Anda di halaman 1dari 32

PANDUAN OPERASIONAL KEPERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT DI ERA DESENTRALISASI

SUBDIT KEPERAWATAN DASAR DAN KOMUNITAS DIREKTORAT KEPERAWATAN DAN KETEKNISIAN MEDIK
DITJEN PELAYANAN MEDIK - DEPKES RI

LATAR BELAKANG

UU NO 23 TENTANG KESEHATAN UU NO 22 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH PP NO 25 TENTANG PERIMBANGAN KEUANGAN PUSAT DAN DAERAH KEPMENKES NO 1277 /MENKES/SK/XI/2001 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DEPARTEMEN KESEHATAN RI KEPMENKES NO 1457/MENKES/SK/ X/ 2003 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN/KOTA SISTEM KESEHATAN NASIONAL,(DEPKES, TAHUN 2004) KEPMENKES NO 128/MENKES/SK/II/2004 TENTANG KEBIJAKAN DASAR PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT RENCANA STRATEGIS DEPARTEMEN KESEHATAN 20052009 (RANCANGAN 11 MARET 2004)

UU KESEHATAN NO 23 TAHUN 1992

BAB III, PASAL 4 :


SETIAP ORANG MEMPUNYAI HAK YANG SAMA DALAM MEMPEROLEH DERAJAD KESEHATAN YANG OPTIMAL

BAB IV, PASAL 7 :


PEMERINTAH BERTUGAS MENYELENGGARAKAN UPAYA KESEHATAN YANG MERATA DAN TERJANGKAU OLEH MASYARAKAT

BAB V, PASAL 10:


UPAYA MEWUJUDKAN DERAJAD KESEHATAN YANG OPTIMAL BAGI MASYARAKAT, DISELENGGARAKAN UPAYA KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN PEMELIHARAAN, PENINGKATAN KESEHATAN (PROMOTIF), PENCEGAHAN PENYAKIT (PREVENTIF), PENYEMBUHAN PENYAKIT (KURATIF), DAN PEMULIHAN KESEHATAN (REHABILITATIF) YANG DILAKSANAKAN SECARA MENYELURUH, TERPADU DAN BERKESINAMBUNGAN.

KEPMENKES NO 1277 THN 2001 TENTANG ORGANISASI DAN TATAKERJA DEPARTEMEN KESEHATAN
MENTERI KESEHATAN DITJEN YANMED DIT KEPERAWATAN & KETEKNISIAN MEDIK DIT SARANA KESEHATAN

DIT YANMED DAN GIGI DASAR

DIT YANMED DAN GIGI SPESIALISTIK

DIT LABORATORIUM KESEHATAN

SUBDIT KEPERAWATAN DASAR DAN KOMUNITAS

SUBDIT KEPERAWATAN SPESIALISDAN MATRA

SUBDIT KEBIDANAN DAN PERINATAL

SUBDIT KETEKNISIAN MEDIK

SUBDIT KETERAPIAN FISIK

SISTEM KESEHATAN (2004)

UPAYA KESEHATAN 2 UNSUR UTAMA


UKM
SETIAP KEGIATAN YANG DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH DAN ATAU MASYARAKAT SERTA SWASTA UNTUK MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN KESEHATAN SERTA MENCEGAH DAN MENANGGULANGI TIMBULNYA MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT

UKP
SETIAP KEGIATAN YANG DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH DAN ATAU MASYARAKAT SERTA SWASTA, UNTUK MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN KESEHATAN SERTA MENCEGAH DAN MENYEMBUHKAN PENYAKIT DAN MEMULIHKAN KESEHATAN PERORANGAN

UPAYA KESEHATAN
PELAYANAN PERORANGAN PELAYANAN MASYARAKAT

SCOPE OF SERVICE MICRO PRIMARY PREVENTION (HP, SP) SECONDARY PREVENTION ( ED,PT,DL) TERTIARY PREVENTION (R)

SCOPE OF SERVICE MACRO HEALTH EDUCATION HEALTH PROMOTION ENVIRONMENT HEALTH DISEASE PREVENTION IMMUNIZATION

KEPMENKES NO 1457 THN 2003 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN/KOTA

STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) JENIS PELAYANAN KESEHATAN DAN INDIKATOR KINERJA DAN TARGET 2010 SPM ACUAN DALAM PERENCANAAN PROGRAM PENCAPAIAN TARGET MASING MASING DAERAH KAB/KOTA SPM SESUAI STANDAR TEKNIS SUMBER BIAYA DIBEBANKAN APBD PEMERINTAH DAN PEMERINTAH PROPINSI MEMFASILITASI DALAM BENTUK :
PEMBERIAN STANDAR TEKNIS PEDOMAN BIMBINGAN TEKNIS PELATIHAN

PERAN PEMERINTAH DAN DAERAH


PUSAT

KAB/KOTA

MENYUSUN RANCANGAN KEBIJAKAN TEKNIS UPAYA PERKESMAS MENYUSUN RANCANGAN STANDAR/PEDOMAN/NOR MA MELAKUKAN BIMBINGAN TEKNIS UPAYA PERKESMAS MELAKUKAN EVALUASI UPAYA PERKESMAS

MENYELENGGARAKAN PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT (UKP DAN UKM)

PROPINSI

MELAKUKAN BIMBINGAN TEKNIS UPAYA PERKESMAS MELAKUKAN EVALUASI UPAYA PERKESMAS

TUJUAN UPAYA PERKESMAS

MENINGKATNYA KEMANDIRIAN INDIVIDU, KELUARGA, KELOMPOK/MASYARAKAT RAWAN KESEHATAN UNTUK MENGATASI MASALAH KESEHATAN/KEPERAWATANNYA SEHINGGA TERCAPAI DERAJAD KESEHATAN MASYAKAT YANG OPTIMAL

STRATEGI PENGEMBANGAN
TERINTEGRASI DALAM UPAYA KESEHATAN WAJIB PUSKESMAS
FOKUS SASARAN : KELUARGA MISKIN

UPAYA PENGEMBANGAN PUSKESMAS


SASARAN SESUAI MASALAH KESEHATAN & KEMAMPUAN INDIVIDU KELUARGA KELOMPOK KHUSUS MASYARAKAT

INDIVIDU DALAM KONTEKS KELUARGA

KELUARGA SEBAGAI KLIEN

(PERKESMAS TERINTEGRASI UPAYA KESEHATAN WAJIB PUSKESMAS)


TEKNIS OPERASIONAL

LINGKUP KEGIATAN FOKUS PELAYANAN PRIORITAS SASARAN PELAYANAN STRATEGI PELAYANAN MEKANISME PELAYANAN TENAGA KEGIATAN INDIKATOR POLA PEMBINAAN TEKNIS

LINGKUP KEGIATAN

PENDEKATAN LEVEL OF PREVENTION ( LEAVELL & CLARK, 19..)PENETAPAN JENIS KEGIATAN PENDEKATAN NURSING PROCESS ASUHAN KEPERAWATAN PENDEKATAN EPIDEMIOLOGI PENETAPAN SASARAN PRIORITAS

LINGKUP KEGIATAN PERKESMAS


PENDEKATAN LEVEL OF PREVENTION
CONTINUUM

Primary prevention

Secondary prevention

Tertiary prevention

General Health Promotion

Rehabilitation Early Diagnosis Prompt Treatment Disability Limitation

Spesific Protection

PENDEKATAN NURSING PROCESS ASUHAN KEPERAWATAN


PENGKAJIAN PENETAPAN DIAGNOSA RENCANA IMPLEMENTASI EVALUASI

PENDEKATAN EPIDEMIOLOGI PRIORITAS SASARAN


ANTARA LAIN UNTUK : IDENTIFIKASI WABAH PENYAKIT MENULAR DAN PENYAKIT KRONIS IDENTIFIKASI KASUS IDENTIFIKASI PASIEN/KLIEN RISIKO TINGGI

FOKUS SASARAN PELAYANAN


KEPERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT SEBAGAI BAGIAN INTEGRAL UPAYA KESEHATAN

INDIVIDU
( KELUARGA SEBAGAI KONTEKS)

KELUARGA SEBAGAI KLIEN

FOKUS PELAYANAN
FOKUS : KELUARGA MISKIN PRIORITAS :

KELUARGA RENTAN TERHADAP MASALAH KESEHATAN ( GAKIN) KELUARGA RISIKO TINGGI ( ANGGOTA KELUARGA BUMIL, BALITA, LANSIA, MENDERITA PENYAKIT)

PRIORITAS SASARAN
TB PARU

HIV/AIDS

BALITA GIZI BURUK

KELUARGA MISKIN

BALITA ISPA

MALARIA

DBD

STRATEGI PELAYANAN
PROMKES KIA &KB GIZI KESLING P2M PENGOBATAN

KEPERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT

UPAYA KESEHATAN LAIN

STANDAR PELAYANAN MINIMAL

MEKANISME PELAYANAN
KONTAK DENGAN PUSKESMAS (BP,KIA,PUSTU, PUSLING)

LAPORAN SURVEILLANCE

POSYANDU, POLINDES, DLL

SASARAN PRIORITAS TINDAK LANJUT PELAYANAN (FOLLOW UP CARE) ASUHAN KEPERAWATAN (INDIVIDU, KELUARGA)

KEGIATAN
1. 2. 3. 4. 5.
6. 7. 8. 9.

ASSESMEN ( ANAMNESE, PEMERIKSAAN FISIK) PENETAPAN DIAGNOSA KEPERAWATAN PENEMUAN KASUS BARU TINDAKAN KEPERAWATAN PENYULUHAN/PENDIDIKAN KESEHATAN KEPADA INDIVIDU/KELUAGA KONSELING KEPERAWATAN PENGOBATAN (SESUAI KEWENANGAN) RUJUKAN EVALUASI KEPERAWATAN

CONTOH :

MEKANISME RINCI KEGIATAN PERAWAT PUSKESMAS


ASESSMEN (ANAMNESE, PEMERIKSAAN FISIK)

TB PARU

BP
(PERAWAT
RUJUK Dokter/nakes

PENGOBATAN
(SESUAI KEWENANGAN)

PENYULUHAN KESEHATAN

KUNJUNGAN RUMAH PERAWAT (NURSING VISIT)

KELUARGA
E V A L U A S I

ASESSMEN LANJUTAN

DIAGNOSA KEPERAWATAN

IDENTIFIKASI KASUS BARU


TINDAKAN KEPERAWATAN PENDIDIKAN KESEHATAN INDIVIDU/ KELUARGA

KONSELING KEPERAWATAN
GIZI KESLING KIA DAN KB

TENAGA DI PUSKESMAS
PERAWAT KESMAS PELAKSANA D-III KEPERAWATAN + SERTIFIKASI KEPERAWATAN KOMUNITAS SPK + PENGALAMAN + SERTIFIKASI KEPERAWATAN KOMUNITAS ( DALAM MASA TRANSISI) PERAWAT KESMAS KOORDINATOR DIII KEPERAWATAN + SERTIFIKASI KEPERAWATAN KOMUNITAS + PENGALAMAN S-1 KEPERAWATAN + SERTIFIKASI

INDIKATOR ANTARA SPM KONTRIBUSI PERKESMAS


TB PARU ISPA BALITA GIZI BURUK MALARIA DEMAM BERDARAH HIV/AIDS

> 85 % TB Paru Mendapat perawatan kesehatan 100 % Balita dgn ISPA Mendapat perawatan kesehatan 100 % Gizi Buruk mendapat perawatan kesehatan
100% Penderita Malaria mendapat Perawatan kesehatan 80 % Penderita Malaria mendapat Perawatan Kesehatan 100 % Penderita HIV/AIDS Perawatan Kesehatan

CONTOH

TB PARU + (GAKIN) MENDAPAT PERAWATAN KESEHATAN


PENEMUAN KASUS BARU TB DI KELUARGA PASIEN DPT MENCEGAH PENULARAN RUJUKAN KASUS

PASIEN TERATUR BEROBAT

KELUARGA DAPAT MANDIRI MERAWAT KASUS TB PARU

PEMBINAAN TEKNIS
JENJANG PEMBINAAN TEKNIS KUALIFIKASI TENAGA PEMBINA BENTUK KEGIATAN PEMBINAAN TEKNIS WAKTU PEDOMAN/STANDAR/INSTRUMEN SARANA DAN PRASARANA

JENJANG & TENAGA PEMBINA TEKNIS PERKESMAS


DEPARTEMEN KESEHATAN
S2/ SPESIALIS KOMUNITAS +PENGLM

DINAS KESEHATAN PROPINSI DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA KOORDINATOR PUSKESMAS PJ DAERAH BINAAN KELUARGA

S-2/ SPESIALIS KOMUNITAS S-1 KEPERAWATAN +SRTFK +PNGLM S-1 KEPERAWATAN + SERTIFIKASI D-III + SERTIFIKASI +PENGLMN D-III + SERTIFIKASI (MASA TRANSISI : SPK + SERTIFIKASI + PENGALAMAN SPK +SERTIFIKASI KADER + PELATIHAN

BENTUK KEGIATAN PEMBINAAN TEKNIS

REFLEKSI DISKUSI KASUS (RDK) KUNJUNGAN LAPANGAN KONSULTASI STUDI BANDING INDIKATOR KUNCI KINERJA KLINIK

WAKTU PEMBINAAN TEKNIS

PERIODIK

INSIDENTIL

SARANA & PRASARANA


PERALATAN SARANA TRANSPORTASI FASILITAS RUANGAN PEDOMAN/INSTRUMEN/STANDAr PROTAP

PENGEMBANGAN MANAJEMEN KINERJA (PMK)


MIKRO SISTEM DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN, MELALUI PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJERIAL DAN KINERJA KLINIS PERAWAT DAN BIDAN BAIK DI RS MAUPUN PUSKESMAS

PERAWAT/BIDAN
1. 2. 3. 4. MEMPUNYAI URAIAN TUGAS JELAS MELAKUKAN ASUHAN BERDASARKAN STANDAR ADA SISTEM MONITORING KINERJA INDIKATOR KINERJA KLINIS ADA KEGIATAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PERAWAT/BIDAN YANG BERKESINAMBUNGAN ( DISKUSI REFLEKSI KASUS, IN-SERVICE TRAINING, DLL)