Anda di halaman 1dari 1

2.1.1.

4 Koreksi Sudut Horizontal dan Vertical ( biasa dan luar biasa) Dalam pembacaan sudut baik yang horizontal maupun vertiakal ada koreksinya- Cara pengkoreksiannya adalah dengan pembacaan luar biasa. Setelah theodolit tepat pada posisi yang dituju maka dibaca sudut horizontal maupun yang vertical. Contoh : Sudut Horizontal 17937'28" (biasa) Sudut vertikal 9328 48 " (biasa) Maka untuk mendapatkan pembacaan luar biasa alai theodolit kita putar 180secara horizontal dan teropong diputar 180 secara vertical maka akan didapat bacaan sebagai berikut : Sudut Horizontal 35937'10"( luar biasa) 26631'03"( luar biasa) Hasilnya 359037'10" 9328'48" 17937'28" - 26631'03" + 179059'42" 35959'51 " Kalau hasilnyu baik untuk pembacaan sudut horizontal luar biasa- sudut biasa = 180. Sedang untuk koreksi pembacaan sudut vertikal biasa dan luar biasa maka sudut biasa + luar biasa = 360. Koreksi yang diijinkan adalah 200 dan apabila koreksinya > 20 maka alat survey tersebut harus dikalibrasi. Setelah itu baru angka bacaan pada skala, horizontal distel dan ddiatur pada angka 00'0" dan selanjutnya sejajarkan arah teropong dan arah Utara dengan menggunakan kompas arah Setelah itu diukur tingginya alat dan alat siap kerja.