses jaringan hotspot. Namun dalam hal ini terdapat beberapa kelemahan, seperti penggunaan user name dan password yang dapat digunakan oleh banyak pengguna, dan operator yang harus menunggu transaksi prabayar setelah pengguna jaringan hotspot selesai melakukan akses ke internet.

Untuk mengatasi hal tersebut peneliti membuat Perancangan Hotspot dengan Sistem Autentikasi Voucher menggunakan Filtering Mac Address agar dapat

membantu pengelolah hotspot prabayar dalam melakukan transaksi prabayar, hanya dengan memberikan voucher dan menentukan sekian jam pemakaian internet pada pengguna hotspot tersebut, serta metode filtering mac address untuk keamanan user name dan password nya, dimana filtering MAC Address berfungsi menseleksi komputer mana yang boleh masuk kedalam jaringan berdasarkan MAC Address dari komputer pengguna. sehingga user name dan password pada jaringan hotspot hanya dapat digunakan oleh satu pengguna.

1.2 1.

Batasan Masalah Penelitian ini difokuskan untuk Perancangan Hotspot Dengan Sistem Autentikasi Voucher Menggunakan Filtering Mac Address

2.

Penelitian ini difokuskan pada perancangan dan kordinasi antara user name serta password dengan mac address pada peranti hotspot.

1.3

Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan, maka permasalahan yang dapat

dirumuskan adalah Bagaiman merancang hotspot dengan Sistem Autentikasi Voucher menggunakan Filtering Mac Addres untuk keamanan user name dan password pada jaringan hotspot?.

1.4

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian dalam proposal skripsi ini adalah : 1. Merancang jaringan hotspot dengan sistem Autentikasi voucher menggunakan Filtering Mac Address yang dapat memberi solusi terhadap kenyamanan dalam menggunakan akses internet melalui jaringan hotspot. 2. Merancang jaringan hotspot dengan sistem Autentikasi voucher menggunakan Filtering Mac Address agar dapat meningkatkan keamanan bagi penyedia layanan jaringan hotspot.

1.5

Manfaat Penelitian Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut

A.

Segi Keilmuan 1. Sebagai referensi tambahan bagi mahasiswa dalam melakukan penelitian selanjutnya demi mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang Keamanan Jaringan Hotspot dan Admnistrasi Jaringan Hotspot. 2. Sebagai bentuk penelitian terapan dalam mengembangkan teknologi jaringan hotspot demi meningkatkan kemampuan akademis 3. Memberikan pengetahuan tentang cara membuat perancangan hotspot dengan sistem Autentikasi voucher menggunakan Filtering Mac Address.

B.

Segi Terapan 1. Memudahkan dalam monitoring suatu jaringan hotspot dengan tanpa adanya operator yang menunggu pengguna selesai melakukan akses ke internet. 2. Memberikan keamanan agar tidak terjadinya penggunaan user name dan password lebih dari satu pengguna.