Anda di halaman 1dari 6

1

Atasi Radang Lambung (Maag) dengan Memperbaiki Mukosa Lambung Sering kita menjumpai orang yang mengaku sudah terkena maag. Padahal kasus pada gangguan lambung tidak selalu maag. Banyak sebab atau tanda untuk mengatakan orang terkena maag, salah satunya adalah radang lambung. Gastritis atau radang lambung lebih dikenal dengan sebutan penyakit maag. Pada penderita radang lambung atau maag, dijumpai adanya suatu iritasi atau infeksi atau peradangan pada dinding mukosa lambung sehingga dinding lambung menjadi merah, bengkak, berdarah dan berparut atau luka. Selain luka pada dinding lambung, juga luka pada usus 12 jari. Serangan pada lambung sendiri dapat bersifat akut atau kronis. Radang kronis sering terjadi di kalangan orang tua dan penderita anemia fatal. Hal ini sering dapat menimbulkan peradangan di seluruh lapisan dinding lambung. Radang lambung dapat menyerang setiap orang dengan segala usia. Radang lambung dapat menimbulkan pendarahan (hemorrhagic gastritis) sehingga banyak darah yang keluar dan berkumpul di lambung, penderita akan muntah yang mengandung darah yang berwarna cokelat seperti kopi. Pada penderita radang lambung akut, sering mengeluhkan adanya suatu gejala dengan perasaan lambung tak enak, kram perut, indigesti, nafsu makan berkurang, mual dan muntah. Gejala-gejala tersebut akan berlangsung dalam beberapa jam hingga beberapa hari. Sedangkan pada penderita radang lambung kronis mempunyai gejala yang sama atau rasa tak nyaman yang ringan. Sering kali gejala tersebut menjadi samar-samar, seperti tidak toleran terhadap makanan berlemak atau pedas. Bahkan bisa saja bila terjadi serangan ringan akan dapat diatasi dengan makan. Namun demikian secara umum penyakit radang lambung mempunyai beberapa gejala yaitu : Mual dan sering muntah

Perut terasa nyeri, pedih (kembung dan sesak) pada bagian atas perut (ulu hati) Nafsu makan menurun secara drastis, wajah pucat, suhu badan naik, keluar keringat dingin. Sering sendawa terutama bila dalam keadaan lapar Sulit untuk tidur karena gangguan rasa sakit pada daerah perut) Kepala terasa pusing. Dan pada radang lambung dapat terjadi pendarahan.

Faktor penyebab terjadinya radang lambung pada dasarnya adalah mukosa (selaput lendir) lambung yang tipis/rusak sehingga tidak tahan terhadap asam lambung dan pepsin yang berlebihan karena menurunnya kemampuan fungsi mukosa lambung tersebut. Faktor lain yang akan memperparah radang lambung (maag) jika mukosa lambung tidak diperbaiki yaitu : Adanya stres dan tekanan emosional yang berlebihan pada seseorang

Adanya asam lambung dan pepsin yang berlebihan Waktu makan yang tak teratur, sering terlambat makan, atau sering makan berlebihan Terlalu banyak makanan yang pedas, asam, minuman beralkohol Konsumsi obat-obatan tertentu dengan dosis tinggi atau ES iritasi lambung (NSAID)

Makanan Sehat bagi Penderita Maag Maag biasanya menyerang di saat-saat stress meningkat, konsumsi makanan yang tidak teratur, dan mengkonsumsi makanan yang merupakan pantangan bagi penderita maag. Akan tetapi, bukan lagi pantangan jika Anda memiliki mukosa lambung yang sehat dan tebal. Karenanya cukup penting pula bagi Anda untuk mengkonsumsi makanan atau suplemen yang dapat menyehatkan mukosa lambung Anda. Jika Anda dinyatakan positif menderita sakit maag, sebaiknya kenali pula jenis-jenis makanan yang tidak mengganggu maag Anda. Salah satu cara untuk mengurangi maag kambuh lagi, maka makanlah dalam porsi kecil dengan frekuensi yang sering. Misalnya, Anda dapat mengkonsumsi makanan ringan tiap 1 atau 2 jam sekali sebelum atau sesudah makan besar untuk menghindari perut dalam keadaan kosong. Para penderita maag dan radang lambung disarankan untuk mempertimbangkan makanan yang dapat mengurangi serangan nyeri lambung, seperti kentang, pisang, brokoli, kol, dan bubur. Kentang Sumber karbohidrat yang baik dan mampu memberikan rasa kenyang yang cukup lama. Bubur kentang atau jus kentang yang bersifat basa di pagi hari bermanfaat untuk menetralisir asam lambung sebelum Anda menyantap makanan lain. Pisang Masak Mengandung kalium, selain melon, pepaya dan tomat. Kalium yang dikandung dalam buah-buahantersebut bermanfaat menyeimbangkan pH (derajat keasaman) di dalam lambung. Pisang juga mampu memberi rasa kenyang sehingga amat baik dikonsumsi di antara waktu makan. Selain itu, pisang juga kaya akan potasium yang mampu menormalkan peningkatan tekanan darah akibat serangan stres. Brokoli Merupakan sumber kalium dan sulfur yang baik. Sulfur mampu berperan sebagai antioksidan pelindung lapisan dalam kulit lambung. Brokoli juga kaya akan vitamin C yang baik untuk memelihara stamina tubuh. Makanan lain yang mengandung sulfur adalah bawang merah dan bawang putih. Bubur Ayam Bagi penderita sakit maag akut sangat berguna untuk mencegah dan meringankan serangan rasa sakit. Sebaiknya hindari sate jeroan yang sulit dicerna, namun sebagai penambah rasa boleh ditambahkan telur rebus, kecap dan sedikit kerupuk. Lidah Buaya Bermanfaat meredakan panas dalam dan mempercepat penyembuhan luka. Kandungan saponinnya mempunyai kemampuan antiseptik, sedangkan kandungan antrakuinon dan kuinonnya berkhasiat sebagai antibiotik, penghilang rasa sakit dan merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Selain itu, kandungan

mukopolisakarida di dalam lidah buaya juga berguna untuk memulihkan radang, termasuk radang saluran pencernaan dan arthritis. Kol Meski banyak dijauhi karena mengandung gas, banyak ahli kesehatan yang justru memanfaatkan kol untuk mengatasi penyakit maag. Menurut Dr. Michael T. Murray, ahli naturopati dari Bellevue Washington, kol mengandung asam amino glutamin yang dapat meningkatkan aliran darah ke perut, memberikan nutrisi bagi sel dalam lambung, membantu melindungi lapisan perut, dan mengobati luka pada saluran pencernaan. Mengenai konsumsi kol ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda. Permen Karet (bukan utk dimakan) Aktivitas mengunyah bisa merangsang produksi air liur yang bersifat basa sehingga mampu menetralisir asam lambung. Selain itu, bertambahnya produksi air liur juga dapat meningkatkan upaya pembersihan lambung.

Sudahkah Anda Sarapan Pagi Ini ? Mengonsumsi sarapan atau makan pagi tak jarang menjadi rutinitas yang terlupakan di tengah kesibukan menyiapkan aktivitas di pagi hari. Sebelum mengetahui manfaat atau akibat tidak sarapan, mungkin kita perlu mengetahui apa itu makan pagi atau sarapan? Makan pagi atau sarapan merupakan makanan yang dimakan ketika pagi hari sebelum kita beraktifitas, makanan itu terdiri dari makanan pokok serta lauk pauk atau makanan lainnya yang dapat dijadikan sumber energi dan gizi. Jumlah dari makanan yang dimakan ketika sarapan/makan pagi adalah sekitar kurang lebih 1/3 dari makanan sehari. Sarapan sehat sebaiknya mengikuti pola makan seimbang yakni komposisikarbohidrat 60-68 persen, protein 12-15 persen, lemak 20-25 persen, danserat 10-15 gram. Selain itu, porsi sarapan juga minimal mencapai 20 hingga 25 persen dari total jatah kalori selama satu hari. Studi menunjukkan makanantinggi protein dan tinggi karbohidrat bisa membantu memuaskan selera makan, serta bermanfaat meningkatkan asupan vitamin dan mineral bagi tubuh anda. Dengan sarapan, akan menghindarkan Anda dari keadaan perut kosong yang dapat memicu peningkatan sekresi asam lambung. Hal tersebut tentunya akan merugikan Anda penderita maag atau luka pada lambung, yaitu akan timbul rasa nyeri yang mengganggu aktivitas Anda. Sarapan rendah lemak yang sehat akan membuat kenyang hingga waktu makan siang. Sarapan yang baik akan membantu menjaga kestabilan kadar gula darah, sehingga Anda terhindar dari keinginan untuk makan sebatang cokelat atau ngemil donat saat rehat minum kopi sebelum makan siang. Hal tersebut akan membantu program diet menurunkan berat badan Anda, bukan begitu? Manfaat yang kita dapat ketika kita rutin makan pagi atau sarapan adalah;

Membantu untuk mencukupi kebutuhan gizi.

Dapat memelihara ketahanan tubuh, agar kita dapat beraktifitas atau belajar atau bekerja dengan baik. Membantu memusatkan pikiran (konsentrasi) dalam bekerja atau pun belajar.

Sedangkan akibat jika kita tidak rutin makan pagi, adalah;


Badan akan terasa lemah, hal itu disebabkan kekurangan energi atau gizi lain yang diperlukan untuk tenaga. Untuk orang dewasa, performa kerja akan menurun. Jika untuk anak sekolah akan malas dan tidak dapat berpikir dengan baik. Tidak dapat melakukan aktifitas atau pekerjaan Anda dengan baik karena konsentrasi berkurang.

Berikut beberapa tips singkat memilih dan menyiapkan sarapan untuk Anda dan keluarga:

Siapkan menu sarapan sehat & bergizi seimbang. Anda bisa memilih nasi lengkap dengan lauk pauk dan sayur atau sereal dengan susu rendah lemak dilengkapi dengan buah-buahan. Sarapan tidak harus nasi. Sereal, roti, kentang, dan mie bisa menjadi alternatif. Pilih menu sarapan yang praktis dan bervariasi dari berbagai jenis bahan makanan. Susu atau hasil olahannya seperti yogurt sangat dianjurkan. Bisa dilengkapi dengan buah segar atau yang diblender. Pilihan jus jeruk atau jus wortel bisa jadi pilihan. Minum air putih cukup, minimal dua gelas. Untuk anak-anak, sajikan menu yang menarik sekaligus ajak mereka menyiapkan dan menghias sarapan.

Selamat beraktivitas setelah menyantap sarapan Anda hari ini.

Maag Sudah Parah, Perlu Asupan Fucoidan Banyak orang beranggapan, sakit maag bisa reda kalau lambung diisi dengan makanan. Anggapan itu tak sepenuhnya benar. Meskipun telah mengisi lambung dengan makanan, belum tentu nyeri di lambung langsung hilang. Bahkan, kadang-kadang malah bisa bertambah parah. Maag terjadi karena membanjirnya kandungan asam di lambung dan kondisi mukosa lambung yang rusak (daya tahan mukosa lambung lemah). Nah, untuk menanggulanginya sudah tentu harus dengan menurunkan kadar asam itu dan memperbaiki mukosa lambung. Penurunan kadar asam ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat jenis antasida. Obat ini mampu menetralkan asam lambung yang berlebihan sekaligus meredakan rasa nyeri pada lambung. Antasida mengandung campuran garam alumunium, magnesium, dan simetikon. Cara kerjanya, garam alumunium dan magnesium akan mengikat asam lambung sehingga jumlahnya berkurang. Sedangkan kandungan simetikon berfungsi untuk membantu gas yang timbul karena asam lambung keluar dari saluran pencernaan. Sehingga tingkat keasaman (pH) di lambung jadi normal kembali di kisaran 3-4. Saat kadar asam lambung tinggi, ukuran pH di lambung bisa melorot ke angka 1-2. Saat mengkonsumsi antasida tidak boleh dibarengi dengan makanan atau obat-obatan yang lain karena akan mengganggu efektivitas obat antasida sendiri maupun obat lain sehingga tujuan terapi tidak tercapai. Obat ini juga tidak dianjurkan dikonsumsi dalam jangka waktu panjang karena efeknya yang buruk terhadap ginjal. Karena sifat dari antasida yang hanya mengurangi asam, setelah nyeri hilang, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi obat lain guna mengurangi produksi asam lambung yang berlebihan. Obat jenis proton pump inhibitor bisa menjadi rujukan. Obat ini dapat mengontrol produksi asam yang berlebihan di lambung. Nah, jika ternyata maag sudah parah dan terjadi luka pada mukosa yang berfungsi melindungi dinding lambung, Anda perlu obat lain. Para dokter menganjurkan Anda mengonsumsi obat jenis sukralfat. Sukralfat ini merupakan turunan dari glukosa. Sukralfat bekerja dengan menempel pada selaput, sehingga terbentuk semacam lapisan yang berguna melindungi selaput mukosa lambung dari gesekan penyebab iritasi atau luka. Tapi sukralfat ini hanya berfungsi melapisi saja, tidak menyembuhkan luka. Dengan demikian perlu produk lain yang dapat mengatasi masalah gangguan lambung secara menyeluruh. Fucosid yang memiliki kandungan fucoidan dapat menjadi pilihan tepat untuk mengatasi luka (ulkus) pada lambung. Fungsi fucoidan selain melapisi dinding lambung juga bisa memicu percepatan degenerasi sel luka pada lambung sekaligus mematikan bakteri H.pylori dengan memakannya. Jadi bakteri H.pylori akan keluar dari sistem pencernaan maka Anda akan terhindar dari infeksi bakteri tersebut.