Depresi
Depresi salah satu gangguan mood Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan yang sedih dan gejala penyertanya, termasuk perubahan pada pola tidur dan nafsu makan, psikomotor, konsentrasi, anhedonia, kelelahan, rasa putus asa dan tak berdaya, serta gagasan bunuh diri
Depresi mayor
Merupakan gangguan yang lebih berat berlangsung paling tidak dua minggu dan meliputi gejala-gejala kognitif (seperti perasaan tidak berharga dan tidak pasti) dan fungsi fisik yang terganggu (seperti perubahan pola tidur, perubahan nafsu makan dan berat badan yang signifikan)
Depresi Mayor
membutuhkan lima atau lebih simptomsimptom selama dua minggu, salah satunya harus ada gangguan mood
Etiologi
Genetik
Penemuan keluarga, kembar, dan adaptasi
Neurobiologi
Monoamin depresi merupkan hasil dari defisit
tidak mengherankan bahwa studi biologi telah difokuskan pada disregulasi tidur pada MDD
Neuropsikologi
Kognitif dan Daya Ingat memperlihatkan
gangguan pada fungsi kognitif dan daya ingat, terutama pada perhatian-perhatian tertentu dan daya ingat yang tersamar Volume hipokampus menurun pada pasien depresi
yang berat, terutama pada episode depresi pertama atau kedua Pengalaman masa kanak yang berat Studi kembar memperlihatkan interaksi antara resiko genetik dan kejadian saat hidup dalam berkembangya depresi.
Gejala Kinis
Mood yang rendah Kehilangan minat pada aktivitas atau interaksi sosial kesulitan tidur Kelelahan Perasaan tidak berguna dan merasa bersalah Kesulitan dalam berkonsentrasi dan mengambil keputusan
Kehilangan nafsu makan, rasa, dan nikmat dalam makan Kemunduran psikomotor meliputi sebuah perlambatan (mutisme atau katatonik) Bunuh diri Mudah marah Perubahan mood yang cepat
DIAGNOSIS
DSM-IV-TR kriteria diagnosis episode depresi mayor A. Lima (atau lebih) gejala yang ada berlangsung selama 2 minggu dan
3.
Penurunan berat badan yang signifikan ketika tidak diet, atau penurunan
atau peningkatan nafsu makan hamper setiap hari. Note : pada anak-anak, berat badan yang tidak naik
4. 5.
Insomnia atau hipersomnia hamper setiap hari Agitasi psikomotor atau retardasi hampir setiap hari (dilihat oleh orang lain, bukan perasaan yang dirasakan secara subjektif dengan kelelahan atau
lamban)
6. 7. Cepat lelah atau kehilangan energi hampir setiap hari Merasa tidak berguna atau perasaan bersalah yang berlebihan (bisa terjadi delusi) hampir setiap hari 8. 9. Tidak dapat berkonsentrasi atau berpikir hampir setiap hari Pemikiran untuk mati yang berulang, ide bunuh diri yang berulang tanpa
D.
Gejala yang muncul lebih baik tidak masuk dalam kriteria bereavement
DSM-IV-TR sub tipe dan spesifikasi MDD Sub tipe Spesifikasi DSMIV-TR Depresi melankolis Dengan gambaran melankolis Mood nonreaktif, Kunci
Depresi katatonik
psikomotorik, mood memburuk pagi yang pada hari, Gangguan afektif reaktif, banyak makan musiman Musiman Depresi kronik Gambaran kronis
terbangun di pagi buta Depresi atipikal Dengan gambaran atipikal Mood terlalu tidur, berlebihan, paralisis dibuat, pada yang sensitive penolakan
Depresi postpartum
Postpartum
Onset
depresi
interpersonal Depresi psikotik (waham) Dengan gambaran psikotik Halusinasi waham atau
Keparaha
n depresi
Kriteria DSM-IV-TR
Kriteria ICD10
Ringan
1.
1. 2.
2.
Sedang
1.
1.
2 gejala tipikal
2.
3 atau lebih
gejala inti lainnya
Berat
1.
1.
2.
3 gejala tipikal
4 atau lebih gejala inti lainnya Juga dapat dengan atau tanpa gejala psikotik
2.
Gangguan sosial atau pekerjaan yang berat atau ada gambaran psikotik
DIAGNOSIS BANDING
Pembeda antara bereavement dan episode depresi mayor Gejala Bereavement Episode depresi mayor
Waktu
Kurang
bulan
dari
Perasaan
tidak
Tidak ada
Ada
berguna/tidak pantas Ide bunuh diri Rasa bersalah, dll Perubahan psikomotor Gangguan fungsi Tidak ada Tidak ada Agitasi ringan Ringan Kebanyakan ada Mungkin ada Melambat Sedang Berat
Gangguan Afektif Disebabkan Karena Kondisi Medis Umum Gangguan Afektif Disebabkan Karena Zat
TATALAKSANA
Farmakoterapi
Golongan SSRI Fluoxetine Golongan Trisiklik Clomipramine Golongan Tetreasiklik Amoxapine Golongan Atypical Trazodone Golongan MAOI Reversible Moclobemide
Terima Kasih