Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANALISIS PEMISAHAN KLOROBUTANOL DAN BENZALDEHIDA SECARA GC

Disusun oleh : Hendrik Agusta Setiawan` Yuvita Rosary Deva Rus Dwi Cahyani Benny Eko Gunarso (2443011069) (2443011086) (2443011096) (2443011100)

I.

Dasar Teori Kromatografi gas adalah salah satu metode pemisahan campurann dari suatu senyawa, dimana komponen penyusun senyawa tersebut dapat diubah menjadi gas dalam temperature yang tidak melebihi batas temperature maksimal pada alat GC. Terdapat tiga pengaturan suhu padan GC, yaitu suhu inlet, suhu kolom dan heating rate. Inlet adalah bagian dari GC untuk tempat memasukkan sampel dengan cara di injekkan. Pada inlet akan terjadi perubahan bentuk sampel menjadi gas dengan suhu yang sudah di atur menyesuaikan titik didih senyawa analit. Pada kolom juga dapat di atur suhunya, untuk menentukan analit mana yang akan menjadi gas terlebih dahulu dan keluar dai kolom terlebih dahulu. Sedangkan heating rate adalah cara penagturan suhu pada kedua bagian GC tersebut. Heating rate adalah perubahan kenaikan suhu dalam satuan waktu yang dapat di rubah. Heating rate bertujuan untuk membuat keterpisahan analit pada senyawa lebih baik apabila campuran analit pada senyawa mempunyai titik didih yang berdekatan.

II.

Analisis senyawa 1. Benzaldehida

Larutan jernih tidak berwarna, sedikit larut dengan air, dapat bercampur dengan etanol 96% dan dengan eter. Titik didih : 2. Klorobutanol

Kristal putih atau hampir putih, mudah menyublim, bau seperti kamfer Titik didih Titik leleh : 1670C : hemyhidrate : 760C-780C ; anhidrate : 950C-970C

III.

Alat dan bahan alat-alat gelas timbangan analitik membrane filter 0,45m GC dengan kolom ECI dan detector FDI Klorobutanol Benzaldehida Methanol for HPLC

IV.

Cara kerja : 1) Pembuatan larutan uji 1. Buat larutan induk klorobutanol dalam methanol dengan konsentrasi 5000 ppm. 2. Buat laporan induk benzaldehida dalam methanol dengan konsentrasi 750 ppm. 3. Pipet 0,2 ml larutan induk klorobutanol + methanol ad 5 ml, saring dengan membrane filter 0,45m. 4. Pipet 0,2 ml larutan induk benzaldehida + methanol ad 5 ml, saring dengan membrane filter 0,45m.

5. Pipet 0,2 ml larutan induk benzaldehida + Pipet 0,2 ml larutan induk klorobutanol + + methanol ad 5 ml, saring dengan membrane filter 0,45m.

2) Pemisahan Klorobutanol dan Benzaldehida dengan GC 1. Setting GC yang meliputi suhu kolom, suhu inlet dan suhu detector sesuai dengan kondisi di bawah ini : Suhu Kolom 950C 1850C Inlet 1100C 2000C Detector 2200C Hold Time 1,4 menit 1,8 menit 1,4 menit 1,8 menit 500C Heating Rate 500C

2. Setelah kondisi kolom stabil, injekkan larutan standar klorobutanol, benzaldehida dan campuran klorobutanol dan benzaldehida lalu amati kromatogramnya. 3. Ubah kondisi suhu untuk mendapatkan keterpisahan yang baik.