Anda di halaman 1dari 19

Daftar Isi Kata pengantar. 1 Daftar Isi 2 BAB I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang.. 3 1.2 Tujuan.. 4 1.

3 Rumusan Masalah 4 BAB II Pembahasan 1. 1.Pengertian Serat Optik(Fiber Optik) 5 2.Sejarah Serat Optik (Fiber Optik) 6 a. b. c. d. e. f. Generasi pertama (mulai 1975) 6 Generasi kedua (mulai 1981) 7 Generasi ketiga (mulai 1982) 7 Generasi keempat (mulai 1984)... 7 Generasi kelima (mulai 1989) 7 Generasi keenam 8

3.Keuntungan Serat Optik(Fiber Optik)... 8 4.Kabel Serat Optik (Fiber Optik).... 9 5. Berdasarkan mode yang dirambatkan 9
a. Single mode. 9 b. Multi mode 9

6.Pelemahan(Attenuation).. 10 7.Kode warna pada kabel serat optik(Fiber Optik).. 10 8.Jenis Kabel Fiber Optik :.12 9. Instalasi Kabel Data Fiber Optic 300 Meter.15 BAB III Penutup III.1.Kesimpulan 20

1|P age

BAB I Pendahuluan

1.1 Latar belajang Fiber optic adalah merupakan satu jenis kabel yang terbuat dari bahan kaca atau sejenis plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mengirim sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Perkembangan teknologi kabel fiber optic sampai saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mengirimkan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional seperti kabel UTP. Kabel fiber optic merupakan kabel jaringanyang dapat mentransmisi cahaya. Dibandingkan dengan jenis kabel lainnya, kabel fiber optic ini lebih mahal. Namun, kabel fiber optic memiliki jangkauan yang lebih jauh dari 550 meter sampai ribuan kilometer, tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat mengirim data pada kecepatan yang lebih tinggi dari jenis kabel lainnya. Kabel fiber optic tidak membawa sinyal elektrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel tembaga. Sebagai gantinya, sinyal yang mewakili bit tersebut diubah ke bentuk cahaya. Hal ini yang menyebabakan kenapa kabel fiber optic tidak terpengaruh radiasi atau induk listrik. Kabel fiber optic terdiri dari dua tipe, yang dikenal sebagai single mode dan multi mode. Kabel single mode dapat menjangkau jarak yang lebih jauh dann hanya mengirim satu sinyal pada satu waktu. Kabel multimode mengirim sinyal yang berbeda pada saat yang bersamaan, mengirim data pada sudut refraksi yang berbeda. Kabel single mode dapat menjangkau ratusan kilometer sedangkan kabel multimode biasanya hanya mencapai 550 meter atau kurang. Konektor kabel fiber optic terdiri dari dua jenis-konektor model ST yang berbentuk lingkaran dan konektor SC yang berbentuk persegi. Penggunaan kabel ini harus disesuaikan dengan jenis perangkat yang anda gunakan dan harus competible. Hal ini untuk memastikan koneksi kabel fiber optic bisa sempurna.

2|P age

1.2 Tujuan DI seluruh dunia hamper semua manusia menggumakan kabel Fiber Optik ,hanya saja kebanyakan dari mereka tidak mengetahui kegunaan dari Kbel fiber Optik .untuk itu pembahasan tentang kabel FO di perlukan agar supaya semua orang mengetahui kegunaan dari Kabel Fiber Optik juga macam dan prinsipnya. 1.3 Rumusan Masalah 1. 2. 3. 4. 5. Mengenal apa itu kabel FO(Fiber Optik). Menjelaskan macam dan prinsip kabel FO(Fiber Optik). Mengulas Sejarah kabel FO(Fiber Optik). Memaparkan Sistem komunikasi kabel FO(Fiber Optik). Memaparkan penyambungan kabel FO(Fiber Optik).

3|P age

BAB II Pembahasan II.1.Macam-Macam Serat Optik (Fiber Optik) dan Prinsipnya


1.Pengertian Serat Optik(Fiber Optik) Serat optic(Fiber Optik) adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED[1]. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi. Perkembangan teknologi serat optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian serat optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi[2]. Pada prinsipnya serat optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat didalamnya. Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik. Fiber optic merupakan media yang paling canggih dalam hal pengiriman data. Kabel FO ( fiber optic cable ) terbuat dari bahan kaca yang dibungkus kulit pelindung yang berfungsi sebagai protektor bahan kaca FO yang rapuh.

4|P age

2.Sejarah Serat Optik (Fiber Optik) Sejarah Serat optic, sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar. Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk menjinakkan cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro. Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter. Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup mata normal akan dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik. Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km. a.Generasi pertama (mulai 1975) Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang,
5|P age

berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s. b.Generasi kedua (mulai 1981) Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama. c.Generasi ketiga (mulai 1982) Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s. d.Generasi keempat (mulai 1984) Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang. e.Generasi kelima (mulai 1989) Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.
6|P age

f.Generasi keenam Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik. 3.Keuntungan Serat Optik(Fiber Optik) 1. Lebar jalur besar dan kemampuan dalam membawa banyak data, dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan 2. Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi 3. Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang 4. Imun, kekebalan terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio 5. Non-Penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api 6. Tidak berkarat

7|P age

4.Kabel Serat Optik(Fiber Optik) Secara garis besar kabel serat optik terdiri dari 2 bagian utama, yaitu cladding dan core [4]. Cladding adalah selubung dari inti (core). Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi. Susunan Jacket Kabel Fiber Optik

Dalam aplikasinya serat optik biasanya diselubungi oleh lapisan resin yang disebut dengan jacket, biasanya berbahan plastik. Lapisan ini dapat menambah kekuatan untuk kabel serat optik, walaupun tidak memberikan peningkatan terhadap sifat gelombang pandu optik pada kabel tersebut. Namun lapisan resin ini dapat menyerap cahaya dan mencegah kemungkinan terjadinya kebocoran cahaya yang keluar dari selubung inti. Serta hal ini dapat juga mengurangi cakap silang (cross talk) yang mungkin terjadi[2]. 5. Berdasarkan mode yang dirambatkan[5] : Single mode : serat optik dengan inti (core) yang sangat kecil (biasanya sekitar 8,3 mikron), diameter intinya sangat sempit mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantulpantul ke dinding selongsong (cladding). Bahagian inti serat optik single-mode terbuat dari bahan kaca silika (SiO2) dengan sejumlah kecil kaca Germania (GeO2) untuk meningkatkan indeks biasnya. Untuk mendapatkan performa yang baik pada kabel ini, biasanya untuk ukuran selongsongnya adalah sekitar 15 kali dari ukuran inti (sekitar 125 mikron). Kabel untuk jenis ini paling mahal, tetapi memiliki pelemahan (kurang dari 0.35dB per kilometer), sehingga memungkinkan kecepatan yang sangat tinggi dari jarak yang sangat jauh. Standar terbaru untuk kabel ini adalah ITU-T G.652D, dan G.657[6]. Kabel single mode dapat menjangkau ratusan kilometer b) Multi mode : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.
a)

8|P age

6.Pelemahan(Attenuation) Pelemahan (Attenuation) cahaya sangat penting diketahui terutama dalam merancang sistem telekomunikasi serat optik itu sendiri. Pelemahan cahaya dalam serat optik adalah adanya penurunan rata-rata daya optik pada kabel serat optik, biasanya diekspresikan dalam decibel (dB) tanpa tanda negatif. Berikut ini beberapa hal yang menyumbang kepada pelemahan cahaya pada serat optik[7]: 1. Penyerapan (Absorption) Kehilangan cahaya yang disebabkan adanya kotoran dalam serat optik. 2. Penyebaran (Scattering) 3. Kehilangan radiasi (radiative losses) Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit error rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya. 7.Kode warna pada kabel serat optik(Fiber Optik) Selubung luar Dalam standarisasinya kode warna dari selubung luar ( jacket) kabel serat optik jenis Patch Cord adalah sebagai berikut: Warna luar/jacket Kuning Oren Aqua Abu-Abu Biru Konektor Pada kabel serat optik(Fiber Optik), sambungan ujung terminal atau disebut juga konektor, biasanya memiliki tipe standar seperti berikut: selubung Artinya serat optik single-mode serat optik multi-mode Optimal laser 10 giga 50/125 mikrometer serat optik multi-mode Kode warna serat optik multi-mode, yang tidak digunakan lagi Kadang masih digunakan dalam model perancangan

9|P age

a) FC (Fiber Connector): digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah. b) SC (Subsciber Connector): digunakan untuk kabel single mode, dengan sistem dicabut-pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual serta akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain. c) ST (Straight Tip): bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut. d) Biconic: Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan. e) D4: konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya. f) SMA: konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang samasama menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya. g) E200 Selanjutnya jenis-jenis konektor tipe kecil: 1. LC 2. SMU 3. SC-DC Selain itu pada konektor tersebut biasanya menggunakan warna tertentu dengan maksud sebagai berikut: Warna Konektor Arti Keterangan Physical Contact yang paling umum digunkan untuk serat Biru (PC), 0 optik single-mode. Angle Polished sudah tidak digunakan lagi untuk serat Hijau (APC), 8 optik multi-mode Physical Contact Hitam (PC), 0 AbuPhysical Contact Krem serat optik multi-mode abu, (PC), 0 Physical Contact Putih (PC), 0 Merah Penggunaan khusus

10 | P a g e

Core merupakan satu bagian dari kabel fiber optic yang terbuat dari kaca tipis yang merupakan bagian inti dari fiber optik yang dimana pengiriman sinar dilakukan. Core kabel fiber optic dibuat dalam berbagai ukuran yang sering disebut dalam satuan mikron. Ada kabel fiber optic yang berukuran 62.5 mikron, 50 mikron, 10 mikron, 9 mikron sampai 5 mikron, tergantung fungsi dan aplikasi dilapangan. Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam inti(core). Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi fiber dari kerusakan gangguan luar. 8.Jenis Kabel Fiber Optik : 1. Kabel Fiber Optic Single-mode fibers Kabel fiber optic tipe ini mempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 13001550 nanometer)

2. Kabel Fiber Optic Multi-mode fibers Kabel Fiber optic tipe ini mempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)

11 | P a g e

Kabel Fiber Optic Yang pernah diciptakan didunia Fiber Optic Cable

Kabel Fiber Optic ndoor/Outdoor Tight Buffer

Kabel Fiber Optic Indoor/Outdoor Breakout Cable

Kabel Fiber Optic Hybrid & Composite Cable

Kabel Fiber Optic Armored Cable

Kabel Fiber Optic Low Smoke Zero Halogen (LSZH)

12 | P a g e

Teknik Terminasi dan Slicing Kabel Fiber Optic : Untuk penyambungan kabel fiber optik ke konektornya bisa dengan cara terminasi biasa splicing. Pada umunya sampai saat ini pemasangan konektor fiber optic kebanyakan masih menggunakan terminasi biasa.

Teknik dan Cara Kerja Kabel Fiber Optic :

Pada kabel fiber optic, sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.

13 | P a g e

9. Instalasi Kabel Data Fiber Optic 300 Meter


Harga hanya : ( 2,523.00 USD )

No. Spesifikasi
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. - Kabel Fiber Optic 4 Core, Mas - FO Wallmount Rack, Mas - FO Connector, Mas - FO Buffer Tubing Kits, Mas - Patch Cord FO 3Mtr, Mas - Switch Converter, Mas - Material Support, Mas - Jasa Instalasi Kabel Fiber Optic, Mas - Dokumentasi & Drawing, Mas

Qty
300 2 4 4 2 2 1 1 1 Mtr Unit Pcs Pcs Pcs Pcs Lot Lot Lot

Sistem Komunikasi Fiber Optic :


14 | P a g e

Sistem Komunikasi Fiber Optic :


Koneksi Kabel Fiber Optic Bisa Mencapai Jarak 70Km tanpa sambungan. Itu hanyalah jenis kabel fiber optic yang ada di Indonesia. Untuk diluar negeri, kabel fiber optic yang diproduksi bisa mencapai jarak lebih jauh lagi. Misalnya kabel fiber optic bawah laut yang menghubungkan benua asia dengan benua amerika. Kabel fiber optic merupakan kabel jaringanyang dapat mentransmisi cahaya. Dibandingkan dengan jenis kabel lainnya, kabel fiber optic ini lebih mahal. Namun, kabel fiber optic memiliki jangkauan yang lebih jauh dari 550 meter sampai ribuan kilometer, tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat mengirim data pada kecepatan yang lebih tinggi dari jenis kabel lainnya. Kabel fiber optic tidak membawa sinyal elektrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel tembaga. Sebagai gantinya, sinyal yang mewakili bit tersebut diubah ke bentuk cahaya. Hal ini yang menyebabakan kenapa kabel fiber optic tidak terpengaruh radiasi atau induk listrik. Kabel Optic fiber bisa menjangkau jarak sangat jauh karena menggunakan media cahaya untuk mengirim signal dari satu titik ke titik lain. Oleh karena kabel fiber optic menggunakan media cahaya, tentu kabel fiber optic bisa menempuh jarak yang sangat jauh sekali, misalnya antar benua. Konektor kabel fiber optic terdiri dari dua jenis-konektor model ST yang berbentuk lingkaran dan konektor SC yang berbentuk persegi. Penggunaan kabel ini harus disesuaikan dengan jenis perangkat yang anda gunakan dan harus competible. Hal ini untuk memastikan koneksi kabel fiber optic bisa sempurna. Mutu koneksi fiber optic : Mutu atau Kwalitas koneksi fiber optic sangat dipengaruh oleh kwalitas proses instalasi kabel fiber optic, fo wallmount rack, fo connector, fo buffer tubing kits, patch cord fo, switch converter yang tepat dan benar. Disamping kwalitas proses instalasi fiber optic, fo wallmount rack, fo connector, fo buffer tubing kits, patch cord fo, switch converter yang tepat dan benar, hal lain yang penting juga untuk diperhatikan adalah keaslian produk fiber optic yang terpasang. Kami pastikan anda akan mendapatkan produk yang terbaik dari kami dengan koneksi kabel fiber optic yang terbaik juga. Kecepatan transmisi fiber optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi seperti telepon, TV kabel, atau internet. Fiber optik juga digunakan untuk keperluan pemotretan medis , sensor, dan optik pencitraan. Komunikasi di dunia tidak akan berkembang demikian cepat tanpa adanya teknologi yang satu ini.

15 | P a g e

Fiber optik memiliki banyak kelebihan di antaranya adalah informasi yang ada ditransmisikan dengan kapasitas (bandwidth) yang besar. Fiber optik dapat dipergunakan dengan kecepatan yang tinggi, hingga mencapai beberapa gigabit/detik. Karena murni terbuat dari kaca dan plastik maka signal tidak terpengaruh pada gelombang elektromagnetik dan frekuensi radio. Ukurannya kecil dan ringan sehingga sangat memudahkan pengangkutan dan pemasangan di lokasi. Fiber optik juga sangat aman dipasang di tempattempat yang mudah terbakar karena tidak akan terjadi hubungan api pada saat kontak atau terputusnya fiber optik. Fiber optik memerlukan daya listrik yang relatif tidak terlalu besar. Karena fiber optik tidak digunakan untuk melewatkan sinyal-sinyal listrik, maka fiber optik tidak akan mengalami kepanasan dan penipisan akibat tegangan listrik yang lewat di dalamnya. Fiber optik bisa ditanam di tanah jenis apapun atau digantung di daerah manapun tanpa harus cemas mengalami korosi/berkarat. Komunikasi menggunakan fiber optik lebih aman karena informasi yang lewat tidak mudah untuk disadap atau dikacaukan dari luar. Di antara begitu banyak kelebihan yang dimilikinya, fiber optik juga memiliki kekurangan di antaranya adalah harganya yang cukup mahal serta fiber optik ini susah untuk disambung dibandingkan kabel biasa karena metode penyambungannya yang harus menggunakan teknik dan alat khusus serta ketelitian yang tinggi.

Fiber Optic (Serat Optik)

Anda mendengar tentang kabel serat optik setiap kali orang berbicara tentang sistem telepon, sistem TV kabel atau Internet. Garis Fiber-optik helai kaca optik murni setipis rambut manusia yang membawa informasi digital melalui jarak jauh. Kabel ini juga digunakan dalam pencitraan medis dan inspeksi
16 | P a g e

Apa Itu Fiber Optik ? Fiber optik (serat optik)yakni kabel panjang, untaian tipis dari kaca yang sangat murni berdiameter rambut manusia. Kabel-kabel diatur dalam bundel disebut kabel optik dan digunakan untuk mengirimkan sinyal cahaya jarak jauh. Jika Anda melihat dekat pada serat optik tunggal, Anda akan melihat bahwa ia memiliki bagian-bagian berikut:

Core tipis pusat kaca serat mana cahaya perjalanan Kelongsong bahan Luar optik yang mengelilingi inti yang mencerminkan kembali cahaya ke dalam inti Buffer lapisan lapisan plastik yang melindungi serat dari kerusakan dan kelembaban

Ratusan atau ribuan serat optik ini disusun dalam bundel dalam kabel optik. Bundel dilindungi dengan menutup luar kabel, yang disebut jaket. Beberapa serat optik dapat dibuat dari plastik. Serat ini memiliki inti besar (0,04 inci atau 1 mm diameter) dan mengirimkan lampu merah tampak (panjang gelombang = 650 nm) dari LED. Sistem Relay Serat Optik Untuk memahami bagaimana serat optik digunakan dalam sistem komunikasi, mari kita lihat sebuah contoh dari film Perang Dunia II atau dokumenter dimana dua kapal angkatan laut di armada kebutuhan untuk berkomunikasi satu sama lain dengan tetap menjaga keheningan radio atau di laut badai. Satu kapal menarik di samping yang lain. Kapten salah satu kapal mengirimkan pesan ke seorang pelaut di dek. Pelaut menerjemahkan pesan ke dalam kode Morse (titik dan garis) dan menggunakan lampu sinyal (lampu sorot dengan tipe rana venetian buta di atasnya) untuk mengirim pesan ke kapal lain. Seorang pelaut di dek kapal lain melihat pesan kode Morse, decode ke dalam bahasa Inggris dan mengirim pesan ke kapten. Sekarang, bayangkan melakukan hal ini ketika kapal berada di kedua sisi laut dipisahkan oleh ribuan kilometer dan Anda memiliki sistem komunikasi serat optik di tempat antara dua kapal. sistem relay Fiber-optik terdiri dari:

Transmitter Memproduksi dan encode sinyal cahaya Serat optik Melakukan lampu sinyal melalui jarak

17 | P a g e

Regenerator Optical Mei perlu untuk meningkatkan sinyal cahaya Optical receiver Menerima dan decode sinyal cahaya

> Pemancar Pemancar adalah seperti pelaut di dek kapal pengiriman. Ia menerima dan mengarahkan perangkat optik untuk menghidupkan lampu on dan off dalam urutan yang benar, sehingga menghasilkan sinyal cahaya. Pemancar secara fisik dekat dengan serat optik dan bahkan mungkin memiliki lensa untuk memfokuskan cahaya ke dalam serat. Laser memiliki kekuatan lebih dari LED, tetapi lebih bervariasi dengan perubahan suhu dan lebih mahal. Panjang gelombang yang paling umum dari sinyal cahaya 850 nm, 1.300 nm, dan 1.550 nm (inframerah, porsi non-terlihat dari spektrum). > Optical Regenerator Seperti disebutkan di atas, beberapa kehilangan sinyal terjadi ketika cahaya ditransmisikan melalui serabut, terutama untuk jarak panjang (lebih dari setengah mil, atau sekitar 1 km) seperti dengan kabel bawah laut. Oleh karena itu, satu atau lebih regenerator optik disambung kabel sepanjang untuk meningkatkan sinyal cahaya terdegradasi. Sebuah regenerator optik terdiri dari serat optik dengan lapisan khusus (doping). Bagian doping adalah dipompa dengan laser. Ketika sinyal terdegradasi masuk ke lapisan doped, energi dari laser memungkinkan molekul diolah menjadi laser sendiri. Molekul-molekul doping kemudian memancarkan sinyal, cahaya baru yang lebih kuat dengan karakteristik yang sama sebagai sinyal cahaya yang masuk lemah. Pada dasarnya, regenerator adalah laser penguat untuk sinyal masuk. > Optical Receiver Penerima optik seperti pelaut di dek kapal penerima. Dibutuhkan sinyal cahaya yang masuk digital, decode mereka dan mengirim sinyal listrik, TV komputer pengguna lain atau telepon (menerima kapten kapal). Penerima menggunakan photocell atau photodiode untuk mendeteksi cahaya.

18 | P a g e

BAB III Penutup III.1>Kesimpulan Fiber optic adalah merupakan satu jenis kabel yang terbuat dari bahan kaca atau sejenis plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mengirim sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. 1. Single-mode fibers Mempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 13001550 nanometer

2. Multi-mode fibers Mempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 8501300 nanometer)

Cara Kerja Fiber Optik Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.

19 | P a g e