Anda di halaman 1dari 19

EMBRIO TRANSFER SEBAGAI PENERAPAN BIOTEKNOLOGI REPRODUKSI

Dimas Panji Pangestu I 111 07 003 Andi Rezki Masfirah Putri I 111 07 015

Bioteknologi
Pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia.

Bioteknologi reproduksi?
Pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dalam proses reproduksi makhluk hidup untuk meningkatkan efisiensi produksi.

TRANSFER EMBRIO

PROSEDUR TE
1. 2. 3. 4. 5. 6. SELEKSI SUPEROVULASI SINKRONISASI BIRAHI INSEMINASI BUATAN (IB) KOLEKSI TRANSFER EMBRIO

Pejantan
Pejantan harus memiliki karakter genetic superior antara lain:

a. Pejantan merupakan hasil seleksi genetik terbaik b. Pejantan boleh berasal dari hasil kawin alam maupun IB

Betina Recipient
Betina recipient setidaknya harus:

a.
b.

c.

d.

Memiliki organ reproduksi (uterus) baik Betina recipient berfungsi sebagai induk pengganti/pembantu, tidak perlu memiliki syarat genetic tertentu. Memiliki kemampuan memelihara/menjaga kebuntingannya serta kemampuan menghasilkan susu yang memadai untuk anaknya kelak.

Superovulasi
Hormone yang digunakan dalam superovulasi:

1. FSH (Follicle Stimulating Hormone) 2. PMSG (Pregnant Mare Serum Gonadotropin)

Dosis FSH untuk berbagai jenis ternak


Bos Taurus AM Day 1 5 mg Day 2 4 mg Day 3 3 mg Day 4 2 mg Total 28 mg PM 5 mg 4 mg 3 mg 2 mg Bos Indicus AM 4 mg 3 mg 2 mg 2 mg 22 mg PM 4 mg 3 mg 2 mg 2 mg Heifers AM 3 mg 3 mg 2 mg 2 mg 20 mg PM 3 mg 3 mg 2 mg 2 mg

SINKRONISASI BIRAHI

INSEMINASI BUATAN
IB yang baik dilaksanakan 6 sampai 24 jam setelah timbulnya berahi. Pada program TE, IB dilakukan dengan dosis ganda dimana satu straw semen beku biasanya mengandung 30 juta spermatozoa unggul.
Ouch!

Berahi pada sapi ditandai oleh alat kelamin luar (vagina) berwarna merah, bengkak dan keluarnya lendir jernih serta tingkah laku sapi yang menaiki sapi lain atau diam apabila dinaiki sapi lain

KOLEKSI
Koleksi embrio pada sapi donor dilakukan pada hari ke 7 sampai 8 setelah berahi.

TRANSFER EMBRIO

Terima Kasih