Anda di halaman 1dari 6

LAMPIRAN 1 Surat Permintaan Penyidikan Sumber : Pedoman Pelaksanaan Bidang Investigasi (PPBI) Disini penulis sengaja menyamarkan pihak-pihak

yang terkait dikarenakan dokumendokumen di bidang investigasi bersifat rahasia

Kejaksaan Negeri PP Nomor Sifat Lampiran Perihal : B-213/N.3.24/Fd.1/02/2011 : Biasa :: Perhitungan Kerugian Negara PP, 16 Februari 2011 Kepada Yth: Kepala BPKP Wilayah Sumatera Barat Di Padang

Sehubungan dengan Tindak Pidana Korupsi dalam Pengadaan 1 (satu) Unit Mobil Pemadam kebakaran pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kab. DM Tahun Anggaran 2010 berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri PP No. PRINT-54/N.3.24/Fd.1/01/2011 Tanggal 14 Januari 2011, mohon berkenan Bapak untuk membantu menghitung jumlah kerugian Negara dan menunjuk yang akan menjadi ahlinya. Sebagai bahan untuk menghitung kerugian Negara tersebut, bersama ini kami sertakan juga : 1. Kasus Posisi 2. Chart dan Matrik 3. Dokumen yang berhubungan dengan kasus ini 4. Berita Acara Pemeriksaan Saksi-Saksi dan Tersangka

Untuk kecepatan pemberkasan, kiranya hasil perhitungan jumlah kerugian Negara tersebut, sudah kami terima dalam waktu yang tidak terlalu lama. Demikian untuk menjadi maklum, atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

KEPALA KEJAKSAAN NEGERI PULAU PP

NR, SH JAKSA MADYA

LAMPIRAN 2

Surat Tugas : Sumber : Pedoman Pelaksanaan Bidang Investigasi (PPBI) Nomor : S-1372/PW03/5/2011 Lampiran : 1 (satu) lembar Kerugian Keuangan Negara atas Kasus Dugaan TPK Dalam Pengadaan 1 (satu) Unit Mobil Pemadam Kebakaran pada Kantor Satpol PP Kabupaten DM TA 2010 Yth. Kepala Kejaksaaan Negeri PP di PP Menindaklanjuti surat Kepala Kejaksaan Negeri PP Nomor BPerihal : Audit Dalam Rangka Penghitungan 8 Maret 2011

217/N.3.24/Fd.1/02/2011 tanggal 16 Februari 2011 perihal Perkara Dugaan TPK Dalam pengadaan 1 (satu) Unit Mobil Pemadam Kebakaran pada Kantor Satpol PP Kabupaten DM TA 2010, dengan ini kami menugaskan tim untuk melakukan Audit Dalam Rangka Penghitungan Kerugian Keuangan Negara atas kasus dugaan TPK tersebut diatas. Penugasan tersebut direncanakaan selama 20 (dua puluh) hari kerja terhitung mulai tanggal 14 Maret 2011, dengan susunan tim sebagaimana tercantum dalam surat tugas terlampir. Seluruh biaya yang berkaitan dengan penugasan tersebut menjadi beban Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat. Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih. Kepala Perwakilan

Agus Setianto NIP : 195911141980121001

LAMPIRAN 3 Contoh Risalah Hasil Ekspose : Sumber : Pedoman Pelaksanaan Bidang Investigasi (PPBI)

RISALAH HASIL EKSPOSE KASUS DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI KEGIATAN PENGADAAN 1 UNIT MOBIL PEMADAM KEBAKARAN PADA KANTOR SATPOL PP KABUPATEN DM TAHUN ANGGARAN 2010 Hari/Tanggal Tempat Penyaji Peserta : Rabu / 11 Mei 2011 : Kantor Kejaksaan Negeri PP : Tim Audit BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Barat : Penyidik kejari PP dan Tim Audit PKKN Perwakilan BPKP provinsi Sumatera Barat Berdasarkan hasil ekspose telah disepakati hal-hal sebagai berikut : 1. Surat Penawaran atas nama perusahaan rekanan pemenang lelang (CV. BK yang dipinjam oleh Sdr. RH) ditandatangani oleh pihak yang tidak berhak. Hal ini tidak sesuai dengan Keppres 80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah lampiran I Bab II

2. Berita Acara Penelitian Barang Nomor : 027.01/158.A/BAPB/SATPOL PP/2010 tanggal 18 Oktober 2010 dan Berita Acara Serah Terima Barang dan Jasa Nomor : 027.01/158.A/BASTBJ/SATPOL PP/2010 tanggal 18 Oktober 2010 yang keduanya dijadikan dasar melakukan pembayaran 100% kepada rekanan dibuat tidak benar berdasarkan bukti dan fakta berikut : a) Panitia Peneliti dan Pemeriksa Barang Tidak melakukan penelitian dan pemeriksaan terhadap 1 unit mobil pemadam kebakaran karena pada saat itu mobil pemadam kebakaran Karena pada saat itu mobil pemadam kebakaran dimaksud tidak ada di wilayah Kab. DM b) Direktur CV. BK yang menandatangani Berita Acara Penelitian Barang dan Berita Acara Serah Terima Barang dan Jasa, tidak ikut dalam pemeriksaan di lapangan dan menyatakan bahwa tanda tangan yang ada pada kedua dokumen tersebut bukanlah tanda tangannya. Hal tersebut tidak sesuai dengan pasal 4 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 Pasal 132 ayat (1) c) Spesifikasi teknis barang yang diserahterimakan oleh rekanan pelaksanakepada pihak Satpol PP yaitu berupa 1 unit mobil pemadam kebakaran tipe FE 73 HD berbeda dengan spesifikasi yang diperjanjikan dalam kontrak (tipe FE 74 HD) d) Tanggal realisasi serah terima barang tidak sesuai dengan yang diperjanjikan. Sesuai dengan Kontrak Pasal 6 mengenai Sanksi dan Denda ayat (2), maka atas keterlambatan 1 permil perhari atau setinggi tingginya 5% dari nilai kontrak atau sebesar Rp. 34.859.000

Kerugian keuangaan Negara tersebut telah ditindaklanjuti oleh rekanan (CV. BK) pada tanggal 15 Januari 2011 dengan menyeerahkan 1 unit mobil Pemadam Kebakaran dengan spesifikasi/tipe FE 73 HD dalam kondisi baik, baru dan berfungsi. Secara teknis kualifikasi mobil pemadam kebakaran tipe FE 73 HD tersebut berada dibaawah tipe FE 74 HD yang merupakan objek dalam kontrak dengan CV BK dan kami tidak dapat menilai besaran tindak lanjut tersebut karena datanya tidak tersedia Demikian Risalah Hasil Ekspose ini dibuat untuk diperguanakan sebagaimana mestinya