Anda di halaman 1dari 11

Massa Prostat

NI MADE FEBRI 1120221167

Prostat
Organ genitalia pria yang terletak di sebelah

inferior buli-buli, di depan rektum dan membunkus uretra posterior.


Kelenjar ini terdiri atas jaringan fibromuskular dan

glandular yang terbagi dalam beberapa daerah atau zona yaitu zona perifer, zona sentral zona transisional, zona preprostatik sfingter, dan zona anterior.
Prostat menghasilkan suatu cairan yang

merupakan salah satu komponen dari cairan

Massa Prostat
Benign Prostat Hiperplasia (BPH)

Karsinoma Prostat

BPH
Pembesaran prostat jinak (BPH) merupakan

penyakit pada laki-laki usia diatas 50 tahun yang sering dijumpai. Etiologi :
Teori dihidrotestoteron

Ketidakseimbangan antara estrogen-testosteron


Interaksi stroma epitel Berkurangnya apoptosis sel Teori stem sel

Patofisiologi

Gejala :
Saluran kemih bagian bawah Gejala obstruksi : pancaran miksi lemah, intermitensi, miksi tidak puas, menetes setelah miksi Gejala Iritasi : frekuensi, nokturi, urgensi, disuri Saluran kemih bagian atas

nyeri pinggang, bejolan di pinggang (tanda hidronefrosis) Gejala diluar saluran kemih hernia inguinalis, hemoroid

Pencitraan
Foto polos abdomen

tidak memvisualisasikan prostat, tetapi melihat adanya kalkulosa prostat dan bayangan buli-buli yang penuh terisi urin IVP
Memvisualisasikan kelainan ginjal maupun ureter seperti hidronefrosis

atau hidroureter Memperkirakan besarnya kelenjar prostat yang ditunjukkan oleh adanya indentasi prostat (pendesakan buli-buli oleh kelenjar prostat) atau ureter di sebelah distal yang berbentuk seperti mata kail atau hooked fish. Penyulit yang terjadi pada buli-buli yaitu adanya trabekulasi, divertikel, atau sakulasi buli-buli USG abdomen Memvisualisasikan besar prostat, mendeteksi adanya hidronefrosis ataupun kerusakan ginjal akibat obstruksi BPH yang lama. USG transrektal Mengetahui besar atau volume kelenjar prostat, kemungkinan pembesaran prostat maligna.

Karsinoma Prostat
Keganasan terbanyak diantara keganasan sistem

urogenitalia pria. Etiologi :


Predisposisi genetik Pengaruh hormonal Diet Pengaruh lingkungan Infeksi

Gambaran klinis :
Stadium dini : tidak ada gejala, ditemukan secara

kebetulan pada pemeriksaan rectal touche Stadium lanjut :


Menekan uretra : kesulitan miksi, disuria, hematuria Menekan rektum : gangguan BAB Keluhan metastasis

Pencitraan
USG transrektal : terlihat gambaran hipoekoik

(60%) CT scan dan MRI


CT Scan jika dicurigai adanya metastasis pada limfonodi

MRI untuk menentukan luas ekstensi tumor ke

ekstrakapsuler atau ke vesikula seminalis

Bone Scan : untuk mencari metastasis pada tulang.

Terima Kasih