P. 1
KAJIAN MASALAH KEMISKINAN

KAJIAN MASALAH KEMISKINAN

|Views: 60|Likes:
Dipublikasikan oleh Desman Mentari Harefa

More info:

Published by: Desman Mentari Harefa on Sep 24, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/23/2014

pdf

text

original

KAJIAN MASALAH KEMISKINAN

Jumlah SKS : 3 SKS Status M.K. : Pilihan

Pokok bahasan :
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Pekerjaan sosial dan kemiskinan Globalisasi dan kemiskinan Definisi dan indikator kemiskinan Konsep dan dimensi kemiskinan Teori-teori kemiskinan Faktor-faktor penyebab kemiskinan Strategi penanggulangan kemiskinan menurut perspektif pekerjaan sosial 8. Kemiskinan di negara-negara berkembang 9. Kecenderungan kemiskinan di Indonesia 10. Evaluasi program kemiskinan yang diterapkan di Indonesia 11. Studi kasus pemberdayaan masyarakat miskin

METODE PERKULIAHAN
 Ceramah

 Tanya jawab  Diskusi  Penugasan

Aturan main
• Toleransi keterlambatan 15 menit • Komponen penilaian : 1. Kehadiran : 75 % 2. UAS : 40 % 3. UTS : 30 % 4. Tugas : 20 % 5. Keaktifan : 10 %

Pembagian Tugas
Kelompok 1 Pokok bahasan 1 Kelompok 2 Pokok bahasan 2 Kelompok 3 Pokok bahasan 3 Kelompok 4 Pokok bahasan 4 Kelompok 5 Pokok bahasan 5 Kelompok 6 Pokok bahasan 6 Kelompok 7 Pokok bahasan 7 Kelompok 8 Pokok bahasan 8 Kelompok 9 Pokok bahasan 9 • Kelompok 10 Pokok bahasan 10 • Kelompok 11 Pokok bahasan 11 • • • • • • • • •

PRAKTIK PEKERJAAN SOSIAL DENGAN DDDDD KEMISKINAN .

ADAPTIF K.S.PEKERJAAN SOSIAL & KEMISKINAN PEKERJAAN SOSIAL : • Profesi pertolongan keman • Membantu (indiv. klg. MALADAPTIF TIDAK/KURANG MEMILIKI • Pendapatan • Aset • Hak-hak yg layak MASOS KEMISKINAN .S. klp. masy) • Agar : mampu menjalankan tugas sesuai peranannya TUJUAN PEKSOS • Menolong meningkatkan kapabilitas • Membantu mencapai sumber • Organisasi respon terhadap masalah • Interaksi konstruktif antar indiv dg lingk • Hub antar organisasi terbentuk jaringan • Kebijakan sosial dan lingkungan KEBERFUNGSIAN SOSAL Kapabilitas menjalankan peranan Sosial di lingkungannya : • Masyarakat secara umum • Lingkungan terdekat • Diri sendiri PERANAN PEKSOS TANGGUNG JAWAB : Pemenuhan kebutuhan : • Fisik. • Mental spiritual. • Emosional • Konsep diri K.

GLOBALISASI & KEMISKINAN .

Trans . terbuka Transformasi Nilai Liberalisasi IMF WB WTO 433 dr 500 Di Neg Maju Modal produksi Distribusi/ Promosi Filosofi Investasi Gaya hidup Multinas Transnas Prinsip ekonomi Hajat publik Regulasi pajak Cabut subsidi EKONOMI Pasar bebas Kapital VS Pemerintah/ Negara Dikebiri .GLOBALISASI & KEMISKINAN APA ITU GLOBALISASI ? Proses mendunia Bts neg.Kom Pergaulan Dunia Bebas. kabur Hilang otoritas KENAPA TERJADI GLABALISASI ? Kemajuan tekno. .

Amerika .Arab saudi .Indonesia POLITIK Isu-isu Global • Demokratisasi • HAM • Lingkungan hidup • Terorisme • Senjata pemusnah massal Kontrol Neg.BUDAYA Kebebasan Berkarya VS Budaya Lokal Luntur Identitas : Nasionalisme Anekdot : . Besar • Invasi • Boikot HANKAM Bentuk Koalisi Perlombaan Senjata Anggaran Militer berlipat Anggaran Kemisk ? .

Atau sekitar Rp 1.4 triliun. dengan kekayaan pribadi sebesar 62 miliar dolar AS. . Bill Gates ke urutan tiga orang terkaya di dunia.674 triliun • Perang Irak dimulai dari tanggal 20 Maret 2003 • Orang terkaya saat ini (11 Maret 2008) Warren Buffet. Atau sekitar Rp 570. Inverstor AS.INFO TAMBAHAN • Biaya operasional perang Irak per hari sebesar 186 juta dolar AS. • Menggeser Miliarder Microsoft.

International Association of Schools of Social Work/IASSW. Perkuat kerangka lembaga profesi pekerjaan sosial internasional (International Federation of Social Workers/IFSW. Pertukaran internasional . Meningkatkan keterlibatan pekerja sosial di PBB & ORNOPI/NGO 3. melalui : 1. tapi perancangan kebijakan sosial strategis. International Counsil on Social Welfare/ICSW.APA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH PEKERJA SOSIAL ? • Respon tdk bersifat reaktif simptomatif. Inter-University Cosortium on International Development/IUCISD) 2. Contoh : “Tukang Sapu” • Think Globally and Act Globally . Perlu pendidikan pekerjaan sosial berdimensi internasional 4.

DEFINISI & INDIKATOR KEMISKINAN .

. dan rasa harga diri dari mereka yang tergolong sebagai orang miskin. kehidupan sosial.DEFINISI KEMISKINAN 1. Standar kehidupan yang rendah ini secara langsung tampak pengaruhnya terhadap tingkat keadaan kesehatan. Parsudi Suparlan (1984) Suatu standar tingkat hidup yang rendah. yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan.

dan pendidikan dasar . Bambang Sudibyo (1995) Kondisi deprivasi (kekurangan) terhadap sumber-sumber pemenuhan kebutuhan dasar yang berupa sandang. papan. pangan.2.

Levitan (1980) Kekurangan barang-barang dan pelayanan-pelayanan yang dibutuhkan untuk mencapai standar hidup yang layak .3. Sar A.

Emil Salim (1980) Kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok .4.

Ajit Ghose & Keith Griffin (1980) Kelaparan. dan lain-lain. kekurangan gizi. tingkat pendidikan yang rendah. tidak atau sedikit sekali kesempatan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang elementer.5. . ditambah pakaian dan perumahan yang tidak memadai.

Bandley R.6. Schiller (1979) Ketidaksanggupan untuk mendapatkan barangbarang dan pelayanan-pelayanan yang memadai untuk memenuhi kebutuhankebutuhan sosial yang terbatas. .

organisasi sosial dan politik yang dapat digunakan utk mencapai kepentingan bersama (partai politik. network atau jaringan sosial utk memperoleh pekerjaan. barang. pengetahuan dan keterampilan yang memadai. peralatan. koperasi. dll). Basis kekuasaan sosial meliputi (tdk terbatas pada) : modal yg produktif atau asset (misalnya : tanah. sindikat. sumbersumber keuangan (income dan kredit yg memadai). perumahan.7. dll. dll. kesehatan. John Friedmann (1979) Ketidaksamaan kesempatan utk mengakumulasikan basis kekuasaan sosial. dan informasi yang berguna untuk memajukan kehidupan .

dll. uang. Secara luas kemiskinan didefinisikan meliputi kekurangan atau tdk memiliki pendidikan. kadang-kadang kemiskinan didefinisikan dari segi kurang atau tdk memiliki aset-aset seperti tanah. Kedua. kredit. Ketiga. kemiskinan non-material meliputi berbagai macam kebebasan. peralatan. dan kehidupan yg layak. emas. . kemiskinan pada umumnya didefinisikan dari segi pendapatan dalam bentuk uang ditambah dg keuntungan-keuntungan non-material yg diterima oleh seseorang. hak utk memperoleh pekerjaan yg layak. kekurangan transportasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.8. Wolf Scott (1979) Pertama. hak atas rumah tangga. keadan kesehatan yang buruk. rumah.

Atau secara singkat : adanya gap atau jurang antara nilai-nilai utama yang diakumulasikan dengan pemenuhan kebutuhan akan nilai tersebut secara layak. Andre Bayo Ala (1996) Sedikit atau tdk adanya nilai-nilai utama yg berhasil diakumulasikan oleh si aktor secara sah sehingga kebutuhannya akan nilai-nilai tersebut tdk terpenuhi secara layak atau memadai.9. .

Standar Kata-kata yang perlu dicermati Layak Memadai Berapa? Ukuran/ Indikator .

UKURAN KEMISKINAN MENURUT BEBERAPA AHLI AHLI Esmara (1969/1970) UKURAN Konsumsi beras per kapita per thn (kg) KOTA DESA KOTA/ DESA 125 Sayogya (1971) Tk pengeluaran ekuivalen beras per orang per thn (kg) .Protein (gram) 480 360 270 320 240 180 Ginneken (1969) 2.Paling miskin Kebutuhan gizi minimum per orang per hari .Kalori .000 40 .Miskin .000 50 Anne Booth Kebutuhan gizi minimum per orang per hari .Protein (gram) 2.Kalori .Miskin sekali .

731 8.US $ varitas daya beli Interim Report (1976) Ahlualia (1975) Tingkat perdapatan per kapita per tahun (US $) 75 200 50 75 .US $ (1970) .585 4.240 6.Pengeluaran per kapita per bulan Pengeluaran per kapita per bulan (Rp) 125 95 24.000 2.479 Sayogya (1984) Pengeluaran per kapita per bulan Bank Dunia (1984) Garis Kemiskin.719 7.Konsumsi per kapita per hari .746 6.100 13.Pengeluaran per kapita per tahun : an Internasional .Gupta (1973) Hasan (1975) BPS (1984) Kebutuhan gizi minimum per orang per hari (Rp) Kebutuhan gizi minimum per orang perhari (US $) .

11. 8. 2006) 1.Tidak pernah menerima kredit usaha (UKM/KUKM) setahun lalu . 4. 14.VARIABEL KELUARGA MISKIN (BLT/SLT.000. 15. 7. Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang 10 m Lantai bangunan tempat tinggal dari tanah/bambu/kayu Dinding bangunan dari bambu/rumbia/kayu berkualitas rendah Buang air besar di tempat umum Sumber penerangan bukan listrik Sumber air minum tak terlindungi/sungai/air hujan Jenis bahan bakar memasak dari kayu/arang Tidak pernah membeli daging/ayam/susu dalam satu minggu Makan anggota rumahtangga satu kali dalam sehari Tidak pernah membeli pakaian baru dalam satu tahun Tidak pernah berobat ke puskesmas/poliklinik/jika sakit Tidak memiliki pekerjaan utama Pendidikan tertinggi kepala keluarga SD/MI ke bawah Tidak memiliki barang senilai Rp 500. 6. 5. 13. 12. 10. 9. 2. 3.

KONSEP & DIMENSI KEMISKINAN .

KONSEP? Kekurangan Kata/Istilah/ Simbol yang bermakna Ketidaksanggupan +/.? Ketidaksamaan Jurang/Gap .

Gap antara : NILAI VS KEBUTUHAN 50 % I BEBAS DR KEMISK. 0 % KEMISK. 100% MARGINAL II 100% 0% BGK NILAI (PENDAPATAN) PEMENUHAN KEBUT. IV 50 % III .

• Sandang Ekonomi (Material) Kebutuhan dasar • Pangan • Papan • Kesehatan Nilai budaya kemisk : • Apatis • Apolitis • Fatalistik • Ketidakberdayaan • Tdk memiliki DIMENSI Sosial Budaya Membentuk Kantong budaya Struktural (Politik) Tdk ada Kendaraan politik kekuatan politik • Struktur sosial paling rendah .

kelompok marjinal dan terpencil). air bersih. transportasi) • Tidak adanya jaminan masa depan (karena tiadanya investasi untuk pendidikan dan keluarga) • Kerentanan terhadap goncangan yang bersifat individual maupun massal. sandang. wanita korban kekerasan rumah tangga. papan) • Tidak adanya akses terhadap kebutuhan hidup dasar lainnya (kesehatan. sanitasi. .KEMISKINAN BERWAJAH MAJEMUK memiliki berbagai dimensi : • Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan konsumsi dasar (pangan. janda miskin. • Rendahnya kualitas sumber daya manusia dan keterbatasan sumber alam • Tidak dilibatkan dalam kegiatan sosial masyarakat • Tidak adanya akses terhadap lapangan kerja dan mata pencaharian yang berkesinambungan • Ketidakmampuan untuk berusaha karena cacat fisik maupun mental • Ketidakmampuan dan ketidakberuntungan sosial (anak terlantar. pendidikan.

TEORI-TEORI KEMISKINAN .

pasrah • Daya juang rendah • Masa bodoh • Malas Wujudnya : • Apatis • Fatalis • Inverior • Dependensi Karena nilai-nilai budaya yang Dianut Tak Berdaya . koruptor • Masy. Feodalistis • Penjajah Lahir Pribadi : • “Nrimo”.TEORI-TEORI KEMISKINAN 1 KULTURAL Ditanam Miskin • Pemerintah otoriter.

2 STRUKTURAL Warisan/keturunan Ex.: Perkawinan antar keluarga miskin Miskin Struktur sosial yang menekan Tak Berkesempatan Struktur tersumbat/ Disumbat Ex. Tradisional .: Masy.

3 INTERAKSIONAL Miskin Tak berkesudahan • Nilai budaya yang ditanam/dianut • Struktur sosial yang menekan Tak berdaya Tak berkesempatan .

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN .

Diskriminasi seks dalam upah kerja 6. Ketiadaan aset 5. 1995:146-147) . Produktivitas kerja yang rendah 4. Penjualan tanah (untuk kepentingan konsumtif) (Dawam Rahardja. Tidak tersedia kesempatan kerja (Menganggur  tdk memperoleh penghasilan) 2. Upah gaji dibawah standar minimum 3.FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN 1. Tekanan harga (harga ditetapkan oleh pembeli) 7.

Lapangan kerja sempit 3. Populasi berlebih 5. Dominasi aset oleh golongan kaya 7. Korupsi terhadap program-program pemberdayaan kemiskinan 6. PR. Faktor geografis (keterisolasian) 4. Kesenjangan sosial (Dede Mariana. Pembayaran Yang idak adil 2.FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN DI JAWA BARAT 1. 25 Maret 2008) .

STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN MENURUT PERSPEKTIF PEKERJAAN SOSIAL .

Mengatur dan mengorganisasi aspirasi-aspirasi PROSES PEMBERDAYAAN TUJUAN STRATEGI 1. Pemungkinkan(suasana+iklim berkemb 2. Manajemen diri (mengatur diri sendiri) 4. Pembangunan dan pengembagan jaringan (keanggotaan+dukungan) PENDAMPINGAN . gnakan) 5. Pemeliharaan (kondisi kondusif+keseimbangan distribusi kekuasaan) KEGIATAN 1. Meningkatkan kemampuan orang memenuhi kebutuhan 2. Menjangkau & mengelola sumber dan kesempatan 3. Penyokogan (bimb + dukungan) Rangkaian kegitan Akses + Partisiasi 4. Mobilisasi sumber (himpun. lbg) 2.PEKSOS ORANG KURANG BERUNTUNG SALAH SATU : KEMISKINAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL MALADAPTIF KAPABILITAS 1. Motivasi (makna kebersamaan klp. alokasi. Peningkatan kesadaran & pelatihan kemampuan (Diklat vokasional) 3. Perlindungan (hapus diskrim+dominasi) 5. Penguatan (penget + keteramp) 3.

KECENDERUNGAN KEMISIKNAN DI INDONESIA .

Kterasingan 4. Kerntanan 5. Kelemahanfisik 3. Ketidakberdayaan Kehilangan Patron Politik .ORANG LUAR PAKAR & AKTIFIS LSM  Campur tangan terlalu luas dari negara dlm kehidupan masy. Umum  Masy miskin mau membangun apabila diberi kebebasan KEMISKINAN PEJABAT  Kemiskinan adalah budaya  Tidak memiliki etos kerja. dan pendidikan rendah DARI DALAM Deprivation trap (Jebakan kekurangan) 1. Kemiskinan itu sendiri 2. jiwa wiraswasta.

tenaga kerja murah) • Pelibatan : Pemda + Keamanan .DUA KESENJANGAN : PRIBUMI VS NON PRIBUMI DAERAH VS PUSAT INGIN SECEPATNYA SEJAJAR DGN BARAT SIAPA YG MEMBANGUN ? • INDUSTRIALISASI • FASILITAS MODERN APA PERAN RAKYAT ? DIPILIH : NON PRIBUMI (KUAT MANAEMEN) • Deregulasi • Perusahaan • Rakyat menyumbang (Tanah.

meliputi : a. Umur : c. Galilah informasi yang bisa memberikan gambaran tentang : 1. Alamat : f. Jumlah tanggungan (sajikan dalam bentuk tabel) No. Nama kepala keluarga : b. Temukan 1 (satu) keluarga miskin di masyarakat B. Pendidikan terakhir : d. Identitas keluarga miskin. Nama Umur Pendidikan Pekerjaan Status .TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER A. Pekerjaan : e.

Kondisi kehidupan keluarga (menu makan. Komunikasi dan relasi dengan lingkungan masyarakat (keterlibatan dalam kehidupan bermasyarakat) 7. penerangan) 5. Keterjangkauan (akses) terhadap sumber pelayanan kebutuhan dasar . MCK. sumber air bersih. alat transportasi. Aset yang dimiliki 8. tempat tinggal. pakaian. sanitasi lingkungan.2. Kondisi fisik/kesehatan anggota keluarga 6. Penggunaan/pengelolaan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan 4. Besarnya pendapatan perbulan 3.

Keluarga miskin tersebut termasuk dalam jenis kemiskinan yang mana ? D. Teori kemiskinan nama yang sejalan dengan kondisi keluarga miskin tersebut ? 5. maka lakukanlah telaahan/analisis/asesmen dengan menggunakan konsep-konsep yang sudah dikaji. . Apa faktor-faktor penyebab kemiskinan dari keluarga miskin tersebut ? 6. 2. Definisi kemiskinan mana yang dipandang sesuai dengan kondisi keluarga miskin tersebut ? 3. dikumpulkan paling lambat tanggal UTS melalui Pengamat Ujian bersangkutan. Indikator apa yang digunakan sebagai ukuran untuk mengatakan keluarga tersebut miskin. Setelah mendapatkan gambaran yang memadai tentang keluarga miskin tersebut.C. Dimensi kemiskinan apa saja yang terkait dengan keluarga miskin tersebut ? 4. Tugas ini merupakan tugas individu. meliputi : 1.

SUDAHKAH ANDA MEMAHAMI MASALAH KEMISKINAN SECARA KOMPEREHENSIF ? .

WHERE = DIMANA ? 6. WHO = SIAPA ? 4. WHEN = KAPAN ? 5. WHY = KENAPA ? 3.GUNAKAN 5 W+1H : 1. HOW = BAGAIMANA ? . WHAT = APA ? 2.

P. 8 . 11 • Strategi penanggulangan • Evaluasi program • Studi kasus pemperdayaan P.B. 1 – 3 : • Peksos & Kemiskinan WHAT • Globalisasi & Kemiskinan • Definisi & Indikator kemiskinan 5W+1H WHY P.B.B.B. 10. 4 – 6 : • Konsep & Dimensi • Teori Kemiskinan • Faktor penyebab HOW P. 7.9 • Terutama di Negara Berkembang termasuk Indonesia MSLH KEMISK WHERE WHO P. 3 • Indikator kemiskinan WHEN . 4 • Multi Dimensional • Lintas Sektoral • Lintas Departemen • Siapa Leading sector ? P.B.B.

1 – 3 : • Peksos & Kemiskinan • Globalisasi & Kemiskinan • Definisi & Indikator kemiskinan PEKERJAN SOSIAL KEBERFUNGSIAN SOSIAL MALADAPTIF MASOS KEMISKINAN GLOBALISASI LIBERALISASI TERTINDAS TERPINGGIRKAN TERSISIHKAN MASALAH KEMISKINAN .WHAT P.B.

100% MARGINAL II 100% 0% BGK NILAI (PENDAPATAN) PEMENUHAN KEBUTUHAN IV 50 % III .Gap antara : NILAI VS KEBUTUHAN 50 % I BEBAS DR KEMISK. 0 % KEMISK.

B.WHY P. 4 – 6 : • Konsep & Dimensi • Teori Kemiskinan • Faktor penyebab Kekurangan Ketidaksanggupan KONSEP? Ketidaksamaan Jurang/Gap Ekonomi (Material) Kebutuhan dasar Sandang • Pangan • Papan • Kesehatan Nilai bud kemisk : • Apatis • Apolitis • Fatalistik • Ketidakberdayaan DIMENSI Sosial Budaya Struktural (Politik) Membentuk Kantong budaya Tdk ada Kendaraan politik • Tdk memiliki kekuatan politik • Struktur sosial paling rendah .

Penjualan tanah (untuk kepentingan konsumtif) (Dawam Rahardja. 1995:146-147) 1 KULTURAL Karena nilai-nilai budaya yang TEORI-TEORI KEMISKINAN 2 STRUKTURAL 3 INTERAKSIONAL Struktur sosial yang menekan • Nilai budaya yang ditanam/dianut • Struktur sosial yang menekan . Upah gaji dibawah standar minimum 3. Tekanan harga (harga ditetapkan oleh pembeli) 7. Produktivitas kerja yang rendah 4. Diskriminasi seks dalam upah kerja 6. Ketiadaan aset 5.FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN 1. Tidak tersedia kesempatan kerja (Menganggur  tdk memperoleh penghasilan) 2.

PENGAWASAN DEPSOS UJUNGNYA : KESOS .SEKTORAL .B.EVALUASI .WHO P.DEPARTEMEN MULTI DIMENSINAL UUKS & FAK-MIS SIAPA LEADING SECTOR ? MELAKUKAN : .MONITORING . 4 • Multi Dimensional • Lintas Sektoral • Lintas Departemen • Siapa Leading sector ? MULTI DIMENSINAL LINTAS : .

2006) • Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang 10 m • Lantai bangunan tempat tinggal dari tanah/bambu/kayu • Dinding bangunan dari bambu/rumbia/kayu berkualitas rendah • Buang air besar di tempat umum • Sumber penerangan bukan listrik • Sumber air minum tak terlindungi/sungai/air hujan • Jenis bahan bakar memasak dari kayu/arang • Tidak pernah membeli daging/ayam/susu dalam satu minggu • Makan anggota rumahtangga satu kali dalam sehari • Tidak pernah membeli pakaian baru dalam satu tahun • Tidak pernah berobat ke puskesmas/poliklinik/jika sakit • Tidak memiliki pekerjaan utama • Pendidikan tertinggi kepala keluarga SD/MI ke bawah • Tidak memiliki barang senilai Rp 500.000.B. 3 WHEN • Indikator kemiskinan VARIABEL KELUARGA MISKIN (BLT/SLT.• Tidak pernah menerima kredit usaha (UKM/KUKM) setahun lalu .P.

8 .B.P.9 • Terutama di Negara Berkembang WHERE termasuk Indonesia KRISIS ENERGI KETERBATASAN TEKNOLOGI MANUSIA & ALAM DUA KRISIS KRISIS PANGAN TEORI MALTHUS KEBIJAKAN EKONOMI MEMUPUK MODAL KONGLOMERASI KESENJANGAN .

KUBE .Balong CONTOH : .KUKM .Padat Karya .Pancing .Balong .HOW P.Perahu .RASKIN .Pancing .ASKESGAKIN PROGRAM SSN/JPS Simtomik MEMBERI : IKAN 3 KLASTER PROGRAM PROGRAM : PNPM Infeksi MEMBERI : .KUT PROGRAM : KUR Suplemen MEMBERI : .B. 11 • Strategi penanggulangan • Evaluasi program • Studi kasus pemperdayaan CONTOH : . 10.BLT .IDT .PPK CONTOH : . 7.BOS .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->