Anda di halaman 1dari 3

SMK NEGERI 2 PURWODADI LEMBAR JOBSHEET Program Keahlian : Judul : Pengisian 1 Baterai Teknik Otomotif Kendaraan Ringan Nama

: Kelas : No. Absen : A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Siswa dapat melakukan pengisian 1 baterai sesuai dengan prosedur yang benar 2. Siswa dapat menggunakan baterai charger sesuai dengan prosedur yang benar B. ALAT 1. Baterai charger 2. C. BAHAN 1. Baterai 12 V D. WAKTU Instruksi : Latihan : jam pelajaran jam pelajaran 5. Mata Pelajaran : Perbaikan Sistem Kelistrikan Otomotif

E. KESELAMATAN KERJA : 1. Berdoa sebelum dan sesudah praktek 2. Gunakan pakaian kerja 3. Perhatikan dan patuhi instruksi dari guru / instruktur 4. Gunakan alat sesuai dengan fungsinya. 5. Jangan merokok atau membuat bunga api untuk menghindari bahaya meledak 6. Jika terjadi percikan cairan baterai pada kulit atau pakaian segera bilas dengan air 7. Jangan meletakkan kunci-kunci di atas baterai untuk menghindari agar tidak terjadi hubungan singkat F. DASAR TEORI Mengisi Baterai Mengisi baterai merupakan mengalirkan energi listrik dari luar sehingga terjadi reaksi pada elektrolit dan sel-sel baterai. Pengisian baterai dapat dikelompokan menjadi dua kelompok yaitu: 1) Pengisian Normal 2) Pengisian Cepat Pengisian Normal Pengisian normal adalah pengisian dengan besar arus yang normal, besar arus pengisian normal sebesar 10 % dari kapasitas baterai. Contoh baterai 50 AH maka besar arus pengisian 50 x 10/100 = 5 A. Lama pengisian tergantung hasil pengukuran berat jenis elektrolit baterai saat diukur, karena dari berat jenis dapat diketahui berkurangnya kapasitas baterai. Contoh: Hal 1 dari 3

Hasil pengukuran baterai dengan kapasitas 50 AH menunjukan berat jenis 1,18 pada temperature 20 C. Dari data tersebut bila dibandingkan dengan grafik hubungan berat jenis dengan kapasitas diketahui bahwa pada saat itu energi yang hilang dan perlu perlu diisi sebesar 40 %. atau sebesar: 40 % x 50 AH, yaitu sebesar 20 AH. dengan demikian besar arus: 10 % x kapasitas = 10/100 x 50 = 5 Amper waktu pengisian: Kapasitas kekosongan : arus pengisian = 20 : 5 = 4 jam.

Grafik hubungan berat jenis dengan kapasitas baterai

Di bawah ini tabel besar arus dan lama pengisian baterai pada beberapa hasil pengukuran elektrolit baterai pada baterai 50 AH.
Metode pengisian Berat jenis elektrolit Kurang dari 1,100 1.100 1,130 1,130 1,160 1,160 1,190 1,190 1,220 Diatas 1,220 Pengisian lambat (5 A) 14 jam 12 jam 10 jam 8 jam 6 jam 4 jam Pengisian cepat (20 A) 4 jam 3 jam 2,5 jam 2,0 jam 1,5 jam 1,0 jam

G. LANGKAH KERJA : 1. Perhatikan instruksi yang disampaikan oleh guru / instruktur 2. Berdoa sebelum memulai praktek 3. Persiapkan alat dan bahan praktek secara cermat, efektif dan seefisien mungkin 4. Siapkan alat dan bahan ditempat terbuka/ ruangan berventilasi cukup 5. Periksa secara visual keadaan baterai 6. Periksa tegangan menggunakan multitester 7. Lakukan pengukuran berat jenis cairan elektrolit untuk menentukan besar arus dan waktu pengisian. 8. Buka sumbat bateri tempatkan sumbat pada wadah khusus agar tidak tercecer. Pelepasan sumbat ini dengan tujuan untuk sirkulasi uap yang dihasilkan elektrolit saat pengisian, dan menghindari tekanan pada sel baterai akibat gas yang dihasilkan 9. Hubungkan kabel positip baterai dengan klem positip battery charger dan terminal negatip dengen klem negatip. Hati-hati jangan sampai terbalik, bila terbalik akan timbul percikan api, bila dipaksa baterai akan rusak, pada battery charger model tertentu dilengkapi dengan indicator, dimana bila pemasangan terbalik akan muncul bunyi peringatan.

Hal 2 dari 3

Gambar . Memasang battery charging 10. Hubungkan battery charger dengan sumber listrik 220 V 11. Pilih selector tegangan sesuai dengan tegangan baterai, misal baterai 12 V maka selector digerakan kearah 12 V. 12. Hidupkan battery charger, dan setel besar arus sesuai dengan kapasitas baterai, missal : baterai 50 AH pengisian normal sebesar 5 A. 13. Setel waktu yang diperlukan untuk pengisian (untuk battery charging yang dilengkapi timer), bila tidak dilengkapi maka catat waktu mulai proses pengisian.

Gambar . Mengatur besar arus dan waktu pengisian 14. Bila pengisian sudah selasai, maka matikan battery charger, 15. Lepas klep battery charger pada terminal baterai, lakukan terminal negatip dahulu, klem jangan dilepas saat battery charge masih hidup, sebab akan terjadi percikan api pada terminal sat dilepas dan menimbulkan ledakan pada baterai akibat uap baterai terbakar. Uap baterai adalah gas hydrogen yang mudah terbakar dan mudah meledak. Perhatian: Merokok dan kesalahan pemasangan kabel battery charging potensi menimbulkan ledakan pada baterai 16. Setelah selesai, bereskan kembali peralatan dan bahan yang telah digunakan seperti semula serta bersihkan tempat kerja. Catatan : ..................................................... ..................................................... Purwodadi, ........................ Tanda Guru Mapel Nilai tangan 1. Anton Budi Raharjo, ST Rata rata nilai

Hal 3 dari 3