Anda di halaman 1dari 8

APENDIKULAR ABSES

Apendiks disebut juga umbai cacing. Organ yang tidak diketahui fungsinya ini sering menimbulkan masalah kesehatan. Apendiks ditandai dengan : demam tinggi nyeri makin hebat yang meliputi seluruh perut dan perut menjadi tegang dan kembung.

Pada 65% kasus, apendiks terletak intraperitoneal. Kedudukan itu memungkinkan apendiks bergerak dan ruang geraknya bergantung pada mesoapendiks penggantungnya. Pada kasus selebihnya apendiks terletak retroperitoneal, yaitu di belakang sekum, di belakang colon asendens atau di tepi lateral colon asendens.

Komplikasi Apendisitis Perforasi Peritonitis Abses/ Infiltrat Apendisitis perforata

APENDIKULAR ABSES Merupakan akibat lain dari perforasi. Teraba masa lunak di abdomen kanan bawah. Dengan USG bisa dideteksi adanya bentukan abses ini. Untuk massa atau infiltrat ini, beberapa ahli menganjurkan antibiotika dulu, setelah 6 minggu kemudian dilakukan appendektomi. Hal ini untuk menghindari penyebaran infeksi. Abses apendikular merupakan komplikasiapendisitis akut yang merupakan invasi usus besar oleh bakteri biasanya karena obstruksi.

Tanda dan Gejala Pasien dengan abses apendikular biasanya memiliki riwayat nyeri hebat di perut kanan bawah dengan pembengkakan pada perut kanan bawah,demam tinggi dengan menggigil Gejala lain termasuk muntah, sembelit, diare.Pada pemeriksaan perut mungkin kaku dan bengkak bisa dirasakan.

Diagnosis

Pengobatan

Pasien dengan abses yang lebih besar dari 4 cm dan demam tinggi biasanya diterapi dengan Drainase abses. Drainase dapat dilakukan melalui rektum (transrectal), melalui vagina (transvaginal) atau melalui kulit (percutaneous) tergantung pada lokasi Beberapa pasien mungkin memerlukan drainase bedah terbuka (laparotomi).Drainase abses didukung dengan terapi antibiotik.