Anda di halaman 1dari 2

The key Attribute Busa adalah internal insulator yang baik.

Atribut penting adalah hasil yang langsung dari konduktifitas termal dalam gelembung berisi busa gas. Sebagai hasil, kita bisa mendapatkan manfaat dari review dari aliran properti. Untuk gas monoatomik tak larut, konduktifitas termal (kT) dengan persamaan :

Volume per waktu tidak lebih besar dari kecepatan molekul rata-rata (v). untuk gas monoatomik, kecepatan dipengaruhi temperatur, sedangkan T dengan perhitungan energi kinetik :

Dimana :

m = masa molekul KB = Konstanta boltzman

Energi per volum untuk produk dengan konsentrasi C dan kapasotas panas molar v mengikuti persamaan :

Dimana :

P = tekanan

Ada dua batasan masalah untukvalidasi gelembung dengan ukuran besar dan kecil. Untuk gelembung dengan ukuran yang besar dibatasi oleh rata-rata jalur kosong (), dimana pergerakan molekul gas sebelum beradu dengan molekul gas yang lainnya. Rata-rata dari merupakan relasi volum per mol :

Dimana :

= diameter molekul V = volume gelembung n = jumlah molekul gas dalam gelembung.

Penyelesaian untuk dpat dilihat pada persamaan berikut :

Variasi konduktifitas termal dipengaruhi oleh ukuran molekul dan berat ekivalen. Dengan variasi ini kita dapat menghitung seberapa besar kekurangan busa CO 2 dibandingakan busa freon. Dengan gelembung besar ini memiliki turunan yang lebih dramatis dibandingkan gelembung kecil. Dan untuk gelembung kecil memakai persamaan :

Dimana :

d = diameter gelembung

Dengan catatan turunan hasil dari persamaan sebelumnya. Dimana k T merupakan invers akar pangkat dua dari berat molekul untuk kedua jenis gelembung. Hal yang lebih penting adalah konduktifitas termal independen dengan suhu di dalam gelembung kecil. Sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa insulasi busa freon lebih baik karena memiliki gelembung-gelembung kecil atau memiliki tekanan gas yang rendah. SETTING FINAL SPECIFICATION Untuk menyempurnakan spesifikasi produk, kita harus memutuskan mana yang gelembung besar dan mana yang gelembung kecil. Turunannya dapat dilihat pada Knudsen number (K n) yaitu merupakan rasio rata-rata dan diameter gelembung (d) :

Jika Kn << 1, kita mempunyai collision intermolekul dalam gelembung besar Jika Kn >> 1, kita mempunyai collision dinding molekul Kita inginkan gelembung kecil. Walaupun kita bisa mencoba membuatnya secara mekanik, namun kita akan sulit mendapatkan gelembung dengan ukuran yang lebih kecil dari 1 m. Penyebabnya adalah energi di permukaan yang tinggi, jadi gelembung cendrung berubah ke bentuk yang lain. Proses ini disebut juga Ostwald ripening. Dan kesimpulannya insulasi yang terbaik itu adalah dengan tekanan gas yang sangat rendah. Dan spesifikasi akhir untuk busa yang baru adalah harus mempunyai konduktifitas termal yang tidak tinggi dibandingkan busa freon .