Anda di halaman 1dari 4

1. Pengertian Pers menurut weiner Wartawan cetak,media cetak,publisitas/peliputan berita 2. Pengertian Pers secara Etimologis Tekan/cetak 3.

Pengertian Pers menurut UU no 40 Tahun 1999 Lembaga sosial & wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi : mencari ,memperoleh,memiliki ,menyimpan & menyampaikan informasi , baik dalam bentuk tulisan , suara, gambar, suara& gambar, serta data &grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak,media elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia 4. Peranan Pers di Indonesia di atur dalam UU no 40 pasal 6 Memenuhi keinginan masyarakat untuk mengetahui Menegakkan nilai nilai dasar demokrasi,mendorong terwujudnya supremasi hukum dan hak-hak asasi manusia serta menghormati kebhinekaan Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar Melakukan pengawasan , kritik, koreksi & saran terhadap hal hal yang berkaitan dengan kepentingan umum Memperjuangkan keadilan dan kebenaran 5. Penggolongan Pers Golongan Kolonial : surat kabar yang diterbitkan oleh orang belanda dalam bahasa belanda, melayu dan Indonesia Golongan Cina : surat kabar yang diterbitkan oleh orang cina dalam bahasa cina, melayu dan Indonesia Golongan Nasional : surat kabar yang diterbitkan dalam bahasa indonesia dan melayu 6. Pers yang terbit pada masa pemerintahan gubernur jendral jan Pieterson Memories der nouvelles 7. Pers yang terbit pada masa pemerintahan gubernur jendral herman williem daendles Vendu Nieaws 8. Organisasi PWI berdirinya kode etik pertama di Indonesia 9 febuari 1946 di solo dibentuk PWI 1955 disusun kode etik 9. Kode etik jurnalistik= kode etik watawan Indonesia 1. menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar 2. menempuh tatacara yang etis untuk memperoleh dan menyiarkan informasi serta memberikan identitas kepada sumber informasi 3. menghormati asas praduga tidak bersalah, tidak mencampuradukan fakta dengan opini, berimbang, dan selalu meneliti kebenaran informasi serta tidak melakukan flagiat 4. tidak menyiarkan informasi yang bersifat dusta, fitnah, sadis dan cabul, serta tidak menyebutkan identitas korban kejahatan asusila 5. tidak menerima uang suap dan tidak menyalahgunakan profesi 6. memiliki hak tolak, menghargai ketentuan embargo informasi latar belakang dan off the record sesuai kesepakatan. 10. Fungsi kode etik jurnalistik Mencegah adanya control dan campur tangan yang lain termasuk pemerintah atau kelompok masyrakat tertentu terhadap pers 11. Kebebasan Pers atau Kemerdekaan Pers

Kebebasan dalam konsep gagasan prinsip dan nilai cetusan yang bersifat naluria kemanusiaan dimanapun manusia berada 12. Pendapat paul Johnson tentang dosa besar pers 1. Distorsi informasi 2.dramatisasi fakta palsu 3. menggangu privacy 4.pembunuhan karakter 5.eksploitasi seks 6.meracuni pikiran rakyat 7.penyalahgunaan kekuasaan 13. Pengertian kode etik jurnalistik Himpunan etika profesi kewartawanan yang disepakati organisasi kewartawanan dan ditetapkan oleh dewan Pers 14. Hukuman yang dapat dijatuhkan oleh dewan kehormatan PWI kepada pelaku pelanggaran kode etik jurnalistik 1. peringatan biasa 2. peringatan keras 3. scorsing dari keanggotan PWI untuk selama-lamanya 2 tahun 15. Praktek jurnalistik yang menyimpang menurut sasa djuarsa sendjaja 1. eksploitasi judul 2. sumber data konon kabarnya 3. dominasi opini elit dan kelompok mayoritas 4. penyajian informasi yang tidak investigative 16. Upaya pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers diindonesia -mewujudkan pers pancasila -adanya berbagai ketentuan tentang kebebasan berkomunikasi, memperoleh informasi dan menyampaikan pendapat dimuka umum 17. Fungsi pers menurut UU no 40 tahun 1999 pasal 3 1. media informasi 2. media pendidikan 3. media hiburan 4. control sosial 5. lembaga ekonomi 18. Pengertian Osamu sairi Tindakan yang dilakukan pemerintah jepang di Indonesia yang melakukan pengawasan pers yang terbit di indonesia 19. 4 surat kabar yang yang beropelah tinggi di masa orde lama adalah Harian rakyat(organ PKI) , pedoman(PSI), suluh Indonesia(PNI), & abadi(Masyumi) 20. Pengertian pers bebas dan bertanggungjawab Pers yang tidak ada campur tangan dari pihak luar untuk membengkokkan standar professional dank ode etik jurnalistik 21. Pengertian pers menurut Oemar Seno Adji Dalam arti sempit : penyiaran pikiran,gagasan/berita berita secara tertulis Dalam arti luas : semua media masssa/ mass communication yang memancarkan pikiran & peranan seseorang baik tertulis maupun lisan 22. Kebebasan pers ditandai dengan lahirnya UU No 40 tahun 1999 23. Pengertian kebebasan pers Salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsipprinsip demokrasi keadilan dan supremasi hukum 24. Dampak penyalahgunaan kebebasan media massa 1) Bisa menghancurkan nama baik dan reputasi individu

2) Bisa menimbulkan kebohongan public dan merusak moral rakyat 3) Merugikan kepentingan bangsa dan rakyat : Tingkat kepercayaan masyarakat akan berkurang sehingga masyrakat apatis terhadap program pemerintah Lunturnya kepercayaan luar negeri terhadap bangsa dan Negara lain Timbulnya pergesekan antara pers dengan institusi tertentu 25. Pengertian globalisasi secara umum Suatu proses yang mencakup keseluruhan dalam berbagai bidang kehidupan sehingga tidak Nampak lagi adanya batas batas yang mengikat secara nyata 26. Pengertian globalisasi menurut Thomas l Friedman Globalisasi memiliki dimensi ideology dan teknologi . dimensi ideology yaitu kapatisme dan pasar bebas sedangkan dimensi teknologi adalah teknologi informasi yang telah menyatukan dunia 27. Proses globalisasi Beberapa segi perkembangan bidang kehidupan, terkait dengan proses globalisasi yang mempunyai dampak luas terhadap masyarakat internasional Subjek proses globalisasi : Globalisasi informasi Globalisasi telekomunikasi Komunikasi Global Peledakan informasi Kecemasan informasi Masyarakat informasi 28. Fenomena globalisasi Arus etnis , ditandai dengan mobilitas manusia(imigran,turis,tenaga kerja dan pendatang) Arus teknologi, ditandai dengan mobilitas teknologi, munculnya multinational corporation dan transnational corporation(Pertamina) Arus keuangan, ditandai dengan makin tingginya mobilitas modal(pasar saham), inventasi, pembelian melalui internet Arus media, ditandai dengan makin kuatnya mobilitas informasi, baik melalui media cetak maupun elektronik Arus Ide, ditandai dengan makin derasnya nilai baru yang masuk ke suatu Negara(Demokratisasi, Hak asasi, Transparansi) 29. Aspek aspek globalisasi Aspek ekonomi, mengacu kepada makin menyatunya unit unit ekonomi di dunia(IMF,WorldBank,WTO) Aspek kebudayaan dan keagamaan , adnya gagasan gagasan baru yang dating dari seluruh dunia(modeling,fashion,music (rock&roll,hiphop,pop),(aliran karimatik Aspek teknologi , adanya perkembangan teknologi informasi yang menyatukan dunia tanpa batas( media social(handphone, apple, twitter, facebook, skype)) Aspek demografi, banyaknya penghijrahan manusia dibelahan dunia(kerja keluar negri) 30. Tantangan globalisasi Sikap individualism Apresiasi generasi muda Pandangan kritis terhadap ideology negaranya Deversifikasi masyrakat Keterbukaan yang lebih tinggi 31. Pelaku atau subjek globalisasi A. Negara Negara yang dipetakan secara dikotomis

B. Organisasi organisasi antar pemerintah ( asean) C. Perusahan internasional yang dikenal dengan Multinational corporation / transnational corporation / global firms (cefron) D. Organisasi internasional atau transional yang non pemerintah(green peace, ingo, international non governmental organ) E. Organisasi organisasi non formal 32. Dampak positif globalisasi A. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi mempermudah manusia dalam berinteraksi, dan mempercepat manusia untuk berhubungan dengan manusia lain. B. Dalam transportasi, dapat meningkatkan efisiensi. C. Mendukung nasionalisme dalam menggalakkan pro-ses integrasi antara lain dengan mendobrak etnosentrik. D. Peningkatan mobilitas sosial dan pengukuhan kelas menengah. E. Komunikasi yang lebih mudah dan juga murah. F. Peluang yg lebih luas bagi manusia berbagai etnik, bangsa, budaya dan agama untuk berinteraksi. 33. Dampak Negatif globalisasi A. Masuknya nilai budaya luar yang tidak sesuai. B. Eksploitasi alam dan sumber daya lain yang besar. C. Berkembangnya nilai-nilai konsumerisme dan individual. D. Terjadi dehumanisasi. E. Timbulnya dominansi negara-negara maju. F. Erosi terhadap nilai-nilai tradisi. G. Timbul gejala-gejala materialisme, kendornya moralitas, dsb. H. Pembangunan yang tidak seimbang. I. Masyarakat kurang kreatif dan hedonistik. J. Merebaknya kebiasaan meniru hasil-hasil iptek. 34. Isu isu internasional A. Demokrasi B. Hak Asasi Manusia C. Transparansi (keterbukaan) D. Pelestarian Lingkungan Hidup E. Pluralisme F. Pasar global dan G. Pesaing global 35. Globalisasi dalam bidang ekonomi Abad 21, ditandai dengann globalisasi ekonomi yang nampak dlm aspek-aspek : 1. Produksi. 2. Pembiayaan. 3. Tenaga Kerja. 4. Jaringan Informasi. 5. Perdagangan. Beberapa agenda regional & global yang dihadapi : General Agreement on Tariffs and Trade (GATT), World Trade Organization (WTO), Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) dan Asean Free Trade Area (AFTA). 36. Globalisasi dalam bidang idelogi 1) Negara-negara maju mengusung gaya ideologi Kapitalis dan Liberalis. 2) Negara Amerika dan Eropa Barat sebagai pendukung kuat ideologi liberal & kapitalisme, akan terus berupaya menancapkan pengaruhnya di belahan dunia lain (termasuk Indonesia) agar mau mengikuti pola dan prinsip-prinsip yang selama ini mereka terapkan.

3) Pengaruh globalisasi bagi Indonesia dapat menyebabkan keterpurukan ekonomi, karena ketidak-mampuan dalam bersaing. 4) Tingkat ketergantungan kita yang secara tidak sadar telah mengikat secara politik dgn mengusung prinsip-prinsip kapitalis dan pemikiran liberal. 37. Globalisasi dalam bidang politik 1) Pengaruh globalisasi politik, menimbulkan banyak kepentingan yang tidak lagi bisa dipenuhi, kecuali melalui peran kekuatan global (suprastate). 2) Globalisasi politik tidak lain adalah pergulatan glo-bal dlm mewujudkan kepentingan para pelaku sbb : a. Negara-negara besar dan negara-negara kecil. b. Organisasi-organisasi antar pemerintah. c. Perusahaan internasional seperti Multinational Corporations (MNC). d. Perusahaan internasional atau transnasional yg non pemerintah. 38. Globalisasi dalam bidang social Budaya Beberapa indikasi yang dapat kita rasakan akibat pengaruh globalisasi sosial budaya, adalah sbb : 1. Disorientasi, dislokasi, atau krisis sosial-budaya di kalangan masyarakat dgn kian meningkatnya penetrasi dan ekspansi budaya Barat. 2. Berbagai ekspresi sosial budaya alien (asing), yang sebenarnya tidak memiliki basis dan preseden kulturalnya. 3. Semakin merebaknya budaya McDonald-isasi, telenovela yang menyebarkan kepermisifan, kekerasan dan hedonisme, mewabahnya MTV-isasi, Valentines Day dan kini juga Froms Night di kalangan remaja. 39. Globalisasi dalam bidang hankam *Pengaruh globalisasi di bidang Hankam sangat nampak pada industri-industri pertahanan yg menghasilkan alat peralatan Hankam serta jasa pemeliharaannya. *Negara-negara industri persenjataan spt : Amerika, Inggris, Perancis, Rusia, dan Cina, selalu berupaya memperbaharui jenis, bentuk dan kemampuannya. *Negara-negara lain seperti Iran, Israel, India, Pakistan, dan Korea Utara, juga telah membuat persenjataan yg semakin disempurnakan, bahkan belakangan muncul isu-isu senjata nuklir yang masih menjadi polemik. 40. Globalisasi dalam bidang TIK Pengaruh globalisasi di bidang Hankam sangat nampak pada industri-industri pertahanan yg menghasilkan alat peralatan Hankam serta jasa pemeliharaannya. Negara-negara industri persenjataan spt : Amerika, Inggris, Perancis, Rusia, dan Cina, selalu berupaya memperbaharui jenis, bentuk dan kemampuannya. Negara-negara lain seperti Iran, Israel, India, Pakistan, dan Korea Utara, juga telah membuat persenjataan yg semakin disempurnakan, bahkan belakangan muncul isu-isu senjata nuklir yang masih menjadi polemik. 41. Globalisasi untuk pembagunan

42.

pengaruh globalisasi

43. fungsi pokok dari pancasila pancasila sebagai dasar Negara sesuai dengan pembukaan UUd 1945 dan berdasarkan TAP MPR RI no III/MPR/2000 44. pengetian konstitusi suatu naskah yang merawat semua bangunan Negara dan sendi sendi pemerintahan negara 45. pengertian konstitusi menurut herman heller konstitusi memiliki arti yang lebih luas daripada UUD 46. arti asas territorial Negara melaksanakan hokum bagi semua orang yang ada di wilayahnya 47. factor factor yang mempengaruhi standar dalam bentuk hubungan internasional adalah factor internal : munculnya kekwatiran akan terancamnya kelongaran hidup baik melalui kudeta / intropersi dari Negara lain 48. Pengertian internasionalisasi Pengaruh yang ditimbulkan dari adanya globalisasi terhadap kehidupan bangsa dan Negara adalah masalah masalah dalam negeri suatu Negara sehingga Negara maju / Negara lain tercampur dalam masalah dalam negeri suatu negara 49. Menurut warsito sumaryo , hubungan internasional adalah Sebagai Hubungan politis, budaya, ekonomi atau pertahanan dan keamanan 50. Menurut Tygve nathressen , hubungan internasional adalah Bagian dari adanya politik yang meliputi sejumlah komponen Hubungan internasional yaitu politik internasional,organisasi internasional, dan hokum internasional 51. Menurut aristoteles , salah satu latar belakan hubungan internasional adalah Manusia dikodratkan sebagai makhluk social ini berarti suatu bangsa bekerjasama berkomunikasi, bergaul, berkelompok dengan bangsa lain (manusia sebagai makhluk zoonpoliticon) 52. Pancasila sebagai dasar Negara tercantum dalam UUd 1945 Alinea ke -4 pembukaan yang dirumuskan oleh BPUPKI tanggal 29 Mei 1 juni 1945 dan PPKI tanggal 18 Agustus 1945 53. Pancasila sebagai dasar Negara Ri merupakan suatu pandangan hidup, keadaan dan cita cita hokum serta cita cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak bangsa Indonesia 54. Contoh konfensi yaitu pidato presiden setiap tanggal 16 agustus dalam sidang paripura DPR 55. Pengertian asas kebangsaan setiap warga Negara suatu Negara baik didalam Negara dan diluar wilayah Negara terikat hokum dari Negara tersebut 56. Konstitusi dalam arti sempit adalah UUD sedangkan dalam arti luas konstitusi mencakup UUD dan konfensi 57. Manfaat globalisasi untuk pembangunan dengan melaksanakan:

Perubahan kondisi dan aspirasi masyarakat Penyesuaian nilai etik Pengembangan institusi Kebijakan pembangunan Kebijakan ekonomi 58. Dampak negatif Kultur hybrid adalah 1) Dapat mengakibatkan erosi budaya. 2) Lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal. 3) Kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jatidiri. 4) Hilangnya semangat nasionalisme & patriotisme. 5) Cenderung pragmatisme & maunya serba instan. 59. Menurut KBBI , globalisasi adalah proses masuknya ruang lingkup dunia 60. Menurut Prancis wahono, alasan mengapa Indonesia dan Negara Negara dunia ketiga lainnya dapat terjajah globalisasi karena bangsa Indonesia dan Negara yang lain malas berpikir dan bekerja sehingga lebih suka menjual modal ditukar dengan produk bangsa maju