Anda di halaman 1dari 4

Kejahatan Konvensional Ciri ciri : 1. Tidak ada penggunaan TI secara langsung 2.

. Alat bukti : bukti fisik ( terbatas menurut pasal 184 KUHAP ) 3. Pelaku dan korban biasanya berada dalam satu tempat 4. Pelaksanaan penyidikan melibatkan laboratorium komputer 5. Proses penyidikan dilakukan di dunia nyata 6. Tidak ada penanganan komputer sebagai TKP 7. Dalam proses persidangan, keterangan ahli tidak menggunakan ahli TI Jenis :
A. Kejahatan kerah biru (blue collar

Cyber Crime Ciri ciri : 1. Terdapat penggunaan technology informasi 2. Alat bukti digital 3. Pelaksanaan kejahatan : non fisik ( cyberspace ) 4. Proses penyidikan melibatkan laboratorium forensic komputer 5. Sebagian proses penyidikan dilakukan : virtual undercover 6. Penanganan komputer sebagai TKP ( crime scene ) 7. Dalam proses persidangan, keterangan ahli menggunakan ahli TI . Jenis :
A. illegal Contents, yaitu kejahatan

crime) Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan atau tindak kriminal yang dilakukan secara konvensional seperti misalnya perampokkan, pencurian, pembunuhan dan lain-lain. B. Kejahatan kerah putih (white collar crime) Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan, yakni kejahatan korporasi, kejahatan birokrat, malpraktek, dan kejahatan individu.

disitus internet dengan cara memasukan informasi atau pun data ke dalam internet yang berisi informasi yang bersifat tidak etis atau tidak baik dan dianggap dapat melanggara hukum ketertiban umum didalam situs internet yang berakibat kerugian bagi orang lain. Sebagai contohnya adalah pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang dapat menghancurkan martabat atau harga diri seseorang yang ditujukan dari si pembuat, misalnya saja seperti hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan suatu rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah, dan sebagainya. B. Offense against Intellectual Property, yaitu kejahatan yang langsung ditujukan terhadap Hak atas intelektual pihak lain di internet. Misalnya saja peniruan penampilan web page milik orang lain secara ilegal. Sehingga merugikan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. C. Cyber Sabotage and Extortion, kejahatan itu merupakan

kejahatan yang sangat tidak etis dan tidak bertanggung jawab. Kejahatan ini dapat dilakukan dengan membuat gangguan terhadap jaringan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data yang dianggap penting, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu yang berfungsi menghancurkan data maupun sistem komputer yang dituju, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku yang ingin membuat gangguan terhadap komputer maupun data-data orang yang dituju. Kejahatan ini sering disebut sebagai cyberterrorism. yaitu merupakan kejahatan yang paling sangat mengenaskan. D. Data Forgery,kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen e-commerce dengan membuat seolah olah salah ketik yang pada akhirnya menguntungkan pelaku. Kejahatan ini merupakan kejahatan yang dilakukan dengan cara memalsukan data paada dokumen dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless dokumen melalui internet. E. Cracking,yaitu kejahatan yang menggunakan teknologi komputer untuk merusak system keamanan data,biasanya dilakukan untuk tindakan pencurian dan kejahatan ini juga dapat merubah suatu karakter dan properti sebuah program shingga dapat digunakan dan disebarkan bebas. F. Data leakage, yaitu data yang menyangkut pembocoran atau pembobolan data yang penting ke luar dari tempat yang dirahasiakan terutama yang mengenai data penting

yang sangat harus dirahasiakan isi maupun keberadaannya. G. Data diddling, yaitu suatu perbuatan atau pun tindakan yang mengubah data valid atau data yang sah dengan cara tidak benar atau tidak sah,dengan mengubah input data atau output data tersebut. H. Software piracy, yaitu pembajakan software (perangkat lunak) terhadap hak cipta yang dilindungi Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Kebiasaan ini diawali karena mahalnya software resmi yang dijual oleh penjual software kepada masyarakat, karena minimnya masyarakat untuk membeli software resmi maka terciptalah pemikiran seseorang untuk membuat bajakan software asli dengan harga yang murah bahkan gratis. I. Cyber Espionage, Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun datadata pentingnya tersimpan dalam suatu sistem yang computerized.Biasaynya si penyerang menyusupkan sebuah program matamata yang dapat kita sebut sebagai spyware. J. Infringements of Privacy, Kejahatan ini ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM dan sebagainya.

Finda Gunarti Gumara 1187009