Anda di halaman 1dari 31

LAPORAN KASUS

DEMAM DENGUE
Oleh:

Aditya Usri Usman

Pembimbing : Dr. H. Hudaya, Sp.P, Sp.PD

STASE ILMU PENYAKIT DALAM RSUD CIANJUR FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

ANANMN ESIS KELUHAN


UTAMA

Laki-laki umur 52 tahun masuk ke rumah sakit dengan keluhan demam sejak 2 hari SMRS

ANANMN ESISRIWAYAT PENYAKIT SEKARANG


2 Hari SMRS
Demam tinggi mendadak Pusing Nafsu makan menurun Lemas Sakit kepala Nyeri perut Mual Muntah BAB mencret Sulit tidur

ANANMN ESIS RIWAYAT


Riwayat penyakit thypoid dan di rawat tahun lalu
RIWAYAT PENYAKIT Riwayat penyakit serupa disangkal, riwayat hipertensi KELUARGA PENYAKIT DAHULU

disangkal, riwayat diabetes melitus disangkal, riwayat Tb paru disangkal.

RIWAYAT PENGOBATAN Riwayat pengobatan sebelumnya disangkal, selama sakit

pasien hanya mengkonsumsi obat penurun demam yang dibeli dari warung.

ANANMN ESIS RIWAYAT


PSIKOSOSIAL

Pola makan pasien tidak teratur, pasien sering telat makan, pasien merokok + 1 bungkus/hari dan pasien sering minum kopi, kopi yang diminum 1 gelas kopi/hari, pasien tidak mengkonsumsi alkohol.
RIWAYAT ALERGI

Riwayat alegi obat disangkal, riwayat alergi terhadap makanan atau minuman tertentu disangkal.

PEMERIKSAA N FISIK

Keadaan Umum : Tampak sakit sedang Kesadaran : Compos mentis Tanda Vital : Tekanan darah 90 /80 mmHg, 90x/menit, pernafasan 22x/menit, suhu 38.4 C0

PEMERIKSAA N FISIK KEPAL


A MATA HIDUN G MULUT TELING A LEHER Normochepal.

Alis hitam, madarosis (-), konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), refleks pupil (+/+), pupil isokor, strabismus (-/-), edema palpebra (-/-). Normonasi, deviasi septum (-/-), konka hiperemis (-/-), sekret (-/-), epistaksis (-/-), polip (-/-), nafas cuping hidung ().
Bibir kering, bibir sianosis (-), bibir pucat (-), stomatitis (-/-), caries gigi (-) lidah kotor (+), lidah tremor (-), faring hiperemis (-), tonsil hiperemis (-/-), besar tonsil T1/T1.

Normotia (+/+), sekret (-/-), cerumen (-/-), membran timpani intake (+/+).
Pembesaran KGB (-), pembesaran kelenjar tiroid (-), massa (-).

PEMERIKSAA N FISIK

Inspeksi : Normochest, simetris (+), retraksi dinding dada (+), bagian dada tertinggal saat inspirasi (-/-), spidernavi (-), scar (-), ictus cordis (-). Palpasi : Bagian dada yang tertinggal saat inspirasi (-/-), vokal fremitus (+/+) dan sama pada kedua paru, nyeri tekan costa (-), pelebaran ICS (-/-), ictus cordis teraba di ICS V mid clavicularis sinistra. Perkusi : Sonor (+/+), batas paru hepar setinggi ICS VI, batas kanan jantung setinggi ICS V linea sternalis dextra, batas kiri jantung setinggi ICS V linea midclavicularis sinistra, batas atas jantung setinggi ICS III linea parasternalis sinistra. Auskultasi : Vesikuler (+/+), rhonki (-/-), wheezing (-/-), Bunyi jantung I dan II murni, reguler, Inspeksi :gallop Perut datar, simetris, massa tumor (-), caput medusa ((-), murmur (-).

), scar (-). Auskultasi : Bising usus (+), normal. Palpasi : Supel, massa (-), nyeri tekan epigastrium (+), nyeri tekan pada regio abdomen lain (-), rebound tenderness (-), hepar tidak teraba, splen tidak teraba, ballotement (), nyeri ketok costovertebralis (-/-). Perkusi : Timpani keempat kuadran.

PEMERIKSAA N FISIK EKSTRE


MITA ATAS

Akral hangat (+/+), edema : (-/-), ptekie (-), CRT : < 2detik.

EKSTRE MITAS BAWAH

Akral hangat (+/+), edema : (-/-), ptekie (-), CRT : < 2detik.

INGUIN AL. ANUS & REKTU M GENITA LIA

Tidak dilakukan
Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

PEMERIKSAAN Laboratorium RSUD PENUNJANG 18/1/2013 Kab. Cianjur


Parameter Nilai Flag Satuan Nilai Normal WBC LY% MO% 6.8 8.6 0.8 L 103/uL % % 4.8-10.8 20.0-40.0 0-11.0

GR%
LY# MO# GR#

90.6
0.6 0.2 1.9

H
L 103/uL 103/uL 103/uL

40.0-70.0
1.0-4.3 0.0-1.2 1.9-7.0

PEMERIKSAAN PENUNJANG 18/1/2013


RBC 4.87
14 42 89.3 28.3 28.7 129 14.3 0.06 4.7 19 L L H L HGB HCT MCV MCH MCHC PLT RDW PCT MPV PDW

106/uL
g/dl % f.L Pg g/dl 103/uL % % f.L %

4.7-6.1
14.0-18.0 42-52 80.0-91.0 27.0-32.0 32.0-36.0 150-450 10.0-15.0 0.100-1.000 9.0-12.0 10.0-18.0

PEMERIKSAAN Laboratorium RSUD PENUNJANG 19/1/2013 Kab. Cianjur


Parameter Nilai Flag Satuan Nilai Normal WBC LY% MO% 6.8 78.8 11 H 103/uL % % 4.8-10.8 20.0-40.0 0-11.0

GR%
LY# MO# GR#

60
2.3 0.5 2.9 103/uL 103/uL 103/uL

40.0-70.0
1.0-4.3 0.0-1.2 1.9-7.0

PEMERIKSAAN PENUNJANG 19/1/2013


RBC 4.87
14 42 89.3 28.3 28.7 126 14.3 0.2 9.7 15 KIMIA DARAH Parameter STO Nilai 1/640 Flag L HGB HCT MCV MCH MCHC PLT RDW PCT MPV PDW

106/uL
g/dl % f.L Pg g/dl 103/uL % % f.L %

4.7-6.1
14.0-18.0 42-52 80.0-91.0 27.0-32.0 32.0-36.0 150-450 10.0-15.0 0.100-1.000 9.0-12.0 10.0-18.0

Satuan

Nilai Normal -

PEMERIKSAAN Laboratorium RSUD PENUNJANG 20/1/2013 Kab. Cianjur


Parameter Nilai Flag Satuan Nilai Normal WBC LY% MO% 3.8 8.6 0.8 L L 103/uL % % 4.8-10.8 20.0-40.0 0-11.0

GR%
LY# MO# GR#

90.6
0.6 0.2 1.9

H
L 103/uL 103/uL 103/uL

40.0-70.0
1.0-4.3 0.0-1.2 1.9-7.0

PEMERIKSAAN PENUNJANG 20/1/2013


RBC 4.87
13.8 41 89.3 28.3 28.7 95 14.3 0.06 4.7 19 L L H L HGB HCT MCV MCH MCHC PLT RDW PCT MPV PDW L L

106/uL
g/dl % f.L Pg g/dl 103/uL % % f.L %

4.7-6.1
14.0-18.0 42-52 80.0-91.0 27.0-32.0 32.0-36.0 150-450 10.0-15.0 0.100-1.000 9.0-12.0 10.0-18.0

PEMERIKSAAN Laboratorium RSUD PENUNJANG 21/1/2013 Kab. Cianjur


Parameter Nilai Flag Satuan Nilai Normal WBC LY% MO% 3.5 19.0 0.8 L L 103/uL % % 4.8-10.8 20.0-40.0 0-11.0

GR%
LY# MO# GR#

79.9
0.6 0.2 1.9

H
L 103/uL 103/uL 103/uL

40.0-70.0
1.0-4.3 0.0-1.2 1.9-7.0

PEMERIKSAAN PENUNJANG 21/1/2013


RBC 4.87
13.8 41 89.3 28.3 28.7 93 14.3 0.06 4.7 19 L L H L HGB HCT MCV MCH MCHC PLT RDW PCT MPV PDW L L

106/uL
g/dl % f.L Pg g/dl 103/uL % % f.L %

4.7-6.1
14.0-18.0 42-52 80.0-91.0 27.0-32.0 32.0-36.0 150-450 10.0-15.0 0.100-1.000 9.0-12.0 10.0-18.0

PEMERIKSAAN Laboratorium RSUD PENUNJANG 22/1/2013 Kab. Cianjur


Parameter Nilai Flag Satuan Nilai Normal WBC LY% MO% 3.9 22.0 0.8 L 103/uL % % 4.8-10.8 20.0-40.0 0-11.0

GR%
LY# MO# GR#

89.9
0.6 0.2 1.9

H
L 103/uL 103/uL 103/uL

40.0-70.0
1.0-4.3 0.0-1.2 1.9-7.0

PEMERIKSAAN PENUNJANG 21/1/2013


RBC 4.87
13.8 41 89.3 28.3 28.7 56 14.3 0.06 4.7 15.3 L L L HGB HCT MCV MCH MCHC PLT RDW PCT MPV PDW L L

106/uL
g/dl % f.L Pg g/dl 103/uL % % f.L %

4.7-6.1
14.0-18.0 42-52 80.0-91.0 27.0-32.0 32.0-36.0 150-450 10.0-15.0 0.100-1.000 9.0-12.0 10.0-18.0

DAFTAR MASALAH Demam Dengue


Demam Thypoid

ASSES Dengue Fever MENT Atas dasar dari anamnesis pasien demam sejak 2 hari
SMRS, demam tinggi timbul mendadak, demam terus menerus, nyeri perut, mual, muntah, sulit BAB, pada pemeriksaan tanda vital didapatkan suhu 38.4 C0. pada pemeriksann fisik didapatkan nyeri tekan epigastrium. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Planing nilai trombosit 56.000/uL dan leukosit 3900/uL. RL
DD : Demam tifoid Demam cikungunya Demam malaria

Paracetamol tablet 3x1. Ondancentron 2x1 Rantin 2x1 Merislon 3x1 Esilgan 1x1 Clobazam

DENGUE FEVER
DEFINISI Demam dengue (DF) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dengan manifestasi klinis demam, nyeri otot dan atau nyeri sendi disertai lekopeni, ruam, limfadenopati, dan trombositopatI ETIOLOGI Virus dengue yang termasuk dalam genus Flavivirus, family Flaviviridae 4 jenis serotipe, yaitu ; DEN-1, DEN2, DEN-3, DEN-4

DHF berdasarkan WHO


Demam tinggi selama 2 7 hari. Terdapat minimal 1 dari manifestasi perdarahan berikut :
Uji bendung positif Ptekie, ekimosis, purpura Perdarahan mukosa (tersering epistaksis atau perdarahan gusi) Hematemesis atau melena

Trombositopenia ( PLT< 100.000/ul) Terdapat minimal 1 dari tanda plasma leakage:


Hematokrit meningkat > 20% dibanding standar umur dan jenis kelamin Hematokrit turun >20% setelah mendapat cairan Efusi pleura, asites

Derajat DHF
DHF derajat I : demam 2 7 hari, uji bendung (+) DHF derajat II : DHF derajat I, Perdarahan spontan DHF derajat III : DHF derajat II, kegagalan sirkulasi (kulit dingin dan lembab serta gelisah) DHF derajat IV : syok berat ditandai dengan tekanan darah dan nadi tidak terukur

MANIFETASI KLINIS Masa inkubasi 4-6 (3-14


hari)
Gejala prodromal tidak khas Nyeri kepala Nyeri tulang belakang Lelah
Khas : suhu tinggi mendadak kadang-kadang menggigil,

Ruam makulopapular

flushed face nyeri belakang bola mata nyeri otot/ sendi Anoreksia konstipasi, kolik, nyeri tenggorokan Perdarahan : Petekie, Epistaksis, Menorrhagia, Jarang terjadi perdarahan hebat.

Leukosit Awal fase demam leukosit normal, Kemudian menjadi leukopenia Trombositopenia dapat terjadi Transaminase dapat meningkat

PATOMEKA NISME Secondary heterologous dengue infection


Replikasi virus Anamnestic antibody respons Kompleks virus-antibodi Aktifasi komplemen
Komplemen menurun

Anafilatoksin (C3a, C5a)


Histamin dalam urin

Permeabilitas kapiler meningkat


30% kasus syok

Perembesan plasma
Hipovolemia Syok Meninggal

Anoksia

Ht meningkat Natrium turun Cairan dalam rongga serosa

Asidosis

PENATALAKSANAAN
Tirah baring Pemberian makanan lunak Pemberian cairan melalui infus Pemberian obat-obatan : antibiotic, antipiretik Anti konvulsi jika terjadi kejang Monitor tanda-tanda vital (Tekanan Darah, Suhu, Nadi, RR) Monitor adanya tanda-tanda renjatan Monitor tanda-tanda perdarahan lebih lanjut Periksa HHTL setiap hari

PROTOKOL 1
Tersangka DBD periksa Hb, Ht, trmbosit trombosit 100-150 ribu/mm3 dipulangkan kontrol 24 jam periksa Hb, Ht, trmbosit Hb, Ht normal, trombosit < 150 ribu/mm3 dirawat Hb, trmbosit normal, Ht dirawat

PROTOKOL 2
DBD tanpa perdarahan beri cairan 1500+[20x (BB-20)] ml/hari observasi Hb, Ht, trombosit tiap 24 jam. Hb, Ht 10-20%, trmbosit < 100 ribu/mm3 beri cairan observasi tiap 12 jam. Hb ,Ht > 20%, trmbosit < 100 ribu/mm3 protokol 3

PROTOKOL 3
Ht > 20% kristaloid 6-7ml/kgbb/jam observasi stlh 3-4 jam. Ht , frek. Nadi , produksi urin cairan 5ml/kgbb/jam observasi setelah 2 jam. Ada perbaikan 3ml/kgbb/jam observasi 24-48 jam boleh pulang Tidak ada perubahan 10ml/kgbb/jam observasi setelah 2 jam. Ada perbaikan 5ml/kgbb/jam. Tidak ada perbaikan 15ml/kgbb/jam. Tidak ada perbaikan/syok tatalaksana sindrom syok

PROTOKOL 4
Perderehen spontan beri cairan sama dgn DBD tanpa syok lainnya observasi pasien tiap 4-6 jam

PROTOKOL 5
Pada SSD cairan + oksigen 2-4 liter/menit Periksa DPL, hemostasis, AGD, kadar Na, K, Cl, serta Ureum dan Creatinin

KOMPLIKASI
Perdarahan spontan Syok (syok hipovolemi) Perdarahan intravaskuler menyeluruh Efusi pleura

FOLLO W UP
Tgl

19 Januari 2013

Demam, mual, muntah, nyeri perut, lemas, pusing, BAB (-) TD : 130/70 mmHg, HR : 89x/menit, RR : 20x/menit, suhu : 38.7 C0, CA (-/-), SI (-/-),

wheezing (-/-), ronkhi (-/-), BJ 1 & 2 murni, reguler, murmur (-), gallop (-), nyeri tekan epigastrium (+). Leukosit= 5.8 103/uL (4.8-10.8 103/uL), limfosit= 1.8 103/uL (1.0-4.3 103/uL), RBC= 2.82

106/uL (4.7-6.1 106/uL), HGB= 8.8 g/dl (14.0-18.0 g/dl), HCT= 25.3 % (42-52 %), PLT= 68 103/uL (150-450 103/uL), GDP= 70 mg% (70-110 mg%), ureum= 51.5 mg% (10-50 mg%), kreatinin= 0.9 mg% (0.5-1.0 mg%), SGPT= 28 uL (<42 uL), Widal= Negatif, natrium= 131.7 mEq/L (135-148 mEq/L), kalium= 4.94 mEq/L (3.50-5.30 mEq/L), kalsium= 0.49 mEq/L (1.15-1.29 mEq/L)

1. Dengue fever belum ada perbaikan. DD : Demam chikunguny, demam malaria, demam tifoid,

A&P

Planing

RL, paracetamol tablet 3x1, Rantin., merislon, esilgan, clobazam, pemeriksaan hematologi
(analyze).