Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Kelas/Semeter Mata Pelajaran Topik Pertemuan ke Alokasi waktu : SMA PGRI

1 Bandung : X/1 : GEOGRAFI : BIOSFER : 5-6 : 3 x 40 JP

A. Kompetensi Inti 1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya Mensyukuri keragaman dan kelimpahan sumber daya alam Indonesia sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

1.2

1.3

1.4

B. Kompetensi Dasar 2.1 Mensyukuri kondisi keragaman flora dan fauna di Indonesia yang melimpah sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa. 2.2 Mensyukuri keragaman dan kelimpahan sumber daya alam Indonesia sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih. 2.3 Menghayati peranan dirinya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang diberi tanggung jawab untuk mengelola dan melestarikan lingkungan alam

2.4 Menunjukkan perilaku peduli terhadap pelestarian dan perlindungan flora dan fauna langka di Indonesia dan dunia. 2.5 Menunjukkan perilaku peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup di Indonesia dan dunia. 2.6 Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya. 2.7 Menganalisis sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan karakteristik ekosistem dan region iklim. 2.8 Mengomunikasikan sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan karakteristik ekosistem dan region iklim dalam bentuk artikel ilmiah, makalah, atau bahan publikasi lainnya. C. Indikator Pencapaian Kompetensi 3.1 Menunjukkan keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan yang dapat berfikir ilmiah dan mampu meneliti tentang lingkungannya. 3.2 Menunujukkan sikap syukur atas penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya. 3.3 Menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab sebagai makhluk yang dapat berfikir ilmiah 3.4 Menunjukkan perilaku responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah yang ditimbulkan oleh dinamika geosfer. 3.5 Mengidentifikasi ruang lingkup persebaran fauna Indonesia 3.6 Mencirikan fauna tiap-tiap region Indonesia 3.7 Menjelaskan penyebab persebaran fauna Indonesia D. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini Anda diharapkan mampu untuk menjelaskan dan menganalisis persebaran flora dan fauna. Adapun hal-hal yang akan adalah: 1. pengertian biosfer, 2. persebaran hewan tumbuhan di muka bumi, 3. persebaran hewan tumbuhan di Indonesia, dan 4. pelestarian hewan dan tumbuhan di Indonesia. dipelajari untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut

E. Materi Ajar

Persebaran flora dan fauna dimuka Indonesia Karakter dan pola persebaran flora dan fauna Indonesia tidak terlepas dari sejarah perkembangan Kepulauan Indonesia. Anda tentu masih ingat bahwa secara geologis dan geomorfologis wilayah Indonesia bagian barat termasuk ke dalam landas kontinen Asia (Paparan Sunda), sedangkan wilayah Indonesia bagian timur termasuk ke dalam landas kontinen Australia (Paparan Sahul). Kondisi ini tentunya membawa pengaruh terhadap karakter flora dan fauna pada wilayah nusantara. Secara umum tipe flora dan fauna Indonesia bagian barat memiliki corak yang hampir sama dengan yang terdapat di Benua Asia, sedangkan di bagian timur bercorak Australia. Adapun kondisi flora dan fauna wilayah Kepulauan Indonesia bagian tengah merupakan peralihan antara kedua wilayah tersebut sering disebut sebagai flora dan fauna asli Indonesia atau dikenal dengan istilah flora dan fauna Kepulauan Wallacea. Batas antara wilayah flora dan fauna Indonesia bagian barat dan tengah adalah Garis Wallace, sedangkan antara bagian tengah dan timur adalah Garis Weber.

1. Persebaran Flora Indonesia Secara umum persebaran flora Indonesia terdiri atas tiga kawasan utama, yaitu flora subregion Indonesia-Malaysia di bagian barat, Kepulauan Wallacea (Sulawesi, Nusa Tenggara, Timor, dan Maluku) di bagian tengah, dan subregion Australia di bagian timur. Jika diperinci, ketiga kawasan tumbuhan tersebut dapat terbagi menjadi empat wilayah, yaitu flora Sumatra-Kalimantan, flora Jawa-Bali, flora Kepulauan Wallacea, dan flora Papua. Jenis-jenis vegetasi yang tersebar di keempat kawasan tersebut terdiri atas vegetasi hutan hujan tropis, hutan musim, hutan pegunungan, sabana tropik, stepa tropik, dan hutan bakau (mangrove). a. Flora Sumatra-Kalimantan Sebagian besar wilayah Sumatra dan Kalimantan merupakan iklim hujan tropis (tropis basah) atau tipe Af menurut system klasifikasi Iklim Koppen, dengan tingkat kelembapan udara dan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun. Selain itu rata-rata suhu udara tahunan senantiasa tinggi. Pada bulan terdinginpun suhu udara masih di atas 18 C. Oleh karena itu, tipe vegetasi yang mendominasi wilayah ini, yaitu hutan hujan tropis dengan variasi spesies (heterogen) dan tingkat kerapatan yang tinggi. Beberapa jenis flora khas daerah Sumatra-Kalimantan ialah kayu meranti (Dipterocarpus), damar, dan berbagai jenis anggrek. Hutan tropis memiliki tingkat kelembapan sangat tinggi, banyak dijumpai jenis lumut, cendawan (jamur), dan pakupakuan. b. Flora Jawa-Bali Kondisi iklim kawasan Pulau Jawa dan Bali bervariasi. Curah hujan dan tingkat kelembapan udara di wilayah ini semakin berkurang ke arah timur. Wilayah Jawa Barat didominasi oleh tipe iklim hutan hujan tropis (Af) dan iklim muson tropis (Am). Semakin ke timur, tipe iklim bergeser ke iklim yang lebih rendah curah hujannya. Akhirnya kita temui beberapa wilayah iklim sabana tropis (Aw), terutama di Pulau Bali. Vegetasi alam

Pulau Jawa dan Bali dapat diklasifikasikan menjadi hutan hujan tropis, hutan muson tropis, sabana tropis, dan hutan bakau. Sebagian besar kawasan hutan hujan tropis tersebar di Jawa Barat, seperti di Ujung Kulon, Cibodas (Bogor), dan Pananjung (Pangandaran). Adapun wilayah utara Pulau Jawa yang memanjang mulai dari Jawa Barat bagian utara, Jawa Tengah sampai Jawa Timur, merupakan kawasan hutan muson tropis (hutan decidous) yang meranggas atau menggugurkan daunnya pada periode musim kemarau panjang. Jenis flora khas hutan muson tropis antara lain pohon Jati. Jenis vegetasi yang mendominasi wilayah Jawa Timur bagian timur dan Pulau Bali adalah sabana tropis. Wilayah-wilayah pegunungan yang cukup tinggi di Jawa maupun Bali ditutupi jenis vegetasi pegunungan, seperti pinus mercussi dan cemara. Sebagaimana wilayah-wilayah pantai tropis lainnya, daerah pantai Pulau Jawa dan Bali umumnya ditutupi oleh vegetasi hutan bakau. c. Flora Kepulauan Wallacea Wilayah Kepulauan Wallacea meliputi pulau-pulau di wilayah Indonesia bagian tengah yang terdiri atas Pulau Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Pulau Timor, dan Kepulauan Maluku. Wilayahwilayah Indonesia bagian tengah memiliki sifat iklim yang lebih kering dengan kelembapan udara lebih rendah dibandingkan dengan wilayah Indonesia lainnya, kecuali di sekitar Kepulauan Maluku. Corak vegetasi yang tersebar di Kepulauan Wallacea antaralain: 1) vegetasi sabana dan stepa tropis di wilayah Nusa Tenggara; 2) vegetasi hutan pegunungan di sekitar Sulawesi; dan 3) vegetasi hutan campuran di wilayah Maluku dengan jenis rempah-rempah, seperti pala, cengkeh, kayu manis, kenari, kayu ebony, dan lontar.

d. Flora Papua Sebagian besar kondisi iklim di wilayah Papua didominasi oleh tipe iklim hujan tropis (Af) sehingga jenis vegetasi yang menutupi kawasan ini adalah hutan hujan tropis. Berbeda dengan wilayah Indonesia bagian barat, vegetasi Papua memiliki corak Australia Utara, dengan flora khas, yaitu eucaliptus. Wilayah pegunungan Jayawijaya ditumbuhi oleh jenis vegetasi pegunungan tinggi, sedangkan di daerah pantai banyak dijumpai vegetasi bakau. 2. Persebaran Fauna Indonesia Pola persebaran fauna Indonesia tidak jauh berbeda dengan pola persebaran tumbuhan, yaitu terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu bagian barat, tengah, dan timur. Sebagian besar corak fauna bagian barat sama dengan corak fauna oriental, sedangkan bagian Timur (Maluku dan Papua) sama dengan corak fauna Australia. Jenis fauna Indonesia bagian tengah sering disebut sebagai fauna khas Indonesia (fauna Kepulauan Wallacea). a. Wilayah Fauna Indonesia Barat

Wilayah fauna Indonesia bagian barat meliputi Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya. Region fauna ini sering disebut wilayah fauna Tanah Sunda. Fauna wilayah Indonesia bagian barat antara lain sebagai berikut. 1) Mamalia, terdiri atas gajah, badak bercula satu, tapir, rusa, banteng, kerbau, monyet, orang utan, macan, tikus, bajing, kijang, kelelawar, landak, babi hutan, kancil, dan kukang. 2) Reptil, terdiri atas buaya, kura-kura, kadal, ular, tokek, biawak, dan bunglon. 3) Burung, terdiri atas burung hantu, elang, jalak, merak, kutilang, serta berbagai macam unggas. 4) Berbagai macam serangga. 5) Berbagai macam ikan air tawar dan pesut (lumba-lumba Sungai Mahakam). b. Wilayah Fauna Indonesia Tengah Wilayah ini disebut fauna Kepulauan Wallacea. Region ini terdiri atas Pulau Sulawesi dan kepulauan di sekitarnya. Kepulauan Nusa Tenggara, Pulau Timor, dan Kepulauan Maluku. Di kawasan ini terdapat hewan khas yang hanya dapat dijumpai di Indonesia, yaitu anoa, babi rusa, dan biawak komodo. Fauna Kepulauan Wallacea, antara lain sebagai berikut. 1) Mamalia, terdiri atas anoa, babi rusa, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, tarsius, monyet seba, kuda, dan sapi. 2) Reptil, terdiri atas biawak, komodo, kura-kura, buaya, ular, dan soa soa. 3) Amfibi, terdiri atas katak pohon, katak terbang, dan katak air. 4) Burung, terdiri atas burung dewata, maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakatua, nuri, merpati, dan angsa. c. Wilayah Fauna Indonesia Timur Wilayah fauna Indonesia Timur atau fauna Tanah Sahul meliputi Papua dan pulau-pulau di sekitarnya. Jenis-jenis hewan yang terdapat di wilayah tanah sahul antara lain sebagai berikut. 1) Mamalia, terdiri atas kanguru, wallaby, nokdiak (landak Irian), opposum layang (pemanjat berkantung), kuskus (kanguru pohon), dan kelelawar. 2) Reptil, terdiri atas buaya, biawak, ular, kadal, dan kura-kura. 3) Amfibi, terdiri atas katak pohon, katak terbang, dan katak air. 4) Burung, terdiri atas nuri, raja udang, cendrawasih, kasuari, dan namundur. 5) Berbagai jenis ikan. 6) Berbagai macam serangga (insecta). Adanya keanekaragaman jenis fauna di Indonesia menjadi kekayaan alam yang harus dilindungi dan dilestarikan keberadaaanya.

F. Alokasi Waktu 3 x 40 JP

G. Pendekatan, Strategi, dan Metode Pmbelajaran

Pendekatan

: Scientific

Strategi Metode

: Diskusi dan Penugasan : Resitasi

H. Kegiatan Pembelajaran Petermuan 5 (1x40) Kegiatan Deskripsi Pendahuluan Memberi salam Menanyakan kesiapan dan kenyamanan belajar siswa Mengabsen siswa Mengulang materi sebelumnya Inti Memaparkan siapa itu Wallace dan teorinya Memutar Vidio tentang fauna dan flora Indonesia Penutup Memberikan waktu bertanya kepada siswa materi mana yang belum jelas Memberikan tugas peta konsep persebaran fauna dan flora Indonesia

Alokasi Waktu 10

25

Pertemuan 6 (2x40) Kegiatan Pendahuluan -

Deskripsi Memberi salam Menanyakan kesiapan dan kenyamanan belajar siswa Mengabsen kehadiran siswa Menanyakan tugas pertemuan sebelumnya

Alokasi Waktu 10

Inti Penutup Menjelaskan dan tanya jawab persebaran flora dan fauna Indonesia Evaluasi materi ajar, siswa ditugaskan menjawab soal yang diberikan Mengklarifikasi materi yang dipresentasikan siswa Memberikan waktu bertanya kepada siswa materi mana yang belum jelas Menugaskan siswa mengisi LKS Persebaran Flora dan Fauna Indonesia

65

I.

Penilaian Hasil Belajar 1. Tes Pilihan Ganda A. Penilaian Proses dan Hasil Belajar 1. Jenis fauna yang termasuk dalam wilayah Selandia Baru adalah .... a. pinguin dan anjing laut b. buaya dan kadal c. kasuari dan koala d. kiwi dan sphenodon e. reptil dan ikan 2. Berikut ini yang termasuk kawasan kerajaan hewan Neotropic adalah .... a. Amerika Selatan, Amerika Tengah, Kepulauan Hindia Barat b. Amerika Tengah, Kepulauan Hindia Barat, Kaledonia baru c. Kepulauan Hindia Barat, Amerika Selatan, Hawaii d. Kepulauan Hindia barat, Amerika Tengah, Melanisia e. Amerika Selatan, Amerika Tengah, Kepulauan Pasifik, Australia 3. Berikut ini yang merupakan hewan khas region Australia adalah .... a. kiwi, platyphus, kanguru, dan wallaby b. kiwi, platyphus, kanguru, dan kuskus c. platyphus, kanguru, wallaby, dan kuskus d. kiwi, kuskus, wallaby, dan platyphus e. komodo, kiwi, platyphus, dan wallaby 4. Wilayah persebaran fauna yang lebih dikenal dengan wilayah vertebrata adalah .... a. Paleartik b. Neotropik c. Oriental d. Neartik e. Selandia Baru

5. Berdasarkan pembagian wilayah biogeografi dunia, fauna yang ada di Indonesia termasuk dalam wilayah .... a. Neotropik b. Paleartik c. Neartik d. Ethiopia e. Oriental 6. Perhatikan daftar fauna berikut ini. 1. Harimau 2. Komodo 3. Anoa 4. Gajah 5. Koala 6. Babirusa

Dari daftar tersebut, yang termasuk ke dalam fauna wilayah Indonesia Tengah adalah .... a. 1,2, dan 3 b. 1,3, dan 5 c. 2,3, dan 6 d. 3,5, dan 6 e. 4,5, dan 6 7. Mamalia di Indonesia yang termasuk kelompok percampuran antara fauna khas Asiatis dan Australis adalah .... a. banteng b. harimau c. orangutan d. kelelawar e. kanguru

8. Salah satu jenis tanaman khas Pulau Sumatra dan Kalimantan adalah kayu .. a. eucalyptus b. meranti c. ebony d. lontar e. jati

9. Buatlah garis pembagi wilayah flora dan fauna menurut Wallace

10. Isilah

nama wilayah fauna dunia

nomornomor dibawah dengan pembagian

Jawaban 1. 2. 3. 4. D A C B 5. 6. 7. 8. E C A B

9. 10. Peta no 1. Neotropik, 2. Ethiopia, 3. Oriental, 4. Penilaian :

Australia, 5. Paleartik dan 6. Neartik

Soal 1 8 diberi poin 1 jika benar Soal 9 diberi poin 2 jika dua garis benar Soal 10 diberi poin 1-6 jika tiap jawabannya tepat

Jumlah Poin Benar + 4 2

J. Sumber dan Media Belajar a. Sumber belajar Geografi 2 Hartono, Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Berbagai Buku Elektronik Sekolah kelas Xi Internet (Google) Youtube

b. Media belajar Papan Tulis Proyektor Video Laptop

Mengetahui, Dosen Luar Biasa

Bandung, Agustus 2013 Guru PLP

Syaiful Rucky, S.Pd

Ade Suryansyah S