Anda di halaman 1dari 26

Stress dan Adaptasi

Oleh: Yeni Mulyani, S.Kp, M.Kes

PENGERTIAN
Stress Keadaan non spesifik yg tjd sbg akibat adanya tuntutan kebutuhan baik fisik maupun mental yg tdk terpenuhi (Hans Selye, 1956) Suatu bentuk ketegangan yg mempengaruhi fungsi alatalat tubuh (dr.Dadang Tl) Stressor faktor yg menyebabkan klien stress Intrinsik, meliputi: Faktor fisiologis ggn struktur & fungsi organ, kehamilan, menopause Faktor psikologis kecewa, putus asa, kematian

Faktor Ekstrinsik Manusia lain Kultur/ kebudayaan Kuman penyakit Bahan kimia Keadaan alam

Faktor yg berpengaruh dlm berespon thdp stress: 1. Personalistis 2. Pengalaman masa lalu 3. Hakekat stressor: Sifat : biologis, psikologis, sosiokultural dan spiritual Asal : internal, eksternal Waktu : makin lama respon meningkat Jumlah stressor dlm waktu yg lama Lingkup stressor: terbatas, medium, luas

TAHAPAN STRESS
TAHAP I
Ciri-ciri

: stress paling ringan


: - semangat - penglihatan tajam - energi cadangan energi - kemampuan menyesuaikan pelajaran

TAHAP II

: mulai timbul keluhan

Merasa letih sewaktu bangun pagi Merasa lelah setelah makan siang, menjelang sore hari Kadang-kadang terdapat ggn sistem pencernaan (gg usus, perut kembung, jantung berdebar-debar Otot punggung, tengkuk tegang Perasaan tdk santai

TAHAP III : keluhan disertai gejala-gejala


Sakit perut, mules Otot-otot terasa lebih tegang - perasaan tegang - ggn tdr - bdn rasa ringan

TAHAP IV Keadaan lebih buruk


Sulit beraktivitas kegiatan rutin terasa berat Pergaulan sosial terganggu Tidur semakin sukar, mimpi menegangkan, sering terbangun dini hari Perasaan negativistik Kemampuan konsentrasi tajam Perasaan takut yg tdk jelas

TAHAP V semakin buruk


Keletihan yg Pekerjaan sederhana kurang mampu Ggn sistem pencernaan semakin , sukar BAB atau diare Perasaan takut

TAHAP VI
Palpitasi Napas sesak Badan gemetar Collaps - tubuh dingin - keringat >> - tdk dapat beraktivitas (yg ringan pun)

Stress Ringan :
Biasanya tdk merusak aspek fisiologis, berakhir beberapa menit/ jam, tdk menimbulkan penyakit, pd setiap org

Stress Sedang :
lebih lama, beberapa jam/ hari bermakna bagi yg mempunyai faktor predisposisi penyakit tertentu. contoh: beban kerja meningkat asma kumat

Stress Berat

beberapa minggu/ tahun, kronis Contoh: penyakit fisik yg lama

KEJADIAN KEHIDUPAN YG MENIMBULKAN STRESS


Keluarga

skor

Kematian pasangan 100 Cerai 73 Perpisahan 65 Kematian keluarga dekat 63 Perkawinan 50 Rujuk 45 Perubahan kesehatan anggota keluarga 44 Kehamilan 40 Penambahan anggota baru keluarga 39 Kesulitan hubungan seksual 39 Bertengkar dengan pasangan 35 Anak meninggalkan rumah 29

Keluarga

skor
29 25 20 20 19 16 15
15 13 12

Masalah dg mertua Perubahan kondisi tempat tinggal Pindah rumah Perubahan sekolah, rekreasi Perubahan aktivitas sosial Perubahan pola tidur Perubahan jumlah keluarga yg tinggal bersama Perubahan pola makan Cuti Liburan

Perubahan individu
Penjara Cedera/ penyakit Kematian teman dekat Prestasi istimewa Perbaikan kebiasaan Pelanggaran hukum ringan

skor
63 58 37 28 24 11

Pekerjaan/ sekolah
PHK Pensiun Penyesuaian bisnis Ganti pekerjaan Ganti jabatan Pasangan berhenti/ mulai bekerja Mulai/berhenti sekolah Masalah dengan majikan

skor
47 45 39 36 29 26

26 23

Finansial
Perubahan status ekonomi Hutang > 10 juta Penyitaan Hutang < 10 juta

skor
38 31 30 17

PENILAIAN SKOR
150 159
Stress ringan 37% dapat sakit

200 299
Stress sedang 51% sakit dalam 2 minggu

300
Stress berat 79% segera jatuh sakit (Kozier & Erb, 1983. h.185)

ADAPTASI
Adaptasi adalah proses berubah yg dilakukan individu pd satu atau lebih dimensi sbg respon thdp stress. Dimensi : - fisiologis - psikologis - sosial budaya

ADAPTASI FISIOLOGIS
Respon terhadap pe atau gangguan kebutuhan tubuh

Perubahan fisik Contoh: O2 frekuensi pernafasan

ADAPTASI PSIKOKOGIS
Perubahan sikap dan perilaku Misal : - strategi koping - pola hidup Contoh : ketergantungan obat (psikologis)

ADAPTASI SOSIAL BUDAYA


Perubahan prilaku berkaitan dengan norma, keyakinan Contoh :
Akan bekerja di LN belajar bahasa asing Ditempatkan di bag keuangan belajar tata buku

Stressor

Keadaan tdk seimbang (Stress)

Adaptasi Psikololgik Fisiologik

Task Oriented reaction

Mekanisme Pertahanan diri

LAS

GAS

Bio-psiko-sosial interaksi Sembuh atau sakit

LOKAL ADAPTASI SYNDROM (LAS)


Dimanifestasikan dalam bentuk proses infeksi Gejala: - merah (rubor) - bengkak (tumor) - nyeri (dolor) - panas (calor) - fungsiolaesa Tingkat lokal

GENERAL ADAPTASI SYNDROM (GAS)


Mekanisme tubuh dalam mengatasi faktor atau penyebab stress, disertai gejala-gejala melalui sistem syarat otonom dan endokrin Reaksi secara umum 3 tahap
1. Reaksi alarm 2. Fase resistance 3. Fase exhaustion

TAHAP I (Reaksi Alarm) Reaksi:


Nadi Otot tegang (leher, kaki, punggung) Muka merah/ pucat Berkeringat dingin

TAHAP II (Resistance) Usaha untuk kembali ke keadaan normal. Jika stressor >> tahap III TAHAP III (Exhaustion) Reaksi:
Perasaan takut Cemas Gelisah Bingung Ketergantungan melampaui batas Perasaan tidak berdaya

Mekanisme Orientasi pd Tugas


1. Meminta pertolongan org lain yg mampu memberikan bantuan 2. Mampu mengekspresikan perasaan sesuai dg situasi yang ada 3. Mencari informasi >>, menentukan masalah secara realistis 4. Merumuskan rencana tindakan 5. Gunakan cara penanganan yg lalu dan efektif, utk atasi masalah saat ini.

Mekanisme pertahanan diri (Depence Mechanism/Koping)


1. Denial : mengingkari fakta yang ada 2. Displacement: mentransfer perasaan yang tidak menyenangkan dan agresif dari obyek satu ke lain, dan sifatnya bertentangan. 3. Proyeksi: melemparkan kesalahan kepada orang lain 4. Rasionalisasi: menggunakan alasan-alasan yg dapat diterima utk menjelaskan tingkah laku yg tidak sesuai 5. Regresi: kemunduran tingkah laku

6. Konversi: Stress psikologis yang ditransfer secara fisiologis Contoh: pura-pura sakit 7. Menarik diri contoh: mengurung diri di kamar 8. Sublimasi: transfer perasaan yg sifatnya tidak bertentangan dengan norma masy. 9. Fantasi: menciptakan situasi yang menyenangkan melalui khayalan. 10. Represi: perasaan tidak menyenangkan ditekan kealam bawah sadar. 11. Supresi: menekan perasaan yang tidak menyenangkan secara disadari

Karakteristik Respon Adaptif


Semua respon adaptif mempertahankan keseimbangan Respon adaptif terbatas Adaptasi memerlukan waktu Kemampuan adaptasi berbeda setiap orang Respon adaptif tidak selalu efektif atau adekuat Respon adaptif melelahkan sehingga perlu energi dari sumber fisik, psikis (support sistem)

Essensial Manajemen Stress


a. b. c. d. Hadapi dan selesaikan masalah Atasi perasaan yg tidak menyenangkan Gunakan dukungan sosial yang ada Kurangi akibat/energi fisiologis efek stress, melalui: - bakar kelebihan energi melalui latihan fisik - salurkan melalui relaksasi, al: meditasi, yoga, Progressive relaksation exercise, Guided Imagery dll. e. Penuhi kebutuhan nutrisi melalui diet 4 sehat 5 sempurna