P. 1
Faktor Price Earning Ratio Saham

Faktor Price Earning Ratio Saham

|Views: 4|Likes:
Dipublikasikan oleh Badrut Tamam
fkhjf
fkhjf

More info:

Published by: Badrut Tamam on Sep 24, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2014

pdf

text

original

Sections

  • 2.1.4 Waran
  • 2.2 Analisis dan Penilaian Saham
  • 3.1 Populasi dan Sampel
  • 3.2 Data dan Sumber Data
  • 3.3 Identifikasi Variabel Penelitian
  • 3.4 Analisis Data
  • 3.5 Uji Asumsi Klasik
  • 3.6 Pengujian Hipotesis Uji t
  • 5.1 Kesimpulan
  • 5.2 Saran

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRICE EARNING RATIO SAHAM-SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK

JAKARTA

SKRIPSI disusun dan diajukan untuk memenuhi sebagai salah satu syarat untuk mencapai derajat Sarjana Strata-1 jurusan Akuntansi pada Fakultas Ekonomi UII

Oleh : Nama : Abdul Kholid No. Mahasiswa : 01312563

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA YOGYAKARTA 2006 i

HALAMAN MOTTO T

Katakanlah : Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah) (Q.S.Al-An’am 162-163)

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala Perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Q.S Al-Baqarah : 186)

“Dan bersama kesukaran pasti ada kemudahan. Karena itu, bila selesai sesuatu tugas, mulailah dengan yang lain dengan sungguh-sungguh. Hanya kepada Tuhanmu hendaknya kamu berharap.” (Q.S Alam Nasyrah 6-8 )

v

) Sesungguhnya jalan menuju kebahagiaan ada di depan Kita, maka carilah ia dalam ilmu, amal shaleh, dan akhlak yang mulia. Dan sederhanakanlah dalam setiap urusan, maka Kita akan bahagia Sesungguhnya tidak berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kamu yang kafir (Q.S Yusuf : 102) Berdoalah kepada-Ku, niscahaya akan Kuperkenankan bagimu. (Q.S Al-Mu’min :60)

vi

vii .

. Kupersembahkan Skripsi ini untuk Bapak dan Ibuku yang selalu mengiringi dengan doa dan memberikan segalanya untuk ananda.Halaman Pesembahan Tiada ungkapan kasih sayang yang lebih mulia selain ungkapan kasih sayang serta nasehat yang diberikan oleh kedua orang tua dalam membimbing hidup menuju suatu harapan yang didambakan yakni menjadi manusia yang dimanusiakan Rahmatan Lil’alamien. Serta kakak dan adik-adikku yang telah mendorong dan memberikan semangat pada setiap usahaku.

Ak) .ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRICE EARNING RATIO SAHAM-SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA Hasil Penelitian Diajukan oleh Nama : Abdul Kholid Nomor Mahasiswa : 01312563 Jurusan : Akuntansi Telah Disetujui Oleh Dosen Pembimbing Pada tanggal……………………. Dosen Pembimbing. M. Prapti Antarwiyati.Si. (Dra.

PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME “Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi. dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain. Dan apabila dikemudian hari terbukti bahwa pernyataan ini tidak benar maka saya sanggup menerima hukuman/sangsi apapun sesuai peraturan yang berlaku” Yogyakarta. (Abdul Kholid) ii . Januari 2006 Penyusun. kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam referensi.

Ibu Dra. H. Soewarsono. M. selaku dosen pembimbing skripsi yang dengan tekun. Skripsi ini disusun dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana ekonomi pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. yang telah memberikan ijin penelitian untuk menyusun skripsi. Prapti Antarwiyati. dorongan. Bapak Drs. bimbingan. bantuan dan bimbingannya. selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. sehingga dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini yang berjudul “ANALISIS FAKTORFAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRICE EARNING RATIO SAHAMSAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)”. MA. Ak. 2. maka dengan rasa hormat penulis mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada : 1.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. dan pengarahan dari berbagai pihak. Dalam penyusunan skripsi penulis telah mendapatkan bantuan.Si. vi . sabar. Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada penulis. selama penyusunan skripsi ini. dan bijaksana memberikan petunjuk.Wb.

Kempitz (Skripsinya cepat diberesin…). Fitri (Belajar yang rajin dan selalu berdoa) . doa. ketulusan dan semuanya selama ini…) 7. jangan nakal. Ari (Jangan banyak cemberut yang akur sama adiknya…). do’a dan dukungan yang selalu menjadi motivasi untuk terus berusaha 4. Saudara-saudaraku Ank Aam. Azhar (Belajar yang rajin katanya mau masuk Pesantren…) 8. Ank Sukron (terimakasih atas doa dan dukungannya selamai ini) 6. Apink (Tetap semangat yo. Keluarga besar Bpk Sukisno & Ibu (Makasih atas nasehatnya…. Mimi Aji (Yang selalu memberikan nasehat dan doa). Keponakanku Nazwa (Cepet besar dan bisa jalan…) 5. Bapak dan Mimi tercinta yang selalu memberikan kasih sayang. Fauzal (Jangan banyak ngeluh selalu optimis).). Ank Nok ( Semoga menjadi ibu yang taat pada agama dan Suami) Om Yusuf (Terimakasi atas dukungannya selama ini ) Adikku Ida (Belajar yang rajin. mengerti dan mendukungku ( Makasih ya De’ atas semua kesabaran. Angga vii . Mas Arief (Yang selalu mengerti dan mendukungku…. nasehat. De’Anief yang selalu memberikan semangat dalam menjalani hidup.). Kakak dan adik-adikku tersayang. dan jangan malas mandi…). Teman kost 137 : Amri (skripsinya cepet digarap n turunkan berat badan dengan olahraga). yang selalu sabar menanti. berusaha dan berdoa serta selalu berberbakti pada orang tua) .) .. Tomy (Kurangi main game…). Adikku Leli ( Belajar yang rajin.3. QQ (Kuliahnya yang serius…) . Keluarga besarku di Cirebon Ma’Aji.

Teman-teman HMI : Asen (Bagi waktu yang baik. Teman-teman Usro baru (Teruskan perjuangan HMI. Dan semua pihak yang telah membantu penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu-satu... Usro Ceria (Jaga kebersamaan dan kekompakan…). Sahabat-sahabatku : Budi (Sabar dan berdoa.. Oleh sebab itu dengan segala kerendahan hati dan kelapangan. Terimakasih semuanya yang selalu membantuku dalam menyelesaikan skripsi ini. Kris (Terimakasih bantuannya selama ini. Ridwan (Teruskan semangatmu. Yogyakarta. Lina. Isa.Wb. Ali Serta Warga Baru Kost 137. belajar agama yang baik. Ima.) 11.. Momo. 10.). Penulis menyadari bahwa tulisan ini penuh dengan kekurangan karena segala keterbatasan penulis. penulis mengharapkan saran kritik yang sifatnya membangun guna kesempurnaan tulisan ini. cepet lulus. Adibram. (Thanks atas dukungannya Selama ini) 9. Teman Kontrakan : Bang Afifi (Terimakasih atas motivasi dan nasehatnya.). Kingkong..).) 12.). Januari 2006 (Abdul kholid) viii .(Jangan sakit-sakitan terus…). Wassalamu’alaikum Wr. jangan males garap skripsinya…). Eka..) . Asep (matur nuwun. Agung. Ginanjar (Yang rajin kuliahnya.. April (Thanks Bantuannya). selesain skripsinya…).Iwan. Butet. Adji (Tetap semangat jangan menyerah..

DAFTAR ISI Halaman Judul ................................................................................................. i Halaman Pernyataan Bebas Plagiarisme ......................................................... ii Halaman Pengesahan....................................................................................... iii Halaman Persembahan .................................................................................... iv Halaman Motto................................................................................................ v Kata Pengantar................................................................................................. vi Dartar Isi.......................................................................................................... ix Daftar Tabel..................................................................................................... xii Daftar Lampiran .............................................................................................. xiii Abstrak ............................................................................................................ xiv BAB I PENDAHULUAN ......................................................................... 1 1.1 Latar Belakang Masalah.......................................................... 1 1.2 Rumusan Masalah ................................................................... 6 1.3 Tujuan Penelitian..................................................................... 7 1.4 Manfaat Penelitian................................................................... 8 BAB II LANDASAN TEORI .................................................................... 10 2.1 Instrumen Pasar Modal............................................................ 10 2.1.1 Saham .............................................................. 10 2.1.2 Obligasi............................................................ 11 2.1.3 Sertifikat Right ................................................. 12

ix

2.1.4 Waran .............................................................. 12 2.2 Analisis dan Penilaian Saham ................................................. 12 2.2.1 Analisis Tekhnikal .......................................... 13 2.2.2 Analisis Fundamental ..................................... 14 2.3 Konsep Dasar Price Earning Ratio ......................................... 16 2.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi PER ................................. 17 2.5 Analisis Faktor-faktorr yang diduga mempengaruhi PER dan Hipotesis .................................................................. 20 2.6 Tinjauan Penelitian Terdahulu ................................................ 25 2.7 Kerangka Hubungan Variabel Independen dan Dependen ..... 28 BAB III METODE PENELITIAN .............................................................. 30 3.1 Populasi dan Sampel................................................................ 30 3.2 Data dan Sumber Data............................................................. 31 3.3 Identifikasi Variabel Penelitian ............................................... 31 3.4 Analisis Data .......................................................................... 38 3.5 Uji Asumsi Klasik ................................................................... 39 3.6 Pengujian Hipotesis ................................................................. 40 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN............................................... 44 4.1 Pengolahan Data Pertumbuhan................................................ 44 4.1.1 Pertumbuhan Penjualan ................................... 44 4.1.2 Pertumbuhan Return on Equity ....................... 45 4.1.3 Pertumbuhan Debt to Equity Ratio.................. 45 4.1.4 Pertumbuhan Return on Investment ................ 45

x

4.2 Analisis Regresi Berganda ...................................................... 46 4.3 Pengujian Asumsi Klasik ........................................................ 49 4.3.1 Multikolinieritas .............................................. 49 4.3.2 Autokorelasi .................................................... 50 4.4 Pengujian Hipotesis ................................................................. 51 4.4.1 Uji T................................................................. 51 4.4.1.1 Pengujian Hipotesis 1.................... 52 4.4.1.2 Pengujian Hipotesis 2.................... 54 4.4.1.3 Pengujian Hipotesis 3.................... 55 4.4.1.4 Pengujian Hipotesis 4.................... 57 4.4.1.5 Pengujian Hipotesis 5.................... 58 4.4.1.6 Pengujian Hipotesis 6.................... 60 4.4.2 Uji F................................................................. 61 BAB V PENUTUP ..................................................................................... 63 5.1 Kesimpulan.............................................................................. 63 5.2 Saran........................................................................................ 65 DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 67 LAMPIRAN .................................................................................................... 69

xi

.……………………………… Lampiran 2 Rekapitulasi Tingkat Suku Bunga SBI …………………… Lampiran 3. 84 Lampiran 5. Rekapitulasi Data Mentah.. ROE... Hasil Perhitungan Variabel Independen Pertumbuhan Penjualan. 87 Lampiran 6...…. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda…………………… 90 69 70 80 xiii . DER dan ROI Menggunakan SPSS...……………………………….. DER dan ROI.…………………………..DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. ROE.. Lampiran 4. Hasil Perhitungan Variabel Independen Pertumbuhan Penjualan.. Daftar Sampel Perusahaan ..

47 Tabel 4..5 Hasil Uji F…………………………………………….3 Hasil Uji Durbin-Watson…………………………….2 Hasil Uji Multikolinieritas…………………………… 50 Tabel 4. 51 Tabel 4. 61 .1 Hasil Persamaan Regresi……………………………...DAFTAR TABEL Tabel 4.4 Hasil Uji T……………………………………………. 52 Tabel 4.

9 Tobacco Manufacturers PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. 2 Construction PT Petrosea Tbk. 5 Food and Beverages PT Fast Food Tbk. 30 Transportation Services PT Berlian Laju Tanker Tbk. 19 Cable PT Supreme Cable Manf. 31 Transportation Services PT Humpuss Intermode Transportasi Tbk. 35 Communication PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. 27 Pharmaceuticals PT Merck Tbk. Forestry and Finishing PT Astra Agro Lestari Tbk. 11 Apparel and Other Textile Products PT Sepatu Bata Tbk. 7 Food and Beverages PT Multi Bintang Indonesia Tbk. 12 Chemical and Allied Products PT Lautan Luas Tbk. 29 Consumer Goods PT Unilever Indonesia Tbk. Co. 26 Pharmaceuticals PT Kimia Farma Tbk. 6 Food and Beverages PT Indofood Sukses makmur Tbk. Tbk 20 Automotive and Allied Products PT Adhi Chandra Automotif Products Tbk. 4 Food and Beverages PT Delta Djakarta Tbk. 23 Automotive and Allied Products PT Selamat Sempurna Tbk.69 Lampiran 1 Daftar Sampel No Industri Nama Industri 1 Agriculture. 32 Transportation Services PT Rig Tenders Indonesia Tbk. 16 Metal and Allied Products PT Lion Metal Works Tbk. 28 Pharmaceuticals PT Tempo Scan Pacific Tbk.Glass and Concrete Products PT Arwana Citra Mulia Tbk. 17 Metal and Allied Products PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. 22 Automotive and Allied Products PT Goodyear Indonesia Tbk. 25 Pharmaceuticals PT Dankos Laboratories Tbk.Clay. . 14 Adhesive PT Ekadharma Tape Industries Tbk. 3 Food and Beverages PT Aqua Golden Mississipi Tbk. 34 Communication PT INDOSAT Tbk. 15 Adhesive PT Intan Wijaya Internasional Tbk. 10 Apparel and Other Textile Products PT Pan Brother Tex Tbk. 13 Chemical and Allied Products PT Unggul Indah Cahaya Tbk. 18 Stone. 33 Transportation Services PT Samudra Indonesia Tbk. 21 Automotive and Allied Products PT Astra Otopart Tbk. 36 Whole Sale And Retail Trade PT Ramayana Lestari Tbk. 24 Automotive and Allied Products PT Tunas Ridean Tbk. 8 Tobacco Manufacturers PT Gudang Garam Tbk.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di BEJ sejak tahun 2000 sampai tahun 2003. Devident Payout Ratio. PER dapat diartikan sebagai indikator kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang. Keyword : Price Earning Ratio. Pertumbuhan ROE. Analisis secara individual menunjukan hasil bahwa Pertumbuhan Penjualan. Adapun Periode amatan mulai tahun 2000 sampai dengan tahun 2003. Tingkat suku bunga SBI. Pertumbuhan Debt to Equity Ratio. Dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. dan Pertumbuhan Return On Investment. dan mampu menjelaskan sebesar 63. penilaian atas saham merupakan kegiatan yang sangat penting. dan Pertumbuhan ROI berpengaruh secara signifikan. Salah satu metode penilaian saham tersebut adalah Price Earning Ratio (PER). Earning Per Share. Price Earning Ratio atas saham maka dapat diidentifikasikan saham mana yang sebaiknya dijual atau dibeli. Debt to Equity Ratio.dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar variable penelitian. Uji statistik menunjukkan bahwa secara serentak faktor-faktor yang diteliti berpengaruh terhadap nilai Price Earning Ratio saham-saham pada Bursa Efek Jakarta.ABSTRAK Investasi dalam bentuk saham. Metode ini mendasarkan diri atas rasio antara harga saham per lembar yang berlaku di pasar modal terhadap tingkat keuntungan bersih yang tersedia bagi pemegang saham. Deviden Payout Ratio. Tingkat suku bunga Sertifiakat Bank Indonesia. Pertumbuhan Return on Equity. xiv . Return On Investment. Dividend Payout Ratio.4 %. Sampel dipilih dengan menggunakan metode Purposive Sampling berdasarkan kriteria perusahaan yang melakukan pembayaran dividen selama periode pengamatan. Return On Equity. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang diduga mempengaruhi nilai Price Earning Ratio saham-saham yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta. Faktor-faktor tersebut antara lain : Pertumbuhan penjualan.

2001). 2001). Hal ini menjadikan pasar modal merupakan tempat yang tepat untuk dapat menghimpun dana jangka panjang dari masyarakat dan kemudian dapat disalurkan ke dalam sektor yang produktif. 3) informasi yang tersedia baik kepada publik maupun tidak (Husnan. Ketersediaan informasi ini . karena itulah informasi merupakan salah satu hal penting bagi perkembangan sebuah pasar modal. Informasi yang relevan itu dapat diklasifikasikan dalam tiga tipe : 1) perubahan harga di waktu yang lalu. Investor maupun emiten terlibat langsung dalam mendapatkan informasi-informasi yang relevan tersebut . 2) informasi yang tersedia kepada publik. Semakin cepat informasi baru tercermin pada harga sekuritas maka dapat dikatakan bahwa pasar modal tersebut semakin efisien. Tujuan dari pasar modal itu sendiri adalah (Bambang Riyanto. 1994) 1) mempercepat proses pemerataan pendapatan masyarakat melalui kepemilikan saham-saham perusahaan swasta.BAB I PENDAHULUAN 1. Efisien tidaknya suatu pasar modal dapat dilihat dari apakah harga sekuritassekuritasnya telah mencerminkan semua informasi yang relevan (Husnan. 2) meningkatkan penghimpunan dana masyarakat untuk digunakan secara produktif dalam pembiayaan pembangunan nasional.1 Latar Belakang Masalah Salah satu tujuan dari perusahaan mendaftarkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta adalah untuk mendapatkan dana dari masyarakat yang dapat digunakan untuk meningkatkan performance perusahaan.

Faktor eksternal diantaranya kondisi perekonomian. investor dan kreditur) digunakan untuk melakukan analisis saham perusahaan (pembelian. Fluktuasi dari harga saham ini dipengaruhi oleh banyak faktor yaitu faktor eksternal dan internal perusahaan . karena tentu saja mereka akan memilih untuk menanamkan modalnya pada perusahaan yang mereka anggap mempunyai prospek untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi di masa yang akan datang dengan tingkat resiko tertentu yang bersedia ditanggungnya. harganya selalu mengalami fluktuasi dari satu waktu ke waktu yang lain. . memberikan pinjaman dana.2 dapat membuat investor melihat. Financial Leverage dan Debt to Service . sehingga kemakmuran dari pemegang saham dicerminkan dari harga pasar sahamnya (Husnan. 1990). penjualan dan tetap memegang saham perusahaan). laju inflasi. tingkat pendapatan. kebijaksanaan pemerintah. kebijaksanaan direksi dan lain-lain (Usman. Informasi laporan keuangan bagi pihak eksternal ( Shareholder . dan memprediksi kekuatan keuangan perusahaan di masa yang akan datang. Laporan keuangan oleh kreditur digunakan untuk menganalisis pinjaman yang diajukan oleh perusahaan (pemberian kredit terhadap perusahaan). Sudut pandang kreditur yang digunakan untuk mengukur perusahaan adalah Likuiditas. Perkembangan harga saham suatu perusahaan mencerminkan nilai saham perusahaan tersebut. dan lain sebagainya. Saham sebagai surat berharga yang ditransaksikan di pasar modal. pada perusahaan mana mereka akan menanamkan modalnya. sedangkan faktor internal perusahaan diantaranya kondisi fundamental perusahaan. 2001).

Dengan melakukan pembelian saham. dan mengidentifikasikan saham mana yang sebaiknya dijual atau dibeli. Valuasi saham merupakan suatu mekanisme untuk merubah serangkaian variabel ekonomi atau variabel perusahaan yang diramalkan menjadi perkiraan tentang harga saham (Husnan. namun pada pasar modal yang efisien akan sulit bagi investor untuk memperoleh tingkat bunga keuntungan di atas normal. Variabel-variabel ekonomi tersebut misalnya laba perusahaan. Sehubungan dengan hal itu adanya pertimbangan tentang prospek perusahaan masa yang akan datang antara lain dengan mempertimbangkan laba perusahaan. pertumbuhan penjualan dan aktiva selama kurun waktu tertentu. 2001). Harapan investor tentang kinerja perusahaan di masa yang akan datang akan mempengaruhi nilai investasinya.3 Saham merupakan salah satu instrumen yang menarik bagi investor untuk menanamkan modalnya. dividen yang dibagikan. investor mengharapkan akan memperoleh beberapa keuntungan antara lain berupa Capital Gain dan Dividend meskipun harus menaggung resiko pada tingkat tertentu. Dalam proses investasi dalam bentuk saham. penilaian atas saham merupakan kegiatan yang sangat penting. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan ini merupakan yang paling sering digunakan . variabilitas laba dan sebagainya. Jones (1998) dikutip dari Nany Nuraini (2000) mengemukakan bahwa PER merupakan aspek yang paling menarik bagi analis keuangan. Proses penilaian oleh investor atau analis keuangan terhadap suatu saham dikenal sebagai proses Valuasi Saham . Pada dasarnya proses valuasi saham yang dilakukan oleh analis keuangan bertujuan untuk bisa menghasilkan tingkat keuntungan yang menarik.

maka PER saham tersebut diperkirakan sebesar 4 + 2. Salah satu peneliti adalah (Whitbeck-Kisor.3 ( pertumbuhan laba ) Dari penelitian tersebut diketahui bahwa terjadi hubungan yang positif antara tingkat keuntungan yang diperkirakan terhadap PER. 1963) yang dikutip dari Nany Nuraini (2000) yang melakukan penelitian dengan menggunakan tiga variabel yang diduga mempunyai pengaruh terhadap PER yaitu tingkat pertumbuhan laba. Pertumbuhan laba suatu perusahaan sebesar 1 % akan menyebabkan kenaikan PER saham perusahaan tersebut sebasar 2. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Elton dan Gruber (1991) yaitu dengan menghubungkan PER dengan tingkat keuntungan yang diperkirakan dan diperoleh : PER = 4 + 2. sebaliknya deviasi standar tingkat pertumbuhan mempunyai tanda negatif yang berarti bahwa kenaikan faktor tersebut akan menurunkan PER .067 ( DPR) – 0.3 %. Keunggulan pendekatan ini adalah kemudahan dan kesederhanaan dalam penerapannya. Beberapa penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi Price Earning Ratio telah dilakukan.4 dibandingkan dengan metode lain.2 + 1. Persamaan yang berhasil disusun adalah: PER = 8. dan standar deviasi tingkat pertumbuhan.3 (10) = 27.5 ( tingkat pertumbuhan laba ) + 0. namun seperti halnya metode yang lain pendekatan ini memerlukan penaksiran terhadap masa depan yang tidak pasti. Apabila suatu saham diperkirakan mempunyai pertumbuhan laba sama dengan 10. Apabila saham . Dividend Payout Ratio (DPR). Dari persamaan tersebut dapat dilihat bahwa tingkat pertumbuhan laba dan Dividend Payout Ratio mempunyai tanda positif sehingga kenaikan kedua faktor tersebut akan meningkatkan PER.2 ( SD g ).

perusahaan yang mempunyai kesempatan investasi yang paling menarik akan memperoleh kapital harga yang wajar. Aktiva Tetap. (1997) melakukan penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi PER dengan menggunakan data perusahaan-perusahaan Amerika yang dipublikasikan dalam Dividend Achiever. Dividend Payout Ratio . Return on Equity .5 tersebut ditawarkan saat ini dengan PER kurang dari 27 maka saham tersebut potensial untuk dibeli. Leverage. Skala dan Pertumbuhan laba. Analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi Price Earning Ratio mempunyai arti penting bagi investor sebelum mengambil suatu keputusan investasi. Hal ini berarti. Penelitian yang dilakukan oleh (Chandra. semakin tinggi Price Earning Ratio suatu perusahaan. yaitu harga . tetapi faktor-faktor lain yaitu variabilitas tingkat keuntungan investasi dan juga Dividend Payout Ratio. 1994) dengan menggunakan Cross Sectional model mengindentifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi PER bukan hanya pertumbuhan Earnings. semakin banyak investor yang akan menanamkan modalnya. Arfentyas (1999) dikutip dari Nany Nuraini (2000) melakukan penelitian variabel-variabel yang mempengaruhi Price Earning Ratio saham-saham di BEJ dengan periode penelitian 1994-1995 menyimpulkan bahwa hanya variabel Dividend Payout Ratio yang menunjukkan hubungan secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh variabel tersebut berpengaruh secara signifikan dan konsisten untuk enam industri yang berbeda. Dalam penelitian tersebut digunakan tujuh variabel yaitu Penjualan. Mpaata dan Sartono.

Apakah variabel pertumbuhan penjualan secara signifikan mempengaruhi Price Earning Ratio ? 2. Berdasarkan uraian di atas dan penelitianpenelitian yang dilakukan.6 yang mencerminkan investasi potensial. Dividend Payout Ratio 4. Apakah variabel pertumbuhan Return on Equity secara signifikan mempengaruhi Price Earning Ratio ? . maka pada penelitian ini akan dirumuskan masalah-masalah sebagai berikut : 1. maka penelitian ini mengambil topik yaitu “Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi price earning rasio saham-saham perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ)” 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas. Pertumbuhan Return on Equity 3. Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 5. maka perlu dilakukan penelitian beberapa faktor yang diduga mempunyai pengaruh terhadap Price Earning Ratio saham-saham di Busa Efek Jakarta (BEJ) sebagai berikut : 1. Pertumbuhan penjualan 2. Pertumbuhan Return on Investment Dengan berbagai dasar dan latar belakang diatas. Pertumbuhan Debt to Equity 6.

.3 Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji ada tidaknya pengaruh yang signifikan antara pertumbuhan penjualan. Apakah variabel pertumbuhan Debt to Equity Ratio secara signifikan mempengaruhi Price Earning Ratio ? 6. Apakah variabel Dividend Payout Ratio secara signifikan mempengaruhi Price Earning Ratio ? 4. Apakah variabel Pertumbuhan Return on Investmen t secara signifikan mempengaruhi Price Earning Ratio ? 7. Dividend Payout Ratio . Apakah variabel pertumbuhan penjualan. baik secara sendiri-sendiri maupun secara serentak perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta periode 2000-2003. tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. 1. pertumbuhan Debt to Equity Ratio dan Pertumbuhan Return on Investment secara serentak mempengaruhi Price Earning Ratio . tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. Dividend Payout Ratio . pertumbuhan Return on Equity . dan pertumbuhan Return on Investment terhadap Price Earning Ratio .7 3. pertumbuhan Return on Equity . Apakah variabel tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia secara signifikan mempengaruhi Price Earning Ratio ? 5. pertumbuhan Debt to Equity Ratio.

dengan melakukan penelitian tentang beberapa faktor terhadap Price Earning Ratio maka manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah hasil analisisnya diharapkan dapat dipakai sebagai masukan bagi investor dan para pelaku pasar modal dalam melakukan penilaian terhadap suatu saham berkaitan dengan pengambilan keputusan untuk melakukan penempatan modal dan investasi pada perusahaan di Bursa Efek Jakarta. penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan literatur yang membantu di dalam perkembangan ilmu akuntansi dan menambah wawasan tentang analisis saham. Bagi manajer keuangan. . manfaat yang dapat diambil adalah sebagai berikut : 1. bahwa investor akan melihat segala macam informasi yang ada dan dapat digali untuk menetapkan keputusan investasi. Bagi para akademisi. Untuk itu manajer kuangan dapat menentukan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi Stockholder dan keuntungan perusahaan. Bagi Investor. 2. penelitian ini dapat menambah wawasan tentang manajemen keuangan khususnya bagi perusahaan.4 Manfaat Penelitian Dengan adanya latar belakang yang telah diuraikan. 3. permasalahan serta tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini.8 1.

9 4. Bagi Peneliti.. Penelitian ini memberikan pengetahuan dan pengalaman tambahan dalam menekuni dan mempraktikan teori keuangan dan investasi terutama tentang pasar modal. .

Saham preferen dapat dikatakan . Saham ini memiliki dua hak yaitu hak kontrol yaitu hak pemegang saham biasa untuk memilih pimpinan perusahaan. Adapun saham dibagi menjadi dua yaitu saham biasa dan saham preferen. hak menerima pembagian keuntungan perusahaan dan Hak Preemtive yaitu hak untuk mendapatkan persentasi kepimilikan yang sama jika perusahaan mengeluarkan tambahan lembar saham untuk tujuan melindungi hak kontrol dari pemegang saham lama dan melindungi harga saham lama dari kemerosotan nilai.1 Instrumen Pasar Modal 2. Saham biasa sering dikenal oleh masyarakat dan banyak digunakan untuk menarik dana dari masyarakat oleh perusahaan.Saham preferen Saham preferen merupakan saham yang mempunyai sifat gabungan antara obligasi dan saham biasa (Jogiyanto. 2000). a. Pemegang saham adalah pemilik dari perusahaan yang mewakili kepada manajemen untuk menjalankan operasi perusahaan (Jogiyanto. 2000). saham ini biasanya dalam bentuk saham biasa ( common stock ). b.BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Saham Biasa Apabila perusahaan hanya mengeluarkan satu jenis saham saja.1 Saham Saham merupakan suatu hak kepemilikan dari perusahaan yang diperjual belikan.

2 Obligasi a. 2001) obligasi merupakan surat tanda hutang jangka panjang yang diterbitkan oleh perusahaan ataupun pemerintah. penerbit harus membayar bunga atas obligasi yang diterbitkan pada tanggal yang telah ditentukan secara periodik dan pada akhirnya menebus nilai hutang tersebut pada saat jatuh tempo dengan mengembalikan sejumlah pokok pinjaman ditambah dengan bunga. . b. Hal ini disebabkan karena dua hal pokok yaitu : mewakili kepemilikan ekuitas dan diterbitkan tanpa tanggal jatuh tempo yang tertulis di atas lembaran saham tersebut. memiliki waktu jatuh tempo dan memiliki nilai pari. dan memiliki hak tebus serta dapat dipertukarkan dengan saham biasa. Obligasi Konversi ( Convertible Bond ) Obligasi konversi secara umum tidak berbeda dengan obligasi biasa yaitu : memberikan kupon tetap. Dalam obligasi.11 serupa dengan saham biasa. dividennya tetap selama masa berlaku dari saham. Menurut (Husnan. Sedangkan persamaan saham preferen dengan obligasi terletak pada tiga hal yaitu : ada klaim atas laba dan aktiva sebelumnya. 2. Obligasi Biasa (Bond) Obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak antara pemberi dana (pemodal) dengan yang diberi dana (perusahaan). Keuntungan yang dapat diperoleh adalah Fixed Income Securities atau surat berharga yang memberikan pendapatan yang tetap dan Capital Gain.1. dan membayar (memperoleh) dividen.

Adapun keuntungan dari sertifikat ini adalah pemodal memperoleh kesempatan atau bagian dalam pembelian suatu saham baru yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan melakukan Right Issue . Biasanya waran ini diperjualbelikan kepada pemodal bersama dengan surat berharga lainnya. dan kemudian membandingkannya dengan harga pasar saham . Saham maupun waran yang dibeli pemodal dapat diperjualbelikan secara terpisah. 2. 2. Sertifikat Right ini biasanya diberikan kepada pemegang saham lama sewaktu dilakukan penawaran umum.12 Akan tetapi obligasi konversi ini sedikit memiliki keunggulan. Tujuan diterbitkannya waran adalah agar pemodal tertarik untuk membeli obligasi maupun saham yang diterbitkan oleh perusahaan. 2.1.3 Sertifikat Right Right merupakan surat berharga yang memberikan hak bagi pemodal untuk membeli saham baru yang dikeluarkan perusahaan. yaitu dapat ditukar dengan saham biasa. di mana Right merupakan suatu produk derivatif atau merupakan turunan dari sebuah saham.2 Analisis dan Penilaian Saham Analisis saham bertujuan untuk menaksir nilai intrinsik ( Intrinsic Value ) suatu saham. 2001).4 Waran Waran merupakan hak untuk membeli saham biasa pada waktu dan harga yang sudah ditentukan (Husnan.1.

Nilai intrinsik (NI) suatu saham menunjukkan Present Value arus kas yang diharapkan dari saham tersebut. maka saham tersebut dinilai Overvalued (harganya terlalu mahal) dan karenanya layak dijual. 3. sedangkan dalam analisis fundamental harga saham ditentukan atas dasar faktor-faktor fundamental yang mempengaruhinya. biasanya akan menganilisis terlebih dahulu untuk menentukan saham mana yang memberikan keuntungan paling optimal.13 tersebut pada saat ini ( Current Market Price ). Model penilaian merupakan suatu mekanisme untuk mengubah serangkaian variabel ekonomi atau variabel perusahaan yang diramalkan (atau yang diamati) menjadi dasar perkiraan harga saham (Husnan. 2. Apabila NI = harga pasar saat ini. Variabelvariabel ekonomi tersebut misalnya : laba dan dividen yang dibagikan. Pedoman yang dipergunakan adalah sebagai berikut: 1. Penentuan harga saham dapat dilakukan melalui analisis teknikal dan analisis fundamental. Apabila NI > harga pasar saat ini. Seorang investor sebelum mengambil keputusan untuk membeli saham. dan karenanya layak dibeli atau ditahan apabila saham tersebut telah dimiliki. maka saham tersebut dinilai wajar harganya dan berada dalam kondisi keseimbangan. maka saham tersebut dinilai Undervalued (harganya terlalu rendah). 2001). Pada analisis teknikal harga saham ditentukan berdasarkan catatan harga saham di waktu yang lalu. . seperi laba dan dividen. Apabila NI < harga pasar saat ini.

Metode ini mengamati dan mempelajari perubahan-perubahan harga saham di masa lalu dengan menggunakan analisis grafis untuk menetapkan estimasi harga saham.2. Inti pemikiran dari teknik analisis ini adalah bahwa nilai dari sebuah saham merupakan hasil dari adanya penawaran dan permintaan yang terjadi. Hal ini disebabkan karena nilai saham mewakili nilai perusahaan.1 Analisis Teknikal Analisis teknikal merupakan metodologi dari perkiraan pergerakan harga saham. tidak hanya nilai intrinsik suatu saat tetapi juga adalah harapan kemampuan perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan pemegang saham. sehingga faktor-faktor penyebab kondisi penawaran dan permintaan menjadi tidak begitu berpengaruh 2. baik sebagai saham individu atau pasar secara keseluruhan. Kelemahan utama yang dimiliki oleh analisis ini adalah tidak dimasukkannya variabel ekonomi yang terkait dengan perusahaan atau pasar pada umumnya. Prediksi ini dimungkinkan karena konsep pendekatan teknikal beranggapan bahwa pola pergerakan saham yang terjadi saat ini dan di masa yang lalu cenderung akan terulang di masa yang akan datang. oleh sebab itu analisis fundamental mencoba mempelajari hubungan antara harga saham dengan kondisi perusahaan.2 Analisis Fundamental Analisis fundamental mempunyai anggapan bahwa setiap pemodal adalah makhluk rasional.14 2.2. Analisis grafis ini kemudian dipelajari untuk mengetahui kemungkinan terjadinya suatu pengulangan fluktuasi dan arah trend harga. Analisis fundamental mencoba untuk .

Metode ini digunakan untuk mengetahui nilai perusahaan di masa datang. dan (2) menerapkan hubungan variabel-variabel tersebut sehingga diperoleh taksiran harga saham. manfaat yang akan diterima oleh pemilik saham. 2000) yaitu : a. 2000): Arus kas n Nilai saham = t +(1r ) t =t1 r adalah tingkat bunga atau tingkat keuntungan yang dipandang layak bagi investasi tersebut.2. menaksir nilai saham dengan mengalikan laba perlembar saham dengan kelipatan tertentu. dengan cara mendiskontokan nilai-nilai arus kas ( cash flow ) di masa depan menjadi nilai sekarang. Analisis fundamental memiliki dua model penilaian saham yang sering digunakan para analisis sekuritas (Jogiyanto. dengan menggunakan tingkat bunga tertentu. mencoba menaksir Present value . sedangkan bagi perusahaan ini merupakan cost of equity . 2. dengan rumusnya sebagai berikut (Jogiyanto. .2. b. Pendekatan Price earning ratio . Pendekatan Present value .2001).1 Pendekatan Present Value Berdasarkan pendekatan ini maka nilai saat ini dari suatu saham adalah sama dengan present value arus kas yang diharapkan akan diterima oleh pemilik saham tersebut (Husnan.15 memperkirakan harga saham di masa yang akan datang dengan : (1) mengestimasi nilai faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi harga saham di masa yang akan datang.

2. 2. Dipandang dari sisi teori ekonomi. Sartono (1996) menyatakan bahwa PER dapat diartikan sebagai indikator kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang.2 Pendekatan Price Earning Ratio Pendekatan ini mendasarkan diri atas rasio antara harga saham per lembar dengan EPS. Pendekatan ini mendasarkan atas ratio antara harga saham per lembar yang berlaku di pasar modal dengan tingkat keuntungan bersih yang tersedia bagi pemegang saham. Saham yang mempunyai PER yang tinggi diduga terlalu tinggi harganya .2.16 karena merupakan tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh pemilik modal sendiri. Semakin besar risiko yang ditanggung pemodal semakin tinggi tingkat keuntungan yang dipandang layak. Analis atau pemodal perlu memasukkan faktor risiko untuk menaksir tingkat keuntungan yang dipandang layak. secara konseptual basis model PER memanglah tidak sekuat model berdasarkan dividen. 2. Analis sekuritas kadang-kadang menyukai penggunaan PER dalam menilai kewajaran harga saham.3 Konsep Dasar Price Earning Ratio ( PER ) Price Earning Ratio merupakan salah satu pendekatan yang sering digunakan oleh analis sekuritas untuk menilai suatu saham. Sedangkan Jones (1998) dikutip dari Nany Nuraini (2000) mengemukakan bahwa PER menunjukkan optimisme dan pesimisme para . Brigham & Gapenski (1996) dikutip dari Nany Nuraini (2000) mengemukakan bahwa PER menunjukkan besarnya harga yang bersedia dibayarkan oleh investor untuk setiap dollar laba yang dilaporkan oleh perusahaan.

Maka pendekatan lain dalam menilai harga saham adalah dengan mencari faktor-faktor yang diduga mempengaruhi PER secara nyata. sehingga dapat dinilai pada kewajaran harga saham perusahaan. Sesuai dengan pandangan bahwa harga saham mencerminkan harapan para investor atau pasar terhadap prospek suatu perusahaan. . kemudian dibuat suatu model tersebut untuk menilai PER perusahaan di masa yang akan datang. analis bisa memperkirakan bagaimana posisi suatu saham relatif terhadap saham-saham lainnya.17 investor terhadap prospek perusahaan di masa yang akan datang. Maka faktor-faktor harga saham juga akan mempengaruhi PER. Besarnya nilai PER biasanya terkait dengan tahap pertumbuhan perusahaan. direfleksikan pada harga saham yang bersedia mereka bayar atas saham perusahaan tersebut yang selanjutnya berpengaruh terhadap PER dengan mengetahui besarnya PER suatu perusahaan. sehingga perusahaan-perusahaan yang berada dalam tahap pertumbuhan biasanya memiliki PER yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang berada dalam kondisi yang sudah mapan. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa harapan investor terhadap Earning perusahaan pada masa yang akan datang. apakah saham tersebut dibeli atau tidak. Jogiyanto (2000) menyatakan bahwa PER menunjukkan rasio harga saham terhadap Earning atau dengan kata lain menunjukkan berapa besar pemodal menilai harga saham terhadap kelipatan dari Earnings .

Rasio laba yang dibayarkan sebagai dividend . atau Payout Ratio [yaitu(1b)] 2.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio Price Earning Ratio merupakan perbandingan antara harga saham dengan laba per saham (Earning per Share). Adapun rumusnya adalah sebagai berikut : PER = Po/E1 PER = [ D1 / (r-g)]/E1 Karena D1 = E1(1-b). maka PER = [E1(1-b)/(r-g)]/E1 PER = (1-b)/(r-g) Keterangan : PER : Price Earning Ratio Po E1 : Harga Saham pada tahun ke 0 : Perkiraan Laba pada tahun yang akan datang (1-b) : Dividend Payout Ratio r g : Required Rate of Return : Pertumbuhan Dividen Dari persamaan tersebut dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi PER adalah : 1. Tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh pemodal 3. Pertumbuhan dividen (g ) ( r) .18 2.

19 Sesuai dengan persamaan tersebut. semakin tinggi Dividend Payout Rati o. The Expected Rate of Inflation (I). maka semakin tinggi PER. positif terhadap PER karena dividen yang meningkat dapat dijadikan sebagai . Pengaruh faktor ini adalah c. 1994) menyebutkan bahwa dengan Rate of Return merupakan fungsi dari The Economy's Risk F ree Rate of Return (Rf). Faktor ketiga adalah pertumbuhan Dividen (g ). (Reilly. b. maka pengaruh masing-masing faktor terhadap Price Earning Ratio dapat diuraikan sebagai berikut : Faktor yang pertama adalah Dividend Payout Ratio yaitu bagian dari laba a. Faktor ini mempunyai pengaruh yang positif terhadap PER karena besarnya Dividend Payout Ratio menentukan besarnya dividen yang diterima oleh pemilik saham di mana besarnya dividen ini secara positif dapat mempengaruhi harga suatu saham terutama pada pasar modal yang didominasi oleh investor yang berorientasi pada pendapatan dividen. dan Market Risk For Common Stock Easured As The Variance of Return. perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen. Faktor kedua adalah tingkat keuntungan yang disyaratkan pemodal (Rate of Return /r) yaitu tingkat keuntungan yang dianggap layak bagi investasi pada suatu saham. Dengan demikian semakin tinggi tingkat keuntungan yang disyaratkan semakin rendah PER asumsi faktor yang lain konstan. Faktor ini mempunyai pengaruh yang negatif dengan PER. karena apabila keuntungan yang diperoleh atas suatu saham lebih kecil dari tingkat keuntungan yang disyaratkan (r) hal ini akan menurunkan harga dari suatu saham karena investasi pada saham tersebut dianggap kurang menarik. Dengan demikian apabila faktor-faktor lain yang mempengaruhi PER konstan.

dan beberapa kebijakan dividen perusahaan tersebut.20 cerminan prospek perusahaan yang baik sehingga investasi pada suatu saham akan semakin menarik.21 Dengan kata lain. Ini berarti bahwa b = 0.10 g = 0.30 = 2. Pengaruh Pertumbuhan Penjualan terhadap PER . semakin tinggi PER.5 Analisis Faktor-Faktor yang diduga Mempengaruhi PER dan Hipotesis Di dalam penelitian ini Price Earning Ratio merupakan variabel dependen. Upaya tentang Price Earning Ratio tersebut dapat digunakan sebagai pedoman untuk melakukan penilaian terhadap PER suatu saham. PER saham tersebut dinilai layak kalau diperkirakan bahwa pertumbuhan laba perusahaan 21% pertahun. Uraian tentang pengaruh kedua variabel tersebut adalah sebagai berikut : a.40 – 10 g 10 g = 2.24-g) 0. 2. Misalkan perusahaan menetapkan DPR sebesar 30%. Dengan demikian apabila faktor yang lain konstan maka semakin tinggi pertumbuhan dividen. maka dapat diperkirakan beberapa pertumbuhan laba perusahaan tersebut. Sekarang kalau ditaksir r yang layak adalah 24%.70. berapa r yang layak untuk saham tersebut. Apabila ada suatu saham yang mempunyai PER = 10. maka ini berarti : PER = (1-b) / (r-g) 10 = 0.30 / (0. sedangkan faktor yang diduga mempunyai pengaruh terhadap PER merupakan variabel independen.

sehingga akan meningkatkan PER. Dengan demikian semakin besar laba yang diperoleh perusahaan. b. Secara ringkas dapat digambarkan sebagai berikut : Sales profit Price of stock PER Maka hipotesis yang akan diajukan pada penelitian ini adalah : : Terdapat pengaruh positif faktor pertumbuhan penjualan terhadap Ha 1 PER saham-saham perusahaan yang terdaftar di BEJ. Adanya pertumbuhan ROE diharapkan terjadi kenaikan harga saham yang lebih besar daripada kenaikan Earning karena adanya prospek perusahaan yang semakin baik. Pengaruh Pertumbuhan Return on Equity terhadap PER Return on Equity (ROE) menunjukkan besarnya laba bersih yang dihasilkan untuk setiap ekuitas.21 Pertumbuhan penjualan mencerminkan prospek perusahaan dan profitabilitas perusahaan di masa yang akan datang. Secara ringkas dapat digambarkan : Net Income ROE Price of stock PER . Apabila pertumbuhan penjualan positif diharapkan profitabilitas perusahaan meningkat dan prospek perusahaan semakin baik. Dengan demikian diprediksikan bahwa terdapat pengaruh yang positif pertumbuhan ROE terhadap PER. akan mendorong kenaikan harga saham karena pada dasarnya harga saham dipengaruhi oleh profitabilitas di masa yang akan datang dan resiko yang ditanggung oleh pemodal. Jadi variabel ini diprediksikan mempunyai pengaruh yang positif terhadap PER. Adanya kenaikan harga saham menyebabkan kenaikan PER.

22 Maka hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah : Ha : Terdapat pengaruh positif faktor pertumbuhan ROE terhadap PER 2 saham-saham perusahaan yang terdaftar di BEJ. Tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh pemodal (Required Rate of Return) menunjukkan besarnya keuntungan yang dianggap layak bagi pemodal. Kenaikan harga saham akan meningkatkan PER. Secara ringkas : DPR Price of stock PER Maka hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah : Ha : Terdapat pengaruh positif faktor Dividend Payout Ratio terhadap 3 PER saham-saham perusahaan yang terdaftar di BEJ . d. Besarnya tingkat keuntungan yang disyaratkan pemodal di Indonesia antara lain didasarkan pada tingkat bunga SBI (Risk Free Rate) . Dividen yang diterima investor atau pemegang saham besarnya tergantung pada Dividend Payout Ratio (DPR) yaitu bagian dari laba perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen. Jadi diduga Dividend Payout Ratio mempunyai pengaruh positif terhadap PER. Saham dengan dividen yang tinggi merupakan salah satu faktor yang menarik bagi investor sehingga dapat menaikkan harga saham. Pengaruh Tingkat Bunga Sertifikat Bank Indonesia terhadap PER. Pengaruh Dividend Payout Ratio terhadap PER Arus kas yang diterima oleh investor atau pemegang saham sehubungan dengan kegiatannya di pasar modal adalah dividen dan hasil penjualan kembali suatu saham. c.

e. Sedikitnya peminat saham mengakibatkan harga saham turun sehingga PER menjadi turun pula. Semakin besar DER menunjukkan bahwa struktur modal lebih banyak memanfaatkan hutang dibandingkan dengan ekuitas. Semakin besar DER mencerminkan solvabilitas perusahaan semakin rendah sehingga kemampuan perusahaan . Dengan demikian diduga terdapat pengaruh yang negatif antara tingkat bunga terhadap PER. Tingkat bunga SBI yang meningkat mendorong investor untuk menyimpan uangnya dalam bentuk tabungan atau deposito.23 yang berlaku. Dari sisi perusahaan kenaikan bunga deposito akan diikuti oleh kenaikan suku bunga kredit sehingga Financial Risk dari perusahaan akan meningkat. Secara ringkas : RF Required Rate of Return (r) PER Maka hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah : Ha : Terdapat pengaruh negatif faktor tingkat suku bunga Sertifikat Bank 4 Indonesia terhadap PER saham-saham perusahaan yang terdaftar di BEJ. Dengan demikian terjadi hubungan yang negatif antara suku bunga deposito dan PER. Hal ini dapat menyebabkan harga saham turun sehingga PER akan turun. Pengaruh Pertumbuhan Debt to Equity Ratio terhadap PER Debt to Equity Ratio menggambarkan perbandingan antara total hutang dan total ekuitas perusahaan yang digunakan sebagai pendanaan usaha.

24 untuk membayar hutangnya adalah rendah. f. Jadi diduga terjadi pengaruh yang negatif DER terhadap PER Secara ringkas : DER solvabilitas financial risk Price of stock PER Maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah : Ha : Terdapat pengaruh negatif faktor pertumbuhan Debt to Equity 5 Ratio terhadap PER saham-saham perusahaan yang terdaftar di BEJ. Dengan demikian diprediksikan bahwa terdapat pengaruh yang positif pertumbuhan ROI terhadap PER. Secara ringkas dapat digambarkan : Net Income ROI Price of stock PER . Adanya resiko yang tinggi menyebabkan investasi pada suatu saham akan kurang menarik terutama bagi investor yang bukan Risk Take r. Adanya pertumbuhan ROI diharapkan terjadi kenaikan harga saham yang lebih besar daripada kenaikan Earning karena adanya prospek perusahaan yang semakin baik. sehingga akan meningkatkan PER. sesuai dengan investasi mana yang digunkan atau rasio tingkat hasil yang diharapkan dari modal yang ditanamkan. Pengaruh Pertumbuhan Return on Imvestment terhadap PER Return on Investment (ROI) merupakan rasio laporan keuangan yang mengukur tingkat kembalian investasi yang telah dilakukan oleh perusahaan. hal ini berarti bahwa resiko perusahaan (Financial Risk) relatif tinggi. akibatnya harga saham akan turun sehingga PER akan turun pula.

Dividend Payout Ratio . . Pertumbuhan ROE. Jones (1991) dikutip dari Nany Nuraini (2000) menyatakan PER sebagai salah satu aspek keuangan yang penting bagi manajer dan analis keuangan. Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia. 7 Pertumbuhan ROE. Meskipun demikian. dari hipotesis pasar modal yang efisien dapat diketahui bahwa sangat sulit bagi investor untuk terus-menerus dapat mengalahkan pasar dan memperoleh tingkat keuntungan di atas normal (lebih tinggi dari yang seharusnya sesuai dengan resiko yang ditanggung). Pertumbuhan Debt to Equity Ratio dan Pertumbuhan ROI secara serentak terhadap Price Earning Ratio . Pertumbuhan Debt to Equity Ratio dan Pertumbuhan ROI secara serentak terhadap Price Earning Ratio . Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia. 2. Pengaruh variabel-variabel pertumbuhan Penjualan. Dividend Payout Ratio.6 Tinjauan Penelitian Terdahulu Upaya untuk merumuskan bagaimana mencantumkan harga saham yang seharusnya.25 Maka hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah : Ha : Terdapat pengaruh positif faktor pertumbuhan ROI terhadap PER 6 saham-saham perusahaan yang terdaftar di BEJ. telah dilakukan oleh setiap analis keuangan dengan tujuan agar dapat memperoleh tingkat keuntungan (Return) yang menarik. Maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah : Ha : Terdapat pengaruh yang signifikan antara pertumbuhan Penjualan. g.

47 + 0. Perilaku PER suatu perusahaan pada industri tertentu dapat di jelaskan oleh variabel-variabel DPR. Hasil penelitian ini oleh beberapa penulis dianggap belum terlalu memuaskan karena variabel-variabel independen yang digunakan hanya mampu menjelaskan sekitar 0.0. sehingga faktor-faktor yang di duga mempengaruhi PER menjadi. tingkat pertumbuhan Earnings. ROE.02 ( Return saham). dan Return saham. Yosep Chandra (1994) dengan mengimplikasikan model Whitbeck-kisor (1963) dengan mengganti variabel terakhir dengan s return saham.05 ( Dividend Payout Ratio ) . Dividend Payout Ratio . 2. Periode pengamatan yang di lakukan adalah mulai tahun 1991 sampai 1993.26 Menurutnya. persamaan yang berhasil di rumuskan adalah sebagai berikut : Est PER : 18. Nilai PER dari masing-masing industri menunjukkan perbedaan yang nyata. Sartono Munir (1997) meneliti pengaruh kategori industri terhadap PER dan faktor-faktor penentunya dengan menggunakan sampel dari tujuh industri dengan periode pengamatan 1991-1996 mengidentifikansikan bahwa : 1. pertumbuhan laba. ukuran perusahaan .15 (pertumbuhan laba) + 0. model PER konsisten dengan nilai sekarang karena mempertimbangkan nilai intrinsik suatu saham atau bursa saham Agregat dan menggambarkan seberapa besar para investor bersedia dibayar untuk setiap keuntungan yang diperoleh perusahaan.27 dari perubahan PER.

Nany Nuraini (2000) Melakukan penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi Price Earning Ratio hasilnya adalah bahwa secara individual koefisien variabel pertumbuhan penjualan. dan Standard Deviation Earnings Growth . Penelitian ini mencoba untuk meneliti kembali pengaruh variabel bebas . tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap PER. Kemampuan faktor-faktor yang menjadi penentu PER secara bersama-sama juga berbeda antar industri. sedangkan pertumbuhan Return on Equity serta tingkat inflasi tidak berpengaruh terhadap PER. Dividend Payout Ratio . Dividend Payout Ratio . penjualan (diukur dengan variabel P/S ratio) dan Debt to Equity Ratio. 3. Penelitian ini akan menguji lebih lanjut lagi pengaruh variabel-variabel independen terhadap PER yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Marwan dan Heveadi (1999) dalam penelitiannya yang berjudul Price Earning Ratio (PER) model Consistency : Evidence From Jakarta Stock Exchange menggunakan tiga variabel dalam menguji konsistensi PER Cross Sectional model pada penilaian harga saham yaitu Rate of Earnings Growth.27 (dinyatakan dalam total asset). menunjukkan bahwa masing-masing penggunaan model pada periode waktu yang berbeda dengan menggunakan sampel yang sama dan juga metode yang sama di peroleh hasil yang berbeda. Arah hubungan dan pengaruh masing-masing variabel (baik besar maupun signifikansinya) dalam menjelaskan PER berbeda antara industri yang satu dengan industri yang lain.

Dividend Payout Ratio. Perbedaan dengan penelitian sebelumnya : a. Pertumbuhan ROE. Dengan menambahkan variabel pertumbuhan Return on Investment c. Menggunakan model pertumbuhan untuk variabel tertentu. Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia.28 Pertumbuhan Penjualan. G= X Di mana : . Data dan sampel penelitian tidak sama dengan penelitian sebelumnya karena tergantung dari jumlah perusahaan yang membagikan dividen dan mempunya laba yang positif pada periode pengamatan. Model pertumbuhan yang digunakan. b. Dengan menggunakan periode tahun yang berbeda yaitu antara tahun 2000-2003.n1 G : Pertumbuhan variabel Xn : Data variabel tahun ke n Xn-1 : Data variabel tahun ke n-1 X X x 100 % n n 1 . dan Pertumbuhan Debt to Equity Ratio dan Perrtumbuhan Return On Investment. d.

tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia pertumbuhan Debt to Equity Ratio dan pertumbuhan ROI.29 2. pertumbuhan ROE. . .7 Kerangka Hubungan Antara Variabel Independen dan Dependen Hubungan antara Variabel Dependen dengan Variabel Independen Variabel Independen Variabel Dependen Pertumbuhan Penjualan Pertumbuhan ROE PER Dividend Payout Ratio Tingkat Suku Bunga SBI Pertumbuhan DER Pertumbuhan ROI Pengaruh antara variabel bebas dengan variabel tergantung bersifat Syncronouse artinya bahwa perubahan PER diprediksi akan dapat di jelaskan oleh pertumbuhan penjualan. Dividend Payout Ratio.

Perusahaan tersebut melakukan pembagian dividen berturut-turut selama periode pengamatan (2000-2003) c. b. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang dipilih dengan menggunakan metode Purposive Sampling . Mempunyai EPS yang positif selama periode pengamatan. periodisasi populasi penelitian mencakup data perusahaan yang Listing di Bursa Efek Jakarta tahun 2000-2004. d. Dengan Purposive Sampling .1 Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). dimaksudkan untuk menghindari adanya PER yang negatif. Perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta paling tidak pada tahun 2000 dan tetap terdaftar sampai dengan tahun 2004. sampel dipilih atas dasar kesesuaian karakteristik dengan kriteria sampel yang ditentukan : a.BAB III METODE PENELITIAN 3. Perusahaan tersebut mempunyai data-data variabel yang dibutuhkan dalam penelitian . Daftar Sampel Perusahaan disajikan dalam Lampiran 1 (halaman 68-69) .

Dividend Payout Ratio.3 Identifikasi Variabel Penelitian a. Debt to equity Ratio.31 3. Data laporan keuangan diperoleh dari buku “ Indonesian Capital Market Directory (ICMD)” tahun 2000-2004 . Rekapitulasi data yang digunakan disajikan dalam lampiran 2 (Halaman 70-79). Return On Investment dan Price Earning Ratio diperoleh dari prospektus lengkap yang diterbitkan oleh perusahaan di Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Return On Equity. sedangkan untuk memperoleh data tentang tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia dari tahun 2001-2003 diperoleh melalui website Bank Indonesia. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Price Earning Ratio (PER) yang merupakan hasil pembagian dari Closing Price dengan E arning per Share (EPS). Pesimisme dan Optimisme harapan investor tentang Earning tersebut di refleksikan pada harga yang tersedia dibayar untuk suatu saham. PER mencerminkan ekspektasi investor terhadap Earning yang mungkin akan dihasilkan oleh perusahaan di masa yang datang. 3. Rumus yang digunakan dalam menghitung Price Earning Ratio adalah: PER = Price/ EPS . Periode amatan dimulai dari tahun 2000-2003. Data mengenai Penjualan.2 Data dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder tentang laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta.

pada tahun ke n . bersih pada tahun n . Pemilihan atas faktor ini terutama didasarkan pada konsep yang menyatakan bahwa penjualan mempunyai kemampuan yang lebih besar dalam menjelaskan tentang potensi perusahaan dalam memperoleh keuntungan (laba) dalam jangka panjang dibandingkan dengan faktor lain yang berbasis laba karena laba dipengaruhi oleh pengeluaranpengeluaran yang bersifat temporer seperti biaya promosi. 1997).1 Karena yang dipergunakan dalam penelitian ini merupakan pertumbuhan penjualan maka persamaannya adalah : X X Penj = x 100 % n n . sehingga akan berpengaruh secara positif terhadap PER perusahaan tersebut. potensi perusahaan yang bagus akan membawa pengaruh positif terhadap harga sahamnya.32 Daftar Price Earning Ratio untuk masing-masing perusahaan disajikan dalam lampiran 3 (Halaman 80-83). Perusahaan dengan pertumbuhan penjualan positif merupakan perusahaan dengan prospek yang baik. Laju pertumbuhan penjualan dihitung dari : Penj . bersih pada tahun ke n . Penj . pengembangan produk dan sebagainya (Munir.1 = Pertm penj .Penj .1 X n -1 di mana : . b. Variabel Independen Pertumbuhan Penjualan . Faktor ini merupakan cerminan terhadap kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba dalam jangka panjang.

semakin besar potensi pertumbuhan. ROE merupakan hasil pembagian dari pendapatan setelah pajak dengan total equity . Salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya PER adalah g yaitu pertumbuhan deviden. 4 (Halaman. Reilly (1994) menyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pertumbuhan laba dan deviden terhadap PER. Jumlah laba yang ditahan dan diinvestasikan kembali (b) b. The Rate of Return dari laba yang ditahan tersebut (ROE). Adanya pertumbuhan ROE menunjukkan prospek perusahaan yang semakin baik karena berarti adanya potensi peningkatan keuntungan yang diperoleh perusahaan sehingga akan meningkatkan kepercayaan investor serta akan mempermudah manajemen perusahaan untuk menarik modal dalam bentuk saham. Besarnya pertumbuhan dapat dihitung berdasarkan persamaan : g = b x ROE ROE merupakan rasio yang sangat penting bagi pemilik perusahaan ( The Common Stockholder) . Semakin banyak laba yang diinvestasikan kembali. ROE menunjukkan keuntungan yang akan dinikmati oleh pemilik saham. .33 Xn : Penjualan bersih pada tahun ke n Xn – 1 : Penjualan bersih pada tahun ke n-1 Hasil perhitungan variabel independen pertumbuhan penjualan untuk masing-masing perusahaan dalam lampiran. karena rasio ini menunjukkan tingkat kembalian yang dihasilkan oleh manajemen dari modal yang disediakan oleh pemilik perusahaan. Disebutkan bahwa dalam suatu bisnis pertumbuhan (g) tergantung kepada : a. 84-86). Pertumbuhan Return on Equity.

34 Persamaan ROE adalah : Pendapa tan setelah pajak = ROE Total equity Karena yang dipergunakan dalam penelitian ini merupakan pertumbuhan ROE maka persamaannya adalah : X X = ROE x 100 % n n . di mana b merupakan bagian laba yang ditahan untuk diinvestasikan kembali. Dividend Payout Ratio (DPR) merupakan laba bersih yang dibagikan sebagai deviden sehingga persamaannya adalah (1-b). Bagian terbawah laporan laba rugi perusahaan atau sering dikenal sebagai The Bottom Line adalah pos laba bersih. DPR dihitung berdasarkan rasio antara Dividend Per Share (DPS) dengan Earning Per Share (EPS). 84-86). . Dividend Payout Ratio Merupakan bagian dari laba bersih perusahaan yang dibagikan sebagai dividen.1 X n -1 di mana : Xn : ROE pada tahun ke n Xn – 1: ROE pada tahun ke n -1 Hasil perhitungan variabel independen pertumbuhan Return On Equity untuk masing-masing perusahaan dalam lampiran 4 (halaman.

Kebijakan dividen yang optimal pada suatu perusahaan adalah kebijakan yang menciptakan keseimbangan antara dividen saat ini dan pertumbuhan di masa yang akan datang sehingga memaksimumkan harga saham. Dasar pemilihan faktor ini adalah tingkat keuntungan yang disyaratkan (Required Rate of Return) oleh pemodal yang secara teoritis mempunyai pengaruh terhadap PER didasarkan atas The Economy’s Risk Free Rate (RFR). Pada umumnya DPS lebih kecil daripada EPS karena dividen dibayarkan dari laba perusahaan. Kebijakan dividen menyangkut keputusan untuk membagikan laba atau menahannya guna diinvestasikan kembali di dalam perusahaan. Namun pada tahun tertentu DPS dapat melampaui EPS. sehingga besarnya DPS lebih dari 100% tergantung dari kebijakan dividen. Daftar Dividend Payout Ratio untuk masing-masing perusahaan disajikan dalam lampiran (Halaman.35 Persamaannya : DPS DPR = EPS di mana : Dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham DPS = Saham yang beredar Laba bersih sesudah pajak EPS = Saham yang beredar Dividend Per Share menunjukkan arus kas utama dari perusahaan kepada pemegang saham. Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia Merupakan salah satu surat berharga yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. 84-86). .

EA Koetin (1994) menyatakan bahwa tingkat bunga mempunyai pengaruh yang besar terhadap pasar modal. Persamaannya adalah : Total Hutang DER = Total Equity Karena yang diukur adalah pertumbuhan dari Financial Risk maka persamaannya : DER = X . Hasil perhitungan variabel independen tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia untuk masing-masing perusahaan disajikan dalam lampiran 4 (Halaman. Ada beberapa cara mengukur Financial Risk . namun dalam penelitian ini menggunakan persamaan Debt to Equity Ratio . Financial Risk merupakan resiko tambahan bagi perusahaan akibat adanya keputusan pendanaan menggunakan utang dan Preferred Stock. 84-86).n 1 di mana : DERn : debt to equity ratio pada tahun ke n DERn – 1 : debt to equity ratio pada tahun ke n –1 X X x 100 % n n 1 . hal tersebut akan berpengaruh terhadap harga saham dan akan mempengaruhi PER. Sehingga permintaan akan saham akan menurun. yaitu pada tingkat bunga yang tinggi mendorong pemilik modal untuk menyimpan uangnya dalam tabungan dan deposito.36 sedangkan Sertifikat Bank Indonesia merupakan instrumen yang lebih tepat untuk mewakili investasi yang bebas resiko. Pertumbuhan rasio utang sebagai proxy resiko financial perusahaan dalam jangka panjang. Pertumbuhan Debt to Equity Ratio .

sesuai dengan investasi mana yang digunkan atau rasio tingkat hasil yang diharapkan dari modal yang ditanamkan. Persamaan ROI adalah : Pendapa tan setelahpaj ak ROI = Total Aktiva Karena yang dipergunakan dalam penelitian ini merupakan pertumbuhan ROI maka persamaannya adalah : X X ROI = X . Return on Invesment merupakan rasio laporan keuangan yang mengukur tingkat kembalian investasi yang telah dilakukan oleh perusahaan. Semakin tinggi proporsi DER menyebabkan laba perusahaan semakin tidak menentu dan menambah kemungkinan bahwa perusahaan tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran utangnya.37 Besarnya rasio utang menunjukkan proporsi modal perusahaan yang diperoleh dari utang dibandingkan dengan sumber-sumber modal yang lain seperti saham preferen..n1 x 100 % n n . Pertumbuhan Return On Investment . saham biasa atau laba yang ditahan. Tinggi rendahnya risiko keuangan perusahaan secara tidak langsung dapat mempengaruhi harga saham perusahaan tersebut. Hasil perhitungan variabel independen pertumbuhan Debt to Equity Ratio untuk masing-masing perusahaan dalam lampiran 4 (Halaman 84-86).1 . Oleh karena itu semakin tinggi proporsi rasio utang akan semakin tinggi pula risiko Financial suatu perusahaan.

Dari hasil operasionalisasi variabel yang akan diuji. Perumusan model regresi adalah : PERin = a + b1 g Salesn + b2 g ROEn + b3 DPRn +b4 SBIn + b5 g DERn + e b6 g ROIn + Di mana: PER in = Price Earning Ratio saham i pada tahun ke n a = Intersep gSalesn = Pertumbuhan Penjualan pada tahun ke. 8486).38 di mana : Xn : ROI pada tahun ke n Xn – 1: ROI pada tahun ke n -1 Hasil perhitungan variabel independen pertumbuhan Return On Investment untuk masing-masing perusahaan dalam lampiran 4 (Halaman.4 Analisis Data Analisis data adalah proses penyerdahanaan data ke dalam bentuk yang mudah dibaca dan diinterprestasikan. Prosedur pengolahan data dalam penelitian ini dimulai dengan memilahkan data ke dalam variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini. nilai variabel tersebut dimasukan dengan program software SPSS for Windows Realease 12.n . Untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel yang diteliti terhadap Price Earning Ratio (PER) maka penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda. 3.0.

b4.39 gROEn = Pertumbuhan Return on Equity pada tahun ke-n DPRn = Dividend Payout Ratio pada tahun ke-n SBIn = Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia pada tahun ke-n gDERn = Pertumbuhan Debt to Equity Ratio pada tahun ke-n gROIn = Pertumbuhan Return On Investment pada tahun ke-n e = Standar error b1. . 3. Sedangkan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara serentak diuji dengan uji f. b5. Pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara individu diuji dengan uji t. b6 = koefisien variabel bebas Tujuan pengujian regresi adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel-variabel keuangan terhadap Price Earning Ratio (PER).5 Uji Asumsi Klasik Hasil analisis regresi memerlukan pengujian asumsi klasik untuk menghasilkan suatu model yang baik. Korelasi yang kuat antar variabel bebas menunjukkan adanya multikolinearitas. b3. Tahap-tahap pengujian asumsi klasik adalah sebagai berikut : a. Melakukan uji multikolinieritas yaitu untuk menguji ada tidaknya hubungan sempurna atau hampir sempurna di antara variabel bebas pada model regresi. b2.

Membuat formulasi uji hipotesis a) H : b = 0 : tidak ada pengaruh positif faktor petumbuhan 01 1 penjualan terhadap Price Earning Ratio .54 Tanpa kesimpulan 1. Penyebab autokorelasi ini kemungkinan adalah adanya kesalahan dalam penyusunan model.40 b.10 – 1. Salah satu cara untuk mengujinya adalah uji statistik Durbin Watson.90 Tanpa kesimpulan Lebih dari 2. Langkah-langkah pengujian adalah sebagai berikut : a.55-2. Melakukan uji autokorelasi untuk menguji adanya korelasi internal di antara anggota-anggota dari serangkaian pengamatan yang tersusun dalam rangkaian waktu dan yang tersusun dalam rangkaian ruang. faktor pertumbuhan penjualan .45 Tidak ada autokorelasi 2.6 Pengujian Hipotesis Uji t Uji t digunakan untuk mengetahui koefisien regresi secara parsial dari variabel independen terhadap variabel dependen.91 Ada autokorelasi 3. Ketentuannya adalah sebagai berikut : Durbin Watson Kesimpulan Kurang dari 1.46 – 2. 0 : ada pengaruh positif Ha : b 1 1 terhadap Price Earning Ratio .10 Ada autokorelasi 1. sehingga model harus diperbaiki.

f) H : b = 0 : tidak ada pengaruh Positif faktor pertumbuhan 06 6 Return On Investment terhadap Price Earning Ratio. d) H : b = 0 : tidak ada pengaruh negatif faktor tingkat suku 04 4 bunga Sertifikat Bank Indonesia terhadap Price Earning Ratio. Ha : b 0 : ada pengaruh positif faktor pertumbuhan ROE 2 2 terhadap Price Earning Ratio . 0 : ada pengaruh positif Ha : b 33 terhadap Price Earning Ratio. Ha : b 0 : ada pengaruh negatif faktor pertumbuhan Debt to 5 5 Equity Ratio terhadap Price Earning Ratio. 0 : ada pengaruh Positif Ha : b 6 6 On Investment Ratio terhadap Price Earning Ratio. e) H : b = 0 : tidak ada pengaruh negatif faktor pertumbuhan 05 5 Debt to Equity Ratio terhadap Price Earning Ratio. c) H : b = 0 : tidak ada pengaruh positif faktor Dividend Payout 03 3 Ratio terhadap Price Earning Ratio . Ha : b 0 : ada pengaruh negatif faktor tingkat suku bunga 4 4 Sertifikat Bank Indonesia terhadap Price Earning Ratio.41 b) H : b = 0 : tidak ada pengaruh positif faktor pertumbuhan ROE 02 2 terhadap Price Earning Ratio . faktor pertumbuhan Return faktor Dividend Payout Ratio .

Nilai a ditetapkan sebesar 5 %. pertumbuhan Debt to Equity Ratio dan pertumbuhan Return On Investment secara serentak terhadap Price Earning Ratio . Membuat formulasi uji hipotesis H : b = b = b = b = b = b = 0 artinya tidak ada pengaruh yang 01 2 3 45 6 signifikan antara pertumbuhan penjualan.value < a (a = 0. Dividend Payout Ratio. pertumbuhan Debt to Equity Ratio dan pertumbuhan Return On Investment secara serentak terhadap Price Earning Ratio (PER). Menentukan besarnya a untuk mengetahui tingkat signifikansi hasil pengolahan data. Dividend Payout Ratio. Ha : artinya ada pengaruh yang signifikan antara pertumbuhan penjualan. pertumbuhan Return On Equity .05) H gagal ditolak bila : 0 P.42 b.05) Uji f Uji f digunakan untuk mengetahui pengaruh secara serentak dari variabelvariabel independen terhadap variabel dependen. Membuat kriteria pengujian hipotesis H ditolak bila : 0 P. Menghitung nilai t d. c. . pertumbuhan Return on Equity . tingkat suku bunga Sertifikat Bunga Indonesia. Langkah-langkah pengujiannya sebagai berikut : a.value > a (a = 0. tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia.

05) .43 b.value > a (a =0. Membuat kriteria pengujian hipotesis H ditolak bila : 0 P. Menentukan besarnya a untuk mengetahui tingakat signifikansi hasil pengolahan data. Menghitung nilai f d. Nilai a ditetapkan sebesar 5 % atau tingkat signifikansi 95% c.05) H gagal ditolak bila : 0 P.value < a (a = 0.

310 276181 Penj = x 100 % 1 . 2420 x 100 % Penj = 24 .1 .1 X .1 Pengolahan Data Petumbuhan Penjualan. Pertumbuhan Return on Equity. Pertumbuhan Return On Investment yang Berpengaruh Terhadap Price Earning Ratio (PER) 4. 417 . pertumbuhan Return on Equity .BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini akan diuraikan hasil analisis terhadap sampel penelitian. 310 Penj = 0 . 20 % Data hasil perhitungan selengkapnya dilampiran 4 (halaman 84-86) .1. Pertumbuhan Debt to Equity Ratio. Dividend Payout Ratio . dan pertumbuhan Return On Investment terhadap variabel dependen Price Earning Ratio (PER). pertumbuhan Debt to Equity Ratio.1 Pertumbuhan Penjualan X X Penj = x 100 % n n . 141 . 141 . 4. 310 Penj = x 100 % 1 .n1 . tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. 491 1 . 141 . Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan model regresi berganda untuk menguji pengaruh variabel-variabel independen yang terdiri dari pertumbuhan penjualan.

17 % Data hasil perhitungan selengkapnya dilampiran 4 (halaman 84-86) 4. 18 n 1 n -1 0 .1.1 X .0 . 68 ROE = x 100 % 6 . 37 % Data hasil perhitungan selengkapnya dilampiran 4 (halaman 84-86) 4. 95 . 56 ROE = .2 Petumbuhan Return on Equity X X ROE = x 100 % n n . 56 2 .1.3 Pertumbuhan Debt to Equity Ratio X X = DER x 100 % n X 1 . 18 DER = x 100 % 1 .n1 5 . 1037 x 100 % ROE = .4 Petumbuhan Return On Investment X X = ROI x 100 % . 88 6 .45 4.0 .10 . 56 . 1017 x 100 % DER = 10 . 56 ROE = x 100 % 6 .2 . 12 DER = x 100 % 1 . 30 1 .n n 1 X n -1 .1. 18 DER = 0 . 95 ROI = x 100 % 2 .

39 = ROI x 100 % 2 . 22 % Data hasil perhitungan selengkapnya dilampiran 4 (halaman 84-86) 4. b3.0 .46 0 . b5. b2. 1322 x 100 % ROI = . 95 ROI = .b6 = Koefisien variabel bebas .2 Analisis Regresi Berganda Model regresi linier berganda yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan persamaan berikut : a PERin = + b1 g Salesn + b2 g ROEn + b3 DPRn + b4 SBIn + b5 g DERn + b6 g ROIn + e Di mana: PER in = a = Intersep gSalesn = Pertumbuhan penjualan pada tahun ke.n gROEn = Pertumbuhan Return on Equity pada tahun ke-n DPRn = Dividend Payout Ratio pada tahun ke-n SBIn = Tingkat suku bunga Ke-n gDERn = Pertumbuhan Sertifikat Bank Indonesia pada tahun Debt to Equity Ratio pada tahun ke-n Price Earning Ratio saham i pada tahun ke n gROIn = Pertumbuhan Return On Investment pada tahun ke-n e = Standar error b1. b4.13 .

078 (DPR) – 0.0.47 Untuk melakukan perhitungan atau pengujian dengan menggunakan model regresi linier berganda dapat digunakan program Software SPSS For Windows Realease 12. Divident Payout Ratio . Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. dan Pertumbuhan Return On Investment yang mempengaruhi besarnya Price Earning Ratio (PER).083 DPR 0. Setiap ada kenaikan Nilai konstanta sebesar 15.006 GROI 0. Pertumbuhan Return on Equity .304 GSALES 0.06 (GDER) + 0.071 Sumber : Lampiran 6 (halaman 91) Pengolahan data dengan menggunakan program Software SPSS For Windows Realease 12.1 Hasil Persamaan Regresi Model B (Constant) 15.071 + € Dalam persamaan di atas dapat dijelaskan bahwa Price Earning Ratio (PER) saham merupakan fungsi dari Pertumbuhan penjualan. Tabel 4. 094 (GSales) – 0.740 (SBI) + 0.083 (GROE) + 0.740 GDER 0. 1. Pertumbuhan Return . menghasilkan persamaan regresi sebagai berikut : PER = 15.094 GROE -0. Pertumbuhan Debt to Equity Ratio.304 menunjukkan adanya pengaruh variabel-variabel Pertumbuhan penjualan.304 + 0.0.078 SBI -0.

8 % dengan syarat variabel yang lain konstan.094. 4.083. Pertumbuhan Debt to Equity Ratio. 2. Nilai koefisien regresi tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia sebesar -0. Divident Payout Ratio . dan Pertumbuhan Return On Investment yang mempengaruhi besarnya Price Earning Ratio (PER) sebesar 1530.4 %. Kenaikan Gsales 100% akan menyebabkan kenaikan Price Earning Ratio sebesar 9. Nilai koefisien regresi pertumbuhan Return on Equity sebesar -0. 5. Kenaikan tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia sebesar 100% akan menyebabkan .740 menunjukkan adanya pengaruh yang negatif antara tingkat suku bunga SBI dengan Price Earning Ratio . menunjukkan adanya pengaruh yang positif antara Dividend Payout Ratio dengan Price Earning Ratio. Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia .078. menunjukkan adanya pengaruh yang positif antara variabel pertumbuhan penjualan dengan besarnya Price Earning Ratio . Kenaikan GROE sebesar 100% akan menyebabkan penurunan besarnya Price Earning Ratio sebesar 8.3%. dengan syarat variabel yang lain konstan. Nilai koefisien regresi pertumbuhan penjualan sebesar 0. Kenaikan DPR sebesar 100% akan menyebabkan kenaikan Price Earning Ratio sebesar 7. Nilai koefisien regresi Dividend Payout Ratio sebesar 0. 3.4 % dengan syarat variabel yang lain konstan. menunjukkan adanya pengaruh yang negatif antara pertumbuhan Return on Equity dengan Price Earning Ratio .48 on Equity .

071. Setiap ada kenaikan 100% akan menyebabkan kenaikan besarnya Price Earning Ratio sebesar 0. dan uji autokorelasi.3. Nilai koefisien regresi pertumbuhan Return On Investment sebesar 0.3 Pengujian Asumsi Klasik Sebelum dilakukan pengujian hipotesis.006. Nilai koefisien regresi pertumbuhan Debt to Equty Ratio sebesar 0. 4. 6. menunjukkan pengaruh yang positif antara pertumbuhan Return On Investment dengan Price Earning Ratio . terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji multikolonieritas.1% dengan syarat variabel yang lain konstan. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah data yang digunakan layak atau tidak untuk dianalisa. Jika terjadi .49 penurunan besarnya Price Earning Ratio sebesar 74% dengan syarat variabel yang lain konstan. Setiap ada kenaikan 100% akan menyebabkan kenaikan besarnya Price Earning Ratio sebesar 7.6% dengan syarat variabel yang lain konstan. 7. 4. menunjukkan pengaruh yang negatif antara pertumbuhan Debt to Equty Ratio dengan Price Earning Ratio .1 Multikolinieritas Pengujian multikolinieritas dilakukan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen.

935 1.972 1. Dengan demikian tidak terjadi multikolinieritas.1. maka dinamakan terdapat problem autokorelasi.2 Autokorelasi Pengujian autokorelasi dilakukan untuk menguji apakah dalam sebuah model linier terdapat korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pada periode t-1 (sebelumnya).559 DPR 0.50 korelasi. Jika terjadi korelasi. Model regresi yang baik adalah regresi yang .642 1.993 1. Tabel 4.069 GDER 0.1 dan VIF adalah 10. Untuk melihat adanya multikolinieritas dapat dilakukan dengan melihat nilai Variance Inflation Factor (VIF) atau Tolerance Value . Batas Tolerance Value adalah 0.2 Hasil Uji Multikolinieritas Collinearity Statistics Variabel Tolerance VIF GSALES 0. maka dinamakan terdapat problem multikolinieritas. Hasil pengujian (lihat tabel 4.2) menunjukkan bahwa nilai VIF dibawah 10 dan Tolerance Value di atas 0.557 Sumber : Lampiran 6 (halaman 91) 4.029 SBI 0.937 1.067 GROE 0.007 GROI 0. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen.3.641 1.

4 Pengujian Hipotesis Pengujian hipotesis dilakukan secara parsial. Dividend Payout Ratio . Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia.634 1. SBI. dengan demikian tidak terjadi autokorelasi.3 Hasil Uji Durbin-Watson Model R Square Adj R Square Durbin-Watson PER 0.3) menunjukkan bahwa nilai Durbin-Watson mendekati angka 2 dan lebih kecil dari 7. Dari pengujian dengan menggunakan Durbin-Watson (lihat tabel 4. GROE. Gsales. Tabel 4. tetapi jika nilainya 0 atau 7 maka terjadi autokorelasi. DPR. . Pertumbuhan Return on Equity .51 bebas dari autokorelasi. dan Pertumbuhan Return On Investment terhadap Price Earning Ratio (PER) dengan menggunakan uji t dan menguji secara serentak kelima variabel tersebut terhadap Price Earning Ratio (PER) dengan uji f. GROI Sumber : Lampiran 6 (halaman 91) 4. GDPR.654 0. Pertumbuhan Debt to Equity Ratio. yaitu menguji masingmasing pengaruh variabel Pertumbuhan penjualan. Uji yang digunakan adalah Durbin-Watson yang dihitung berdasarkan jumlah selisih kuadrat nilai-nilai taksiran faktor-faktor gangguan. Jika nilai Durbin-Watson mendekati 2 maka tidak terjadi autokorelasi.501 (Constant).

846 0.071 11.740 -3.1 Uji t Ringkasan hasil pengujian pengaruh variabel dependen terhadap variabel independen selengkapnya disajikan pada tabel 4.083 -6.012 GROE -0. sedangkan nilai t hitung dari variabel ini 2.595 0.714 0.006 0.374 0.094 2. .1.003 GDER 0.078 6. Berikut hasil pengujian hipotesis 1 : Dari hasil olah data dengan menggunakan SPSS dapat nilai signifikan variabel pertumbuhan penjualan (P.1 Pengujian Hipotesis 1 Dalam sub bab ini diuraikan mengenai hasil pengujian hipotesis 1 dari hasil uji t dengan melalui langkah-langkah yang telah disebutkan dalam bab sebelumnya.000 SBI -0.000 DPR 0. t Regresi t hitung GSALES 0.000 Sumber : Lampiran 6 (halaman 91) 4.4 sebagai berikut : Tabel 4.553 0.4 Hasil Uji t Variabel Bebas Koefisien Sig.477 GROI 0.value) = 0.52 4.012 yang lebih kecil daripada tingkat singnifikan a = 5%.4.001 0.4).4.553 (lihat tabel 4.

Hasil penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan tersebut konsisten dengan hasil penelitian Sartono Munir (1997). Bagi perusahaan yang .094 Hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang positif antara pertumbuhan penjualan dengan nilai PER. artinya bahwa 01 1 statistik variabel pertumbuhan penjualan berpengaruh secara signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER) Berdasarkan hasil regresi diketahui nilai koefisien regresi dari variabel pertumbuhan penjualan adalah 0. biaya pengembangan. biaya produk dan sebagainya. Menurut Munir (1997) tingkat pertumbuhan penjualan memiliki kemampuan besar dalam menjelaskan mengenai potensi perusahaan dalam memperoleh laba dalam jangka panjang dibandingkan dengan faktor-faktor lain yang berbasis laba karena laba dipengaruhi oleh pengeluaranpengeluaran yang bersifat temporer seperti biaya promosi.value < a. Pengaruh variabel ini terhadap PER sesuai dengan prediksi yang telah ditetapkan yaitu diduga adanya pengaruh positif antara pertumbuhan penjualan dengan PER Hasil pengujian hipotesis 1 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari variabel independen pertumbuhan penjualan terhadap variabel dependen Price Earning Ratio . Teori menunjukkan bahwa nilai suatu saham sesungguhnya ditentukan oleh kondisi fundamental perusahaan antara lain adalah pertumbuhan penjualan.53 H ditolak atau Ha gagal ditolak karena P.

000 yang lebih kecil daripada tingkat singnifikan a = 5%.value) = 0.54 memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi biasanya tingkat penjualannya relatif tinggi Jones (2000) dikutip dari Nany Nuraini (2000).1.595 (lihat tabel 4. 4.4). Berikut hasil pengujian hipotesis 2 : Dari hasil olah data dengan menggunakan SPSS dapat nilai signifikan variabel pertumbuhan ROE (P. H ditolak atau Ha gagal ditolak karena P. Apabila pertumbuhan penjualan positif diharapkan profit perusahaan meningkat dan prospek perusahaan akan meningkat sehingga dapat mempengaruhi nilai Price Earning Ratio dan harga saham karena pada dasarnya harga saham dipengaruhi oleh profitabilitas di masa yang akan datang.4. artinya bahwa 02 2 statistik variabel pertumbuhan ROE berpengaruh secara signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER).value < a. Kesimpulan dari analisis di atas adalah pertumbuhan penjualan mencerminkan prospek perusahaan dan profit perusahaan masa yang akan datang. Dengan demikian disimpulkan bahwa nilai pertumbuhan penjualan layak digunakan sebagai alat analisis terhadap nilai Price Earning Ratio saham-saham pada Bursa Efek Jakarta. sedangkan nilai t hitung variabel ini -6. .2 Pengujian Hipotesis 2 Dalam sub bab ini diuraikan mengenai hasil pengujian hipotesis 2 dari hasil uji t dengan melalui langkah-langkah yang telah disebutkan dalam bab sebelumnya.

Tanda negatif menunjukkan adanya pengaruh yang bersifat terbalik antara variabel GROE dengan PER. Hasil pengujian hipotesis 2 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel independen pertumbuhan Return on Equity terhadap variabel dependen Price Earning Ratio . Return on Equity (ROE) menunjukkan besarnya laba bersih yang dihasilkan untuk setiap ekuitas.083. Hal ini tidak sesuai dengan dugaan sebelumnya karena diprediksikan pengaruh variabel ini terhadap PER adalah positif. Hasil penelitian yang menemukan adanya pengaruh yang signifikan tersebut konsisten dengan hasil penelitian Mpaata and Sartono (1997). Secara teoritis adanya pertumbuhan Return on Equity menunjukkan prospek perusahaan yang baik sehingga dapat meningkatkan permintaan akan saham tersebut dan mendorong kenaikan harga saham.55 Berdasarkan hasil regresi menunjukkan bahwa koefisien regresi variabel pertumbuhan Return on Equity adalah sebesar -0. Dengan demikian disimpulkan bahwa nilai pertumbuhan ROE layak digunakan sebagai alat analisis terhadap nilai Price Earning Ratio sahamsaham pada Bursa Efek Jakarta. Dengan adanya kenaikan harga saham akan meningkatkan Price Earning Ratio. .

Hasil penelitian yang menemukan adanya pengaruh yang signifikan tersebut konsisten dengan hasil penelitian Nany Nuraini (2000). Besarnya dividen yang akan . Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa koefisien regresi variabel Dividend Payout Ratio adalah 0.1. Berikut hasil pengujian hipotesis 3 : Dari hasil olah data dengan menggunakan SPSS dapat nilai signifikan variabel Dividend Payout Ratio (P.value) = 0.value < a. H ditolak atau Ha gagal ditolak karena P. Hal ini sesuai dengan hasil yang diharapkan dimana diprediksikan bahwa kenaikan Dividend Payout Ratio akan meningkatkan PER.846 (lihat tabel 4.56 4.3 Pengujian Hipotesis 3 Dalam sub bab ini diuraikan mengenai hasil pengujian hipotesis 3 dari hasil uji t dengan melalui langkah-langkah yang telah disebutkan dalam bab sebelumnya. artinya bahwa 03 3 statistik variabel Dividend Payout Ratio berpengaruh secara signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER).078 Jadi terdapat pengaruh yang positif antara DPR dengan Price Earning Ratio . Hasil pengujian hipotesis 3 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel independen Dividend Payout Ratio terhadap variabel dependen Price Earning Ratio . Secara teoritis dasar tentang harga saham menunjukkan bahwa kenaikan dividen tunai akan meningkatkan harga saham. sedangkan nilai t hitung variabel ini 6.000 yang lebih kecil daripada tingkat singnifikan a = 5%.4.4).

artinya bahwa 04 4 statistik variabel tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia berpengaruh secara signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER).value) = 0.740 Tanda negatif menunjukkan adanya pengaruh antara variabel tingkat suku bunga .4 Pengujian Hipotesis 4 Dalam sub bab ini diuraikan mengenai hasil pengujian hipotesis 4 dari hasil uji t dengan melalui langkah-langkah yang telah disebutkan dalam bab sebelumnya. Berdasarkan hasil regresi menunjukkan bahwa koefisien regresi variabel tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia adalah sebesar -0.4.57 dibagikan antara lain tergantung pada besarnya laba perusahaan yang dibagikan sebagai dividen yang disebut sebagai Dividend Payout Ratio . maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Dividend payout Ratio dapat digunakan sebagai alat analisis terhadap nilai Price Earning Ratio saham-saham pada Bursa Efek Jakarta. 4. Berikut hasil pengujian hipotesis 4 : Dari hasil olah data dengan menggunakan SPSS dapat nilai signifikan variabel tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (P.003 yang lebih kecil daripada tingkat signifikan a = 5%. Berdasarkan hasil analisis statistik variabel Dividend Payout Ratio berpengaruh signifikan.001 (lihat tabel 4.value < a. H ditolak atau Ha gagal ditolak karena P. sedangkan nilai t hitung variabel ini -3.4). Dengan demikian kenaikan Dividend Payout Ratio dapat mempengaruhi harga saham secara positif yang berarti mempengaruhi Price Earning Ratio .1.

. Hasil pengujian hipotesis 4 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel independen tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia terhadap variabel dependen Price Earning Ratio . maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia dapat digunakan sebagai alat analisis terhadap nilai Price Earning Ratio saham-saham pada Bursa Efek Jakarta. Sedangkan nilai tingkat keuntungan yang disyaratkan dipengaruhi oleh besarnya tingkat suku bunga bebas resiko (Rf).58 Sertifikat Bank Indonesia dengan PER. Hasil penelitian yang menemukan adanya pengaruh yang signifikan tersebut konsisten dengan hasil penelitian Nany Nuraini (2000). Berdasarkan hasil analisis di atas membuktikan bahwa secara individual variabel ini berpengaruh secara signifikan. Secara teori menyebutkan bahwa tingkat keuntungan yang disyaratkan mempunyai pengaruh yang negatif terhadap nilai Price Earning Ratio . Jadi semakin besar nilai Rf maka semakin tinggi nilai tingkat keuntungan yang disyaratkan. Hal ini sesuai dengan dugaan sebelumnya karena diprediksikan pengaruh variabel ini terhadap PER adalah negatif. Kenaikan tingkat bunga bebas resiko akan menyebabkan penurunan nilai PER.

59 4.value > a.714 (lihat tabel 4.value) = 0.477 yang lebih besar daripada tingkat singnifikan a = 5%.4). sedangkan nilai t hitung variabel ini 0. Hasil pengujian hipotesis 5 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang tidak signifikan variabel independen pertumbuhan Debt to Equity Ratio terhadap variabel dependen Price Earning Ratio . Berikut hasil pengujian hipotesis 5 : Dari hasil olah data dengan menggunakan SPSS dapat nilai signifikan variabel pertumbuhan Debt to Equity Ratio (P. Dari uraian di atas sesuai dengan teori yang melandasinya maka dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan DER tidak tepat digunakan sebagai alat . Secara teori menyebutkan semakin besar DER menunjukkan bahwa struktur modal lebih banyak memanfaatkan hutang dibandingkan dengan ekuitas. hal ini berarti bahwa risiko perusahaan (Financial Risk) relatif tinggi. Tinggi rendahnya risiko keuangan perusahaan secara tidak langsung dapat mempengaruhi harga saham perusahaan tersebut. artinya bahwa 05 5 statistik variabel pertumbuhan Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER).5 Pengujian Hipotesis 5 Dalam sub bab ini diuraikan mengenai hasil pengujian hipotesis 5 dari hasil uji t dengan melalui langkah-langkah yang telah disebutkan dalam bab sebelumnya.4. H gagal ditolak atau Ha ditolak karena P.1. Semakin besar DER mencerminkan solvabilitas perusahaan semakin rendah sehingga kemampuan perusahaan untuk membayar hutangnya adalah rendah.

60

analisis terhadap nilai Price Earning Ratio saham- saham pada Bursa Efek Jakarta. 4.4.1.6 Pengujian Hipotesis 6 Dalam sub bab ini diuraikan mengenai hasil pengujian hipotesis 6 dari hasil uji t dengan melalui langkah-langkah yang telah disebutkan dalam bab sebelumnya. Berikut hasil pengujian hipotesis 6 : Dari hasil olah data dengan menggunakan SPSS dapat nilai signifikan variabel pertumbuhan ROI (P.value) = 0,000 yang lebih kecil daripada tingkat singnifikan a = 5%, sedangkan nilai t hitung variabel ini 11,374 (lihat tabel 4.4). H gagal ditolak atau Ha ditolak karena P.value < a, artinya bahwa 02 2 statistik variabel pertumbuhan ROI berpengaruh secara signifikan terhadap Price Earning Ratio (PER). Berdasarkan hasil regresi menunjukkan bahwa koefisien regresi variabel pertumbuhan Return On Investment adalah sebesar 0,071 Hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang positif antara pertumbuhan ROI dengan nilai PER. Pengaruh variabel ini terhadap PER sesuai dengan prediksi yang telah ditetapkan yaitu diduga adanya pengaruh positif antara pertumbuhan ROI dengan PER Hasil pengujian hipotesis 6 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel independen pertumbuhan Return on Equity terhadap variabel dependen Price Earning Ratio .

61

Return On Investment (ROI) menunjukkan besarnya laba bersih yang dihasilkan untuk setiap Investasi. Secara teoritis adanya pertumbuhan Return On Investment menunjukkan prospek perusahaan yang baik sehingga dapat meningkatkan permintaan akan saham tersebut dan mendorong kenaikan harga saham. Dengan adanya kenaikan harga saham akan meningkatkan Price Earning Ratio. Kesimpulan dari analisis di atas adalah pertumbuhan ROI. menunjukkan prospek perusahaan yang baik sehingga dapat meningkatkan permintaan akan saham tersebut dan mendorong kenaikan harga saham. Dengan adanya kenaikan harga saham akan meningkatkan Price Earning Ratio. Dengan demikian disimpulkan bahwa nilai pertumbuhan ROI layak digunakan sebagai alat analisis terhadap nilai Price Earning Ratio sahamsaham pada Bursa Efek Jakarta.

4.4.2 Uji f Ringkasan hasil pengujian pengaruh variabel independen secara serentak terhadap Price Earning Ratio (PER) (Ha) disajikan pada tabel 4.5 sebagai berikut Tabel 4.5 Hasil Uji f (Ha) Adj R Square f Sig f. hitung 0,634 31,865 0,000 Sumber : Lampiran 6 (halaman 91) Dari hasil olah data dengan menggunakan program SPSS didapat nilai signifikan (P.value) lebih kecil daripada tingkat signifikan a = 5%. Hal ini

62

berarti hipotesis alternatif (Ha) gagal ditolak, maka H ditolak. Ha gagal ditolak 0 artinya bahwa secara serentak variabel-variabel Pertumbuhan penjualan, Pertumbuhan Return on Equity , Dividend Payout Ratio , Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia, Pertumbuhan Debt to Equity Ratio, dan Pertumbuhan Returrn On Investment berpengaruh terhadap Price Earning Ratio (PER). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,634 berarti bahwa sekitar 63,4 % variasi dari Price Earning Ratio dapat dijelaskan oleh variabel-variabel Pertumbuhan penjualan, Pertumbuhan Return on Equity , Dividend Payout Ratio , Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia , Pertumbuhan Debt to Equity Ratio, dan Pertumbuhan Returrn On Investment Terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel-variabel independen yaitu Pertumbuhan penjualan, Pertumbuhan Return on Equity , Dividend Payout Ratio , Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia, Pertumbuhan Debt to Equity Ratio, dan Pertumbuhan Returrn On Investment secara serentak terhadap variabel dependen Price Earning Ratio (PER). Hasil pengujian menunjukkan bahwa keenam variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Price Earning Ratio , secara teoritis keenam variabel tersebut cukup relevan untuk mengukur nilai Price Earning Ratio saham-saham pada Bursa Efek Jakarta. Dengan adanya hal tersebut berarti investor apabila akan membeli saham, maka keseluruhan variabel-variabel ini dapat dijadikan pertimbangan secara bersama.

pertumbuhan Return on Equity . tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia.value sebesar 0. Variabel pertumbuhan Return on Equity.value sebesar 0.BAB V PENUTUP 5.000 yang lebih kecil dari tingkat signifikan a = 0. c.1 Kesimpulan Dari analisis terhadap hasil penelitian pengaruh pertumbuhan penjualan. mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Price Earning Ratio yang ditunjukkan dengan nilai P. dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. b.05.012 yang lebih kecil dari tingkat signifikan a = 0. pertumbuhan Debt to Equity Ratio. Dividend Payout Ratio .000 yang lebih kecil dari tingkat signifikan a = 0. mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Price Earning Ratio yang ditunjukkan dengan nilai P. Variabel pertumbuhan penjualan. .05. Berdasarkan uji t dari keenam variabel independen yang dianalisis : a.value sebesar 0. Variabel Dividend Payout Ratio . dan pertumbuhan Return On Investment terhadap Price Earning Ratio perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta yang telah diuraikan pada Bab IV.05. mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Price Earning Ratio yang ditunjukkan dengan nilai P.

pertumbuhan Debt to Equity Ratio. tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Price Earning Ratio yang ditunjukkan dengan nilai P-Value sebesar 0.05. Berdasarkan uji f dari keenam variabel independen yang dianalisis (pertumbuhan penjualan. f.000 yang lebih kecil dari tingkat signifikan a = 0.05. mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Price Earning Ratio yang ditunjukkan dengan nilai P-Value sebesar 0. e. Variabel pertumbuhan Return On Investment . mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Price Earning Ratio yang ditunjukkan dengan nilai P. pertumbuhan Return on Equity .003 yang lebih kecil dari tingkat signifikan a = 0. tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. Variabel pertumbuhan Debt to Equity Ratio .value sebesar 0.05.64 d. . Variabel tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. Dividen payout Ratio . dan pertumbuhan Return On Investment ) terhadap Price Earning Ratio .477 yang lebih besar dari tingkat signifikan a = 0.05. mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Price Earning Ratio . Hal ini ditunjukkan dengan nilai P-value sebesar 0 % yang lebih kecil dari 0. 2.

dan pertumbuhan Return On Investment 3.2 Saran Sehubungan dengan hasil penelitian ini maka saran yang dapat diajukan adalah sebagai berikut : 1. tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. dan pertumbuhan Return On Investment Dengan demikian semakin tinggi pertumbuhan penjualan. tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. Dividend Payout . pertumbuhan Return On Equity. pertumbuhan Return On Equity. Bagi perusahaan yang ingin menaikkan nilai Price Earning Ratio atas sahamnya hendaknya lebih memperhatikan adanya pertumbuhan penjualan. pertumbuhan Return On Equity. Pengaruh kelima faktor tersebut merupakan indikasi preferensi pelaku pasar modal pada BEJ yaitu bahwa faktor-faktor tersebut menarik di dalam perdagangan saham di BEJ.65 5. Bagi investor dalam melakukan penilaian atas saham berdasarkan nilai Price Earning Ratio hendaknya lebih mempertimbangkan faktor-faktor pertumbuhan penjualan. Dividend Payout Ratio . Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap nilai Price Earning Ratio di Bursa Efek Jakarta adalah pertumbuhan penjualan. Dividend Payout Ratio . pertumbuhan Return On Equity. dan pertumbuhan Return On Investment maka akan semakin tinggi nilai Price Earning Ratio . Dividend Payout Ratio . 2.

Data penelitian ini sangat terbatas. Debt to Equity Ratio . Kondisi tersebut akan memperbanyak sampel penelitian dan diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas pengaruhpengaruh faktor-faktor pertumbuhan penjualan. dan pertumbuhan Return On Investment 3. 4. maupun kondisi eksternal perusahaan misalnya nilai mata uang rupiah. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperbanyak jumlah sampel. tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. dan menambahkan faktor-faktor fundamental perusahaan seperti net income. tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia. Pemilihan rentang waktu observasi seharusnya merupakan periode yang mampu mencakup sebanyak mungkin perusahaan yang membagikan dividen. . total hutang. pertumbuhan Return On Equity.66 Ratio . dan pertumbuhan Return On Investment Ratio saham-saham perusahaan yang terdaftar di BEJ. Dividend Payout Ratio . fakta menunjukkan bahwa tidak semua perusahaan yang terdaftar di BEJ membagikan dividen setiap tahunnya.

Jogiyanto. Yogyakarta. E.A. Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). (1996). Kelola No. Mpaata. dan A. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Suatu Pedoman Investasi Dalam Efek Indonesia . hal 133-150. (1996). Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). (1997). Edisi Ketiga . Koetin. (2001). Edisi Ketiga. Sartono. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta. Faktor Determining Price-Earnings (P/E) Ratio . Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). 2001. UPP AMP YKPN. Yoyakarta. Mangku. Yogyakarta. BPFE. 15/VI/1997. 2002. Nuraini. Leverage. edisi pertama. Husnan. Halim. edisi kedua. Sartono. Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio di Bursa Efek Jakarta. Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). 2000. BPFE. (2001). (1994). (1994). (1999). Pengaruh Faktor DPR. (2000). (2000). Manajemen Keuangan. ROE. I Ketut. Yosep. Pertumbuhan EPS.67 DAFTAR PUSTAKA Chandra. Bursa Efek Jakarta. Total Asset Terhadap Price Earning Ratio . Hanafi. Heveadi. dan 2003. . Nany. Jakarta. Mamduh M. Pengaruh Price Earning Ratio Model Consistency. Munir. (1997). Sartono. Analisis Laporan Keuangan. Marwan. Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). Suad. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio dengan Menggunakan Cross Sectional Model . Analisis Faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio Saham-saham di Bursa Efek Jakarta. UPP AMP YKPN. Agus.

Auditing dan Informasi. Deviden Payout. Susilowati. hal 1-23 .hal 30-50 Suryaputri. Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik . Elex Media Komputindo. Cristina Dwi Astuti. No.1/1V/2003. 2001. 3. Vol. (2003). Media Riset Akuntansi.10. Earning Growth and Country Risk Terhadap PER. Jurnal Bisnis Indonesia. Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI). Yeye (2003). dan risiko) .68 Santoso. Jakarta. Pengaruh PER Terhadap Faktor Fundament Perusahaan (Deviden Payout Ratio. Vol. Pengaruh Faktor Leverage. Cetakan Kedua.. 1/111/2003. Rossje V. 2002 dan 2003. Singgih. Earnings per Share. No. Size. (2001).

A. Mangku. Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio di Bursa Efek Jakarta. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Jogiyanto. Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). Pengaruh Faktor DPR. ROE. (1994). Halim. . dan 2003. edisi pertama. Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). UPP AMP YKPN. Yayasan Badan Penerbit Gadjah Mada. (2001). Koetin. Analisis Laporan Keuangan. BPFE. Yogyakarta. (2001). Nuraini. Nany. Edisi Ketiga. Leverage. Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). Suad. Hanafi. I Ketut.Cetakan Ketujuhbelas. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan . Jakarta. Pengaruh Price Earning Ratio Model Consistency. Bursa Efek Jakarta. Yogyakarta. Riyanto. Yoyakarta. Marwan. Sartono. Bambang. Total Asset Terhadap Price Earning Ratio . (1994). 2001. Edisi Kedua. Pertumbuhan EPS. Agus. Manajemen Keuangan. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio dengan Menggunakan Cross Sectional Model . Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Suatu Pedoman Investasi Dalam Efek Indonesia . Heveadi. 2000. 2002. (1996). E. Indonesian Capital Market Directory (ICMD). (1999). Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). Yogyakarta. (1997). Edisi Ketiga . edisi kedua. Mamduh M. Sartono. Munir. (1994). Yogyakarta. (1996).67 DAFTAR PUSTAKA Chandra. Husnan. UPP AMP YKPN. dan A. BPFE. Thesis Sarjana Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (tidak dipublikasikan). (2000). Yosep. (2000). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio Saham-saham di Bursa Efek Jakarta.

hal 133-150. Earnings per Share. Yeye (2003). 2001. Jurnal Bisnis Indonesia. Vol. Deviden Payout. Size.1/1V/2003. Cetakan Kedua. Auditing dan Informasi. Susilowati. No. Media Riset Akuntansi. (1997). Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik . Earning Growth and Country Risk Terhadap PER.hal 30-50 Suryaputri. 3. (2003). Pengaruh Faktor Leverage.. Jakarta. Singgih. No. Faktor Determining Price-Earnings (P/E) Ratio . Elex Media Komputindo. 15/VI/1997. Cristina Dwi Astuti. 1/111/2003.68 Sartono. Santoso. Pengaruh PER Terhadap Faktor Fundament Perusahaan (Deviden Payout Ratio. (2001). Kelola No. Mpaata. Vol. hal 1-23 . Rossje V. Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI).10. dan risiko) . 2002 dan 2003.

11 Apparel and Other Textile Products PT Sepatu Bata Tbk. 17 Metal and Allied Products PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. 4 Food and Beverages PT Delta Djakarta Tbk. 2 Construction PT Petrosea Tbk. 31 Transportation Services PT Humpuss Intermode Transportasi Tbk.Glass and Concrete Products PT Arwana Citra Mulia Tbk. 6 Food and Beverages PT Indofood Sukses makmur Tbk. 21 Automotive and Allied Products PT Astra Otopart Tbk. 14 Adhesive PT Ekadharma Tape Industries Tbk. 9 Tobacco Manufacturers PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. 24 Automotive and Allied Products PT Tunas Ridean Tbk. Forestry and Finishing PT Astra Agro Lestari Tbk. 30 Transportation Services PT Berlian Laju Tanker Tbk. 19 Cable PT Supreme Cable Manf. . 3 Food and Beverages PT Aqua Golden Mississipi Tbk. 32 Transportation Services PT Rig Tenders Indonesia Tbk.Clay. Co. 33 Transportation Services PT Samudra Indonesia Tbk. 16 Metal and Allied Products PT Lion Metal Works Tbk. 12 Chemical and Allied Products PT Lautan Luas Tbk. 10 Apparel and Other Textile Products PT Pan Brother Tex Tbk. Tbk 20 Automotive and Allied Products PT Adhi Chandra Automotif Products Tbk. 18 Stone. 7 Food and Beverages PT Multi Bintang Indonesia Tbk. 5 Food and Beverages PT Fast Food Tbk. 23 Automotive and Allied Products PT Selamat Sempurna Tbk. 15 Adhesive PT Intan Wijaya Internasional Tbk. 35 Communication PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.69 Lampiran 1 Daftar Sampel No Industri Nama Industri 1 Agriculture. 22 Automotive and Allied Products PT Goodyear Indonesia Tbk. 34 Communication PT INDOSAT Tbk. 29 Consumer Goods PT Unilever Indonesia Tbk. 8 Tobacco Manufacturers PT Gudang Garam Tbk. 26 Pharmaceuticals PT Kimia Farma Tbk. 28 Pharmaceuticals PT Tempo Scan Pacific Tbk. 25 Pharmaceuticals PT Dankos Laboratories Tbk. 13 Chemical and Allied Products PT Unggul Indah Cahaya Tbk. 27 Pharmaceuticals PT Merck Tbk. 36 Whole Sale And Retail Trade PT Ramayana Lestari Tbk.

41 % Dikeluarkan Tanggal : 12/17/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.46 % Dikeluarkan Tanggal : 11/5/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.53 % Dikeluarkan Tanggal : 10/8/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.76 % Dikeluarkan Tanggal : 9/10/2003 .66 % Dikeluarkan Tanggal : 9/24/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.70 Lampiran 2 SUKU BUNGA BANK INDONESIA PER BULAN (2001-2003) Jangka Waktu 1 Bulan 8.31 % Suku Bunga Dikeluarkan Tanggal : 12/29/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.42 % Dikeluarkan Tanggal : 12/10/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.59 % Dikeluarkan Tanggal : 10/1/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.48 % Dikeluarkan Tanggal : 10/29/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.51 % Dikeluarkan Tanggal : 10/15/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.49 % Dikeluarkan Tanggal : 11/19/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.43 % Dikeluarkan Tanggal : 12/3/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.70 % Dikeluarkan Tanggal : 9/17/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.47 % Dikeluarkan Tanggal : 11/12/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.53 % Dikeluarkan Tanggal : 10/22/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.

80 % Dikeluarkan Tanggal : 5/13/2003 .10 % Dikeluarkan Tanggal : 7/30/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 9.71 % Dikeluarkan Tanggal : 6/18/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 10.53 % Dikeluarkan Tanggal : 6/25/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 9.21 % Dikeluarkan Tanggal : 7/16/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 9.91 % Dikeluarkan Tanggal : 8/27/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.06 % Dikeluarkan Tanggal : 8/6/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 9.27 % Dikeluarkan Tanggal : 6/4/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 10.03 % Dikeluarkan Tanggal : 8/13/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 9.17 % Dikeluarkan Tanggal : 7/23/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 9.71 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.83 % Dikeluarkan Tanggal : 9/3/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 8.30 % Dikeluarkan Tanggal : 7/2/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 9.68 % Dikeluarkan Tanggal : 5/21/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 10.99 % Dikeluarkan Tanggal : 8/20/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 9.07 % Dikeluarkan Tanggal : 6/11/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 10.44 % Dikeluarkan Tanggal : 5/28/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 10.23 % Dikeluarkan Tanggal : 7/9/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 9.

40 % Dikeluarkan Tanggal : 3/26/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 11.26 % Dikeluarkan Tanggal : 4/16/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 11.36 % Dikeluarkan Tanggal : 3/19/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 11.18 % Dikeluarkan Tanggal : 4/23/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 11.49 % Dikeluarkan Tanggal : 2/19/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.60 % Dikeluarkan Tanggal : 2/11/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.97 % Dikeluarkan Tanggal : 3/5/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.40 % Dikeluarkan Tanggal : 4/1/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 11.58 % Dikeluarkan Tanggal : 3/12/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 11.31 % Dikeluarkan Tanggal : 4/9/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 11.69 % Dikeluarkan Tanggal : 1/29/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.91 % Dikeluarkan Tanggal : 5/7/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 11.72 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 10.06 % Dikeluarkan Tanggal : 4/30/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 11.77 % Dikeluarkan Tanggal : 1/22/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.24 % Dikeluarkan Tanggal : 2/26/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.65 % Dikeluarkan Tanggal : 2/5/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.84 % Dikeluarkan Tanggal : 1/15/2003 .

78 % Dikeluarkan Tanggal : 9/11/2002 .10 % Dikeluarkan Tanggal : 10/23/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.50 % Dikeluarkan Tanggal : 9/18/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.06 % Dikeluarkan Tanggal : 11/27/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.99 % Dikeluarkan Tanggal : 12/24/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.22 % Dikeluarkan Tanggal : 9/25/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.89 % Dikeluarkan Tanggal : 1/8/2003 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.07 % Dikeluarkan Tanggal : 10/16/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.06 % Dikeluarkan Tanggal : 10/2/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.10 % Dikeluarkan Tanggal : 11/6/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.04 % Dikeluarkan Tanggal : 10/9/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.73 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.06 % Dikeluarkan Tanggal : 12/3/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.02 % Dikeluarkan Tanggal : 12/18/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.04 % Dikeluarkan Tanggal : 12/11/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.08 % Dikeluarkan Tanggal : 11/13/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.06 % Dikeluarkan Tanggal : 11/20/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 13.93 % Dikeluarkan Tanggal : 12/30/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 12.

14 % Dikeluarkan Tanggal : 6/19/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.97 % Dikeluarkan Tanggal : 7/10/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.35 % Dikeluarkan Tanggal : 7/28/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.81 % Dikeluarkan Tanggal : 5/22/2002 .99 % Dikeluarkan Tanggal : 7/24/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.17 % Dikeluarkan Tanggal : 6/5/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.87 % Dikeluarkan Tanggal : 8/7/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.51 % Dikeluarkan Tanggal : 5/29/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.07 % Dikeluarkan Tanggal : 9/5/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.93 % Dikeluarkan Tanggal : 7/31/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.16 % Dikeluarkan Tanggal : 6/12/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.06 % Dikeluarkan Tanggal : 7/3/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.11 % Dikeluarkan Tanggal : 6/26/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.74 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.35 % Dikeluarkan Tanggal : 8/28/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.54 % Dikeluarkan Tanggal : 8/21/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.78 % Dikeluarkan Tanggal : 8/14/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.98 % Dikeluarkan Tanggal : 7/17/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.

86 % Dikeluarkan Tanggal : 2/27/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.74 % Dikeluarkan Tanggal : 4/3/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.89 % Dikeluarkan Tanggal : 2/20/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.50 % Dikeluarkan Tanggal : 5/1/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.64 % Dikeluarkan Tanggal : 4/17/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.08 % Dikeluarkan Tanggal : 5/15/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.70 % Dikeluarkan Tanggal : 4/10/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.83 % Dikeluarkan Tanggal : 3/13/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.86 % Dikeluarkan Tanggal : 3/6/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.09 % Dikeluarkan Tanggal : 1/24/2002 .26 % Dikeluarkan Tanggal : 5/8/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.92 % Dikeluarkan Tanggal : 2/13/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.75 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.93 % Dikeluarkan Tanggal : 1/30/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.83 % Dikeluarkan Tanggal : 3/20/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.91 % Dikeluarkan Tanggal : 2/6/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.61 % Dikeluarkan Tanggal : 4/24/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.76 % Dikeluarkan Tanggal : 3/27/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.

58 % Dikeluarkan Tanggal : 10/17/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.57 % Dikeluarkan Tanggal : 10/10/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.61 % Dikeluarkan Tanggal : 12/12/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.58 % Dikeluarkan Tanggal : 10/31/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.57 % Dikeluarkan Tanggal : 9/26/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.58 % Dikeluarkan Tanggal : 11/7/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.66 % Dikeluarkan Tanggal : 9/12/2001 .50 % Dikeluarkan Tanggal : 1/2/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.76 Jangka Waktu 1 Bulan 17.21 % Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.59 % Dikeluarkan Tanggal : 11/21/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.60 % Dikeluarkan Tanggal : 11/28/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.59 % Dikeluarkan Tanggal : 10/3/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.66 % Dikeluarkan Tanggal : 9/19/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.58 % Dikeluarkan Tanggal : 10/24/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.37 % Suku Bunga Dikeluarkan Tanggal : 1/16/2002 Dikeluarkan Tanggal : 1/9/2002 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.61 % Dikeluarkan Tanggal : 12/5/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.58 % Dikeluarkan Tanggal : 11/14/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.

69 % Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.38 % Dikeluarkan Tanggal : 6/6/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.76 % Dikeluarkan Tanggal : 7/4/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.30 % Dikeluarkan Tanggal : 5/23/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.31 % Dikeluarkan Tanggal : 5/16/2001 .13 % Dikeluarkan Tanggal : 8/8/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.48 % Dikeluarkan Tanggal : 6/13/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.61 % Dikeluarkan Tanggal : 8/22/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.67 % Suku Bunga Dikeluarkan Tanggal : 9/5/2001 Dikeluarkan Tanggal : 8/29/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.33 % Dikeluarkan Tanggal : 5/30/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.15 % Dikeluarkan Tanggal : 8/1/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.17 % Dikeluarkan Tanggal : 7/25/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.09 % Dikeluarkan Tanggal : 7/18/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.77 Jangka Waktu 1 Bulan 17.30 % Dikeluarkan Tanggal : 8/15/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 17.91 % Dikeluarkan Tanggal : 7/11/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.55 % Dikeluarkan Tanggal : 6/20/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.65 % Dikeluarkan Tanggal : 6/27/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.

16 % Suku Bunga Dikeluarkan Tanggal : 5/9/2001 Dikeluarkan Tanggal : 5/2/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.09 % Dikeluarkan Tanggal : 4/25/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.79 % Dikeluarkan Tanggal : 2/28/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.58 % Dikeluarkan Tanggal : 3/28/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.74 % Dikeluarkan Tanggal : 1/31/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.93 % Dikeluarkan Tanggal : 4/18/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.79 % Dikeluarkan Tanggal : 4/4/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.24 % Dikeluarkan Tanggal : 3/21/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.26 % Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 16.78 Jangka Waktu 1 Bulan 16.75 % Dikeluarkan Tanggal : 2/21/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.80 % Dikeluarkan Tanggal : 2/14/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.83 % Dikeluarkan Tanggal : 3/7/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.81 % Dikeluarkan Tanggal : 1/24/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.97 % Dikeluarkan Tanggal : 3/14/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.82 % Dikeluarkan Tanggal : 4/11/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 15.85 % Dikeluarkan Tanggal : 1/17/2001 .80 % Dikeluarkan Tanggal : 2/7/2001 Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.

79 Jangka Waktu 1 Bulan 14.84 % Jangka Waktu Suku Bunga 1 Bulan 14.73 % Suku Bunga Dikeluarkan Tanggal : 1/10/2001 Dikeluarkan Tanggal : 1/3/2001 .

29 9.90 18.38 17.50 -22.46 16.88 78.90 -1.96 -63.45 39 37.14 15.24 14.40 9.73 10.12 3.98 9.37 24.62 -55.72 14.42 16.80 757.40 7.46 14.43 10.26 6.44 4.47 9 5.78 -30.41 -23.81 21 3.80 -30.04 21.30 29.31 17.32 6.62 -16.47 128.54 -27.14 0.22 22.11 -80.00 -24.61 2.29 -66.08 243.67 15 11.87 171.85 17.35 14 20.93 14.65 16.51 1.62 -14.90 63.12 14.80 -22.92 14.63 -32.60 30.44 9.19 11.69 -80.90 -13.55 0.49 82.09 18.59 8 28.65 7.67 17 12.52 -15.68 9.69 -18.22 14.36 7.99 7.69 16.90 -42.15 -6.96 27 -3.95 9.07 37 17.23 25 40.59 27.25 284.80 5.03 33 -0.62 -14.39 9.62 -15.36 16.73 10.32 198.34 40 -2.29 -12.95 7.80 19.14 4.77 11.90 14.24 -41.01 31.22 16.92 76.48 20.88 -24.92 -11.13 16.22 36 13.33 30.46 11.29 -0.22 7 44.65 -12.61 16.66 0.93 -27.69 -21.23 31.39 16.71 9.24 24.38 9.90 23.94 13.52 30 -11.35 16.84 11.10 34 26.52 19 12.97 23 16.22 -25.80 -42.29 -25.03 29 4.78 -71.67 -21.14 -5.96 9.70 -8.50 38 -18.72 43.47 22 20.89 20 -4.58 14.62 -5.33 7.87 Lampiran 5 Case Summaries Case g Salesn g ROEn DPRn SBIn g DERn g ROIn PER in 1 24.28 2.80 -32.62 -24.80 -11.48 4 -29.13 44.62 10.80 32.76 7.54 14.11 9.14 10 18.94 32.54 14.41 3.88 73.07 -15.09 38.89 -17.47 16.39 31 10.31 3 25.56 19.93 -6.52 7.39 -54.65 24 10.90 -33.62 -66.19 -20.75 28.55 39.66 4.65 67.91 14.20 -10.37 .80 -22.90 17.83 -22.90 -13.25 -13.76 7.81 9.53 -36.02 20.39 29.15 9.13 -10.80 -23.36 10.05 -10.66 14.80 -11.07 -7.56 18.59 2 43.67 16.31 28 19.60 6.72 1.94 13.62 4.68 9.93 14.36 7.19 5.78 16.65 13 40.14 14.90 -34.62 -12.40 -11.82 4.73 11 -9.11 -9.17 -13.06 -35.72 16.75 21.07 -19.29 4.69 6 -21.01 30.56 2.05 14.62 19.48 -18.47 68.29 14.80 25.53 32.09 -30.00 -61.82 35 7.53 -32.47 49.80 -28.90 -92.76 2.65 4.62 3.05 9.38 16 15.91 9.97 -3.90 -12.69 9.50 -20.00 12.64 39.01 -23.81 -12.62 -18.35 5 -1.49 9.15 -4.67 21.49 67.96 16.74 14.87 32 0.05 3.02 18 8.96 14.80 -7.76 3.13 -60.10 12.92 58.93 12 9.99 20.90 -12.07 26 7.65 27.

61 16.80 23.94 40.81 -5.55 0.00 -20.24 9.00 -16.71 -16.80 -11.18 70 13.20 31.30 9.76 -6.40 3.35 9.16 -63.19 10.18 3.23 .32 9.18 17.55 96.99 3.28 30.90 13.60 8.75 11.80 -24.67 64 15.62 -17.69 31.29 7.35 -10.96 74 39.60 14.02 78 18.25 7.90 -5.06 -64.35 45 73.17 79 21.67 36.18 28.99 125.88 11.33 9.21 1.97 55 40.43 -37.18 60 11.43 3.95 71 4.30 14.56 54.44 9.17 80 -1.66 14.87 7.91 14.00 484.13 9.80 -46.19 16.53 46.74 47.90 -9.66 4.49 9.77 13.53 -5.02 14.75 16.19 30.15 67.38 9.52 -32.48 23.32 46 13.19 -60.90 6.33 67 12.67 -24.96 16.71 76 -7.17 14.33 5.80 -17.73 8.10 -6.61 8.59 62 -1.21 45.33 16.62 -18.15 5.70 0.89 58 33.62 -26.90 10.62 5.79 50 -8.59 15.06 20.11 -39.20 121.25 14.13 65 -5.00 13.33 20.98 81 34.98 -2.82 69 5.63 -2.85 0.45 12.52 49 36.26 16.77 -7.31 44 -15.36 -97.36 14.46 14.13 16.42 37.56 3.90 -21.02 24.38 -18.68 -8.45 -0.90 31.83 75 11.80 -20.08 -26.84 4.09 0.90 -14.36 31.84 3.91 5.47 56.80 -15.78 10.08 52 25.67 16.06 14.04 54 17.77 16.80 -49.31 14.23 11.44 57 19.90 25.06 20.62 -13.61 83 9.51 19.07 14.65 -8.62 -17.80 -9.50 -77.18 35.99 77 9.71 -4.32 16.73 66 4.54 62.85 9.25 56 -16.12 0.20 3.75 1150.41 -13.80 -28.12 41.96 4.41 -6.26 16.36 34.80 0.46 -61.66 47 24.69 14.95 140.80 -48.50 -97.15 0.13 26.90 63.47 16.47 92.80 -4.67 -4.07 9.01 86.02 94.87 84 8.11 30.61 5.80 -33.91 -13.90 -10.09 -54.57 6.80 16.77 4.27 -29.88 41 -6.76 14.38 -80.57 51 7.58 42 8.90 -6.18 63.27 0.00 2.62 -46.57 9.60 42.80 12.12 9.09 73 43.77 -30.62 26.76 -10.28 48 5.50 26.43 41.75 16.74 -67.41 -43.72 14.35 0.65 403.90 -20.90 52.62 13.00 0.92 27.46 8.41 143.16 7.35 6.40 -24.55 61 -0.62 -9.90 9.58 29.99 -50.13 16.20 256.56 68 6.38 53 43.80 -28.52 14.34 -3.78 16.55 18.00 -33.00 9.41 72 10.68 19.62 -32.78 43 26.09 82 22.39 9.90 73.58 3.77 -3.58 6.62 -20.35 5.05 8.62 -13.58 16.99 -8.94 -34.18 2.08 53.01 27.83 -7.61 59 -16.17 300.62 29.12 -75.60 16.21 3.18 9.98 -24.62 -30.31 54.01 -69.62 -18.88 3.19 42.23 -28.30 9.11 9.36 -77.89 -21.91 56.84 6.03 108.00 9.56 0.08 63 4.62 -1.

62 -15.90 11.44 13.52 14.81 47.80 -18.80 27.75 26.87 19.80 -21.88 29.47 -71.35 3.57 19.32 14.96 29.56 22.90 -26.58 94 26.62 -20.79 95 -4.87 -29.44 92 -8.35 -36.01 14.33 264.40 66.00 23.87 91 31.08 41.80 -21.62 -8.80 -10.56 9.36 -41.80 25.72 -72.00 -34.24 20.70 -76.37 24.80 0.28 11.22 21.52 52.43 -2.45 -7.15 9.18 106 21.79 2.83 9.90 18.90 -8.00 155.27 14.00 9.84 16.56 292.47 98 -8.17 -8.90 0.42 90 5.00 -46.78 1.89 103 73.33 40.62 -37.62 8.11 16.50 148.90 -20.63 -5.10 54.07 86 16.47 14.37 1.64 100 71.00 -76.62 -11.50 -34.73 16.01 -22.50 253.77 47.53 29.29 5.90 5.80 -3.31 4.89 85 23.00 -88.00 14.25 -46.85 4.84 9.89 16.92 -11.91 105.00 1.46 28.96 14.25 20.28 89 4.40 -33.39 56.82 97 21.72 3.70 107 13.48 96 -24.80 -31.93 104 27.04 9.23 14.23 16.70 305.05 -67.35 -88.85 105 30.62 93 -2.46 18.03 2.30 24.90 -23.62 99 -4.18 11.95 20.16 9.69 9.14 10.74 101 31.80 9.39 16.15 44.00 16.64 -4.90 9.80 108 8.03 30.72 13.33 88 38.51 16.35 -17.50 -52.22 151.42 12.67 -5.00 294.07 9.62 -5.05 6.63 39.62 98.11 -8.13 .90 -6.80 37.84 7.49 102 21.57 44.25 32.64 44.00 14.99 9.44 -10.34 14.97 21.79 11.20 87 15.00 16.

297 .000 .078 1.7022 78.000 -.000 -.527 .013 .013 .008 -.328 . .2300 67.0175 11.075 .153 .464 .527 Correlation g Salesn .094 1.000 .352 .210 g ROIn .453 .215 -.000 .000 -.215 .584 DPRn . .094 -.000 .219 .000 g Salesn .328 . (1-tailed) PER in .417 .037 .100 .021 .16789 108 DPRn 42.430 -.168 .009 -. N PER in 108 108 108 108 108 108 108 g Salesn 108 108 108 108 108 108 108 g ROEn 108 108 108 108 108 108 108 DPRn 108 108 108 108 108 108 108 SBIn 108 108 108 108 108 108 108 g DERn 108 108 108 108 108 108 108 g ROIn 108 108 108 108 108 108 108 .043 1.044 .2707 60.008 .435 .172 .000 .415 .153 .078 g ROIn .052 .092 -.012 -.464 .435 .62529 108 g Salesn 13.117 g DERn .123 .219 g ROEn .7580 19.90 Lampiran 6 Regression Descriptive Statistics Mean Std.113 .021 SBIn -.62512 108 g ROIn 18.102 .000 .168 . .102 .453 .009 -.210 .39485 108 SBIn 13.012 .35479 108 Correlations g PER in Salesn g ROEn DPRn SBIn g DERn g ROIn Pearson PER in 1.052 .415 .000 .430 -. Deviation N PER in 11.021 1.016 -.075 g ROEn -.113 g DERn .417 SBIn .044 .037 .021 .172 .000 Sig. . .324 .043 .85109 108 g DERn -1. .016 .117 -.092 1.467 .467 .000 DPRn .01399 108 g ROEn .324 .123 1.584 -.100 -.352 .7733 2.297 .7194 135.

641 1. g Salesn.740 .000 . g ROEn b.069 g DERn .083 .199 6 1577.094 . Enter Salesn.078 . SBIn.557 a. g . All requested variables entered. g DERn.003 .000 g Salesn .714 .477 .404 4.491 Total 14460.374 .001 . g a ROEn a. g ROEn b.634 7. DPRn.406 6.501 a. g DERn.071 .846 . Dependent Variable: PER in ANOVA b Sum of Model Squares df Mean Square F Sig.009 .037 .562 101 49.007 g ROIn . g DERn.553 . Predictors: (Constant). g ROIn. Tolera Model B Error Beta t Sig. g ROIn. Dependent Variable: PER in a Coefficients Unstandardized Standardized Collinearity Coefficients Coefficients Statistics Std.654 . Predictors: (Constant).247 -.935 1.642 1.595 .937 1.497 .972 1.154 2. g Salesn. SBIn. Dependent Variable: PER in Model Summary b Adjusted Std.000 .830 11.012 .482 -6.013 -.033 31.559 DPRn . Dependent Variable: PER in .993 1. SBIn.761 107 a.011 .91 b Variables Entered/Removed Variables Variables Model Entered Removed Method 1 g ROIn.182 -3.042 .000 .03496 1.809 .067 g ROEn -.865 . Error of Durbin-W Model R R Square R Square the Estimate atson 1 a .006 . nce VIF 1 (Constant) 15. DPRn. 1 Regression 9462. DPRn.000 a Residual 4998.304 3.006 . b.029 SBIn -.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->