Anda di halaman 1dari 14

Lateral tiang pancang.

Derajat rekasi tanah tergantung pada :


a. Kekakuat tiang
b. Kekakuan tanah
c. Kekakuan ujung tiang.

Umumnya beban lateral tiang dibagi dalam 2 katagori yaitu :


a. Tiang pendek atau tiang rigid
b. Tiang panjang atau elastik tiang.

Gambar dibawah ini menunjukan variasi lendutan tiang dan distribusi momen dan
gaya geser sepanjang tiang ketika beban lateral bekerja.

1. Untuk tanah granular (nonkohesif) metoda MATLOCK dan REESE (1960).


Umumnya metoda untuk menentukan momen dan lendutan tiang pancang pada
tanah granular digunakan metoda MATLOCK dan REESE (1960)

Berdasarkan model sederhana Winkler’s, modulus subgrade reaction, k


p ' (kN / m)
k=
x (m)
Dimana :
P’ = tekanan tanah
X = deflection
Modulus subgrade untuk tanah granular = kz = nhz
nh = Konstanta modilus subgrade reaction

1
Dari gambar diatas dan menggunaka teori balok pada elatik pondasi ,
d 4x
EpI p = p'
dz 4

Ep = Modulus elastisitas tiang pancang


Ip = momen enersia tiang pancang
Berdasarkan model Winkler’s,
p ' = −kx

d 4x
EpI p − kx = 0
dz 4
Lendutan tiang untuk kedalaman z adalah :
Qg T 3 M gT 2
x z ( z ) = Ax + Bx
EpI p EpI p

Kemiringan tiang untuk kedalaman z adalah :


Qg T 2 M gT
θ z ( z ) = Aθ + Bθ
EpI p EpI p

Momen tiang untuk kedalaman z adlah :


M z ( z ) = Am Qg T + Bm M g

Gaya geser untuk tiap kedalaman z adalah :


Mg
V z ( z ) = Av Qg + Bv
T
Reaksi tanah untuk kedalaman z adalah :
Qg Mg
p ' z ( z ) = Ap + B' p
T T2

Ax,Bx,Aθ, Bθ , Am,Bm,Av, Bv,Ap’, Bp’ Koefesien yang diambil dari tabel atau grafik
dibawah ini.
Karakteristik panjang tiang = T,
EpI p
T =5
nh

z
Z=
T

2
L
Z maks =
T
Nilai nh dapat diambil pada tabel dibawah ini :
Jenis Tanah nh (kN/m3)
Pasir kering atau
basah 1800 – 2200
Gembur 5500 – 7000
Medium 15000 –
Padat 18000
Submerged
Gembur 1000 – 1400
Medium 3500 – 4500
Padat 9000 – 12000

Jika L ≥ 5T  Tiang panjang.


Jika L ≤ 2T  Tiang rigid.

2. GAYA LATERAL PADA TANAH KOHESIF


Menentukan gaya lateral pada tanah kohesif berdasarkan dari DAVISSION dan GILL
(1963), dengan persamaan sebagai berikut :
Qg R 3 M g R2
x z ( z ) = A' x + B' x
EpI p EpI p

Momen tiang untuk kedalaman z adlah :


M z ( z ) = A' m Qg R + B' m M g

EpI p
R=4
k
z
Z=
R
L
Z maks =
R

Es D 4 Es
k = 0,6512
E p I p 1 −µs2

Dimana :

3
Es = Modulus elastisitas tanah
D = ukuran tiang
µs= Poisson’s ratio tanah

3. Gaya lateral METODA BROMS:


Metoda ini dapat menganalisa gaya lateral pada tiang bebas (free) atau terjepit
(fixed). Metoda tidak cocok untuk menganalisa tanah berbeda lapisan lempung
dan pasir.
Prosedur perhitungan :
1. Tentukan secara umum jenis tanah. Dalam kritis sekitar 4 – 5 x Diameter
tiang dibawah muka tanah.
2. Tentukan koefesien sugrade reaksi horizuontal tanah kn
a. Untuk tanah kohesif :
n1n2 qu n n 2C
kh = = 1 2 u
b b
Dimana :
n1, n2 = koefesien impiris
b = lebar taiang
qu = Kuat tekan bebas=2Cu
Nilai n1 untuk tanah lempung :
Unconfined Comp Strength, n1
qu (kPa)
< 48 kPa 0,32
48 kPa < qu < 191 kPa 0,36
> 191 kPa 0,40

Nilai n2 untuk berbagai tiang pancang :


Jenis tiang n1
Baja 1,00
Beton 1,15
Kayu 1,30

b. Untuk tanah non kohesif


Nilai Kh untuk Tanah nonkohesif (pasir, kerikil)

4
Kh (kN/m3)
Tingkat Kepadatan
Diatas muka air Dibawah muka air
Gembur 1900 1086
Medium 8143 5429
Padat 17644 10857

3. Tentukan jenis pembebanan dan kondisi tanah.


a. Untuk beban ciklik pada tanah non kohesif
Kh = ½ Kh untuk pasir medium dan pasir padat
Kh = ¼ Kh Untuk pasir gembur.
b. Untuk beban statik pada tanah kohesif
Kh = (1/3 – 1/6) Kh untuk lempung lunak dan sangat lunak normal
konsolidasi.
Kh = (1/4 – ½ ) Kh Untuk lempung kaku dan sangat kaku.

4. Tiang pancang.
a. Tentukan modulus elastisitas tiang, Es
b. Tentukan momen inersia tiang, Is
c. Tentukan momen tahanan, S
d. Tentukan tegangan leleh tiang pancang, σy
e. Tentukan dalam pemancangan,D meter
f. Tentukan ukuran tiang,b meter
g. Tentukan tinggi kepala tiang terhadap muka tanah, ey (meter)
h. Tentukan faktor bentuk tiang, Cs
- Tiang bulat Cs = 1,3
- Tiang H dengan momen maksimum Cs = 1,1
- Tiang H dengan momen minimum Cs = 1,5
i. Tentukan Momen tahanan tiang, My
- Untuk tiang baja My = CsσyS
- Untuk tiang beton, My = σcS
5. Tentukan βn untuk tanah kohesif dan η untuk tanah nonkohesif

K hb
a. β n = 4  tanah kohesif
4EI

5
Kh
b. η = 5  tanah nonkohesif
EI
6. Tentukan faktor panjang
a. Untuk tanah kohesif = βnD
b. Untuk tanah nonkohesif = ηD
7. Tentukan apakah termasuk tiang panjang atau pendek
a. Untuk tanah kohesif
- βnD > 2,25  Termasuk tiang panjang
- βnD < 2,25  Termasuk tiang pendek
b. Untuk tanah kohesif
- ηD > 4,0  Termasuk tiang panjang
- 2.0 < ηD < 4,0  Tiang intermediat
- ηD < 2,  Termasuk tiang pendek

8. Tentukan parameter tanah seperti :


a. Koefesien tekanan tanah pasif = Kp = Tan2 (45 + φ/2), dimana φ sudut geser
dalam tanah.
b. Berat volume efektif tanah rata-rata, γ’
c. Kohesi tanah, Cu = ½ qu (kuat tekan bebas)

9. Tentukan beban ultimit lateral


a. Untuk tanah kohesif
- Tiang pendek bebas atau terjepit
Tentukan D/b, ey/b, gunakan gambar dibawah ini tentukan nilai load faktor
x Qu/(cub2).
Beban lateral ultimit = Qu = load faktor x (cub2)

6
- Tiang panjang bebas atau terjepit
Tentukan My/(Cub3), e/b, gunakan gambar dibawah ini tentukan nilai load
faktor x Qu/(cub2).
Beban lateral ultimit = Qu = load faktor x (cub2)

7
b. Pada tanah nonkohesif
- Tiang pendek bebas atau terjepit
Tentukan D/b, e/b, gunakan gambar dibawah ini tentukan nilai load faktor
x Qu/(Kpb3γ).
Beban lateral ultimit = Qu = load faktor x (Kpb3γ)

8
- Tiang panjang bebas atau terjepit
Tentukan My/(Cub3), e/b, gunakan gambar dibawah ini tentukan nilai load
faktor x Qu/(Kpb3γ).
Beban lateral ultimit = Qu = load faktor x (Kpb3γ)

9
- Tiang intermediat bebas atau terjepit
Dimabil dari nilai terkecil dari Qu (tiang pendek bebas atau terjepit) atau
Qu(tiang panjang bebas atau terjepit)

10. Tentukan Gaya lateral izin Ql(izin),

Qu Qu
Qa = =
SF 2,5

10
11. Tentukan beban Qa untuk tiang tunggal
Perhitungan Qa berhubungan dengan lendutaan pada kepala tiang, Beban izin
ditentukan oleh beban izin sendiri atau lendutan yang terjadi.
Untuk menentukan lendutan sebagai berikut :
a. Untuk tanah kohesif tiang bebas atau terjepit.
Gunakan βnD, e/D dengan gambar dibawah tentukan faktor lendutan x δ
KhbD/Qa. Lendutan δ = faktor lendutan x yKhbD/Qa

11
b. Untuk tanah nonkohesif tiang bebas atau terjepit.
Gunakan ηD, e/D dengan gambar dibawah tentukan faktor lendutan x δ
(EI)3/5(Kh)2/5/QaD. Lendutan δ = faktor lendutan x δ(EI)3/5(Kh)2/5/QaD

12
12. Bandingkan Qa dengan Qm
- Jika Qa > Qm gunakan Qm dan hitung δm
- Jika Qa > Qm gunakan Qa dan hitung δm
- Jika Qa dan δ tidak ada, gunakan Qa dan hitung δm
13. Reduksi lateral izin untuk pengaruh kelompok tiang dan metoda pemancangan
tiang.
a. Faktor reduksi untuk kelompok tiang

13
b. Metoda pemancangan
- Untuk tiang dipancang demham alat pancang tidak perlu direduksi
- Untuk jette pile = 0,75
14. Besar daya dukung lateral Qa(izin) = Qa xFaktor reduksi. tergantung dari yang
menentukan. Yaitu besar lendutan δ terjadi atau beban lateral Qm sendiri.
15. Besar gaya lateral kelompok tiang = Jumlah tiang x Qa(izin)

14