Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN KASUS ILMU KESEHATAN THT Disusun oleh: Ade Churie Tanjaya - 092011101016

Dokter Pembimbing: dr. Djoko Kuntjoro, Sp.THT dr. Bambang Indra, Sp.THT dr. Maria K, Sp.THT

SMF/LAB ILMU KESEHATAN THT-KL RSD DR. SOEBANDI JEMBER 2013

Identitas pasien

Nama Jenis Kelamin Umur Status marital Agama Pekerjaan Alamat

: : : : : : :

Ny.tutik perempuan 35 Tahun sudah menikah Islam Pegaawai Negeri Sipil kreajan RT 0I RW 04, jatisari-jenggawah.

Anamnesa

Keluhan Utama Nyeri saat menelan RPS


Pasien datang dengan keluhan nyeri saat menelan sejak 4 hari
yg lalu, pasien juga mengaku susah menelan terutama saat menelan ludah dan terasa kering pada tenggorokan. Demam 2 hari badan terasa lemes, tidak pilek, Tidak batuk, tidak ada nyeri telinga, tidak keluar cairan dari telinga.

Riwayat penyakit dahulu -sering mengalami faringitis(>2x dalam 1 bulan) tidak berobat karena keluhan membaik dengan sendirinya.

Riwatar penyakit keluarga - faringitis (-) Riwayat pemberian obat - belum pernah diobati sebelumnya. Riwayat alergi Alergi: (-)

Pemeriksaan Fisik
Status Generalis

Kesadaran Keadaan umum Tanda tanda vital

Kepala/Leher Thorax Abdomen Ekstremitas

: Compos Mentis : Baik : TD = 110/70 mmHg RR = 20 x/menit N = 72 x/menit suhu aksila = 37,8 0C : A/I/C/D = -/-/-/pembesaran KGB (+) : C : S1S2 tunggal P : Vesk +/+ , Ro -/- , Wh -/: cenbung,Bising Usus (+), tympani,sopel : Akral hangat Oedem

+/+

+/+

Status Telinga, Hidung & Tenggorok: AD A. Telinga


AD
CAE: Hiperemi Sekret Edema Serumen Furunkel Membran timpani: Warna Reflek cahaya Retraksi Bulging Perforasi Putih mutiara

AS

AS
Putih mutiara + -

+ -

Palpasi/Perkusi

AD Tragus pain Nyeri tarik auricula Nyeri retroaurikula -

AS -

B. Hidung

Inspeksi :

Deformitas Deviasi Septum Mukosa:


: (-) : (-)
: edema (-), hiperemi (-) : edema (-), hiperemi (-) : edema (-), hiperemi (-)

Cavum nasi Septum Konka

Konka Meatus

: dbn : sekret (-), masa (-) : (-) : (-)

Palpasi :

Krepitasi Nyeri tekan daerah sinus

C. Tenggorokan

. .. . . . .... . .

Inspeksi :

Mukosa faring

: hiperemi (+), edema (+), granulasi (+) Uvula : deviasi (-), hiperemi (-) Arcus Faring : hiperemi (+), edema (-) Tonsil : ukuran T1-T1, hiperemi -/-, kripte tidak melebar, detritus -/-, permukaan rata.

Gigi geligi :

RESUME:

Pasien perempuan umur 35 tahun, odinophagia,disphagia. febris 2 hari. tidak ada otalgia, tidak ada othorea. RPD : sering mengalami faringitis RPO: (-) Riwayat alergi: (-) Pemeriksaan fisik AS: CAE & MT dbn. AD: CAE & MT dbn. Hidung & tenggorok: Mukosa faring : hiperemi (+), edema (+), granulasi (+) Uvula : deviasi (-), hiperemi (-) Arcus Faring : hiperemi (+), edema (-) Tonsil : ukuran T1-T1, hiperemi -/-, kripte tidak melebar,detritus -/-, permukaan rata.

DIFERENTIAL DIAGNOSIS: Tonsilitis DIAGNOSIS:

Faringitis kronis eksaserbasi akut

PENATALAKSANAAN:

Antibiotik (Eritomicin 4x500mg) Analgesik (asam mefenamat 3x500mg) Obat kumur (antiseptik 3x1 garg) Tidak makan berminyak, panas,pedas,dingin dan terlalu manis Makan makanan lunak

Prognosis:
ad bonam

Terimaksih