Anda di halaman 1dari 11

Biologi memiliki cabang ilmu yang spesifik dan objek kajian yang semakin khusus untuk memudahkan cara

pembelajarannya, mengingat pada umumnya seseorang hanya mampu mendalami salah satu cabang ilmu. Cabang cabang Biologi tersebut antara lain: 1. Anatomi : Ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian struktur tubuh dalam makhluk hidup 2. Agronomi : Ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya 3. Andrologi : Ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria 4. Algologi : Ilmu yang mempelajari tentang alga/ganggang 5. Botani : ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan 6. Bakteriologi : Ilmu yang mempelajari tentang bakteri 7. Biologi molekuler : Ilmu yang mempelajari tentang kajian biologi pada tingkat molekul 8. Bioteknologi : Ilmu yang mempelajari tentang penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu yang meliputi prosesbiokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk bahan pangan dan peningkatan kesejahteraan manusia. 9. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut 10. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah 11. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana 12. Ekologi : Ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan 13. Embriologi : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio 14. Entomologi : Ilmu yang mempelajari tentang serangga 15. Enzimologi : ilmu yang mempelajari tentang enzim 16. Evolusi : Ilmu yang mempelajari tentang perubahan struktur tubuhmakhluk hidup secara perlahanlahan dalam waktu yang lama 17. Epidemiologi : Ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit 18. Eugenetika : Ilmu yang mempelajari tentang hukum pewarisan sifat 19. Endokrinologi : Ilmu yang mempelajari tentang hormon 20. Enzimologi : Ilmu yang mempelajari tentang enzimFisiologi : Ilmu yang mempelajari tentang faal (fungsi kerja) organ tubuh 21. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh 22. Fisioterapi : Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot 23. Farmakologi : Ilmu yang mempelajari tentang obat-obatanGenetika : Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat 24. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat 25. Histologi : Ilmu yang mempelajari tentang jaringan 26. Higiene : Ilmu yang mempelajari tentang pemeliharaan kesehatan makhluk hidup 27. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia/ular 28. Imunologi : Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh 29. Ichtiologi : Ilmu yang mempelajari tentang ikan 30. Karsinologi : Ilmu yang mempelajari tentang crustacea 31. Klimatologi : Ilmu yang mempelajari tentang iklim 32. Limnologi : Ilmu yang mempelajari tentang perairan mengalir 33. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia 34. Mikologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur 35. Mikrobiologi : Ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme 36. Malakologi : Ilmu yang mempelajari tentang moluska 37. Morfologi : Ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luarorganisme 38. Mikologi : Ilmu yang mempelajari tentang jamur 39. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf 40. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematoda 41. Organologi : Ilmu yang mempelajari tentang organ 42. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya 43. Onthogeni : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa 44. Ornitologi : Ilmu yang mempelajari tentang burung 45. Phylogeni : Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup 46. Patologi : Ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruh-nya bagi manusia 47. Palaentologi : Ilmu yang mempelajari tentang fosil 48. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau 49. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba 50. Parasitologi : Ilmu yang mempelajari tentang makhluk parasit 51. Protozoologi : Ilmu yang mempelajari tentang Protozoa

52. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata 53. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-paru 54. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik 55. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetic 56. Sanitasi : Ilmu yang mempelajari tentang kesehatan lingkungan 57. Sitologi : Ilmu yang mempelajari tentang sel 58. Taksonomi : Ilmu yang mempelajari tentang penggolongan makhluk hidup 59. Teratologi : Ilmu yang mempelajari tentang cacat janin dalam kandungan 60. Virologi : Ilmu yang mempelajari tentang virus DARI URAIAN DIATAS * Biologi ternyata secara detail mempunyai begitu banyak cabang ilmu yang semua itu ditujukkan agar lebih rinci penguasaan pada bidang nya. untuk memahami kenapa bisa muncul sedemikian banyaknya cabang ilmu diatas dapat dianalisa dari kajian Obyek biologi yang melatar belakangi. * Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bio yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Dengan demikian, biologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang hidup dan kehidupan. Objek dari biologi adalah semua makhluk hidup, mulai dari tingkat atom,molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, sampai bioma. * Pada tingkat molekul, biologi mempelajari berbagai macam struktur dan ciri molekul yang berperan dalam reaksi penyusunan dan pembongkaran. Molekul-molekul tersebut saling berhubungan dalam membentuk sel. Sel bergabung menyusun jaringan dan beberapa jaringan menyusun organ. Sistem organ bergabung menyusun tubuh makhluk hidup (individu). * Setiap individu saling berhubungan membentuk sekumpulan individu sejenis yang disebut populasi. Sekumpulan populasi yang saling berhubungan satu dengan yang lain akan membentuk komunitas.Komunitas dengan lingkungan abiotik menyusun ekosistem. Gabungan berbagai ekosistem akan membentuk bioma. Hubungan antarbioma di permukaan bumi akan membentuk biosfer. Menurut Biological Science Curriculum Study (BSCS), biologi memiliki objek berupa kingdom (kerajaan), yaitu : 1. 2. 3. 4. 5. Monera Protista Fungi Plantae Animalia (hewan),

Dari banyaknya materi biologi yang sepertinya akan dipelajari nanti , maka alangkah baiknya sedikit demi sedikit dipahami terlebih dahulu istilah / dasar materi biologi yang lazim dipakai yang setiap kali muncul di berbagai tulisan. Silahkan dibaca dan dipahami baru dihafal dan dimengeri hehehe 1. Uniseluler ialah makhluk hidup bersel satu dan tidak dapat dilihat secara langsung. Kita dapat melihatnya dengan mikroskop. Fungsi kehidupan dilakukan oleh bagian-bagian penyusun sel itu sendiri. 2. Multiseluler ialah makhluk hidup bersel banyak, dapat dilihat secara langsung tanpa bantuan mikroskop, dan tubuhnya sudah mengalami pembagian tugas yang baik. 3. Eukariotik ialah makhluk hidup yang memiliki membran inti sel sehingga inti sel tidak bercampur dengan sitoplasma (cairan sel). 4. Prokariotik ialah makhluk hidup yang belum memiliki membran inti sel sehingga bahan-bahan inti sel bercampur dengan sitoplasma. 5. Heterotrof ialah makhluk hidup yang mengambil bahan organik dari makhluk hidup lain dan tidak dapat membentuk bahan organik sendiri. 6. Autotrof ialah makhluk hidup yang dapat menyediakan bahan organik sendiri melalui proses fotosintesis. Makhluk hidup ini dicirikan dengan adanya klorofil atau kemampuan menguraikan bahan-bahan kimia sebagai energi dalam pembentukan bahan organik. Biologi sebagai bagiaan dari Ilmu pengetahuan merupakan kumpulan konsep, prinsip, hukum, dan teori yang dibentuk melalui serangkaian kegiatan ilmiah. Suatu pengetahuan dapat disebut sebagai ilmu apabila memenuhi syarat atau ciri-ciri sebagai berikut. 1. Memiliki Obyek Kajian Suatu ilmu harus memiliki objek kajian, contoh ilmu matematika memiliki objek kajian berupa angka-angka, ilmu kimia memiliki objek kajian berupa zat-zat beserta sifatnya. 2. Memiliki Metode Pengembangan ilmu pengetahuan tidak dapat dilakukan secara asal-asalan,tetapi menggunakan cara atau metode tertentu. Metode yang digunakan itu bersifat baku dan dapat dilakukan oleh siapapun. 3. Bersifat Sistematis Dalam biologi, jika kita akan mempelajari tentang sel, maka materi yang dipelajari

perlu mendapat dukungan materi lain, misalnya tentang jaringan, organ, sistem organ, dan individu. Demikian pula sebaliknya, sehingga pengetahuan-pengetahuan itu tidak bertolak belakang. Ilmu pengetahuan bersifat sistematis adalah bahwa sebuah pengetahuan harus memiliki hubungan ketergantungan dan teratur, tidak boleh ada unsur-unsur yang saling bertolak belakang. 4. BersifatUniversal Kebenaran ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh ilmu harus berlaku secara umum. 5. Bersifat Obyektif Sebuah ilmu pengetahuan harus menggambarkan keadaan secara apa adanya, yaitu mengandung data dan pernyataan yang sebenarnya (bersifat jujur), bebas dari prasangka, kepentingan, atau kesukaan pribadi. 6. BersifatAnalisis Kajian suatu ilmu pengetahuan dapat terbagi-bagi menjadi bagian yang lebih rinci guna memahami berbagai hubungan, sifat, serta peranan dari bagian-bagian tersebut. 7. Bersifat Verifikatif Suatu ilmu mengarah pada tercapainya suatu kebenaran. Misalnya, teori tentang Generatio Spontanea, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang sudah diyakini kebenarannya, tetapi akhirnya teori itu digugurkan dengan teori Biogenesis, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga. Akhirnya teori ini diyakini kebenarannya sampai sekarang

Akhirnya bisa mengumpulkan lebih dari 100 cabang biologi. Berdasarkan permintaanpermintaan dan doa dari pengunjung, ochan akhirnya mengumpulkan semuanya. Tapi sekali lagi, mungkin saja masih ada cabang-cabang biologi lagi yang belum terdata di sini. jika ada yang mengetahuinya, bisa usul sehingga bisa menambah daftar cabang biologi di sini. Biologi merupakan pohon ilmu yang sangat besar. Karena luasnya bahan kajian biologi, biologi dibagi lagi menjadi cabang-cabang ilmu. Beberapa cabang-cabang ilmu biologi antara lain : 1. Acarologi, ilmu yang mempelajari tentang acarina (tungau) 1. Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya 2. Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga 3. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh 4. Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup. 5. Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi. 6. Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah 7. Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba. 8. Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi) 9. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri 10. Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis 11. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul 12. Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan 13. Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup 14. Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi 15. Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu

16. Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi 17. Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. 18. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan 19. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut 20. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak 21. Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya 22. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya 23. Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit 24. Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio 25. Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone 26. Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga 27. Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan 28. Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan 29. Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya 30. Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat 31. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang 32. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim 33. Farmakologi,ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia 34. Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga. 35. filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya 36. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh 37. Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot 38. Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara 39. Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus 40. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat 41. Genetika kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel 42. Genetika molukuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel) 43. Genetika , cabang genetika yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah

populasi 44. Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium) 45. Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus 46. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal) 47. Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya 48. Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan 49. Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup 50. Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan 51. Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh 52. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah 53. Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean 54. Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa 55. Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang molusk 56. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia 57. Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel 58. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur 59. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism 60. Miologi, ilmu yang mempelajari tentang otot 61. Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap 62. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme 63. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematod 64. Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal 65. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem sara 66. Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ 67. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya 68. Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa 69. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung 70. Osteologi, ilmu yang mempelajari tentang tulang 71. Oftalmologi, ilmu yang mempelajari tentang mata ( penyakit mata ) 72. Palaentologi, Ilmu yang mempelajari tentang fosil 73. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau 74. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba 75. Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen 76. Parasitologi, ilmu yang mempelajari tentang parasit 77. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit

78. Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya 79. Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ 80. Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak 81. Philogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup 82. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata 83. Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel. 84. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa 85. Psikiatri, ilmu kedokteran jiwa 86. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan pak 87. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-par 88. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik 89. Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang 90. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis 91. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia 92. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel 93. Sanitasi, ilmu yang mempelajari tentang lingkungan 94. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup 95. Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi 96. Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia. 97. Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup. 98. Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom) 99. Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wan ita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria 100. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus 101. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan

Cabang-cabang Biologi Terlengkap


Cabang-cabang Biologi Terlengkap - Akhirnya bisa mengumpulkan lebih dari 100 cabang biologi. Berdasarkan permintaan-permintaan dan doa dari pengunjung, ochan

akhirnya mengumpulkan semuanya. Tapi sekali lagi, mungkin saja masih ada cabangcabang biologi lagi yang belum terdata di sini. jika ada yang mengetahuinya, bisa usul sehingga bisa menambah daftar cabang biologi di sini.

Biologi merupakan pohon ilmu yang sangat besar. Karena luasnya bahan kajian biologi, biologi dibagi lagi menjadi cabang-cabang ilmu. Beberapa cabang-cabang ilmu 1. Acarologi, 1. Agronomi, 2. Algologi, ilmu ilmu ilmu biologi antara yang yang mempelajari mempelajari yang tentang tentang lain acarina tanaman tentang : (tungau) budidaya alga

mempelajari

3. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh 4. Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk 5. Anestesiologi, disiplin 6. Apiari, ilmu yang ilmu ilmu yang ilmu dan Molekuler, kajian biologi 7. Arachnologi, 8. Artrologi, 9. Bakteriologi, mengelola 11. Biologi 13. Biokimia, fisika hayati untuk ilmu yang yang mempelajari yang mempelajari tentang lebah mempelajari tentang mempelajari penggunaan termasuk tentang sendi tentang informasi pada kimia hayati dan tingkat makhluk atau mempelajari ternak hidup. anestesi. lebah sendi) bakteri biologis molekul hidup biologi waktu laba-laba.

(penyakit

10. Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk menganalisis kajian yang aneka biologi

12. Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan mempelajari fenomena ruang 14. Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum menjelaskan berdasarkan 15. Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman

16. Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi 17. Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses 18. Botani, 19. Bryologi, lainnya, 21. Dermatologi, hidup 23. Epidemiologi, 24. Embriologi, ilmu 25. Endokrinologi, 26. Entomologi, 27. Etnobotani, 28. Etnozoologi, mekanisme 30. Eugenetika, 32. Enzimologi, tubuh 34. Fikologi, dikaitkan 36. Fisiologi, mengalami Ilmu dengan Ilmu proses yang yang evolusi mempelajari mempelajari yang tentang atau tentang dianggap faal/fungsi gangguan ilmu ilmu ilmu ilmu ilmu yang ilmu Ilmu yang yang serta yang yang produksi Ilmu ilmu seperti ilmu yang untuk yang yang menghasilkan mempelajari mempelajari liana mempelajari dan mempelajari yang yang mempelajari mempelajari tentang mempelajari tentang mempelajari mempelajari hubungan hubungan kulit dan dan barang tentang tentang dan jasa. tumbuhan lumut semak penyakitnya lingkungannya penularan tentang tentang manusia dan manusia dan penyakit embrio hormone serangga tumbuhan hewan perkembangan

20. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu

22. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk

29. Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, faktor-faktor mempelajari yang tentang penyebabnya pewarisan tentang sifat enzim manusia alga.

31. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang mempelajari 33. Farmakologi,ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap

35. filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang mendasarinya kerja tubuh otot

37. Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang kelumpuhan 38. Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan

akibat lambung

serangan

patogen

ataupun dan

gangguan

ketersediaan

hara usus

39. Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama 40. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat

41. Genetika kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum genetik populasi 44. Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita atau (rahim, vagina dan ovarium) virus 45. Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme 46. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal) 47. Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya 48. Histologi, 49. Higiene, 50. Ikhtiologi, ilmu ilmu yang Ilmu yang mempelajari yang mempelajari tentang mempelajari tentang makhluk tentang jaringan hidup ikan kesehatan di tingkat pewarisan subselular (di dalam Mendel sel) 42. Genetika molukuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi 43. Genetika , cabang genetika yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah

51. Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh 52. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah 53. Karsinologi, 54. Limnologi, 55. Malakologi, 56. Mamologi, keseluruhan ilmu ilmu ilmu ilmu produk yang yang yang yang proses ilmu ilmu ilmu ilmu mempelajari mempelajari mempelajari mempelajari yang tentang tentang tentang tentang terjadi di tentang tentang tentang tentang crustacean rawa molusk mammalia dalam sel jamur organism otot rayap

57. Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada enzimatik yang yang yang yang 58. Mikobiologi, 59. Mikrobiologi, 60. Miologi, 61. Mirmekologi, mempelajari mempelajari mempelajari mempelajari

62. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme 63. Nematologi, 65. Neurologi, 66. Organologi, Ilmu ilmu yang ilmu yang menangani yang mempelajari penyimpangan mempelajari tentang pada nematod sistem sara organ 64. Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal tentang

67. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya 68. Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi 69. Ornitologi, 70. Osteologi, 71. Oftalmologi, 72. Palaentologi, 73. Paleobotani, 74. Paleozoologi, ilmu ilmu ilmu ilmu ilmu yang Ilmu yang yang yang yang mempelajari yang mempelajari mempelajari tentang mata ( mempelajari tumbuhan tentang tentang tentang penyakit tentang masa hewan dewasa burung tulang mata ) fosil lampau purba

mempelajari mempelajari

75. Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada 76. Parasitologi, 77. Patologi, ilmu sedimen ilmu yang yang dan mempelajari batuan mempelajari tentang tentang sedimen parasit penyakit

78. Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya 79. Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ 81. Philogeni, 82. Primatologi, dari 85. Psikiatri, 86. Pteridologi, ilmu Ilmu atau yang ilmu mempelajari yang gen ilmu yang yang ilmu mempelajari sistem tentang perkembangan tentang dalam tentang kedokteran tentang tumbuhan organ makhlukhidup primata sel. protozoa jiwa pak 80. Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak mempelajari di mempelajari

83. Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan ekspresi 84. Protozoologi,

87. Pulmonologi,

ilmu

yang

mempelajari

tentang

paru-par

88. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik 89. Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi ilmu ilmu ilmu ilmu yang sendi, yang yang yang mempelajari proses otot, mempelajari mempelajari mempelajari tentang dan tentang tentang tentang sistematika makhluk agen tulang rodentia sel lingkungan hidup biologi 90. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis 91. Rodentiologi, 92. Sitologi, 93. Sanitasi, 94. Taksonomi, perancangan

95. Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan dan konstruksi produksi yang melibatkan 96. Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia. 97. Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan transkripsi bagi secara organisme keseluruhan hidup. (transkriptom) 98. Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk 99. Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wan ita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria 100. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus 101. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan

Sumber : http://raytkj.blogspot.com/2012/07/cabang-cabang-biologiterlengkap.html#ixzz21UkUt1Y7