Anda di halaman 1dari 12

METABOLISME KALSIUM DAN FOSFOR

Disusun Oleh : Aufa Ulwiyatul Lubnah (G1H011004) Titik Kusmiatun (G1H011010)

Afifah Cahya Kartika


Shasanti Ismi Pramesti Yetti Maharyyawati Barkah Triatmoko

(G1H011011)
(G1H011012) (G1H011019) (G1H011027)

Agung Maulana Permana


Nisa Julviana

(G1H011030)
(G1H011032)

PENDAHULUAN
KALSIUM
Metabolisme Kalsium adalah suatu proses yang cukup untuk mempertahankan kalsium dengan melakukan beberapa reaksi kimia dalam tubuh. Sumber kalsium : Kacang kedelai, sayuran berdaun hijau, kacangkacangan dan rumput laut. Kalsium merupakan salah satu makromineral yang sangat penting untuk kesehatan tulang.

FOSFOR
Fosfor merupakan bahan makanan utama yang digunakan oleh semua organisme untuk pertumbuhan dan sumber energi. Fosfor terdapat pada tulang dan gigi serta dalam sel yaitu otot dan cairan ekstraseluler Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak dalam tubuh, sekitar 1 % dari berat badan.

FUNGSI KALSIUM

Kalsium (Ca) merupakan mineral yang paling banyak terdapat didalam tubuh manusia. Kira-kira 99% kalsium terdapat didalam jaringan keras yaitu pada tulang dan gigi. 1% kalsium terdapat pada darah, dan jaringan lunak. Tanpa kalsium yang 1%, otot akan mengalami gangguan kontraksi, darah akan sulit membeku, transmisi syaraf dapat terganggu, dan untuk memenuhi kebutuhan kalsium yang 1% tubuh mengambilnya dari makanan yang dikonsumsi atau dari tulang.

METABOLISME KALSIUM
Kalsium dari makanan diserap dan disekresi dalam lumen usus. Penyerapan yang terutama terjadi di dalam bagian atas usus halus, ditingkatkan oleh 1,25dehidroksikolekalsiferol (dan metabolit aktif lain dari vitamin D) disertai kerja hormon paratiroid yang sinergis. Kalsium di dalam feses terkandung dari diet yang tak diabsorbsi, juga kalsium yang keluar dari plasma ke dalam usus. Dari masukan sehari-hari 25 mmol (1 kg) kalsium, 2,5-7,5 (0,1-0,3 g) diekskresikan ke dalam urin dan sisanya ditemukan di dalam feses.

SUMBER KALSIUM

Jenis makanan Kacang hijau Kacang tanah Bayam Buncis Daun melinjo Srikaya Kerang Teri Keju Susu

Kandungan dalam 100 gr 223 mg 316 mg 166 mg 101 mg 219 mg 127 mg 321 mg 972 mg 777 mg 143 mg

KALSIUM
KEKURANGAN :
Kekurangan kalsium dalam tubuh dapat menyebabkan beberapa penyakit, diantaranya adalah; tetani, penyakit rakhitis pada anak-anak, dan osteomalasia pada orang dewasa. Sekalipun unsur kalsium banyak terdapat dimanamana (buah dan sayur, lauk pauk serta susu), namun tak jarang kebutuhan untuk tubuh tetap saja kurang. Hal ini disebabkan pengaruh saling tindak dan faktor lain yang ikut mempersulit penyerapan kalsium oleh tubuh. penyerapan kalsium oleh tubuh antara lain dipengaruhi oleh perbandingan antara unsur kalsium dan fosfor serta beberapa macam obat yang saling tindak, sehingga kalsium dan obat tidak dapat diserap.

KELEBIHAN :
Kisaran normal kalsium dalam tubuh, seperti yang dikutip dari situs Boldsky adalah 9-11 mg/dl. Jika lebih dari itu, maka keseimbangan sistem dalam tubuh akan terganggu. Selain itu, tanda kelebihan kalsium pada tubuh adalah rasa haus berlebihan. Kondisi ini terjadi karena tubuh kehilangan cairan dalam jumlah besar akibat pembentukan urine meningkat. Tanda-tanda lain seperti kulit kering dan bibir pecah-pecah juga dapat dilihat pada penderita hiperkalsemia, karena ketidakseimbangan antara asupan air dan yang dikeluarkan.

FUNGSI FOSFOR

Fosfor merupakan mineral kedua yang terbanyak di dalam tubuh, yaitu sekitar 1% dari berat badan. Pada tubuh, fosfor berguna untuk klasifikasi tulang dan gigi. Kekurangan fosfor akan berpengaruh pada pertumbuhan tulang dan gigi. Fosfor adalah bagian dari senyawa tinggi energy ATP yang diperlukan dalam suplai energy untuk kegiatan seluler. Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak di dalam tubuh, yaitu 1% dari berat badan. Kurang lebih 85% fosfor di dalam tubuh terdapat sebagai garam kalsium fosfat, yaitu bagian dari kristal hidroksiapatit di dalam tulang dan gigi yang tidak dapat larut.

METABOLISME FOSFOR
Fosfor dapat diabsorpsi secara efisien sebagai fosfor bebas di dalam usus setelah dihidrolisis dan dilepas dari makanan. Bayi dapat menyerap 85-90% fosfor berasal dari Air Susu Ibu/ ASI. Sebanyak 65-70% fosfor berasal dari susu sapi dan 50-70% fosfor berasal dari susunan makanan normal dapat diabsorpsi oleh anak dan orang dewasa. Fosfor dibebaskan dari makanan oleh enzim alkalin fosfatase di dalam mukosa usus halus dan diabsorpsi secara aktif dan difusi pasif. Absorpsi aktif dibantu oleh bentuk aktif vitamin D.

Jenis makanan Biji mente

Kandungan 100 gr 521 mg

dalam

Kacang kedelai 682 mg


Kacang merah 429 mg 248 mg 203 mg 200 mg

SUMBER FOSFOR

Tauge Markisa Ayam

Hati sapi
Belut Udang kering Keju

358 mg
155 mg 510 mg 350 mg

FOSFOR
KEKURANGAN :
Fosfor banyak terdapat di dalam makanan, maka jarang terjadi kekurangan. Kekurangan fosfor bisa terjadi bila menggunakan obat antasid untuk menetralkan asam lambung, seperti alumunium hidroksida untuk jangka lama. Kekurangan fosfor juga bisa terjadi pada penderita yang kehilangan banyak cairan melalui urin. Kekurangan fosfor menyebabkan kerusakan tulang. Bayi prematur juga dapat menderita kekurangan fosfor, karena cepatnya pembentukan tulang sehingga kebutuhan fosfor tidak bisa dipenuhi oleh ASI. Keadaan dimana konsentrasi fosfor dalam tubuh kurang ( kurang dari 2,5 mgr/dL darah) disebut hipofosfatemia. Hipofosfatemia dapat terjadi selama pemberian kalori pada pasien dengan malnutrisi kalori-protein yang parah.

KELEBIHAN :
Kelebihan Fosfor Jarang terjadi. Penggunaan fosfor oleh tubuh salah satunya ditentukan oleh rasio antara kalsium dan fosfor, yang idealnya bagi remaja dan orang dewasa adalah 1:1 kelebihan fosfor terjadi bila rasio kalsium fosfor lebih kecil dari atau 1:2 kelebihan fosfor dapat mengganggu penyerapan mineral seperti tembaga dan seng serta dapat pula memicu timbulnya hypocalcemia. Keadaan kadar fosfat yang tinggi dalam darah (lebih dari 4,5 mgr/dL darah) disebut hiperfosfatemia.

KESIMPULAN
Fungsi Kalsium untuk metabolisme tubuh, penghubung antar syaraf, kerja jantung, dan penggerak otot. Sedangkan fosfor berfungsi sebagai suplai energi untuk kegiatan seluler fosfor dan untuk pembentukan tulang dan gigi. Kalsium dari makanan diserap dan disekresi dalam lumen usus disertai kerja hormon paratiroid yang sinergis. Kalsium diekskresikan ke dalam urin dan sisanya ditemukan di dalam feses. Sedangkan fosfor dapat diabsorpsi secara efisien sebagai fosfor bebas di dalam usus setelah dihidrolisis dan dilepas dari makanan, diabsorpsi secara aktif dan difusi secara pasif. Makanan yang mengandung Kalsium diantaranya kacang-kacangan, kerang, keju dan susu. Makanan yang mengandung fosfor diantaranya kacang, hati sapi, udang dan keju. Defesiensi kalsium dalam tubuh dapat menyebabkan beberapa penyakit, diantaranya adalah; tetani, penyakit rakhitis pada anak-anak, dan osteomalasia pada orang dewasa. Kelebihan kalsium dapat menyebabkan hiperkelsemia, yaitu kondisi dimana kaslsium dalam darah diatas normal. Defisiensi fosfor dapat menyebabkan menyebabkan kerusakan tulang dan kelebihan fosfor dapat menyebabkan mengganggu penyerapan mineral seperti tembaga dan seng serta dapat pula memicu timbulnya hypocalcemia.

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA ...