SURAT KABAR Surat kabar merupakan media massa yang paling tua dibandingkan dengan jenis media massa lainnya. Sejarah mencatat keberadaan surat kabar dimulai sejak ditemukannya mesin cetak oleh Johann Guternberg di Jerman. Sedangkan keberadaan surat kabar di Indonesia ditandai dengan perjalanan panjang melalui lima periode yakni masa penjajahan Belanda, Penjajahan Jepang, menjelang kemerdekaan dan awal kemerdekaan, zaman orde baru serta orde baru Zaman Belanda Pada tahun 1828 di Jakarta diterbitkan Javasche Courant yang isinya memuat berita-berita resmi pemerintahan, berita lelang dan berita kutipan dari harian-harian di Eropa. Sedangkan di Surabaya Soerabajash Advertentiebland terbit pada tahun 1835 yang kemudian namanya diganti menjadi Soerabajash Niews en Advertentiebland. Di semarang terbitSemarangsche Advertentiebland dan Semarangsche Courant. Di PSEJARAH PERKEMBANGAN MEDIA MASSA DI INDONESIA (1)
 

September 24, 2008 – 5:57 am Posted in ilmu komunikasi SURAT KABAR Surat kabar merupakan media massa yang paling tua dibandingkan dengan jenis media massa lainnya. Sejarah mencatat keberadaan surat kabar dimulai sejak ditemukannya mesin cetak oleh Johann Guternberg di Jerman. Sedangkan keberadaan surat kabar di Indonesia ditandai dengan perjalanan panjang melalui lima periode yakni masa penjajahan Belanda, Penjajahan Jepang, menjelang kemerdekaan dan awal kemerdekaan, zaman orde baru serta orde baru

Zaman Belanda Pada tahun 1828 di Jakarta diterbitkan Javasche Courant yang isinya memuat berita-berita resmi pemerintahan, berita lelang dan berita kutipan dari harian-harian di Eropa. Sedangkan di Surabaya Soerabajash Advertentiebland terbit pada tahun 1835 yang kemudian namanya diganti menjadi Soerabajash Niews en Advertentiebland. Di semarang terbitSemarangsche Advertentiebland dan Semarangsche Courant. Di Padang surat kabar yang terbit adalah Soematra courant, Padang Handeslsblanddan Bentara Melajoe. Di Makassar (Ujung Pandang) terbit Celebe Courantdan Makassaarch Handelsbland. Surat-surat kabar yang terbit pada masa ini tidak mempunyai arti secara politis, karena lebih merupakan surat kabar periklanan. Tirasnya tidak lebih dari 1000-1200 eksemplar setiap kali terbit. Semua penerbit terkena peraturan, setiap penerbitan tidak boleh diedarkan sebelum diperiksa oleh penguasa setempat. Pada tahun 1885 di seluruh daerah yang dikuasai Belanda terdapat 16 surat kabar berbahasa Belanda, dan 12 surat kabar berbahasa melayu diantaranya adalah Bintang Barat, HindiaNederland, Dinihari, Bintang Djohar, Selompret Melayu dan Tjahaja Moelia, Pemberitaan Bahroe(Surabaya) dan Surat kabar berbahasa jawa Bromartani yang terbit di Solo Zaman Jepang Ketika Jepang datang ke Indonesia, surat kabar-surat kabar yang ada di Indonesia diambil alih pelan-pelan. Beberapa surat kabar disatukan dengan alasan menghemat alat-alat tenaga. Tujuan sebenarnya adalah agar pemerintah Jepang dapat memperketat pengawasan terhadap isi surat kabar. Kantor berita Antara pun diambil alih dan diteruskan oleh kantor berita Yashima dan selanjutnya berada dibawah pusat pemberitaan Jepang, yakni Domei.

Surat kabar Berita Indonesia yang diprakarsai oleh Eddie Soeraedi ikut melakukan propaganda agar rakyat datang berbondong-bondong pada rapat raksasa di lapangan Ikada Jakarta tanggal 19 September 1945.M Diah. Persyaratan mendapatkan (SIT) surat izin terbit dan surat izin cetak diperketat. Zaman Orde Lama Setelah presiden soekarno mengumumkan dekrit kembali ke UUD 1945 pada tanggal 5 Juli 1959. Surat kabar perjuangan lainnya antara lain adalah Merdeka yang didirikan oelh B. Zaman Awal Kemerdekaan Pada awal kemerdekaan.Kedaulatan rakyat di Bukit tinggi. terdapat larangan kegiatan politik termasuk pers. Indonesia pun melakukan perlawanan dalam sabotase komunikasi. yakni mogok secara halus. termasuk karyawan surat kabar untuk melakukan apa yang dinamakan slowdown strike. Pada masa itu surat kabar hanya bersifat propaganda dan memuji-muji pemerintah dan tentara Jepang. Dalam hal ini karyawan dibagian setting memperlambat kerja sehingga banyak kolom surat kabar yang tidak terisi menjelang deadline . serta surat kabar Demokrasi danOetoesan Soematra di Padang. Situasi seperti ini dimanfaatkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang pada saat itu amat menaruh perhatian pada pers. Surat kabar yang diterbitkan oleh bangsa Indonesia pada saat itu merupakan tandingan dari surat kabar yang diterbitkan pemerintah Jepang.Pedoman Harian yang berganti nama Soeara Merdeka di Bandung. PKI memanfaatkan para buruh.Wartawan-wartawan Indonesia pada saat itu hanya bekerja sebagai pegawai. sedangkan yang diberi pengaruh serta kedudukan adalah wartawan yang sengaja didatangkan dari Jepang. Soeara Indonesia pimpinan Manai Sophian di Makassar. Harian Rakyat dengan pemimpin redaksi Samsudin Sutan Makmur dan Rinto Alwi.

Karena masih banyak surat kabar atau majalah yang terdorong oleh tujuan komersial ataupun motif lainnya menyajikan berita-berita sensasional tanpa adanya norma-norma kesusilaan. kerahasian Negara dan kurang memperhatikan akibat tulisan yang dapat menyebabkan disintegrasi rakyat. dalam salah satu edisinya pernah mengemukakan gagasan perlunya koordinasi penerbitan surat kabar. yang jumlahnya sudah mencapai ratusan. Obor (Suluh). Pada masa inlah sering terjadi polemic antara surat kabar yang pro PKI dan anti PKI Zaman Orde Baru Pertumbuhan pers yang marak di satu pihak cukup sangat menggembirakan. SH yang menerbitkan majalah Revue Indonesia. Awal Kemerdekaan Soemanang.(batas waktu cetak). sedang di Ternate pada bulan oktober 1945 Arnold Monoutu dan dr. Di kediri terbit majalah berbahasa Jawa Djojobojo. Para anggota Ikatan Pelajar Indonesia di Blitar menerbitkan majalah berbahasa jawa. . Di Jakarta pada tahun 1945 terbit majalah bulanan dengan nama Pantja Raja pimpinan Markoem Djojohadisoeparto dengan prakarsa dari Ki Hadjar Dewantoro. Semuanya terbit dengan satu tujuan. pimpinan Tadjib Ermadi. tapi di lain pihak perlu diwaspadai. sopan santun. MAJALAH Sejarah keberadaan majalah sebagai media massa di Indonesia dimulai pada massa menjelang dan awal kemerdekaan Indonesia. Hassan Missouri menerbitkan majalah mingguan Menara Merdeka yang memuat berita-berita yang disiarkan radio republic Indonesia. Akhirnya kolom kosong itu diisi iklan gratis sebagaimana dialami oleh Soerabaja Post dan Harian Pedoman di Jakarta.

Kawanku 6) Majalah remaja pria : Hai 7) Majalah anak-anak : Bobo. Kartini. Famili 3) Majalah wanita : Femina. majalah sastra Horison pimpinan Mochtar Lubis.yakni menghancurkan sisa-sisa kekuasaan belanda. mengobarkan semangat perlawanan rakayat terhadap bahaya penjajahan. yakni : 1) Majalah berita : Tempo. Aku Anak Saleh . Zaman orde lama Pada masa ini. Zaman orde baru Awal orde baru. Ganesha. serta majalah mingguan yang terbit di Bogor bernama Gledek. Gatra. serta tingkat pendidikan masyarakat yang makin maju. menempa persatuan nasional untuk keabadian kemerdekaan bangsa dan penegakan kedaulatan rakyat. diantaranya di Jakarta terbit majalah Selecta pimpinanSjamsudin Lubis. Sejarah mencatat majalah Star Weekly. perkembangan majalah tidak begitu baik. Tiras 2) Majalah keluarga : Ayahbunda. kaena relatif sedikit majalah yang terbit. Panji Masyarakat dan majalah Kiblat. Sinar. Kategorisasi majalah yang terbit pada masa orde baru. Sarinah 4) Majalah pria : Matra 5) Majalah remaja wanita : Gadis. Hal ini terjadi sejalan dengan kondisi perekonomian bangsa Indonesia yang makin baik. banyak majalah yang terbit dan cukup beragam jenisnya. namun hanya berumur beberapa bulan saja.

Majalah ilmiah popular : Prisma 9) Majalah umum : Intisari. Bandung). Semarang. Warnasari 10) Majalah hukum : Forum Keadilan 11) Majalah pertanian : Trubus 12) Majalah humor : Humor 13) Majalah olahraga : Sportif. didirikan Solosche Radio Vereniging (SRV) di kota Solo oleh Mangkunegoro VII dan Ir. Surabaya dan Malang. Purwakarta. Rakyat Indonesia hanya boleh mendengarkan siaran dariHoso Kyoku saja. Resmi didirikan pada tanggal 16 Juni 1925 berstatus badan swasta. tanggal 8 maret 1942 sebagai konsekuensinya. Djaka Lodang (Jawa. Zaman Jepang Ketika Belanda menyerah pada Jepang. Pada tanggal 1 april 1933. Sarsito Mangunkusumo. bandung dan medan. Selain itu berdiri pula radio siaran lain yang terbesar dan terlengkap NIROM (Nedelandsch Indische Radio Omroep Mij) di Jakarta. Yogyakarta) RADIO SIARAN Zaman Belanda Radio siaran yang pertaman di Indonesia adalah Nederlands Indie-Hindia Belanda yang berganti nama Bataviase Radio Siaran Vereniging(BRV) yang berkedudukan di Batavia (Jakarta). serta mempunyai cabang-cabang yang dinamakan Hoso Kyokudi Bandung. radio siaran berstatus badan swasta dinonaktifkan dan diatur oleh jawatan khusus bernama Hoso Kanri Kyoku. Yogyakarta Surakarta. namun meskipun demikian dikalangan pemuda terdapat beberapa orang . Raket 14) Majalah berbahasa daerah : Mangle (Sunda.

Dari sinilah. Sumber : Ardianto. Padang Handeslsblanddan Bentara Melajoe. melalui radio disampaikan pendidikan dan persuasi. Zaman orde baru Peran dan fungsi radio ditingkatkan.dengan resiko kehilangan nyawanya karena secara sembunyisembunyi mendengarkan radio siaran luar negeri. hatta menyampaikan pidato yang ditujukan kepada rakyat Indonesia. karena itu pemerintah mengeluarkan Peraturan PemerintahNo. Di Makassar (Ujung Pandang) terbit Celebe Courantdan Makassaarch . Simbiosa Rekatama Media adang surat kabar yang terbit adalah Soematra courant. Bandung . Komunikasi massa:Suatu pengantar. selain berfungsi sebagai media informasi dan hiburan. Pada tanggal 11 september 1945 diperoleh kesepakatan dari hasil pertemuan para pemimpin radio siaran untuk mendirikan sebuah organisasi radio siaran sekaligus disahkan menjadi hari ulang tahun Radio Republik Indonesia (RRI). Elvinaro dan Lukiati Komala. wakil presiden pertama M. Sehingga mereka mengetahui bahwa pada tanggal 14 agustus Jepang telah menyerah pada sekutu. Sejalan dengan perkembangan budaya sosial budaya dan teknologi. maka bermunculan radio siaran amatir yang diusahakan perorangan. Dengan tujuan agar pemerintah dapat menertibkan radio siaran yang semakin menjamur. 2004. Acara pendidikan yang berhasil mengudara adalah siaran pedesaan. Zaman kemerdekaan Pada waktu proklamasi kemerdekaan dibuat pemancar gelap dan berhasil berkumandang di udara radio siaran dengan stasiun call “Radio Indonesia Merdeka”. 55 tahun 1970 Tentang Radio Siaran Non Pemerintah.

Bintang Djohar. .Handelsbland. Beberapa surat kabar disatukan dengan alasan menghemat alat-alat tenaga. Pada tahun 1885 di seluruh daerah yang dikuasai Belanda terdapat 16 surat kabar berbahasa Belanda. Indonesia pun melakukan perlawanan dalam sabotase komunikasi. Semua penerbit terkena peraturan. sedangkan yang diberi pengaruh serta kedudukan adalah wartawan yang sengaja didatangkan dari Jepang. surat kabar-surat kabar yang ada di Indonesia diambil alih pelan-pelan. yakni Domei. Surat-surat kabar yang terbit pada masa ini tidak mempunyai arti secara politis. Zaman Awal Kemerdekaan Pada awal kemerdekaan. setiap penerbitan tidak boleh diedarkan sebelum diperiksa oleh penguasa setempat. Pada masa itu surat kabar hanya bersifat propaganda dan memuji-muji pemerintah dan tentara Jepang. Wartawan-wartawan Indonesia pada saat itu hanya bekerja sebagai pegawai. Selompret Melayu dan Tjahaja Moelia. dan 12 surat kabar berbahasa melayu diantaranya adalah Bintang Barat. Kantor berita Antara pun diambil alih dan diteruskan oleh kantor berita Yashima dan selanjutnya berada dibawah pusat pemberitaan Jepang. HindiaNederland. Pemberitaan Bahroe(Surabaya) dan Surat kabar berbahasa jawa Bromartani yang terbit di Solo Zaman Jepang Ketika Jepang datang ke Indonesia. karena lebih merupakan surat kabar periklanan. Surat kabar yang diterbitkan oleh bangsa Indonesia pada saat itu merupakan tandingan dari surat kabar yang diterbitkan pemerintah Jepang. Tirasnya tidak lebih dari 1000-1200 eksemplar setiap kali terbit. Tujuan sebenarnya adalah agar pemerintah Jepang dapat memperketat pengawasan terhadap isi surat kabar. Dinihari.

Surat kabar perjuangan lainnya antara lain adalah Merdeka yang didirikan oelh B. Soeara Indonesia pimpinan Manai Sophian di Makassar. Pada masa inlah sering terjadi polemic antara surat kabar yang pro PKI dan anti PKI Zaman Orde Baru Pertumbuhan pers yang marak di satu pihak cukup sangat menggembirakan. termasuk karyawan surat kabar untuk melakukan apa yang dinamakan slowdown strike. sopan santun. Harian Rakyat dengan pemimpin redaksi Samsudin Sutan Makmur dan Rinto Alwi. Akhirnya kolom kosong itu diisi iklan gratis sebagaimana dialami oleh Soerabaja Post dan Harian Pedoman di Jakarta. yakni mogok secara halus.M Diah. Dalam hal ini karyawan dibagian setting memperlambat kerja sehingga banyak kolom surat kabar yang tidak terisi menjelang deadline (batas waktu cetak). terdapat larangan kegiatan politik termasuk pers.Pedoman Harian yang berganti nama Soeara Merdeka di Bandung. Karena masih banyak surat kabar atau majalah yang terdorong oleh tujuan komersial ataupun motif lainnya menyajikan berita-berita sensasional tanpa adanya norma-norma kesusilaan. Zaman Orde Lama Setelah presiden soekarno mengumumkan dekrit kembali ke UUD 1945 pada tanggal 5 Juli 1959. serta surat kabar Demokrasi danOetoesan Soematra di Padang. Persyaratan mendapatkan (SIT) surat izin terbit dan surat izin cetak diperketat. Situasi seperti ini dimanfaatkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang pada saat itu amat menaruh perhatian pada pers. PKI memanfaatkan para buruh.Kedaulatan rakyat di Bukit tinggi.Surat kabar Berita Indonesia yang diprakarsai oleh Eddie Soeraedi ikut melakukan propaganda agar rakyat datang berbondong-bondong pada rapat raksasa di lapangan Ikada Jakarta tanggal 19 September 1945. tapi di lain pihak perlu diwaspadai. .

perkembangan majalah tidak begitu baik. MAJALAH Sejarah keberadaan majalah sebagai media massa di Indonesia dimulai pada massa menjelang dan awal kemerdekaan Indonesia. sedang di Ternate pada bulan oktober 1945 Arnold Monoutu dan dr. Para anggota Ikatan Pelajar Indonesia di Blitar menerbitkan majalah berbahasa jawa. dalam salah satu edisinya pernah mengemukakan gagasan perlunya koordinasi penerbitan surat kabar. serta majalah mingguan yang terbit di Bogor bernama Gledek. Di Jakarta pada tahun 1945 terbit majalah bulanan dengan nama Pantja Raja pimpinan Markoem Djojohadisoeparto dengan prakarsa dari Ki Hadjar Dewantoro. yang jumlahnya sudah mencapai ratusan. . Di kediri terbit majalah berbahasa Jawa Djojobojo. mengobarkan semangat perlawanan rakayat terhadap bahaya penjajahan. Obor (Suluh). Hassan Missouri menerbitkan majalah mingguan Menara Merdeka yang memuat berita-berita yang disiarkan radio republic Indonesia. menempa persatuan nasional untuk keabadian kemerdekaan bangsa dan penegakan kedaulatan rakyat. Awal Kemerdekaan Soemanang. pimpinan Tadjib Ermadi. Sejarah mencatat majalah Star Weekly.kerahasian Negara dan kurang memperhatikan akibat tulisan yang dapat menyebabkan disintegrasi rakyat. kaena relatif sedikit majalah yang terbit. Zaman orde lama Pada masa ini. Semuanya terbit dengan satu tujuan. namun hanya berumur beberapa bulan saja. SH yang menerbitkan majalah Revue Indonesia. yakni menghancurkan sisa-sisa kekuasaan belanda.

banyak majalah yang terbit dan cukup beragam jenisnya. Panji Masyarakat dan majalah Kiblat. Djaka Lodang (Jawa. yakni : 1) Majalah berita : Tempo. Hal ini terjadi sejalan dengan kondisi perekonomian bangsa Indonesia yang makin baik. serta tingkat pendidikan masyarakat yang makin maju. diantaranya di Jakarta terbit majalah Selecta pimpinanSjamsudin Lubis.Zaman orde baru Awal orde baru. Famili 3) Majalah wanita : Femina. Aku Anak Saleh Majalah ilmiah popular : Prisma 9) Majalah umum : Intisari. Warnasari 10) Majalah hukum : Forum Keadilan 11) Majalah pertanian : Trubus 12) Majalah humor : Humor 13) Majalah olahraga : Sportif. Kartini. Sinar. Ganesha. Tiras 2) Majalah keluarga : Ayahbunda. Kategorisasi majalah yang terbit pada masa orde baru. Bandung). majalah sastra Horison pimpinan Mochtar Lubis. Yogyakarta) . Gatra. Sarinah 4) Majalah pria : Matra 5) Majalah remaja wanita : Gadis. Raket 14) Majalah berbahasa daerah : Mangle (Sunda. Kawanku 6) Majalah remaja pria : Hai 7) Majalah anak-anak : Bobo.

Purwakarta. hatta menyampaikan pidato yang ditujukan kepada rakyat Indonesia. Yogyakarta Surakarta. Pada tanggal 11 september 1945 diperoleh kesepakatan dari hasil pertemuan para pemimpin radio siaran . Semarang. Sarsito Mangunkusumo. radio siaran berstatus badan swasta dinonaktifkan dan diatur oleh jawatan khusus bernama Hoso Kanri Kyoku. Dari sinilah. Zaman kemerdekaan Pada waktu proklamasi kemerdekaan dibuat pemancar gelap dan berhasil berkumandang di udara radio siaran dengan stasiun call “Radio Indonesia Merdeka”. tanggal 8 maret 1942 sebagai konsekuensinya. Pada tanggal 1 april 1933. Selain itu berdiri pula radio siaran lain yang terbesar dan terlengkap NIROM (Nedelandsch Indische Radio Omroep Mij) di Jakarta. didirikan Solosche Radio Vereniging (SRV) di kota Solo oleh Mangkunegoro VII dan Ir. wakil presiden pertama M. Resmi didirikan pada tanggal 16 Juni 1925 berstatus badan swasta. Zaman Jepang Ketika Belanda menyerah pada Jepang. serta mempunyai cabang-cabang yang dinamakan Hoso Kyokudi Bandung.RADIO SIARAN Zaman Belanda Radio siaran yang pertaman di Indonesia adalah Nederlands Indie-Hindia Belanda yang berganti nama Bataviase Radio Siaran Vereniging(BRV) yang berkedudukan di Batavia (Jakarta). Surabaya dan Malang. Sehingga mereka mengetahui bahwa pada tanggal 14 agustus Jepang telah menyerah pada sekutu. Rakyat Indonesia hanya boleh mendengarkan siaran dariHoso Kyoku saja. namun meskipun demikian dikalangan pemuda terdapat beberapa orang dengan resiko kehilangan nyawanya karena secara sembunyisembunyi mendengarkan radio siaran luar negeri. bandung dan medan.

Padang Handeslsblanddan Bentara Melajoe. Zaman orde baru Peran dan fungsi radio ditingkatkan.untuk mendirikan sebuah organisasi radio siaran sekaligus disahkan menjadi hari ulang tahun Radio Republik Indonesia (RRI). 2008 – 5:57 am Posted in ilmu komunikasi SURAT KABAR Surat kabar merupakan media massa yang paling tua dibandingkan dengan jenis media massa lainnya. Sejarah mencatat keberadaan surat kabar dimulai sejak ditemukannya mesin cetak oleh Johann Guternberg di Jerman. zaman orde baru serta orde baru Pada tahun 1828 di Jakarta diterbitkan Javasche Courant yang isinya memuat berita-berita resmi pemerintahan. Di Padang surat kabar yang terbit adalah Soematra courant. menjelang kemerdekaan dan awal kemerdekaan. selain berfungsi sebagai media informasi dan hiburan. Acara pendidikan yang berhaSEJARAH PERKEMBANGAN MEDIA MASSA DI INDONESIA (1) September 24. Di semarang terbitSemarangsche Advertentiebland dan Semarangsche Courant. Sedangkan di Surabaya Soerabajash Advertentiebland terbit pada tahun 1835 yang kemudian namanya diganti menjadi Soerabajash Niews en Advertentiebland. Sedangkan keberadaan surat kabar di Indonesia ditandai dengan perjalanan panjang melalui lima periode yakni masa penjajahan Belanda. Di Makassar (Ujung . Penjajahan Jepang. melalui radio disampaikan pendidikan dan persuasi. berita lelang dan berita kutipan dari harian-harian di Eropa.

karena lebih merupakan surat kabar periklanan.Pandang) terbit Celebe Courantdan Makassaarch Handelsbland. setiap penerbitan tidak boleh diedarkan sebelum diperiksa oleh penguasa setempat. Semua penerbit terkena peraturan. Dinihari. Bintang Djohar. Selompret Melayu dan Tjahaja Moelia. Surat-surat kabar yang terbit pada masa ini tidak mempunyai arti secara politis. Surat kabar yang . Indonesia pun melakukan perlawanan dalam sabotase komunikasi. dan 12 surat kabar berbahasa melayu diantaranya adalah Bintang Barat. sedangkan yang diberi pengaruh serta kedudukan adalah wartawan yang sengaja didatangkan dari Jepang. Pada awal kemerdekaan. Pada masa itu surat kabar hanya bersifat propaganda dan memuji-muji pemerintah dan tentara Jepang. yakni Domei. Pemberitaan Bahroe(Surabaya) dan Surat kabar berbahasa jawa Bromartani yang terbit di Solo Ketika Jepang datang ke Indonesia. Kantor berita Antara pun diambil alih dan diteruskan oleh kantor berita Yashima dan selanjutnya berada dibawah pusat pemberitaan Jepang. Beberapa surat kabar disatukan dengan alasan menghemat alat-alat tenaga. surat kabar-surat kabar yang ada di Indonesia diambil alih pelan-pelan. Tujuan sebenarnya adalah agar pemerintah Jepang dapat memperketat pengawasan terhadap isi surat kabar. Tirasnya tidak lebih dari 1000-1200 eksemplar setiap kali terbit. HindiaNederland. Pada tahun 1885 di seluruh daerah yang dikuasai Belanda terdapat 16 surat kabar berbahasa Belanda. Wartawan-wartawan Indonesia pada saat itu hanya bekerja sebagai pegawai.

Surat kabar Berita Indonesia yang diprakarsai oleh Eddie Soeraedi ikut melakukan propaganda agar rakyat datang berbondong-bondong pada rapat raksasa di lapangan Ikada Jakarta tanggal 19 September 1945. Dalam hal ini karyawan dibagian setting memperlambat kerja sehingga banyak kolom surat kabar yang tidak terisi menjelang deadline (batas waktu cetak). Situasi seperti ini dimanfaatkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang pada saat itu amat menaruh perhatian pada pers. Pada masa inlah sering terjadi polemic antara surat kabar yang pro PKI dan anti PKI Pertumbuhan pers yang marak di satu pihak cukup sangat menggembirakan. terdapat larangan kegiatan politik termasuk pers. PKI memanfaatkan para buruh.Kedaulatan rakyat di Bukit tinggi. Akhirnya kolom kosong itu diisi iklan gratis sebagaimana dialami oleh Soerabaja Post dan Harian Pedoman di Jakarta. yakni mogok secara halus. Karena masih banyak surat kabar atau majalah yang terdorong oleh . Persyaratan mendapatkan (SIT) surat izin terbit dan surat izin cetak diperketat. Setelah presiden soekarno mengumumkan dekrit kembali ke UUD 1945 pada tanggal 5 Juli 1959. Harian Rakyat dengan pemimpin redaksi Samsudin Sutan Makmur dan Rinto Alwi.Pedoman Harian yang berganti nama Soeara Merdeka di Bandung. Surat kabar perjuangan lainnya antara lain adalah Merdeka yang didirikan oelh B. Soeara Indonesia pimpinan Manai Sophian di Makassar. termasuk karyawan surat kabar untuk melakukan apa yang dinamakan slowdown strike.M Diah. tapi di lain pihak perlu diwaspadai.diterbitkan oleh bangsa Indonesia pada saat itu merupakan tandingan dari surat kabar yang diterbitkan pemerintah Jepang. serta surat kabar Demokrasi danOetoesan Soematra di Padang.

Di Jakarta pada tahun 1945 terbit majalah bulanan dengan nama Pantja Raja pimpinan Markoem Djojohadisoeparto dengan prakarsa dari Ki Hadjar Dewantoro. Para anggota Ikatan Pelajar Indonesia di Blitar menerbitkan majalah berbahasa jawa. Hassan Missouri menerbitkan majalah mingguan Menara Merdeka yang memuat berita-berita yang disiarkan radio republic Indonesia.tujuan komersial ataupun motif lainnya menyajikan berita-berita sensasional tanpa adanya norma-norma kesusilaan. mengobarkan semangat perlawanan rakayat terhadap bahaya penjajahan. yakni menghancurkan sisa-sisa kekuasaan belanda. Semuanya terbit dengan satu tujuan. dalam salah satu edisinya pernah mengemukakan gagasan perlunya koordinasi penerbitan surat kabar. perkembangan majalah tidak begitu baik. sedang di Ternate pada bulan oktober 1945 Arnold Monoutu dan dr. kerahasian Negara dan kurang memperhatikan akibat tulisan yang dapat menyebabkan disintegrasi rakyat. sopan santun. Di kediri terbit majalah berbahasa Jawa Djojobojo. Soemanang. Sejarah mencatat . kaena relatif sedikit majalah yang terbit. SH yang menerbitkan majalah Revue Indonesia. menempa persatuan nasional untuk keabadian kemerdekaan bangsa dan penegakan kedaulatan rakyat. MAJALAH Sejarah keberadaan majalah sebagai media massa di Indonesia dimulai pada massa menjelang dan awal kemerdekaan Indonesia. pimpinan Tadjib Ermadi. yang jumlahnya sudah mencapai ratusan. Obor (Suluh). Pada masa ini.

majalah Star Weekly. Famili 3) Majalah wanita : Femina. serta majalah mingguan yang terbit di Bogor bernama Gledek. Sarinah 4) Majalah pria : Matra 5) Majalah remaja wanita : Gadis. Ganesha. yakni : 1) Majalah berita : Tempo. banyak majalah yang terbit dan cukup beragam jenisnya. Kategorisasi majalah yang terbit pada masa orde baru. diantaranya di Jakarta terbit majalah Selecta pimpinanSjamsudin Lubis. Aku Anak Saleh Majalah ilmiah popular : Prisma 9) Majalah umum : Intisari. Gatra. Kawanku 6) Majalah remaja pria : Hai 7) Majalah anak-anak : Bobo. majalah sastra Horison pimpinan Mochtar Lubis. Hal ini terjadi sejalan dengan kondisi perekonomian bangsa Indonesia yang makin baik. Panji Masyarakat dan majalah Kiblat. serta tingkat pendidikan masyarakat yang makin maju. namun hanya berumur beberapa bulan saja. Sinar. Kartini. Tiras 2) Majalah keluarga : Ayahbunda. Warnasari 10) Majalah hukum : Forum Keadilan 11) Majalah pertanian : Trubus 12) Majalah humor : Humor . Awal orde baru.

Djaka Lodang (Jawa. namun meskipun demikian dikalangan pemuda terdapat beberapa orang dengan resiko kehilangan nyawanya karena secara sembunyi-sembunyi mendengarkan radio siaran luar negeri. Bandung). Surabaya dan Malang. tanggal 8 maret 1942 sebagai konsekuensinya. Purwakarta. Pada tanggal 1 april 1933. Ketika Belanda menyerah pada Jepang. Yogyakarta Surakarta. Pada waktu proklamasi kemerdekaan dibuat pemancar gelap dan berhasil berkumandang di udara radio siaran dengan stasiun . didirikan Solosche Radio Vereniging (SRV) di kota Solo oleh Mangkunegoro VII dan Ir. Raket 14) Majalah berbahasa daerah : Mangle (Sunda.13) Majalah olahraga : Sportif. Selain itu berdiri pula radio siaran lain yang terbesar dan terlengkap NIROM (Nedelandsch Indische Radio Omroep Mij) di Jakarta. Sehingga mereka mengetahui bahwa pada tanggal 14 agustus Jepang telah menyerah pada sekutu. Yogyakarta) RADIO SIARAN Radio siaran yang pertaman di Indonesia adalah Nederlands Indie-Hindia Belanda yang berganti nama Bataviase Radio Siaran Vereniging(BRV) yang berkedudukan di Batavia (Jakarta). Sarsito Mangunkusumo. Rakyat Indonesia hanya boleh mendengarkan siaran dariHoso Kyoku saja. Semarang. serta mempunyai cabang-cabang yang dinamakan Hoso Kyokudi Bandung. Resmi didirikan pada tanggal 16 Juni 1925 berstatus badan swasta. bandung dan medan. radio siaran berstatus badan swasta dinonaktifkan dan diatur oleh jawatan khusus bernama Hoso Kanri Kyoku.

Bandung . Dari sinilah. Sejalan dengan perkembangan budaya sosial budaya dan teknologi. Komunikasi massa:Suatu pengantar. Sumber : Ardianto. 2004. melalui radio disampaikan pendidikan dan persuasi. hatta menyampaikan pidato yang ditujukan kepada rakyat Indonesia. Dengan tujuan agar pemerintah dapat menertibkan radio siaran yang semakin menjamur. selain berfungsi sebagai media informasi dan hiburan. wakil presiden pertama M. Elvinaro dan Lukiati Komala. Simbiosa Rekatama Media . Acara pendidikan yang berhasil mengudara adalah siaran pedesaan. Pada tanggal 11 september 1945 diperoleh kesepakatan dari hasil pertemuan para pemimpin radio siaran untuk mendirikan sebuah organisasi radio siaran sekaligus disahkan menjadi hari ulang tahun Radio Republik Indonesia (RRI). Komunikasi massa:Suatu pengantar. karena itu pemerintah mengeluarkan Peraturan PemerintahNo. 55 tahun 1970 Tentang Radio Siaran Non Pemerintah. maka bermunculan radio siaran amatir yang diusahakan perorangan. 2004. karena itu pemerintah mengeluarkan Peraturan PemerintahNo. maka bermunculan radio siaran amatir yang diusahakan perorangan. Bandung . Sumber : Ardianto. Elvinaro dan Lukiati Komala. Sejalan dengan perkembangan budaya sosial budaya dan teknologi. Simbiosa Rekatama Media sil mengudara adalah siaran pedesaan. 55 tahun 1970 Tentang Radio Siaran Non Pemerintah. Dengan tujuan agar pemerintah dapat menertibkan radio siaran yang semakin menjamur.call “Radio Indonesia Merdeka”. Peran dan fungsi radio ditingkatkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful