Anda di halaman 1dari 4

topade

PENYAKIT HEPATITIS
A. Pengertian Penyakit Hepatitis : Hepatitis adalah suatu proses peradangan pada jaringan hati. Secara populer dikenal dengan istilah penyakit hati, sakit liver atau sakit kuning. B. Fungsi Hati ; 1. Fungsi pembentukan dan ekskresi empedu : empedu dibentuk oleh hati dan disalurkan untuk disimpan di kantong empedu. Satu hari sekitar 1 liter empedu dihasilkan oleh hati. Empedu dibentuk ke usus 12 jari setiap kali makan makanan mengandung Iemak. Empedu berfungsi untuk pencernakan dan penyerapan Iemak di usus halus. 2. Fungsi metabolik a. Metabolisme karbohidrat : - Merubah glukosa menjadi energi untuk tubuh berupa panas dan tenaga untuk bergerak. - Merubah glukosa menjadi glikogen (glikogenesis) - Merubah Iemak dan protein menjadi glukosa (glukoneogenesis) b. Metabolisme protein - Membuat albumin, - Membuat faktor pembekuan darah, protrombin dan fibrinogin - Merubah amonia menjadi urea untuk dibuang melalui ginjal & usus. c. Metabolisme Iemak - Membentuk lipoprotein, kolesterol dan fosfolipid, - Mengubah karbohidrat dan protein menjadi lemak. 1 3. Fungsi pertahanan tubuh : a. Detoksifikasi ; Merubah zat-zat beracun / berbahaya dari luar maupun dalam tubuh menjadi zat yang secara fisiologis tidak aktif. b. Fungsi Perlindungan ; Sel kupffer dengan cara fagositosis membersihkan besar kuman

yang masuk di hati sehingga tidak menyebar. 1 4. Fungsi vaskular. Menampung dan mengalirkan darah dalam jumlah besar; 1,2-1,5 liter / menit. Sehingga hati selalu memiliki kandungan darah yang cukup banyak. C. Penyebab Hepatitis; 1. Virus, merupakan penyebab terbanyak. Terdiri virus hepatitis A s/d E (juga virus hepatitis G). 2. Bakteri, misalnya Salmonella typhi, 3. Parasit, 4. Obat-obatan, 5. Bahan kimia 6. Alkohol, 7. Cacing, atau gizi buruk D. Jenis Pcnyakit Hepatitis : Penyakit Hepatitis dikelompokkan menurut penyebabnya : 1. Hepatitis A, disebabkan virus hepatitis A (VHA) 2. Hepatitis B, disebabkan VHB 3. Hepatitis C, disebabkan VHC 4. Hepatitis D, disebabkan VHD 5. Hepatitis E, disebabkan VHE 6. Hepatitis karena bakteri atau parasit, 7. Hepatitis karena obat, 8. Hepatitis karena alkohol, 9. Hepatitis karena makanan tercemar. Saat ini sudah ditemukan jenis virus hepatitis yang realtif baru yaitu virus hepatitis yang menimbulkan penyakit hepatitis C. E. Gejala : 1. Masa tunas yaitu masa inkubasi, belum ada gejala klinis yang nampak, tetapi sudah terjadi kerusakan sel-sel hati. 2. Fase prodormal (fase preikterik), kadang- kadang penderita seperti akan pilek dan batuk maka disebut sindroma flu. 3. Fase kuning (fase ikterik), kencing kuning seperti teh, mata kuning, kulit jadi kekuningan.

4. Fase penyembuhan (konvalesen), keluhan mulai hilang, warna kuning mulai menghilang, penderita menjadi lebih segar walaupun masih mudah lelah.

F. Komplikasi : 1. Sirosis hati Adalah penyakit hati menahun yang mengenai seluruh organ hati, ditandai dengan pembentukan jaringan ikat disertai noduL Keadaan tersebut terjadi karena infeksi virus hepatitis yang mengakibatkan peradangan sel hati yang luas dan banyak sel hati yang mati. Akibatnya bentuk hati yang normal akan berubah disertai penekanan pada pembuluh darah. 2. Karsinoma hepato seluler (KHS) Adalah kanker hati primer yang berasal dari sel-sel hati. Penyakit ini diduga disebabkan antara lain oleh virus hepatitis B, C dan D, sirosis hati dan aflatoksin. G. Pengobatan : Pengobatan hepatitis dalam hal ini hepatitis yang terbanyak yaitu akibat virus iljiksimakan dalam bentuk penatalaksanaan dan pengobatan sebagai berikut: 1. Penatalaksanaan : a. Tirah baring (bedrest) b. Diet. c. Infus, dimana perlu 2. Pengobatan : a. Simptomatik; Mengurangi rasa sakit, mengurangi mual / muntah, mengurangi demam dengan menggunakan obat-obatan. ' b. Infus (dimana perlu) c. Obat mengurangi radang hati (kortiko steroid) dimana perlu d. Obat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. e. Obat pencegah replikasi virus atau disebut antivirus yaitu Interferon (IFN) sebagai tambahan IFN yang dihasilkan tubuh. Pemberian IFN terutama untuk hepatitis B, C dan D guna menghindari komplikasi yaitu sirosis hati dan aflatoxin. efektifitas penggunaan IFN semakin hari semakin dipertanyakan dan saat ini sudah diedarkan beberapa jenis obat pengganti IFN yang diharapkan lebih baik dari IFN tetapi juga mcmiliki beberapa

kekurangan. Sebagai akibatnya pengobatan hepatitis secara konvensional masih banyak bersifat simptomatik.

H. Pengobatan dengan Tanaman Obat Tanaman obat untuk hepatitis lebih banyak berfungsi: - Memperbaiki organ-organ hati yang rusak (konstruktif) - Mengurangi peradagangan hati (anti inflamasi) - Membersihkan racun-racun di hati (anti toxic) - Mengurangi rasa sakit, panas dan muntah (anti piretik) - Membantu kerja hati ( sirkulasi, pembersih darah ) - Menghambat perkembangan virus (anti biotik) dan melemahkan aktivitas virus. Kelebihan tanaman obat yaitu fungsinya konstruktif dan sekaligus berfungsi mengobati penyakit penyerta dan penyakit komplikasinya.