Anda di halaman 1dari 2

Mengetahui Cara Pembuatan Bibit Jamur Tiram

Ilustrasi bibit jamur tiram

Saat ini budidaya jamur tiram sudah banyak dilakukan oleh masyarakat karena tingginya konsumsi jamur ini. Permasalahan utama yang dihadapi para pengusaha jamur tiram adalah sulitnya mendapat bibit jamur tiram yang bagus. Membelinya bibit jamur tiram termasuk sulit karena tidak semua bibit yang dijual berkualitas unggul. Oleh karenanya banyak yang akhirnya membuat bibit jamur tiram sendiri. Untuk menghasilkan bibit jamur tiram yang baik, ikutilah langkah-langkah berikut. a. Pengambilan Spora Spora diambil dari jamur yang sudah dewasa/jamur induk. Fungsi Spora adalah untuk berkembang biak. Spora tersebut terdapat di dalam kantung yang disebut Basidiospore. Basidiospore ini adanya di ujung basidia. Basidia terdapat di dalam bilah-bilah atau sekat banyak dimiliki jamur induk. Untuk menghasilkan kultur murni gunakanlah Potatoes Dextrose Agar (PDA) yang dapat dibeli dalam bentuk siap pakai. b. Pembuatan Media tanam Media tanam yang bagus untuk jamur tiram adalah jerami/merang, walaupun ada pula yang menggunakan serbuk gergaji, klobot jagung atau bekatul. Media tanam itu lalu dicampur dengan air, dedak 10% dan kapur 1%. Urutan kerja pembuatan media tanam adalah sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. Potong jerami menjadi berukuran 1-2 cm. Rendam jeraminya selama semalaman, lalu ditiriskan airnya Tambahkan dedak 10% dan kapur 1% lalu diaduk rata Masukkan bahan tadi ke dalam plastik yang tahan panas hingga terisi 2/3 bagian, lalu dipukul-pukul dengan botol kaca agar padat. 5. Lapisi dengan kertas dan diikat dengan karet. 6. Leher plastik bagian atas dimasukkan pipa paralon dan bagian tengahnya diberi lubang, kemudian tancapkan tips.

7. Tutup dengan kapas lalu media substrat dilapisi dengan kertas dan diikat dengan karet 8. Disterilisasi pada suhu 121C selama 20 menit 9. Media substrat dibuka lalu tips di tengah-tengah media dan kapas diambil dengan pinset steril. 10. Masukkan bibit jamur tiram pada lubang yang terbentuk. 11. Media substrat ditutup dengan kapas lagi dan dibungkus dengan kertas. 12. Diinkubasi pada suhu ruang selama beberapa minggu hingga tumbuh miselium 13. Kapas pada media dibuang dan media dibiarkan terbuka 14. Semprotkan air setiap hari pada tempat pertumbuhan jamur agar kondisi sekitar terjaga kelembabannya. 15. Tubuh buah jamur akan tumbuh secara perlahan-lahan dalam waktu sekitar 1 bulan. Prospek Usaha budidaya jamur tiram ini sangat cerah, hitungan kotornya sebagai berikut (asumsi pendapatan dari 1000 bag log).

Asumsi tiap hari panen 10 kg (rata-rata antara 8-12kg kadang 15kg) Waktu panen effektif 3 bulan (90 hari, bisa lebih bahkan sampai 4 bulan ) Harga Rp. 9000/kg curah Total penghasilan (kotor) = 10 x 90 x 9000 =Rp.8.100.000,-

Bagaimana, cukup besar, bukan? Silakan Anda mencobanya, semoga sukses! Sumber : AnneAhira.com