Anda di halaman 1dari 1

Sumber: http://ml.scribd.

com/doc/51960143/luka-listrik-forensik Luka akibat petir Petir / lightning adalah muatan listrik statis dalam awan dengan voltase sampai 10 mega volt dan kekuatan arus listrik sampai seratus ribu ampere yang dalam waktu 1/1000 1 detik dilepaskan ke bumi. Seseorang yang disambar petir pada tubuhnya terdapat kelainan yang disebabkan oleh factor arus listrik, factor panas dan factor ledakan Efek listrik akibat sambaran petir ada 3: 1. Current mark / electrik mark / electrik burn. Efek ini termasuk salah satu tanda utama luka listrik (elektrical burn) 2. Aborescent markings. Tanda ini berupa gambaran seperti pohon gundul tanpa daun akibat terjadinya vasodilatasi vena pada kulit korban sebagai reaksi dari persentuhan antara kulit dengan petir. Tanda ini akan hilang sendiri setelah beberapa jam. 3. Magnetisasi. Logam yang terkena sambaran petir akan berubah menjadi magnet. Efek ini juga termasuk salah satu tanda luka listrik(electrical burn). Efek panas akibat sambaran petir ada 2: 1. Luka bakar sampai hangus. Rambut, pakaianm sepatu, bahkan seluruh tubuh korban dapat terbakar atau hangus. 2. Metalisasi. Logam yang dikenakan korban akan meleleh seperti perhiasan dan komponen arloji. Arloji korban akan berhenti dimana tanda ini dapat kita gunakan untuk menentukan saat kematian korban. Efek ini juga termasuk salah satu tanda luka listrik (electrical burn). Efek ledakan: 1. Efek ledakan akibat sambaran petir terjadi akibat perpindahan volume udara yang cepat dan ekstrim. Setelah kilat menyambar, udara setempat menjadi vakum lalu terisi oleh udara kembali sehingga menimbulkan suara menggelegar / ledakan. Akibat pemindahan udara ini, pakaian korban koyak, korban terlontar sehingga terdapat luka akibat persentuhan dengan benda tumpul, misalnya abrasi, kontusi, patah tulang tengkorak, epidural / subdural bleeding

*****Kak, untuk sementara ini dulu bahannya. Bahan yang lain masih dibuat sama fores. Makasih kak