Anda di halaman 1dari 14

IDENTIFIKASI DAMPAK PEREKONOMIAN PADA OBYEK WISATA

(Studi Kasus: Terminal Tas Tajur)

Oleh Kelompok VI/P1 TRM Habib Arrasyid Tia Choerunnisa Rully Ahmad Awalludin J3B112004 J3B112022 J3B112023

Dosen Dyah Prabandari, S.P Insan Kurnia, S.Hut, M.Si Ir. Jojo Ontarjo, M.M Kana Alfinda, S.Hut Asisten Ratna Agustine, S.Hut. Dina Sri Suprajanti, S.Hut.

PROGRAM KEAHLIAN EKOWISATA PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2013

Daftar Isi
I. PENDAHULUAN ........................................................................................... 3 A. B. II. III. IV. A. B. C. V. A. B. VI. Latar Belakang ......................................................................................... 3 Tujuan Pratikum ....................................................................................... 3 TINJAUAN PUSTAKA .............................................................................. 4 KONDISI UMUM ....................................................................................... 6 METODE PRATIKUM ............................................................................... 7 Lokasi dan Waktu ..................................................................................... 7 Alat dan Bahan ......................................................................................... 7 Tahapan Kerja .......................................................................................... 7 HASIL DAN PEMBAHASAN .................................................................... 8 Hasil.......................................................................................................... 8 Pembahasan ............................................................................................ 11 PENUTUP .................................................................................................. 12

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 13

Daftar Tabel
Tabel 1 pelaku ekonomi yang berjualan di sekitar Terminal Tas Tajur ....................................8 Tabel 2 dampak dari kegiatan ekonomi ...................................................................................10

Daftar Gambar
Gambar 1 pedagang mainan anak-anak (kiri), sarana transportasi (kanan) ...............................9 Gambar 2 dampak degatif kegiatan wisata ..............................................................................10

I.

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Ekonomi merupakan suatu ilmu yang berkaitan dengan kegiatan wisata di suatu lokasi. Ekonomi yang bergerak di suatu kawasan wisata dapat berbanding lurus dengan keberlangsungan kegiatan wisata yang berlangsung. Kegiatan wisata yang berlangsung terus menerus dapat mengakibatkan banyaknya pengunjung yang datang, sehingga masyarakat sekitar yang mencoba mencari penghasilan dari kegiatan perekonomian di kawasan wisata tersebut dapat berlangsung. Kegiatan perekonomian yang berlangsung di kawasan wisata pastilah menimbulkan dampak. Dampak yang terjadi dapat berupa dampak positif maupun dampak negatif. Kegiatan ekonomi yang berlangsung di suatu kawasan wisata tidaklah tanpa kendala apapun. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi keberlangsungan kegiatan ekonomi di kawasan tersebut, salah satunya adalah sirkulasi ekonomi yang msih memiliki kekurangan antar pelaku ekonomi. Hal ini mengakibatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar menjadi tidak merata. Terminal Tas Tajur, adalah salah satu contoh kawasan yang memiliki dampak positif yang menguntungkan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar, dan memiliki dampak negatif yang memiliki kekurangan bagi masyarakat sekitar.

B. Tujuan Pratikum Tujuan dilakukan kegiatan Identifikasi dampak perekonomian pada objek wisata Terminal Tas Tajur adalah : 1. 2. 3. 4. Peranan Ekonomi Terminal Tas Tajur terhadap masyarakat sekitar Faktor pemicu ekonomi Terminal Tas Tajur Dampak langsung dan tidak langsung dari adanya Terminal Tas Tajur. Dampak positif dan negatif dari adanya Terminal Tas Tajur

II.

TINJAUAN PUSTAKA

Adapun tinjaun pustaka dalam Identifikasi damapak perekonomian di kawasan wisata Terminal Tas Tajur terdiri dari materi yan terpisah. Materi tersebut diantaranya mengenai dampak dan kegiatan ekonomi. A. Dampak Dampak secara sederhana bisa diartikan sebagai pengaruh atau akibat. Dalam setiap keputusan yang diambil oleh seorang atasan biasanya mempunyai dampak tersendiri, baik itu dampak positif maupun dampak negative. Dampak juga bisa merupakan proses lanjutan dari sebuah pelaksanaan pengawasan internal. Berikut ini adalah pengertian dan definisi dampak : a. Kamus Besar Bahasa Indonesia Dampak adalah pengaruh kuat yang mendatangkan akibat, baik positif maupun negatif. b. Otto Soemarwoto Dampak adalah pengaruh suatu kegiatan. c. Hito Tugiman Dampak adalah sesuatu yang bersifat objektif. Dampak merupakan sebuah konsep pengawasan internal yang sangat penting, yang dengan mudah dapat diubah menjadi sesuatu yang dipahami dan ditanggapi secara serius oleh manajemen. d. Aresandi S. Dampak adalah besarnya nilai yang kita tambahkan pada hidup atau dunia seseorang. e. Jotin Khisty & B. Kent Lall Dampak merupakan pengaruh-pengaruh yang dimiliki pelayanan angkutan umum terhadap lingkungan sekitar dan keseluruhan kawasan yang dilayaninya. f. Schemel (1976) Dampak adalah tingkat perusakan terhadap tata-guna tanak lainnya yang ditimbulkan oleh suatu pemanfaatan lingkungan tertentu.

B. Kegiatan Ekonomi Kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan manusia untuk memperoleh barang dan jasa, dengan kata lain juga bisa kegiatan ekonomi adalah kegiatan manusia untuk mencapai kemakmuran hidupnya. Kegiatan ekonomi dibedakan menjadi 3 yakni: 1. Produksi adalah kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan, contoh: membuat kerajinan, membuat tas, membuat roti dan lain sebagainya. Tujuan Produksi Secara umum: memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran. Secara khusus: dilihat dari kepentingan pihak produsen dan konsumen. Dari pihak produsen: untuk meningkatkan keuntungan serta menjaga kesinambungan kehidupan perusahaan. Dari pihak konsumen: untuk menyediakan berbagai benda pemuas kebutuhan. 2. Konsumsi adalah kegiatan menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang baik sekaligus maupun berangsur-angsur, contoh: makan, minum, memakai baju, memakai komputer dan sebagainya. Tujuan Konsumsi: Kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Fungsi Konsumsi Menjaga kelangsungan hidup Memenuhi semua kebutuhan yang dibutuhkan 3. Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari produsen ke konsumen. contoh: kegiatan perdagangan di pasar, toko, minimarket, pelabuhan, dan lain-lain. Tujuan Distribusi: Untuk menyampaikan barang atau jasa dari tempat produsen ke tempat pengguna atau pemakai. Fungsi Distribusi Memperlancar arus penyaluran barang dan jasa kepada konsumen. Menyampaikan barang dan jasa dari produsen ke tangan konsumen. Pihak yang melakukan distribusi antra lain : a. Agen; pihak yang ditujukan oleh produsen untuk menyalurkan produksinya b. Pedagang Besar; pihak yang membeli barang dengan jumlah besar kemudian dijual lagi kepada pengecer c. Pedagang Eceran; pihak yang bmenjual barang langsung kepada konsumen

III.
A. Lokasi dan Tempat

KONDISI UMUM

Terminal Tas Tajur terletak di Jl. Raya Tajur, No.27 Bogor, tidak jauh dari Ekalokasari Plaza berjajar toko/outlet yang menjual aneka tas produksi lokal dengan kualitas impor. Ada dua toko yang paling besar dan terkenal, yaitu Terminal Tas dan Tajur Fashion yang terletak bersebrangan jalan. Selain itu, terdapat pula outlet Bogor Tas, Green Bag, outlet sepatu Donatello, Dunia Tas, dan lainnya. Hampir semua jenis tas dapat ditemukan di Terminal Tas Tajur. Mulai dari dompet, tas tangan (handbag), ransel, tas sekolah, tas kantor, sampai koper untuk bepergian. Berbagai jenis tas dengan beragam corak dan ukuran dipatok dengan harga yang lumayan murah, seperti tas anak sekolah mulai dari Rp20.000, tas kantor mulai dari Rp25.000, tas wanita mulai dari Rp15.000,- dan tas koper mulai dari Rp. 20.000,.. Kawasan Terminal Tas Tajur, dapat dilihat pada gambar (Gambar 1).

Gambar 1. Kawasan Terminal Tas Tajur

IV.

METODE PRATIKUM

Metode pratikum Identifikasi Dampak Perekonomian pada Objek Wisata mencakup tiga hal yang meliputi lokasi dan waktu, alat dan bahan dan tahapan kerja. A. Lokasi dan Waktu Lokasi dilaksanakannya praktikum Identifikasi Dampak Perekonomian pada Objek Wisata Terminal Tas Tajur, Bogor. Pada hari Minggu, 8 September 2013, pukul 14.00-17.00 WIB. B. Alat dan Bahan Alat dan Bahan yang digunakan dalam praktikum Identifikasi Dampak Perekonomian pada Objek Wisata Kamera , Modem, tallysheet dan laptop untuk mencari bahan membuat laporan pratikum. C. Tahapan Kerja Metode yang dilakukan dalam praktikum Identifikasi Dampak Perekonomian pada Lokasi Wisata adalah menggunakan observasi, identifikasi dan analisa. Langkah-langkah dalam mengerjakan praktikum adalah sebagai berikut : a. Menentukan lokasi yang akan menjadi sasaran kajian per-kelompok pratikum (masing-masing kelompok tidak boleh sama). b. Melakukan studi literatur terkait dengan kawasan yang dijadikan sasaran kajian pratikum. c. Mengidentifikasi dampak perekonomian yang terjadi pada kawasan wisaya yang telah dijadikan sasaran kajian praktikum. d. Menginventarisasi . e. Mendiskusikan materi bersama dengan kelompok, kemudian mendeskripsikan masing-masing pembahasan berdasarkan data yang diperoleh sebelumnya. f. Membagi materi yang dibahas menjadi su-bab yang kemudian dibahas secara perorangan setiap anggota kelompok. g. Membuat laporan hasil praktik. h. Mempersentasikan hasil laporan dengan Power Point. i. Mengumpulkan laporan.

V.

HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil

1. Peranan Terminal Tas Tajur terhadap masyarakat sekitar. Peranan Terminal Tas Tajur terhadap masyarakat sekitar, salah satunya terdapat manfaat dalam bidang ekonomi yang dapat dirasakan secara langsung maupun tidak langsung. Berikut hasil identifikasi yang tersaji dalam tabel 1.
Tabel 1. Pelaku ekonomi yang berada di sekitar Terminal Tas Tajur

No Pedagang 1 Mie ayam 2 Bakso bening 3 Siomay 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Cincau hijau Cendol Jagung manis Tahu gejrot Bakso malang Pempek palembang Asinan dan manisan bogor Talas, pisang, kacang rebus, gorengan Rujak buah Serabi hijau Gemblong Soto mie Mainan anak Es durian Bakso sapi Angkot

Deskripsi Menetap Menetap Tidak menetap Menetap Menetap Menetap Menetap Menetap Menetap Menetap Tidak menetap Tidak menetap Tidak menetap Menetap Menetap Menetap Menetap Menetap Tidak Menetap

Gambar 2. Pedagang Menetap (kiri), Pedagang Tidak Menetap (kanan)

Pedagang yang menetap merupakan pedagang yang sengaja menyimpan barang dagangannya dan selalu berdagang di sekitar Terminal Tas Tajur. Sedangkan pedagang yang tidak menetap biasanya berasal dari sekitar kawasan jalan raya Tajur atau sekitarnya dan singgah di sekitar Terminal Tas Tajur. Perbedaan yang paling mencolok antara pedagang yang menetap dan tidak menetap adalah posisi tempat berdagang mereka. Pedagang yang menetap berada didalam kawasan Terminal Tas Tajur dan memiliki tempat tersendiri untuk berdagang, sedangkan pedagang yang tidak menetap berada diluar kawasan atau berada di tepian badan jalan. 2. Faktor pemicu ekonomi di Terminal Tas Tajur

Faktor pemicu yang tedapat di kawasan objek wisata yaitu wisata belanja tas tajur yang menjadi objek utama bagi para pecinta tas. Wisata Belanja ini juga sangat mempengaruhi sirkulasi ekonomi di kawasan tersebut. Hal ini dikerenakan kualitas tas tajur yang sudah tersebar luas di masyarakat bogor maupun dari luar Bogor. 3. Dampak langsung dan tidak langsung dari adanya kawasan wisata. Dampak langsung yang terjadi dengan adanya kawasan Terminal Tas Tajur, selain terjadi proses jual beli di tempat tersebut juga meningkatan pendapatan dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Dampak tidak langsung yang terjadi dengan adanya kawasan tersebut adalah meningkatkan dan mengembangkan produksi tas kulit dari rumah-rumah produksi budidaya dan menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar. 4. Dampak positif dan negatif dari adanya kawasan wisata tersebut Terdapat hasil yang berasal dari kegiatan wisata di dilaksanakan suatu kawasan. Hasil tersebut dapat berupa hasil yang positif maupun negatif. Salah satu hasil positif yang dapat dirasakan dari adanya terminal tas tajur tersaji pada tabel 2.

Tabel 2 dampak dari kegiatan ekonomi

No 1 2 3

Dampak Positif Jual Beli Penumpang Lapangan pekerjaan

Dampak Negatif

Deskripsi Pedagang dengan Pembeli Pengemudi Angkot Masyarakat lokal menjadi pegawai. yang antar

Persaingan pedagang

ekonomi Persaingan pedagang.

harga

Kemacetan Lalulintas

Para pengemudi angkot dan mobil pribadi yang transit atau berhenti di sembarangan tempat.

Dampak negatif yang timbul akibat kegiatan ekonomi di kawasan Terminal Tas Tajur, dapat dilihat pada gambar (Gambar 3).

Gambar 3. dampak degatif kegiatan wisata

Dampak positif dengan adanya Terminal Tas Tajur ini dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar kawasan dan luar kawasan yang melakukan kegiatan ekonomi., sedangkan dampak negatif menimbulkan kerugian bagi masyarakat sekitar kawasan atau luar sekitar kawasan yang melakukan kegiatan ekonomi.

10

B. Pembahasan
Terminal Tas Tajur memiliki peranan ekonomi yang penting bagi masyarakat sekitar, kawasan ini merupakan salah satu tempat yang favorit yang sering di kunjungi wisatawan dari dalam dan luar Bogor dalam konteks wisata belanja. Masyarakat sekitar yang terlibat langsung dalam proses ekonomi di kawasan tersebut terdiri dari para pedagang, supir angkot. Penyedia jasa pelayanan toko di Terminal Tas Tajur. Kegiatan ekonomi di Kawasan wisata belanja Terminal Tas Tajur memberikan bagi perkembangan ekonomi khususnya bagi masyarakat sekitar. Faktor pemicu yang paling menonjol adalah penjualan tas-tas yang bekualitas tinggi dengan harga yang relatif murah dan konsumen pun dapat bernego dengan harga tas yang telah disepakati. Terminal Tas Tajur cukup menarik wisatawan dalam maupun luar Bogor dari segi jumlah kunjungan dan ketertarikan, khusunya pada hari-hari libur, dan weekend. Hal ini dipengaruhi juga dengan wilayah Kabupaten atau Kota Bogor yang memiliki berbagai variasi wisata yang ditawarkan, mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata kuliner, wisata pendidikan, dan wisata belanja. Sehingga hal ini memicu adanya ketertarikan wisatawan yang akan berkunjung ke wilayah Bogor, untuk setidaknya transit atau singgah terlebih dahulu untuk membeli souvenir berupa tas yang berada di Terminal Tas Tajur. Dampak ekonomi secara langsung yang terjadi di Terminal Tas Tajur dirasa cukup signifikan bagi masyarakat sekitar. Dampak langsung yang terjadi dikarenakan Kawasan Terminal Tas Tajur berada di kawasan perkampungan dengan pertumbuhan penduduk yang sangat pesat. Sehingga masyarakat sekitar dapat memperoleh hasil dari proses ekonomi berupa terbukanya lapangan kerja. Selain itu, dampak tidak langsung dari kawasan ini adalah meningkatnya proses pertumbuhan produktivitas pengrajin kulit yang khusus memproduksi kulit untuk kerajinan tas. Kota Bogor yang merupakan daerah dengan variasi wisata yang beragam danlokasi strategis menuju daerah metropolitan Ibukota Jakarta, dimanfaatkan sebagian besar masyarakat lokal maupun para perantau untuk mengadu nasib dengan bermata pencaharian sebagai penyedia jasa dan pedagang. Dalam pandangan lain kondisi ini menimbulkan dampak yang negatif, seperti adanya persaingan ekonomi antar para pedagang dan penyedia jasa lainnya, dan kondisi lalu lintas lalu lintas yang padat sehingga tidak menutup kemungkinan untuk menimbulkan kondisi kemacetan kendaraan.

11

VI.
A. Kesimpulan

PENUTUP

Terminal Tas Tajur menjadi salah satu kawasan wisata belanja favorit yang terletak di wilayah Bogor. Hal ini menjadikan Terminal tas ini cukup digandrungi oleh para wisatawan yang sekedar berwisata ke wilayah Bogor dan sekitarnya. Kondisi ini dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk memperoleh keuntungan yang lebih, salah satunya adalah dengan berdagang dan penyedia jasa. Faktor pemicu yang mempengaruhi kondisi ekonomi di Kawasan Terminal Tas Tajur, adalah penjualan tas-tas yang bekualitas tinggi tidak kalah dengan kualitas impor dengan harga yang cukup terjangkau. Terminal Tas Tajur cukup menarik wisatawan dalam maupun luar Bogor dari segi jumlah kunjungan dan ketertarikan, khusunya pada hari-hari libur, dan weekend. Sehingga masyarakat sekitar dapat memperoleh hasil dari proses ekonomi berupa terbukanya lapangan kerja. Namun di sisi lain, kondisi ini dapat memicu adanya persaingan ekonomi yang kompetitif. B. Saran

- Dengan adanya kawasan wisata yang memiliki konsep belanja seharusnya


pihak pengelola dan pemerintah harus lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan adanya kawasan wisata tersebut, harus memiliki peranan penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan adanya kawasan wisata tersebut pihak yang pengelola, masyarakat, dan pemerintah seharusnya menyediakan alokasi lahan untuk kenyaman para wisatawan yang berkunjung contohnya, perluasan area parkir, dan akses menuju kawasan wisata tersebut

12

DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi http://www.puncakview.com/Tas-Tajur.html http://www.loveindonesia.com/directory/en/business/detail/42982/0/1/bogor/shop ping/terminal-tas/-jl.-raya-tajur-no.-27

13