Anda di halaman 1dari 18

FORTIFIKASI MADU DENGAN GAMBIR

Disusun Oleh: Elitawati Sarah 062111702

PENDAHULUAN
MADU GAMBIR

FORTIFIKASI

ANALISA KADAR KATEKIN

ANALISA KADAR TOTAL FENOL

TINJAUAN PUSTAKA
DESKRIPSI TANAMAN GAMBIR

KANDUNGAN KIMIA GAMBIR

MANFAAT GAMBIR

TINJAUAN PUSTAKA
Pengolahan Gambir
PEREBUSAN DAUN PENGEPRESAN PENGENDAPAN

PENGERINGAN

PENCETAKAN

TINJAUAN PUSTAKA
KATEKIN

Sub kelompok flavanols Tdpt dalam teh,buah sayur termasuk Gambir larut dalam alkohol,etil aetat,hampir tidak larut dalam kloroform,benzen dan eter, asam lemah, tidak stabil terhadap udara,

TINJAUAN PUSTAKA
Memiliki gugus Hidroksi POLYFENOL Mudah larut air, dalam bentuk glikosida

flavonoid
Antioksidan Metode Folin Ciocalteu

Total Fenol FENOL

TINJAUAN PUSTAKA
MADU

KOMPOSISI MADU

MANFAAT MADU

METODOLOGI PENELITIAN
Bulan juli-september 2013

Di Laboratorium Biokimia Insititut Pertanian Bogor

Alat : Oven, hotplate,erlenmeyer,corong,labu ukur,gelas ukur, pipet volumetri, neraca analitik,kertas saring, tabung reaksi,pipet mohr,waterbath, shaker orbital dan spektrofotometer uv-vis

Bahan: Ekstrak gambir, madu aquades,aquabides,etil asetat,standar katekin, reagen folin ciocalteu 10%,Na2C03 7.5%, Standar asam galat, PRX wagner,kloroform,anhidrida asetat, HCl pekat, as.asetat glasial, NH4OH, NaOH pkt,H2SO4 2M, FeCl3 1%, CH3OH,C2H50H 30%

METODOLOGI PENELITIAN
Tahap penelitian pendahuluan
(Kadar air, kadar abu & uji fitokimia)

Tahap Fortifikasi

Tahap Analisis Fortifikasi


(Total Fenol &katekin)

METODOLOGI PENELITIAN
Kadar Air

Kadar Abu
Ditimbang Sampel 45gram Dibakar sampai tidak mengeluarkan asap di bunsen Dimasukkan dalam Tanur Hingga menjadi Abu T =600C t= 1jam

Dinginkan dalam desikator T=15 menit

METODOLOGI PENELITIAN
Uji Fitokimia Senyawa Alkaloid
+ 0.1 gram + 3ml CHCl3 + 4 tetes amoniak Fraksi kloroform diasamkan + H2SO4 2M

Lap.asam + prx wagner ( endapan coklat) + prx mayer (endapan putih) + prx dragendrof (endapan merah)

METODOLOGI PENELITIAN
Senyawa flavonoid
+ 0.1 gram + 1ml metanol Panaskan t=5menit Dan saring Filtrat + H2SO4pekat (merah)

Senyawa saponin
+ 0.1 gram + 1ml akuades Panaskan T=5menit Dan kocok kuat

Terbentuknya busa

METODOLOGI PENELITIAN
Senyawa Tanin
+ 0.1 gram + 1ml akuades Panaskan t=5menit Dan saring Filtrat + FeCl3 5% (biru tua/ hijau tua)

senyawa fenolik
+ 0.1 gram + 1ml metanol Panaskan t=5menit Dan saring Filtrat + NaOH pkt (merah)

METODOLOGI PENELITIAN
Senyawa Triterpenoid dan steroid
+ 0.1 gram + 2ml etanol 30% Panaskan T=50C Dan saring Diuapkan hingga kering

Prx Lieberman-Buchard (3tetes as.asetat anhidrid Dan 1 tetes as.sulfat pekat)

Lapisan eter + 3 tetes prx LiebermanBuchard

Residu + eter

Merah / ungu (Triterpenoid) Hijau /biru (steroid)

METODOLOGI PENELITIAN
Kadar Katekin
+50 mgram standar katekin +etil asetat 50mL (Lar.A) Lar.A dipanaskan dlm waterbath T=50-60C t=5menit Diambil 2mL Lar.A dimasukan dlm erlenmeyer Lar. B

Lar.A Di ukur Spekto UV 279nm

Lar.A dipanaskan dlm waterbath T=50-60C t=5menit

Lar.B ditambahkan 50mL Etil asetat

METODOLOGI PENELITIAN
Analisa Kadar Total Fenol Pembuatan Deret Larutan Standar As. Galat
+50 mgram +5OmL Aquabides (1000ppm) Dibuat Deret Standar 0,40, 80, 120, 160, 200 ppm + 2,5mL Folin Ciocalteu 10% +di vortex

+5 gram SAMPEL +5OmL Aquades

Disaring dan diambil 0,2mL

Diukur 765 nm

DINKUBASI dalam waterbath T=45 C t =15 menit

+ 2mL Na2CO37,5% +di vortex

TERIMA KASIH