Anda di halaman 1dari 75

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENGHITUNG SKALA MELALUI MEDIA PETA SISWA KELAS 7B SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SMP NEGERI 1 SURADADI TEGAL

DISUSUN OLEH : Nama NIP Pangkat / Gol. Unit Kerja : : : : Drs. Samlawi 19650101 199803 1 012 Pembina / IV a UPTD SMP 1 Suradadi

Disusun Untuk Memenuhi Program Pengembangan Profesi

PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

UPTD SMP NEGERI 1 SURADADI


2013

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENGHITUNG SKALA MELALUI MEDIA PETA SISWA KELAS 7B SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SMP NEGERI 1 SURADADI TEGAL

DISUSUN OLEH : Nama NIP Pangkat / Gol. Unit Kerja : : : : Drs. Samlawi 19650101 199803 1 012 Pembina / IV a UPTD SMP 1 Suradadi

Disusun Untuk Memenuhi Program Pengembangan Profesi

PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

UPTD SMP NEGERI 1 SURADADI


2013
i

LEMBAR PENGESAHAN

1.

Judul Penelitian PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENGHITUNG SKALA

MELALUI MEDIA PETA SISWA KELAS 7B SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SMP NEGERI 1 SURADADI TEGAL.

2.

Peneliti a. b. c. d. e. f. Nama NIP Pangkat, Gol Sumber Dana Waktu Penelitian Subyek Penelitian : Drs. Samlawi : 19650101 199803 1 012 : Pembina, IV/a : Swadaya : Maret sampai Mei 2013 : Siswa Kelas 7B SMP Negeri 1 Suradadi Tahun Pelajaran 2012/2013.

Kepala SMPN 1 Suradadi

Suradadi, Juni 2013 Penyusun,

SUPARSO, S.Pd., MM. NIP. 19610706 198403 1007

Drs. SAMLAWI NIP. 19650101 199803 1 012

Mengetahui Kepala Dinas Dikpora Kab. Tegal,

Drs. EDY PRAMONO NIP. 19580125 199003 1 002

ii

LEMBAR PENGESAHAN

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENGHITUNG SKALA MELALUI MEDIA PETA SISWA KELAS 7B SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SMP NEGERI 1 SURADADI TEGAL.

Disahkan Di Pada tanggal : Suradadi : Juni 2013

Suradadi, Juni 2013 Telah direkomendasikan Kepala Perpustakaan SMPN 1 Suradadi, Penulis,

SUHARTI, S.Pd. NIP. 19650627 199302 2 002

Drs. SAMLAWI NIP. 19650101 199803 1 012

Mengetahui Kepala SMPN 1 Suradadi,

SUPARSO, S.Pd., MM. NIP. 1961706 198403 1007

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah Subhanahu wa Taala atas segala karunia Nya, sehingga kami bisa menyusun Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan judul : Peningkatan Prestasi Belajar Menghitung Skala Melalui Media Peta Siswa Kelas 7b Semester Genap Tahun Pelajaran 2012/2013 SMPNegeri 1 Suradadi Tegal. Tujuan pembuatan Penelitian Tindakan Kelas pada dasarnya untuk memenuhi sebagian persyaratan program pengembangan profesi. Keberhasilan kami dalam menyusun Penelitian Tindakan Kelas ini atas bantuan, bimbingan dan dorongan semangat dari beberapa pihak. Oleh karena itu sudah sepatutnya kami ucapkan terima kasih pada semua pihak khususnya kepada ; 1. Bapak Drs. Edy Pramon, selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tegal. 2. Bapak Suparso, S.Pd., MM., selaku Kepala UPTD SMP Negeri 1 Suradadi Kabupaten Tegal. 3. Ibu Nani Rosmiati, MM., selaku Pembimbing penyusunan PTK dari LPMP Jawa Tengah. 4. 5. 6. 7. Ibu Dra. Titin Faridah selaku Pengamat dalam Penelitian Tindakan Kelas. Ibu Murniati, S.Pd. selaku Pengamat dalam Penelitian Tindakan Kelas. Rekan-rekan pengajar di UPTD SMP Negeri 1 Suradadi Kabupaten Tegal. Semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu.

iv

Penyusun PTK ini menyadari masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam penyusunan laporan ini. Oleh karena itu kami sangat mengharap saran demi kesempurnaan masa mendatang.

Suradadi, Mei 2013 Penyusun.

ABSTRAK

Salmawi. 2013. Peningkatan Prestasi Belajar Menghitung Skala Melalui Media Peta Siswa Kelas 7B Semester Genap Tahun Pelajaran 2012/2013 SMP Negeri 1 Suradadi Kabupaten Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) minat belajar siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 SMP Negeri 1 Suradadi Tegal setelah digunakan media dalam menghitung peta, (2) motivasi belajar siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 SMP Negeri 1 Suradadi Tegal setelah digunakan media peta dalam menghitung skala, (3) prestasi belajar menghitung skala peta siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 SMP Negeri 1 Suradadi. Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) apakah penerapan media peta dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1Suradadi Tegal, (2) Apakah penerapan media peta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1Suradadi Tegal, dan (3) apakah penerapan media peta dapat meningkatkan prestasi belajar menghitung skala pada siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1Suradadi Tegal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Untuk menguraikan dalam penelitian ini, penelitia melakukan diagnosis yang digunakan untuk menentukan terapi dan hasil terapi dilaksanakan 4 langkah tindakan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sehingga diperoleh permasalahan baru kemudian dilakukan diagnosis ulang, dilanjutkan terapi ulang yang dilaksanakan 4 langkah tindakan lagi. Kesimpulan dari hasil penelitian tindakan kelas ini adalah (a) penerapan media peta dapat meningkakan minat belajar siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1Suradadi Tegal, (b) penerapan media peta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1Suradadi Tegal, dan (c) penerapan media peta dapat meningkatkan prestasi belajar menghitung skala pada siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1Suradadi Tegal. Dari hasil kesimpulan di atas dilaksanakan agar guru terutama guru IPS dalat menerapkan media peta dalam menghitung skala. Begitu pula dalam meningkatkan hasil belajar siswa diharapkan kepada sekolah membantu fasilitas kelengkapan peta, baik peta Indonesia, peta benua maupun peta dunia.

vi

DAFTAR ISI

Halaman Judul .................................................................................................... Halaman Pengesahan .........................................................................................

i ii

Kata Pengantar ................................................................................................... iv Abstrak ............................................................................................................... vi Daftar Isi ............................................................................................................. vii Daftar Tabel ....................................................................................................... ix Daftar Gambar .................................................................................................... x

Daftar Lampiran ................................................................................................. xi BAB I PENDAHULUAN ............................................................................ A. Latar Belakang Masalah ............................................................. B. Rumusan Masalah ...................................................................... C. Tujuan Penelitian ........................................................................ D. Manfaat Hasil Penelitian ............................................................ BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS TINDAKAN ................. A. Kajian Pustaka ............................................................................ 1 1 3 3 4 6 6

B. Kerangka Berpikir ...................................................................... 14 C. Hipotesis Tindakan ..................................................................... 16 BAB III METODOLOGI PENELITIAN ..................................................... 17 A. Tempat dan Waktu Penelitian ..................................................... 17 B. Subjek Penelitian ......................................................................... 17 C. Prosedur Penelitian ..................................................................... 17 D. Indikator Keberhasilan ................................................................ 20 E. Sumber Data ................................................................................ 21 F. Teknik Pengumpulan Data .......................................................... 21 G. Instrumen Penelitian ................................................................... 21 H. Jadwal Penelitian ......................................................................... 23

vii

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .............................. 24 A. Profil SMP Negeri 1 Suradadi .................................................... 24 B. Hasil Penelitian ........................................................................... 25 1. 2. Hasil Siklus I ....................................................................... 25 Hasil Siklus II ...................................................................... 30

C. Pembahasan ................................................................................ 34 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ........................................................ 36 A. Kesimpulan ................................................................................. 36 B. Saran ........................................................................................... 36 Daftar Pustaka ..................................................................................................... 38 Lampiran ........................................................................................................... 39

viii

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Tabel 4.1 Tabel 4.2 Tabel 4.3 Tabel 4.4 Tabel 4.5 Tabel 4.6 Tabel 4.7 Tabel 4.8 Tabel 4.9 Tabel 4.10

Jadwal Penelitian .......................................................................... 23 Nilai Awal Siswa (Pre Test) Siklus I ............................................ 26 Nilai Akhir Siswa (Post Test) Siklus I .......................................... 27 Perbandingan Hasil Pre Test dan Post Test Pada Siklus I ............. 28 Distribusi Hasil Angket Tentang Minat Siswa ............................. 29 Distribusi Hasil Angket Tentang Motivasi Siswa.......................... 29 Nilai Awal Siswa (Pre Test) Siklus II ........................................... 31 Nilai Akhir Siswa (Post Test) Siklus II ......................................... 32 Perbandingan dari Hasil Pre Test dan Post Test pada Siklus II ..... 32 Distribusi Hasil Angket Tentang Minat Belajar IPS ..................... 33 Distribusi Hasil Angket Tentang Motivasi Belajar IPS ................. 34

ix

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Bagan Alur Pemikiran .................................................................. 16 Gambar 3.1 Prosedur Penelitian ....................................................................... 18

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Lampiran 2. Lampiran 3. Lampiran 4. Lampiran 5. Lampiran 6. Lampiran 7. Lampiran 8. Lampiran 9.

Subjek Penelitian ........................................................................ 40 Data Penelitian Siklus I .............................................................. 41 Data Penelitian Siklus II ............................................................. 42 Kriteria Penilaian ........................................................................ 43 Soal Pre Test dan Post Test ........................................................ 44 Angket Tentang Minat dan Motivasi .......................................... 46 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus I ................... 48 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus II ................. 50 SK Pembagian Tugas Semester Genap TP. 2012/2013 .............. 52

Lampiran 10. Foto Kegiatan PTK ..................................................................... 57 Lampiran 11. Lembar Observasi Guru ............................................................. 61 Lampiran 12. Lembar Distribusi Siswa ............................................................ 64 Lampiran 13. Kriteria Penilaian Kreativitas Siswa ........................................... 67 Lampiran 14. Surat Ijin Penelitian .................................................................... 68

xi

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan berdasarkan pancasila oleh UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang berkarakter pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntunan perubahan zaman. Kemajuan pendidikan perlu diperjuangkan secara terus menerus. Karna tantangan zaman sekarang akan berbeda dengan zaman yang akan datang, oleh karna generasi sekarang dipersiapkan untuk masa-masa yang akan mendatang melalui pendidikan suatu neegara akan maju, karena dapat mengisi pembangunan di segala bidang. Pendidikan di Indonesia masih terkendala dan mempunyai banyak masalah, di antaranya kualitas lulusan masih rendah dan belum siap pakai di dunia usaha. Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia. 1. 2. 3. 4. 5. Pembelajaran hanya pada buku paket. Pembelajaran dengan metode ceramah. Kurangnya sarana belajar. Peraturan yang tidak mengikat. Guru tidak menanamkan soal bertanya.

6. 7.

Metode pertanyaan terbuka tidak dipakai. Fakta tentang menyontek. Pembelajaran IPS belum maksimal, kurang mempunyai daya tarik dan

membosankan, akibatnya kemampuan siswa menjadi terhambat. Sifat bosan karena dianggap pelajaran IPS kurang penting, banyak hafalan dan seiring guru mengajar dengan metode yang paling gampang yaitu ceramah. Kenyataan di atas juga terjadi di SMP N 1 Suradadi, keadaan pembelajaran IPS kurang kondusif, terlihat pasif, kurang merespon materi yang diajarkan, banyak ngobrol dengan kawan sebangku dari pada mendengarkan pelajaran, terutama pada jam terakhir ada yang terkantukkantuk akhirnya hasil belajar siswa rendah, dan dibuktikan dengan ulangan harian di bawah KKM. Sehubungan dengan hal di atas perlu adanya upaya meningkatkan dan melaksanakan pembelajaran IPS yang menarik bagi siswa, sehingga rasa bosan berkurang, siswa termotivasi untuk belajar, yang pada akhirnya siswa mampu menguasai standar kompetensi dan kompetesi dasar yang di harapkan. Di samping menggunakan modal pembelajaran PAIKEM, juga tidak kalah pentingnya penggunaan media yang optimal yang dapat meningkatkan prestasi pembelajaran siswa. Dengan permasalahan tersebut, maka penulis tertarik untuk

mengadakan penelitian tindakan kelas tentang.

Peningkatkan prestasai pembelajaran menghitung skala melalui media peta siswa kelas 7B semester genap SMP N 1 Suradadi Kabupaten Tegal.

B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka dirumuskan masalah sebagai berikut. 1. Apakah penerapan media peta dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas 7 B semester genap 2012-2013 di SMP Negeri 1 Suradadi. 2. Apakah penerapan media peta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 7 B semester genap 2012-2013 di SMP Negeri 1 Suradadi. 3. Apakah penerapan media peta dapat meningkatkan prestasi belajar menghitung skala pada siswa kelas 7 B semester genap 2012-2013 SMP Negeri 1 Suradadi.

C. Tujuan Penelitian Sesuai dengan permasalahan yang di rumuskan, maka secara umum peneliti tindakan kelas bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan SMP N Suradadi. Selain itu penulis juga memiliki tujuan khusus yaitu. 1. Untuk mengetahui minat belajar siswa kelas 7 dengan mengoptimalkan media peta semester genap 2012-2013 di SMP Negeri 1 Suradadi.

2.

Untuk

mengetahui

motivasi

belajar

siswa

kelas

dengan

mengoptimalkan media peta semester genap 2012-2013 di SMP Negeri 1 Suradadi. 3. Umtuk mengetahui hasil prestasi belajar menghitung skala melalui media peta siswa-siswa kelas 7 semester genap 2012-2013 di SMP Negeri 1 Suradadi.

D. Manfaat Hasil Penelitian. Hasil penelitian tindakan kelas di harapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut. 1. Manfaat Teoritis a. Penelitian tindakan kelas ini dapat bermanfaat untuk memperluas teori yang telah ada tentang menggunakan media peta, terutama pembelajaran IPS Geografi yang berhubungan skala. b. Penelitian tindakan kelas ini diharapkan akan memberikan sumbangan bagi peningkatan mutu dan efektivitas belajar IPS di sekolah. 2. Manfaat Proaktis a. Bagi Siswa Hasil penelitian ini diharapkan meningkatkan hasil belajar siswa, terutama cara menghitung skala dengan mengoptimalkan media peta.

b.

Bagi Guru Hasil penelitian ini di harapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memilih media yang tepat untuk mengoptimalkan

pembelajaran IPS c. Bagi Sekolah Hasil penelitian tindakan kelas ini di harapkan akan memberikan sumbangan yang baik dalam proses pembelajaran IPS. d. Bagi Rekan Se Profesi Penelitian tindakan kelas ini di harapkan dapat semangat untuk menerapkan media pembelajaran. memberikan

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS TINDAKAN

A. Kajian Pustaka 1. Pengertian Belajar Pengertian belajar berbeda beda antara satu pakar pendidikan dengan pakar pendidikan yang lain. Hal ini tergantung sudut pandang mereka dalam menelaah belajar. Di bawah ini ada beberapa batasan pengertian belajar, di antaranya kamus besar bahasa Indonesia, mengartikan bahwa belajar adalah berusaha untuk memperoleh ilmu / menguasai satu keterampilan, berlatih. Prof. Drs. Nasution, MA. dalam bukunya yang berjudul Didetik Azas Azas Mengajar (1986:38). a. Belajar adalah perubahan perubahan dalam sistem urat saraf, belajar adalah penbentukan S-R atau hubungan hubungan tertentu dalam sistem urat saraf sebagai hasil respon-respon terhadap stimulus. Belajar adalah mengurangi resistensi atau hambatan pada synapyegaps. Belajar pembentukan saluran-saluran yang lancar dalam sistem urat-urat saraf. Pada definisi di atas belajar itu sebagai perubahan-perubahan fisiologis yang tak dapat dibuktikan atau disangkal kebenaranya tetapi yang nyata bagi kita ialah bahwa

perubahan itu terjadi pada salah satu bagian dari organisme, yakni hanya pada sistem urat saraf. b. Belajar adalah penambahan pengetahuan. Definisi ini dalam praktek sangat banyak dianut oleh sekolah dimana guru-guru banyak memberikan ilmu sebanyak mungkin dan murid bergiat untuk mengumpulkannya. Sering belajar diartikan dengan menghafal. Bukti bahwa seorang anak belajar ternyata dari hasil ujian yang di adakan. c. Definisi ketiga menganggap belajar adalah perubahan kelakuan berkat pengalaman dan latihan. Belajar membawa suatu

perubahan pada individu yang belajar perubahan ini tidak hanya mengenai jumlah pengetahuan melainkan juga dalam bentuk kecakapan, kebiasaan, sikap pengertian, penghargaan, minat, penyesuaian diri, pendukung mengenai segala aspek organisme atau pribadi seorang. Oleh karena itu seorang yang belajar tidak sama lagi dibandingkan dengan saat sebelumnya, karena lebih sanggup menghadapi kesulitan, memecahkan masalah atau menyesuaikan diri dengan keadaan, jadi tidak hanya menambah pengetahuan, akan tetapi dapat pula menetapkanya dalam situasi-situasi hidupnya. d. Belajar melibatkan mental yang komplek, termasuk memori, perhatian, bahasa, pembentukan konsep dan pemecahan masalah. Mereka meneliti bagaimana manusia memproses informasi dan

membentuk representase mental dari orang lain, obyek dan kajian (http://fajarss.blog.uns.co.id/files/2010/04/teori-belajar.pdf). e. Belajar adalah proses perubahan perilaku, akibat interaksi individu dengan lingkungan. Perubahan perilaku merupakan hasil belajar. Artinya seorang dikatakan telah belajar jika ia telah dapat melakukan sesuatu yang tidak dapat di lakukan sebelumnya. (Sumiati Asra: 2009: 38). Dari beberapa pendapat tersebut maka dapat disimpulkan bahwa belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan secara sadar oleh siswa yang mengakibatkan perubahan dalam dirinya berupa penambahan ilmu pengetahuan atau kemahiran yang sifatnya permanen, keterampilan yang dinyatakan dalam bentuk hasil belajar. 2. Hasil Belajar Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia karangan

Purwodarminto dijelaskan bahwa hasil belajar adalah sesuatu yang di adakan (dilihat/ dijadikan) oleh usaha atau pikiran sesuatu yang diperoleh dari usaha akibat melakukan sesuatu. Hasil belajar merupakan kemampuan maksimal yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya yang meliputi kemampuan, kognitif, afektif, psikonotorik (Sudjana, 1989: 22). Hasil belajar mkerupakan keseluruhan kecakapan dan hasil yang dicapai melalui proses belajar mengajar di sekolah yang dinyatakan dengan

angka-angka atau yang diukur. Hasil belajar adalah tingkat keberhasilan atau kemampuan sekarang dalam memahami, menganalisis dan mengevaluasi materi pelajaran yang telah dipelajari. Hasil belajar adalah sesuatu yang dicapai atau diperoleh siswa berkat adanya usaha atau pikiran yang mana hal tersebut dinyatakan dalam bentuk penguasaan, pengetahuan, dan kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai aspek kehidupan sehingga nampak pada diri individu penggunaan penilaian terhadap sikap, pengetahuan dan kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai aspek kehidupan sehingga nampak pada diri individu perubahan tingkah lakuy secara kuantitatif (http://chimbel.net/bimbingan-belajar/). Menurut Suharsini Ariskunto (1998: 21) ada dua faktor yang berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, yaitu : a. Faktor yang bersumber dari dalam diri siswa : 1) Faktor biologis seperti : usia, kematangan dan kesehatan. 2) Faktor psikologis seperti : kelelahan, suasana hati, motivasi, minat dan kebiasaan belajar. b. Faktor yang bersumber dari luar diri siswa : 1) Faktor manusia. 2) Faktor non manusia seperti : alam, hewan dan lingkungan fisik.

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan hasil belajar adalah kemampuan maksimal yang dimiliki siswa setelah kegiatan pembelajaran yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.

10

3.

Minat Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa minat adalah keinginan yang kuat, gairahm kecenderungan hati yang sangat tinggi terhadap sesuatu. Minat adalah suatu rasa lebih suka dan ketertarikan atau rasa ketertarikan pasa sesuatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh (Slamet, 1988: 22). Minat adalah gejala praktis yang berkaitan dengan objek atau aktivitas yang menstimulus perasaan senang pada individu (Nur Kancana, 1989: 229). Minat adalah gejala psikis yang muncul dalam diri seseorang yang direalisasikan dengan perasaan senang dan menimbulkan perhatian yang khusus terhadap sasaran, sehingga seorang cenderung berupaya untuk mencapai sasaran tersebut. Minat belajar adalah rasa suka atau keterkarikan peserta didik terhadap pelejaran sehingga mendorong peserta didik untuk menguasai pengetahuan dan pengalaman, hal tesebut dapat ditunjukkan melalui partisipasi dan hak belajar dalam mencari pengetahuan dan pengalaman. (http://bloglasharkop.blogspot.com). Demi pendapat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa minat adalah perasaan tenang yang muncul pada diri seseorang tanpa ada paksaan untuk menerima atau mempelajari sesuatu. Minat sangat besar pengaruhnya terhadap belajar. Sebag dengan adanya minat, siswa akan melakukan sesuatu yang diminatinya.

11

4.

Motivasi Motivasi dapat diartikan sebagai berikut : a. Dorongan yang timbul pada diri seseorang, secara disadari untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. b. Usaha-usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok tertenu tergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang ingin dicapai (Asror: 2009: 183). c. Istilah motivasi berasal dari kata motif yang mempunyai arti segala daya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. (S. Nasution, 1986: 76). d. Motivasi dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu : 1) Motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang disebut motivasi intrinsik, misalnya seorang siswa tanpa disuruh oleh siapapun setiap malam membaca buku pelajaran yang besok harinya akan dijelaskan oleh gurunya. 2) Motivasi dari luas yang berupa usaha pembentukan dari orang lain disebut motivasi ekstrinsik, misalnya seorang siswa yang biasa kurang rajin belajar kemudian menjadi rajin belajar karena gurunya menjanjikan kepada siapa saja yang memperoleh nilai terbaik pada mata pelajaran yang diajarkan akan diberi tiga seri buku cerita Harry Potter. (Mohammad Asrori, 2009: 183).

12

Dari

beberapa

pendapat

tersebut

dapat

ditarik

satu

kesimpulan, bahwa motivasi adalah suatu dorongan dalam diri seseorang baik yang berasal dari dalam dirinya maupun dari orang lain untuk melakukan kegiatan dalam mencapai suatu tujuan yang diinginkan. 5. Media Pembelajaran Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yakni dimaksud media adalah sarana, alat, sarana komunikasi bagi masayarakat biasa berupa koran, majalah, TV, radio siaran, telepon, internet, dan sebagainya. Para ahli pendidikan dan pengajaran berpendapat bahwa media sangat diperlukan pada anak-anak tingkat dasar sampai menengah dan akan banyak berkurang jika mereka sudah sampai pada tingkat pendidikan tinggi. Pada tingkat sekolah dasar dan menengah, pengajar akan banyak membantu akan didik dengan mengembangkan semua indra yang ada, yakni dengan menengar, melihat, meraba, memanipulasi atau mendemonstrasikan dengan media yang dapat dipilih. Media pembelajaran adalah sarana yang membantu para pengajar. Pengajar juga perlu sadar bahwa tidak semua akan senang dengan peragaan media. Anak-anak yang peka dan audity mungkin tidak banyak memerlukannya, tetapi anak yang bersifat visual akan banyak meminta bantuan media untuk memperjelas pemahaman bahan yang disajikan.

13

Demikian pula waktu penyajian media sangat menentukan berhasil tidaknya penjelasan dengan bantuan media. Romiszowski (1992) dalam Sapriyal (1999) mengemukakan bahwa media dapat diartikan dalam pengertian sempit dan pengertian luas. Dalam pengertian sempit, media meliputi sejumlah alat yang dapat digunakan secara efektif untuk proses pengajaran yang telah

direncanakan. Sedangkan dalam pengertian luas diartikan bukan hanya media komunikasi elektronik yang rumit, melainkan juga mencakup sejumlah perangkat yang lebih sederhana seperti slide, photo, diagram, chart bantuan guru, benda-benda dan kunjungan ke tempat di luar sekolah. Bahkan guru pun dapat menjadi salah satu media presentasi seperti halnya radio dan teknisi yang menyampaikan informasi. Dan beberapa pendapat tentang media, maka dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan media adalah sarana komunikasi yang dapat membantu pengajar dalam menyampaikan materi pelajaran pada jenjang sekolah dasar dan menengah. 6. Peta Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang dimaksud dengan peta adalah gambar yang menunjukkan letak tanah, laut, sungai, jalan, gunung, kondisi flora dan fauna. Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh wilayah dipermukaan bumi dengan berbagai kenampakannya pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu (M. Nurdin, dkk, 2008: 91).

14

Peta adalah gambaran konvensional muka bumi atau benda angkasa yang meliputi perwujudan, letak, maupun data yang berkaitan, seperti tampaknya apabila dilihat dari atas. Peta memiliki skala tertentu dan dilengkapi dengan simbol-simbol tertentu pula (Tim Abdi Guru, 2008: 111). Peta adalah penggambaran dua dimensi pada bidang datar keseluruhan atau sebagian dari permukaan bumi yang diproyeksikan dengan perbandingan atau skala tertentu (Nationalinks.blogspot.com). Dari beberapa definisi tentang peta di atas dapat disimpulkan bahwa peta adalah gambaran tentang permukaan bumi sebagian atau keseluruhan benda angkasa pada bidang datas yang diperkecil dengan skala tertentu dan dilengkapi dengan simbol-simbol tertentu.

B. Kerangka Berpikir Berdasarkan kajian teori yang telah diuraikan di atas, pada hakekatnya pembelajaran merupakan kegiatan mempengaruhi siswa sehingga proses belajarnya berlangsung dengan mudah dan memperoleh hasil yang maksimal. Guru harus dapat menciptakan komunikasi interaktif sehingga siswa dapat memperolah pengetahuan yang disampaikan oleh guru dan dapat

meningkatkan minat terhadap materi yang diajarkan yang pada akhirnya kompetensi dapat tercapai. Realita menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran masih dominan oleh guru, belum mengarah pada orientasi siswa. Proses belajar saat ini masih didominasi penguasaan teori dan hafalan

15

dalam sebagian besar bidang studi. Padahal ukuran profesionalisme seorang guru bukanlah pada kemampuannya mengembangkan ilmu pengetahuan tetapi pada kemampuan untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi siswanya (Sugianto, 2007: 1). Untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bermakna, seorang guru dituntut untuk mengadopsi dan melaksanakan model-model pembelajaran. Model pembelajaran adalah strategi yang digunakan guru untuk meningkatkan motivasi belajar, sikap belajar di kalangan siswa, mampu berpikir kritis, memiliki keterampilan sosial dan mencapai hasil pembelajaran yang optimal (Isjoni, 2008: 14-146). Guru seharusnya melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Salah satu diantaranya yang mendukung adalah ketepatan dalam memiliki media pembelajaran. Dalam masalah pembelajaran geografi (IPS) materi menghitung skala, memperkecil dan memperbesar skala sering kurang paham. Dengan mengoptimalkan penggunaan media peta maka kekurangpahaman dapat diatasi.

16

Bagan alur pemikiran sebagai berikut : Permasalahan dalam pembelajaran : 1. Orientasi guru 2. Minat siswa rendah 3. Motivasi rendah 4. Hasil belajar rendah 5. KD tidak tercapai

Mutu pendidikan meningkat

Kompetensi dasar tercapai

Motivasi belajar optimal Penerapan media pembelajaran yang tepat Pembelajaran menarik, menyenangkan, dapat mningkatkan minat dan motivasi siswa

Penggunaan metode belajar kelompok

Gambar 2.1 : Bagan Alur Pemikiran

C. Hipotesis Tindakan Berdasarkan pada teori dan kerangka berpikir yang tercantum di atas, maka dapat diasumsikan : 1. Penerapan media peta diduga dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas 7B semester genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1 Suradadi. 2. Penerapan media peta diduga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 7B semester genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1 Suradadi. 3. Penerapan media peta diduga dapat meningkatkan prestasi belajar menghitung skala pada siswa kelas 7B semester genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1 Suradadi.

BAB III METODE PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian tindakan kelas ini sebagai hasil refleksi selama menjalankan kegiatan pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Suradadi pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2013.

B. Subjek Penelitian Subjek penelitian adalah kelas VII B semester genap SMP Negeri 1 Suradadi tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 34 yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Di pilihnya siswa kelas VII B sebagai subjek penelitian disebabkan karena terlihat kurang semangat dalam menerima pelajaran, begitu pula hasil belajarnya kurang memuaskan.

C. Prosedur Penelitian Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk memecahkan masalah yang dihadapi guru saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar

berlangsung. Sehingga metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas.

17

18

Penelitian tindakan kelas dilakukan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari : 1. 2. 3. 4. Tahap perencanaan tindakan Tahap pelaksanaan tindakan Tahap observasi Tahap refleksi

Jika digambarkan prosedur penelitian tampak gambar sebagai berikut :

Perencanaan Tindakan

Pelaksanaan Tindakan dan Observasi

Analisis Data

Indikator Keberhasilan

Belum Tercapai

Tercapai
Stop/ Pemanfaatan Pemantapan

Refleksi

Gambar 3.1 Prosedur Penelitian Keterangan langkah-langkah penelitian yang dilakukan sebagai berikut : 1. Tahap Perencanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Suradadi Tahun Pelajaran 2012/2013, dilakukan peneliti yang juga mengajar mata pelajaran IPS dan dibantu oleh pengamat atau observer yaitu Ibu

19

Murniati, S.Pd dan Dra. Titin Faridah teman sejawat yang juga mengajar mata pelajaran IPS. Adapun langkah-langkah kerja dalam tahap perencanaan diantaranya sebagai berikut : a. b. c. d. Menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) Menyiapkan Bahan Ajar Menyediakan Media Pembelajaran Menyusun lembar observasi guru dan siswa untuk melihat kondisi belajar diterapkan. e. Menyusun angket untuk mengetahui minat siswa terhadap

pembelajaran IPS. f. Menyusun format catatan kejadian harian untuk mendokumentasikan temuan hasil refleksi. g. 2. Menyusun alat evaluasi.

Tahap Pelaksanaan Tindakan Dalam tahap ini dilaksanakan pembelajaran mengacu pada RPP yang telah disusun dan disiapkan selama 2 siklus, dengan langkah kegiatan diantaranya : a. b. c. d. e. f. Guru membuka pembelajaran; Guru menjelaskan tujuan pembelajaran; Pembentukan kelompok diskusi (siklus 2); Guru mengumpulkan informasi terkait dengan aktivitas siswa Presentasi oleh siswa; Penarikan kesimpulan.

20

3.

Tahap Observasi Kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini adalah melaksanakan observasi terhadap pelaksanaan tindakan dengan menerapkan instrument observasi yang telah disusun. Kegiatan observasi dilakukan oleh kolaborator bersama dengan kegiatan tindakan.

4.

Tahap Refleksi Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah mengumpulkan hasil observasi, kemudian dianalisis untuk mengetahui kekurangan dan kelemahan serta hal yang sudah baik mengoptimalkan penggunaan media peta. Hasil refleksi digunakan untuk menyempurnakan dalam siklus berikutnya.

D. Indikator Keberhasilan Indikator keberhasilan dalam penelitian tindakan kelas adalah meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran IPS yang ditunjukkan dengan perhatian siswa, antusias siswa dalam mengikuti pelajaran, kesadaran tinggi dalam mengikuti pelajaran. Tidak kalah pentingnya adanya kenaikan prosentasi ketuntasan minimal (KKM) IPS dari 65% meningkat menjadi 85%.

21

E. Sumber Data Sumber data dalam penelitian ini ada 2, yaitu sumber data primer dan sumber daya sekunder. Sumber data primer ialah sumber daya hasil belajar siswa yang dilakukan setiap akhir pelajaran pada setiap siklus untuk materi penghitungan peta. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah pengamatan yang dilakukan peneliti dan dibantu oleh observer pada saat berlangsungnya proses pembelajaran, serta hasil angket tentang minat dan motivasi siswa terhadap pembelajaran IPS.

F. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah digunakan teknik tes. Pelaksanaannya dilakukan setiap akhir siklus. Berikut yang digunakan dalam tes adalah pilihan ganda. Selain teknik tes juga digunakan pengumpulan data non tes yaitu lemba pengamatan yang dilakukan oleh peneliti yang dibantu oleh observer dan lembar angket yang ditujukan pada siswa.

G. Instrumen Penelitian Berdasarkan variabel yang diteliti, maka penulis menggunakan tiga instrumen : 1. Lembar Observasi Keaktifan siswa dapat terlihat saat proses belajar berlangsung. Dengan dibantu lembar observasi yang disiapkan peneliti dan diisi oleh observer

22

akan memantau antivitas siswa dan juga reaksi siswa saat berlangsung proses pembelajaran. Lembar observasi yang digunakan oleh peneliti adalah : a. b. 2. Lembar Pengamatan Siswa Lembar Pengamatan Guru

Angket Angket yang digunakan adalah angket langsung dan tertutup yang artinya peneliti memberikan pertanyaan atas pertanyaan secara langsung dan sekaligus memberikan alternatif jawabannya. Penyusunan item-item angket berdasarkan pada indikator yang telah diterapkan dalam penyusunan item angket ini dibuat item angket positif dan negatif. Untuk pernyataan yang jawabannya bersifat positif diberi skor dari nilai skor terbesar ke skala terkecil dengan ketentuan sebagai berikut : a. b. c. d. e. Jawaban sangat setuju, skor 4 Jawaban setuju, skor 3 Jawaban kurang setuju, skor 2 Jawaban tidak setuju, skor 1 Jawaban sangat tidak setuju, skor 0

Sedangkatn untuk pernyataan yang jawabannya bersifat negatif diberi skor yang kecil ke skor yang besar dengan ketentuan sebagai berikut : a. b. c. Jawaban sangat setuju, skor 0 Jawaban setuju, skor 1 Jawaban kurang setuju, skor 2

23

d. e.

Jawaban tidak setuju, skor 3 Jawaban sangat tidak setuju, skor 4

Adapun angket yang dimaksud dalam penelitian ini adalah : 1) Angket tentang minat 2) Angket tentang motivasi 3. Tes Hasil Belajar Bentuk tes yang dipakai dalam pengumpulan data hasil belajar adalah tes objektif bentuk pilihan ganda dengan opsi jawaban a, b, c, d dengan jumlah 10. Skala yang digunakan untuk menghasilkan tes hasil belajar adalah dengan skorsing sebagai berikut : a. b. Jawaban benar, skor 1 Jawaban salah, skor 0

H. Jadwal Penelitian

Tabel 3.1 Jadwal Penelitian No 1 2 Kegiatan Perencanaan Tindakan a. Tindakan Siklus 1 b. Tindakan Siklus 2 Pengamatan a. Observasi Siklus 1 b. Observasi Siklus 2 Refleksi a. Refleksi Siklus 1 b. Refleksi Siklus 2 Penyusunan PTK Maret 2013 1 2 3 4 April 2013 1 2 3 4 Mei 2013 1 2 3 4

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Profil SMP Negeri 1 Suradadi SMP Negeri 1 Suradadi merupakan salah satu SMP Negeri yang ada di Kabupaten Tegal, yang beralamat di Jalan Desa Sidoharjo Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal. Nilai akreditasi B. Jumlah tenaga pengajar ada 36 orang dan jumlah tenaga administrasi 16 orang. Dari pengajar yang sudah bersertifikasi 53%. SMP Negeri 1 Suradadi memandang ke depan menuju era Sekolah Standar Nasional (SSN). Tahun Pelajaran 2012/2013 ada 25 rombongan belajar yang terdiri dari 9 rombongan belajar kelas VII, 8 rombongan belajar kelas VIII dan 8 rombongan belajar kelas IX dengan jumlah peserta didik keseluruhan sebanyak 999 siswa. Prestasi akademik di SMP Negeri 1 Suradadi tergolong baik. Hal ini dibuktikan dalam tiga tahun terakhir nilai rata-rata Ujian Nasional terjadi peningkatan. Visi yang dituju adalah Terwujudnya Lulusan yang Berprestasi dan Berakhlak Mulia. Sedangkan untuk mencapai misi tersebut sekolah telah menetapkan misi sebagai berikut : 1. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif

sehingga setiap peserta didik berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki.

24

25

2.

Menumbuhkan

semangat

keunggulan

secara

intensif

kepada

seluruh warga sekolah. 3. Menumbuhkan dan mendorong keunggulan dalam penerapan

ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya dan agama. 4. Menumbuhkan penghayatan terhadap agama yang dianut dan

budaya bangsa sehingga terbangun peserta didik yang kompeten dan berakhlak mulia. 5. Mendorong lulusan yang berkualitas berprestasi, berakhlak mulia dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tujuan pendidikan di SMP Negeri 1 Suradadi adalah sebagai berikut : 1. Menghasilkan lulusan yang berprestasi memiliki kepribadian serta akhlak dan berkreativitas terampil dan yang dapat

mulia,

hidup mandiri. 2. 3. Meningkatkan sekolah menjadi sekolah unggulan. Mengembangkan sekolah berpotensi menjadi Sekolah Standar

Nasional (SSN) maupun Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

B. Hasil Penelitian 1. Hasil Siklus 1 Kegiatan pembelajaran Siklus 1 dilaksanakan selama 2 jam pelajaran yaitu 2 x 40 menit dengan materi pokok disampaikan adalah menentukan skala peta.

26

Pada bagian pendahuluan pembelajaran diberikan soal Pre Test dengan jumlah 10 soal pilihan ganda. Hal inji bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa tentang skala peta. Selama 10 menit Pre Test dikerjakan dan hasilnya dikumpulkan. Selanjutnya guru menjelaskan tentang kompetensi dasar yang perlu dicapai pada akhir pembelajaran. Dalam kegiatan ini guru menjelaskan pelajaran yang berkaitan dengan skala peta. Metode yang digunakan dengan ceramah bervariasi, disertai tanya jawab. Pada akhir pertemuan guru membuat kesimpulan. Dalam kesempatan ini pula guru memberikan soal Post Test 10 soal yang sama dengan soal Pre Test. Dengan tujuan untuk mengetahui materi yang terserap selama proses pembelajaran. Pada pertemuan berikutnya diberikan angket tentang minat dan motivasi pelajaran IPS kepada para siswa. Hasil penelitian pada Siklus 1 diperoleh sebagai berikut : a. Nilai Awal Siswa (Pre Test) Daftar nilai awal siswa pada siklus 1 tercantum pada tabel berikut :

Tabel 4.1 Nilai Awal Siswa (Pre Test) Siklus 1 Kelas Interval Nilai 20 59 60 69 70 79 80 89 90 100 Jumlah Frekuensi 26 3 2 1 2 34 Persentase (%) 76,47% 8,83% 5,88% 2,94% 5,88% 100%

27

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai awal Pre Test pada siklus 1 sebagai berikut : 1) Nilai tertinggi 90 terdapat pada rentang interval (90-100) 2) Nilai terendah 20 terdapat pada rentang interval (20-59) 3) Nilai rata-rata 45,29 4) Nilai tuntas belajar 14,71% b. Nilai Akhir Siswa (Post Test) Data nilai akhir siswa pada siklus 1 adalah sebagai berikut :

Tabel 4.2 Nilai Akhir Siswa (Post Test) pada Siklus 1 Kelas Interval Nilai 20 59 60 69 70 79 80 89 90 100 Jumlah Frekuensi 2 6 8 11 7 34 Persentase (%) 5,88 17,65 23,53 32,35 20,59 100%

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai Post Test pada siklus 1 sebagai berikut : 1) Nilai tertinggi 90 terdapat pada rentang interval (90-100) 2) Nilai terendah 40 terdapat pada rentang interval (20-59) 3) Nilai rata-rata 74,12 4) Nilai tuntas belajar 76,41% c. Nilai Selisih Antara Hasil Pre Test dan Pos Test Siklus 1 Nilai selisih antara hasil Pre Test dan Pos Test pada siklus 1 adalah sebagai berikut :

28

Tabel 4.3 Perbandingan Hasil Nilai Pre Test dan Post Test Siklus 1 Kelas Interval Nilai 20 59 60 69 70 79 80 89 90 100 Jumlah Hasi Pre Test Persentase Frekuensi (%) 26 76,47% 3 8,83% 2 5,88% 1 2,94% 2 5,88% 34 100% Hasil Post Test Persentase Frekuensi (%) 2 5,88 6 17,65 8 23,53 11 32,35 7 20,59 34 100%

Dari data tabel di atas terlihat bahwa untuk kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran IPS Kelas VII semester 2 yang ditetapkan 71,00. Pada Pre Test baru mencapai 14,71%, sedangkan untuk hasil Post Test mencapai 76,41%. Hasil ini belum mencapai 85% sebagai batasan keberhasilan dalam pembelajaran. Sehingga akan ditindaklanjuti dengan perbaikan pada siklus ke-2. Belum tercapainya ketentuan belajar siswa 80% diperkirakan karena belum menggunakan peta sebagai media untuk menghitung skala peta. d. Hasil Angket Minat dan Motivasi 1) Hasil Angke Tentang Minat Siswa Belajar IPS Distribusi data hasil perolehan angket tentang minat siswa belajar IPS adalah sebagai berikut :

29

Tabel 4.4 Distribusi Hasil Angket Tentang Minat Siswa Kelas Interval Nilai 40 31 30 21 20 11 10 0 Jumlah Frekuensi 21 13 34 Persentase (%) 61,76% 38,24% 100%

Berdasarkan tabel tersebut diperoleh angket minat siswa belajar IPS sebagai berikut : a) Nilai tertinggi 35 terdapat pada rentang interval (40-31). b) Nilai terendah 23 terdapat pada rentang interval (30-21). c) Nilai rata-rata 30,91. 2) Hasil Angket Tentang Motivasi Belajar IPS Distribusi data hasil perolehan angket tentang motivasi siswa belajar IPS adalah sebagai berikut :

Tabel 4.5 Distribusi Hasil Angket Tentang Motivasi Siswa Belajar IPS Kelas Interval Nilai 40 31 30 21 20 11 10 0 Jumlah Frekuensi 11 22 1 34 Persentase (%) 32,35% 64,71% 2,94% 100%

Berdasarkan tabel tersebut di atas, diperoleh nilai angket tentang motivasi siswa belajar IPS sebagai berikut : a) Nilai tertinggi 67 terdapat pada rentang interval (80-61). b) Nilai terendah 40 terdapat pada rentang interval (40-21).

30

c) Nilai rata-rata 57,62.

2.

Hasil Siklus 2 Pelaksanaan pembelajaran pada siklus 2 dilakukan selama 2 jam pelajaran yaitu 2 x 40 menit. Materi yang disampaikan adalah tentang skala peta. Pada bagian pendahuluan guru mengawali pembelajaran dengan memberi soal Pre Test sejumlah 10 butir soal pilihan ganda, dan hasilnya dikumpulkan. Selanjutnya guru menyampaikan tujuan

pembelajaran, model pembelajaran yang akan diterapkan serta rambu yang harus diikuti siswa dalam proses belajar mengajar. Pada kegiatan inti guru menyampaikan gambaran materi pembelajaran secara umum dengan mengadakan metode ceramah bervariasi dan tanya jawab. Kemudian guru membimbing siswa membuat kelompok diskusi. Penentuan anggota kelompok berdasarkan nomor urut 1 sampai 6, sampai 6 kelompok. Berdasarkan nomor yang sama dikumpulkan menjadi satu dan disebut kelompok 1, 2, 3, 4, 5, 6. Masingmasing kelompok diberi materi bahasan yang perlu didiskusikan. Hasil diskusi dipresentasikan sementara kelompok lain memberi tanggapan. Setiap presentasi satu kelompok diskusi selesai, guru memberi masukan dan masukan dan menjelaskan untuk kesempurnaan hasil diskusi. Selanjutnya pada kegiatan penutup guru dan siswa membuat kesimpulan. Pada kesempatan ini pula guru memberikan soal-soal Pre Test untuk mengukur sejauh mana keberhasilan siswa dalam menerima

31

materi pelajaran. Pada pertemuan berikutnya diberikan lembar angket tentang minat dan motivasi pada siswa. Adapun data hasil penelitian pada siklus 2 adalah sebagai berikut : a. Nilai Awal Siswa (Pre Test) Data awal siswa pada siklus 2 sebagaimana dalam tabel berikut :

Tabel 4.6 Nilai Awal Siswa (Pre Test) Siklus 2 Kelas Interval Nilai 20 59 60 69 70 79 80 89 90 100 Jumlah Frekuensi 2 3 10 11 8 34 Persentase (%) 5,88% 8,82% 29,42% 32,35% 23,53% 100%

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai awal siswa atau Pre Test pada siklus 2 sebagai berikut : 1) Nilai tertinggi 100 terdapat pada rentang interval (90-100). 2) Nilai terendah 50 terdapat pada renang interval (20-59) 3) Nilai rata-rata adalah 76,18. 4) Tuntas belajar 85,29%.

32

b. Nilai Akhir (Post Test) Data nilai akhir siswa pada siklus 2 adalah sebagai berikut :

Tabel 4.7 Nilai Akhir Siswa (Pre Test) Siklus 2 Kelas Interval Nilai 20 59 60 69 70 79 80 89 90 100 Jumlah Frekuensi 2 5 12 15 34 Persentase (%) 5,88% 14,71% 35,29% 44,12% 100%

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai akhir siswa (Post Test) pada siklus 2 sebagai berikut : 1) Nilai tertinggi 100 terdapat pada rentang interval (90-100). 2) Nilai terendah 60 terdapat pada rentang interval (60-69). 3) Nilai rata-rata 83,53. 4) Tuntas belajar 94,12%. c. Nilai Selisih Antara Pre Test dan Post Test Pada Siklus 2 Nilai selisih antara Pre Test dan Post Test pada siklus 2 adalah sebagai berikut : Tabel 4.8 Perbandingan Hasil Pre Test dan Post Test Siklus 2 Kelas Interval Nilai 20 59 60 69 70 79 80 89 90 100 Hasi Pre Test Persentase Frekuensi (%) 2 5,88% 3 8,82% 10 29,42% 11 32,35% 8 23,53% Hasil Post Test Persentase Frekuensi (%) 2 5,88% 5 14,71% 12 35,29% 15 44,12%

33

Kelas Interval Nilai Jumlah

Hasi Pre Test Persentase Frekuensi (%) 34 100%

Hasil Post Test Persentase Frekuensi (%) 34 100%

Dari data pada tabel di atas bahwa untuk kriteria ketuntasan minimum (KKM) mata pelajaran IPS kelas VII semester 2 ditetapkan 70. Pada hasil Pre Test siklus 2 adalah 85,29%, sedangkan untuk hasil Post Test mencapai 94,12%. Hasil itu sudah memenuhi indikator dalam penelitian yaitu adanya peningkatan KKM mencapai 85% dari jumlah siswa. d. Hasil Angket Minat 1) Hasil angket minat siswa belajar mata pelajaran IPS Distribusi data hasil perolehan angket tentang minat siswa belajar IPS adalah terlihat dalam tabel di bawah ini :

Tabel 4.9 Distribusi Hasil Angket Tentang Minat Siswa Belajar Mata Pelajaran IPS Kelas Interval Nilai 40 31 30 21 20 11 10 0 Jumlah Frekuensi 24 10 34 Persentase (%) 70,58% 29,42% 100%

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai angket siswa sebagai berikut : a) Nilai tertinggi 38 terdapat pada rentang interval (40-31). b) Nilai terendah 24 terdapat pada rentang interval (30-21). c) Nilai rata-rata 32,03.

34

2) Hasil angket tentang motivasi siswa belajar mata pelajaran IPS Distribusi data hasil perolehan angket tentang motivasi siswa belajar IPS adalah terlihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 4.10 Distribusi Hasil Angket Tentang Motivasi Siswa Belajar Mata Pelajaran IPS Kelas Interval Nilai 40 31 30 21 20 11 10 0 Jumlah Frekuensi 24 10 34 Persentase (%) 70,58% 29,42% 100%

Berdasarkan tabel tersebut di atas, diperole nilai angket siswa tentang motivasi belajar sebagai berikut : a) Nilai tertinggi 72 terdapat pada interval (80-61). b) Nilai terendah 52 terdapat pada rentang interval (60-41). c) Nilai rata-rata adalah 62,54.

C. Pembahasan Berdasarkan hasil pengamatan selama pembelajaran IPS dengan menggunakan bantuan media peta untuk menghitung skala. Terlihat bahwa ada peningkatan yang signifikan teruatam pada hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan pada siklus 1 pencapaian kriteria ketuntasan minimal (KKM) baru mencapai 76,41% dan meningkat menjadi 94,12% pada siklus 2. Sedangkan minat siswa belajar IPS juga terjadi peningkatan yaitu nilai rata-rata 30,91

35

menjadi 32,03. Untuk motivasi siswa belajar IPS juga terjadi peningkatan dari 57,62 meningkat 62,53. Peningkatan ini membuktikan bahwa pembeljaran IPS dengan menggunakan media peta dapat mempermudah menghitung skala. Siswa terlihat antusias dan termotivasi untuk belajar IPS, sehingga belajar IPS ada peningkatan.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan Berdasarkan kajian teori yang didukung adanya pengamatan di lapangan serta perumusan masalah yang diajarkan tentang Peningkatan Prestasi Belajar Menghitung Skala Melalui Media Peta Siswa Kelas 7B Semester Genap Tahun Pelajaran 2012/2013 SMP Negeri 1 Suradadi Tegal, maka dapat ditarik suatu kesimpulan sebagai berikut : 1. Penerapan media peta dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1 Suradadi; 2. Penerapaan media peta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1 Suradadi; 3. Penerapan media peta dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas 7B Semester Genap TP. 2012/2013 di SMP Negeri 1 Suradadi.

B. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut : 1. Guru IPS harus melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAIKEM) yang salah satunya penggunaan media peta untuk menghitung skala.

36

37

2.

Diharapkan adanya kebijakan Kepala Sekolah untuk melengkapi fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran.

3.

Guru perlu memahami isi kandungan silabus baik tentang standar kompetensi, maupun kompetensi dasar, sehingga mampu melaksanakan pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa.

4.

Guru harus mampu menguasai materi pelajaran agar dapat mengolah berbagai model pembelajaran.

5.

Perlu adanya penelitian lanjut untuk menyempurnakan hasil penelitian.

DAFTAR PUSTAKA

Asep Jihad, M. Mucuhlas Rawi, Noer Komarudin. 2010. Pendidikan Karakter Teori dan Aplikasi. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementrian Pendidikan Nasional : Jakarta. Basuki Wibowo. 2013. Penelitian Tindakan Kelas. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementrian Pendidikan Nasional : Jakarta. Baharudin, Esa Nur Wahyuni. 2010. Teori Belajar dan Pembelajaran. Ar Ruzz Media : Yogyakarta. Hamzah B. Uno. 2011. Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Buku Aksara : Jakarta. Herry Sukarman. 2003. Dasar Diktaktik dan Penerapannya Dalam Pembelajaran. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementrian Pendidikan Nasional : Jakarta. Harun Rosyid, Mansur. 2009. Penelitian Hasil Belajar. Wacana Prima : Bandung. Nana Syodik Sukmadinata, Ayu Novi Jamat, Ahman. Pengendalian Mutu Pendidikan Sekolah Menengah. PT. Refika Aditama : Bandung. Made Alit. 2003. Pembelajaran Remidial. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Tenaga Kependidikan : Jakarta. M. Ngalim Purwanto. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Remaja Rosdakarya : Bandung. Rochdiati. 2010. Manajemen Sekolah. PT. Rafika Aditama : Bengkulu. Rochiati Wirin Atmaja. 2009. Metode PTK. Remaja Rosdakarya : Bandung. Roestiyah. 1982. Makalah Pengajaran Sebagai Suatu Sistem. Bina Aksara : Jakarta. Riana Cahyani. 2010. Pembelajaran IPS Kreatif, Panduan Bagi Pendidik. Balai Pustaka : Jakarta. Sudikin, Basrowi, Suranto. 2010. Manajemen PTK. Intan Cendikia : Jakarta. 38

Sumiati, Asra. 2009. Metologi Pembelajaran. Wacara Prima : Bandung. S. Nasution. 1986. Taktik Asas Asas Mengajar. Jemmers : Bandung. Udin Syefudin Saad, Abin Syamsuddin Makmun. 2009. Perencanaan Pendidikan. PT. Remaja Rosdakarya : Bandung. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional. http://fajars.blog.uns.ac.id/files/2010/04/teori-belajar.pdf http://belajarpsikologis.com/macam-macam-teori-teori-belajar/

39

Lampiran 1

PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA

UPTD SMP NEGERI 1 SURADADI


Alamat : Jl. Desa Sidoharjo Kec. Suradadi Kab. Tegal Telp. (0283) 3321998

DAFTAR SISWA KELAS 7 B UPTD SMP NEGERI 1 SURADADI TAHUN PELAJARAN 2012/2013
NOMOR URUT INDUK 1 12.7467 2 12.7485 3 12.7493 4 12.7503 5 12.7508 6 12.7536 7 12.7556 8 12.7566 9 12.7572 10 12.7584 11 12.7590 12 12.7598 13 12.7604 14 12.7606 15 12.7607 16 12.7609 17 12.7622 18 12.7625 19 12.7627 20 12.7633 21 12.7634 22 12.7636 23 12.7642 24 12.7647 25 12.7651 26 12.7659 27 12.7680 28 12.7684 29 12.7718 30 12.7720 31 12.7724 32 12.7749 33 12.7765 34 12.7767 35 12.7773 36 12.7776 NAMA L/P KETERANGAN

ADI YUDHA PRASETIYO L AHMAD TAUFIK HIDAYAT L ALFIYAH DAMAYANTI P ANDRI IRAWAN L ANITA WULANDARI P DIKI ADE PRASTIO L FIKA ANANDIA PRASALITA P HANIK NURUL INAYAH P HESTI ERLITA P IRMA HANDAYANI P JAMILATUL FITRIYAH P KHAKIM PANGESTU L KHOFIFAH P KHUJATUL FAHMI L KIKI SUPRAPTI P KOKO SUPRAPTO L MAFTUH QOLBI L MARSIS FAJAR HALIPATUN P MAULANA MALIK ABDUL AZIZ L MOH. ABDUL RYAN L MOH. FAIZAL KHAMDANI L MOH. SAHRUL RAMADHAN L MONICA ARIANI P MUHAMAD ANDI UMAR AZIZ L MUHAMMAD GUNTUR SETIAWAN ALFIYANSYAH L MUHAMMAD WAHYUDI L NURUL JANAH P PURWANTI P SALSABILA HANUM P SENA ANDI FAMUNGKAS L SITI AISAH P TOFIK HIDAYAT L WIDA YANTI L WILDAN SETIAWAN P WIWIT RAHMAWATI P YUNI SRI ANTIKA P

JUMLAH LAKI-LAKI PEREMPUAN

36 18 18 Wali Kelas

Azizah Tri Lestari,S.Pd NIP. 40

Lampiran 2

PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA

UPTD SMP NEGERI 1 SURADADI


Alamat : Jl. Desa Sidoharjo Kec. Suradadi Kab. Tegal Telp. (0283) 3321998

HASIL PENELITIAN
NOMOR URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 INDUK 12.7467 12.7485 12.7493 12.7503 12.7508 12.7536 12.7556 12.7566 12.7572 12.7584 12.7590 12.7598 12.7604 12.7606 12.7607 12.7609 12.7622 12.7625 12.7627 12.7633 12.7634 12.7636 12.7642 12.7647 12.7651 12.7659 12.7680 12.7684 12.7718 12.7720 12.7724 12.7749 12.7765 12.7767 12.7773 12.7776 NAMA ADI YUDHA PRASETIYO AHMAD TAUFIK HIDAYAT ALFIYAH DAMAYANTI ANDRI IRAWAN ANITA WULANDARI DIKI ADE PRASTIO FIKA ANANDIA PRASALITA HANIK NURUL INAYAH HESTI ERLITA IRMA HANDAYANI JAMILATUL FITRIYAH KHAKIM PANGESTU KHOFIFAH KHUJATUL FAHMI KIKI SUPRAPTI KOKO SUPRAPTO MAFTUH QOLBI MARSIS FAJAR HALIPATUN MAULANA MALIK ABDUL AZIZ MOH. ABDUL RYAN MOH. FAIZAL KHAMDANI MOH. SAHRUL RAMADHAN MONICA ARIANI MUHAMAD ANDI UMAR AZIZ
MUHAMMAD GUNTUR SETIAWAN ALFIYANSYAH

L/P L L P L P L P P P P P L P L P L L P L L L L P L L L P P P L P L L P P P

SIKLUS 1 MOTIV MINAT PRE POST ASI TEST TEST 40 80 28 56 40 60 29 67 30 60 28 67 50 90 29 55 30 70 34 62 50 80 30 59 30 70 32 55 20 60 32 55 30 60 35 63 30 70 33 56 30 80 33 66 30 80 28 48 40 90 36 66 50 70 24 56 60 90 32 58 90 80 33 60 30 40 70 30 40 60 70 50 40 20 40 60 50 90 50 80 40 30 1540 45,29 20 90 80 60 90 80 80 80 70 50 40 70 90 60 90 90 80 70 70 80 2520 74,12 40 90 28 23 33 28 34 33 24 32 33 33 29 31 32 32 35 30 33 33 1052 30,94 23 36 54 48 40 49 56 63 58 65 65 67 53 57 60 52 60 47 54 62 1959 57,62 40 67

JML 204 196 185 224 196 219 187 167 188 189 209 186 232 200 240 263 192 171 233 187 210 236 222 197 178 190 212 208 232 264 225 227 197 205

KRITERIA SEDANG SEDANG SEDANG TINGGI SEDANG TINGGI SEDANG RENDAH SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG TINGGI SEDANG TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG TINGGI SEDANG SEDANG TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG

MUHAMMAD WAHYUDI NURUL JANAH PURWANTI SALSABILA HANUM SENA ANDI FAMUNGKAS SITI AISAH TOFIK HIDAYAT WIDA YANTI WILDAN SETIAWAN WIWIT RAHMAWATI YUNI SRI ANTIKA JUMLAH RATA-RATA NILAI TERENDAH NILAI TERTINGGI

41

Lampiran 3

PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA

UPTD SMP NEGERI 1 SURADADI


Alamat : Jl. Desa Sidoharjo Kec. Suradadi Kab. Tegal Telp. (0283) 3321998

HASIL PENELITIAN SIKLUS 2


NOMOR URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 INDUK 12.7467 12.7485 12.7493 12.7503 12.7508 12.7536 12.7556 12.7566 12.7572 12.7584 12.7590 12.7598 12.7604 12.7606 12.7607 12.7609 12.7622 12.7625 12.7627 12.7633 12.7634 12.7636 12.7642 12.7647 12.7651 12.7659 12.7680 12.7684 12.7718 12.7720 12.7724 12.7749 12.7765 12.7767 12.7773 12.7776 NAMA ADI YUDHA PRASETIYO AHMAD TAUFIK HIDAYAT ALFIYAH DAMAYANTI ANDRI IRAWAN ANITA WULANDARI DIKI ADE PRASTIO FIKA ANANDIA PRASALITA HANIK NURUL INAYAH HESTI ERLITA IRMA HANDAYANI JAMILATUL FITRIYAH KHAKIM PANGESTU KHOFIFAH KHUJATUL FAHMI KIKI SUPRAPTI KOKO SUPRAPTO MAFTUH QOLBI MARSIS FAJAR HALIPATUN MAULANA MALIK ABDUL AZIZ MOH. ABDUL RYAN MOH. FAIZAL KHAMDANI MOH. SAHRUL RAMADHAN MONICA ARIANI MUHAMAD ANDI UMAR AZIZ
MUHAMMAD GUNTUR SETIAWAN ALFIYANSYAH

L/P L L P L P L P P P P P L P L P L L P L L L L P L L L P P P L P L L P P P

SIKLUS 1 MOTIV MINAT PRE POST ASI TEST TEST 70 90 33 66 50 90 31 61 70 70 34 64 90 90 27 62 60 90 38 67 80 70 28 60 70 80 34 66 70 80 34 60 70 90 38 66 80 70 31 62 60 90 29 69 80 100 29 57 70 80 33 72 80 80 30 55 90 100 36 65 100 100 35 66 80 80 70 80 70 90 90 80 50 80 80 60 90 90 90 80 70 70 2590 76,18 50 100 90 80 90 100 80 80 80 70 60 60 80 60 80 100 80 90 70 100 2820 82,94 60 100 31 24 33 29 35 31 29 35 34 30 33 28 31 32 31 31 36 35 1088 32 24 38 65 53 68 53 63 62 64 60 64 68 63 54 63 52 60 63 65 70 2128 62,59 52 72

JML 259 232 238 269 255 238 250 244 264 243 248 266 255 245 291 301 266 237 261 262 248 263 263 245 208 238 256 202 264 274 261 264 241 275

KRITERIA TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
SANGAT TINGGI SANGAT TINGGI

TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG TINGGI TINGGI SEDANG TINGGI
SANGAT TINGGI

MUHAMMAD WAHYUDI NURUL JANAH PURWANTI SALSABILA HANUM SENA ANDI FAMUNGKAS SITI AISAH TOFIK HIDAYAT WIDA YANTI WILDAN SETIAWAN WIWIT RAHMAWATI YUNI SRI ANTIKA JUMLAH RATA-RATA NILAI TERENDAH NILAI TERTINGGI

TINGGI TINGGI TINGGI


SANGAT TINGGI

42

Lampiran 4

KRITERIA PENILAIAN

Nilai Pre Test dan Post Test

Nilai Minat

Nilai Motivasi

Jumlah

Kriteria

90 100

31 40

61 80

269 320

Sangat Tinggi

80 89

21 30

41 60

217 268

Tinggi

70 79

11 20

21 40

269 216

Sedang

10 69

0 10

0 20

10 168

Rendah

43

Lampiran 05 Soal Pre Test / Post Test dan Tes Setelah KPN

Silanglah salah satu jawaban dari a, b, c, atau d yang dianggap paling benar! 1. Perbandingan antara jarak pada peta dan jarak sebenarnya di permukaan bumi disebut..... a. Skala peta c. Panjang peta b. Legenda peta d. Luas peta 2. Peta skala sedang yaitu peta yang berskala..... a. 1 : 100 1 : 5000 c. b. 1 : 250.000 1 : 500.000 d. 1 : 500.000 1 : 1.000.000 1 : 5000 1 : 250.000

3.

Apabila dalam peta tercantum skala peta 1 : 200.000, hal ini berarti..... a. 1 cm pada peta sama dengan 200.000 km jarak sebenarnya di atas permukaan bumi b. 1 cm pada peta sama dengan 200.000 m jarak sebenarnya di atas permukaan bumi c. 1 cm pada peta sama dengan 200.000 cm jarak sebenarnya di atas permukaan bumi d. 1 cm pada peta sama dengan 200 km jarak sebenarnya di atas permukaan bumi Kota A sampai kota B di peta berjarak 15 cm, skala peta 1 : 100.000. hal ini berarti kota A sampai kota B yang sebenarnya di permukaan bumi...... a. 15 km c. 1.500.000 m b. 150.000 cm d. 15.000.000 cm
0 0 50 2 100 4 150 6 km cm

4.

5.

Gambar di atas contoh skala garis, hal ini berarti...... a. Setiap jarak 2 cm pada peta menggambarkan jarak 100 km di permukaan bumi b. Setiap jarak 4 cm pada peta menggambarkan jarak 150 km di permukaan bumi c. Setiap jarak 6 cm pada peta menggambarkan jarak 150 cm di permukaan bumi d. Setiap jarak 1 cm pada peta menggambarkan jarak 25 km di permukaan bumi 6. Diketahui skala suatu peta 1 : 2.000.000, jarak sebenarnyaa di permukaan bumi 80 km, maka jarak/ panjang di peta adalah..... a. 4 cm b. 40 cm c. 16 cm d. 160 cm Diketahui jarak sebenarnya kota P ke kota S adalah 12 km. Jarak dalam peta 30 cm. Maka skala petanya...... a. 1 : 40.000 b. 1 : 400.000 c. 1 : 3.600.000 d. 1 : 360.000 Peta skala 1 : 1.000.000 diperbesar dua kali maka skala menjadi..... a. 1 : 2.000.000 b. 1 : 200.000 c. 1 : 500.000 d.

7.

8.

1 : 50.000

9.

Peta berskala 1 : 1.000.000 apabila diperkecil 5 kali maka skalanya menjadi...... a. 1 : 5.000.000 b. 1 : 500.000 c. 1 : 2.000.000 d. 1 : 20.000

10. Sebuah peta mempunyai skala 1 : 100 1 : 5.000, maka peta tersebut termasuk..... a. Peta skala sangat kecil c. Peta skala besar b. Peta skala kecil d. Peta kadaster
44

Kunci Jawaban 1. A 2. B 3. C 4. A 5. D 6. A 7. A 8. C 9. A 10. D

Lembar Jawaban Nama No. Absen Kelas NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 A : ............................................ : ............................................ : ............................................ B C D

45

Lampiran 06

ANGKET KUISIONER
Tentang Minat dan Motivasi Belajar

A. Identitas Responden 1. 2. 3. 4. Nama Kelas Semester Sekolah : : : : .................................................................................................... .................................................................................................... .................................................................................................... ....................................................................................................

B. Petunjuk Umum 1. Berilah tanda cek () pada kolom yang tersedia di sebelah kanan pernyataan sesuai dengan keadaan yang Anda alamai/ pendapat Anda. 2. Jawaban yang Anda berikan tidak berpengaruh pada nilai mata pelajaran IPS. 3. SS : Sangat Setuju; S : Setuju; KS : Kurang Setuju; TS : Tidak Setuju; dan STS : Sangat Tidak Setuju. Pernyataan : No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 B 1 2 3 Pernyataan Angket Tentang Minat Saya sangat menyukai pelajaran IPS Saya sangat memperhatikan ketika guru IPS mengajarkan materi pelajaran Guru IPS saya dalam menerangkan materi pelajaran Geografi sangat mudah diterima Saya agak bingung bila guru IPS menerangkan tanpa alat peraga Saya akan bertanya apabila tidak memahami materi yang telah diterangkan guru Saya sangat menyesal bila tidak mampu menjawab pertanyaan dari guru IPS saya Saya akan introspeksi diri bila saya mendapat nilai IPS rendah Apabila disuruh membeli buku IPS, saya akan membeli semua yang diperlukan Saya selalu membawa buku LKS IPS dan buku IPS pada saat hari belajar IPS Saya selalu siap untuk mengikuti pelajaran IPS Angket Tentang Motivasi Saya kaan selalu bersemangat dalam mengikuti setiap pelajaran IPS Setiap ada PR atau latihan IPS selalu saya kerjakan tepat waktu Saya akan berusaha menjadi yang terbaik diantara teman-teman sekelas
46

SS

KS

TS

STS

No 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

Pernyataan Saya selalu belajar giat agar nilai saya lebih tinggi dari teman-teman saya Saya kurang tertarik pelajaran IPS, terutama yang banyak kepalanya dan tidak ada unsure inovasinya Kalau nilai IPS saya rendah, saya berusaha introspeksi dengan belajar lebih giat Saya akan bertanya kepada guru bila materi yang diajarkan tidak saya pahami Setiap ada pelajara IPS saya kaan berusaha mengikuti dengan baik apapun materinya Saya akan belajar meskipun guru yang berhalangan hadir di kelas Saya akan berusaha untuk menjadi juara kelas Saya susah tidur kalah nilai saya lebih rendah dibandingkan nilai teman-teman saya Jika nilai rapor semester ganjil kemarin tidak baik saya akan meningkatkan belajar Bila ada guru yang member kesempatan bertanya, saya akan menunjukkan jari tangan untuk bertanya Saya selalu mengerjakan soal-soal latihan yang telah ditugaskan guru Saya merasa iri apabila ada teman saya mendapat nilai baik Saya tidak peduli bila ada teman yang menanggap saya sok cari muka di hadapan guru Saya berusaha mencari beberapa sumber pembelajaran, tidak hanya lewat buku pelajaran tetapi juga lewat internet bila ada tugas dari Bapak/ Ibu guru Saya berusaha mengerjakan tugas-tugas bersamasama dengan teman kelompok belajar Saya paling sennag mempelajari materi yang sifatnya rasional dan menyangkut kemaslahatan bukan hayalan Saya senang berdiskusi dengan teman satu kelas untuk mencari pemecahan masalah bila menemukan masalah dalam belajar

SS

KS

TS

STS

18 19

20

Suradadi, .. 2013 Responden.

..

47

Lampiran 07 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER Pertemuan ke-4 (Siklus 1) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Alokasi Waktu : : : : SMP Negeri 1 Suradadi IPS Terpadu VII (Tujuh) / 2 (Genap) 4. Memahami usaha manusia untuk memenuhi mengenali perkembangan lingkungannya : 4.1. Menggunakan peta, atlas, dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan : 4.1.5. Menentukan skala peta : 2 x 40 menit

Silanglah salah satu jawaban dari a, b, c, atau d yang dianggap paling benar! I. Tujuan Pembelajaran A. Tujuan Untuk Guru Dalam setiap pertemuan guru diharapkan mampu : 1. Mentransfer ilmu yang terangkum dalam materi-materi pembelajaran secara lebih sabar dan mengerti karakter siswa. 2. Memberikan teladan yang baik kepada siswa agar bersemangat dalam belajar. 3. Memberikan metode-metode pembelajaran yang tidak membosankan kepada para siswa. 4. Memberikan reward kepada siswa-siswa yang berprestasi serta memberikan bimbingan kepada para siswa yang masih tertinggal dengan cara yang halus dan baik. 5. Memberikan pembahasan-pembahasan soal terutama soal-soal sulit kepada siswa. B. Tujuan Untuk Siswa Setelah mempelajari pertemuan ke-4 diharapkan siswa : 1. Dapat mengartikan skala peta. 2. Dapat menyebutkan jenis-jenis skala peta. 3. Dapat mengukur jarak menggunakan skala peta. 4. Dapat memperbesar dan memperkecil skala peta. II. Materi Pembelajaran Pertemuan 4 Menentukan skala peta (lihat buku materi IPS Terpadu VII pegangan guru dan buku pendukung lainnya). III. Materi dan Strategi Pembelajaran 1. Model pembelajaran : CTL 2. Strategi : Ceramah, tanya jawab, penugasan, dan lain-lain.

48

IV. Langkah Langkah Pembelajaran Pertemuan ke-4 (alokasi waktu 2 x 40 menit) No Kegiatan Pembelajaran 1 Kegiatan Pendahuluan a. Siswa berdoa berdasarkan keyakinan masing-masing (5 menit). Dampak : berdoa adalah kegiatan komunikasi vertikal kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karakter yang akan terbentuk : manusia yang percaya kepada Tuhan. b. Siswa diajak bertegur sapa dan ditanya kabar hari ini (1 menit). Dampak : siswa merasa diperhatikan Katakter yang akan terbentuk : rasa hormat kepada guru 2 Kegiatan Inti a. Eksplorasi 1) Mengerjakan soal Pre Test untuk materi yang akan diajarkan (10 menit). Dampak : memberikan bayangan materi yang akan dipelajari oleh siswa. 2) Membahas materi lanjutan tentang menentukan skala peta (30 menit). 3) Tanya jawab tentang isi materi (10 menit). b. Elaborasi Siswa menutup bukunya dan melakukan tes Pre Test (5 menit). Karakter yang akan dibentuk : siswa yang punya rasa keyakinan dan percaya diri. c. Konfirmasi Menguji beberapa siswa tentang pemahamannya terhadap bahan ajar (5 menit). 3 Kegiatan Penutup Menyimpulkan isi materi dan pengumuman agar siswa mempelajari pada bab berikutnya mengenai sketsa dan peta wilayah dan bahan penutup (4 menit). V. Sumber Pembelajaran dan Alat Pembelajaran A. Sumber Pembelajaran 1. Buku IPS Terpadu untuk SMP/ MTs Kelas VII 2. LKS 3. Lingkugan sekitar 4. Internet 5. Buku-buku referensi lainnya 6. Modul B. Alat Pembelajaran Peta dan atlas VI. Penilaian 1. Jenis tagihan 2. Teknik 3. Bentuk instrumen penilaian 4. Soal/ instrumen

: Tes / Nontes : Tes tertulis : Pilihan ganda

Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang kamu anggap benar

49

Lampiran 08 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER Pertemuan ke-5 (Siklus 2) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Alokasi Waktu : : : : SMP Negeri 1 Suradadi IPS Terpadu VII (Tujuh) / 2 (Genap) 4. Memahami usaha manusia untuk memenuhi mengenali perkembangan lingkungannya : 4.1. Menggunakan peta, atlas, dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan : 4.1.5. Menentukan skala peta : 2 x 40 menit

Silanglah salah satu jawaban dari a, b, c, atau d yang dianggap paling benar! I. Tujuan Pembelajaran A. Tujuan Untuk Guru Dalam setiap pertemuan guru diharapkan mampu : 1. Mentransfer ilmu yang terangkum dalam materi-materi pembelajaran secara lebih sabar dan mengerti karakter siswa. 2. Memberikan teladan yang baik kepada siswa agar bersemangat dalam belajar. 3. Memberikan metode-metode pembelajaran yang tidak membosankan kepada para siswa. 4. Memberikan reward kepada siswa-siswa yang berprestasi serta memberikan bimbingan kepada para siswa yang masih tertinggal dengan cara yang halus dan baik. 5. Memberikan pembahasan-pembahasan soal terutama soal-soal sulit kepada siswa. B. Tujuan Untuk Siswa Setelah mempelajari pertemuan ke-5 diharapkan siswa : 1. Dapat mengartikan skala peta. 2. Dapat menyebutkan jenis-jenis skala peta. 3. Dapat mengukur jarak menggunakan skala peta. 4. Dapat memperbesar dan memperkecil skala peta. II. Materi Pembelajaran Pertemuan 5 Menentukan skala peta (lihat buku materi IPS Terpadu VII pegangan guru dan buku pendukung lainnya). III. Materi dan Strategi Pembelajaran 1. Model pembelajaran : CTL 2. Strategi : Ceramah, tanya jawab, penugasan, dan lain-lain.

50

IV. Langkah Langkah Pembelajaran Pertemuan ke-5 (alokasi waktu 2 x 40 menit) No Kegiatan Pembelajaran 1 Kegiatan Pendahuluan a. Siswa berdoa berdasarkan keyakinan masing-masing (5 menit). Dampak : berdoa adalah kegiatan komunikasi vertikal kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karakter yang akan terbentuk : manusia yang percaya kepada Tuhan. b. Siswa diajak bertegur sapa dan ditanya kabar hari ini (1 menit). Dampak : siswa merasa diperhatikan Katakter yang akan terbentuk : rasa hormat kepada guru 2 Kegiatan Inti a. Eksplorasi 1) Mengerjakan soal Pre Test untuk materi yang akan diajarkan (10 menit). Dampak : memberikan bayangan materi yang akan dipelajari oleh siswa. 2) Guru menyiapkan media pembelajaran yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar. 3) Memfasilitasi siswa membentuk kelompok untuk berdiskusi. b. Elaborasi 1) Guru menjelaskan secara singkat materi tentang skala peta (10 menit). 2) Siswa dibagi dalam 6 kelompok untuk mendiskusikan (40 menit). Pengertian skala Jenis-jenis peta Memperbesar dan memperkecil skala 3) Mempresentasikan hasil diskusi (10 menit). Dampak : siswa dapat bekerja dan merasa mampu untuk bekerja sama. c. Konfirmasi 1) Memberikan umpan balik dan pengertian terhadap hasil diskusi 2) Memotivasi siswa yang masih belum maksimal dalam mengikuti pelajaran. 3 Kegiatan Penutup a. Mengadakan penilaian (10 menit). b. Merencanakan kegiatan tindak lanjut. c. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. V. Sumber Pembelajaran dan Alat Pembelajaran A. Sumber Pembelajaran 1. Buku IPS Terpadu untuk SMP/ MTs Kelas VII 2. LKS 3. Lingkugan sekitar 4. Buku-buku referensi lainnya 5. Modul B. Alat Pembelajaran Peta dan atlas VI. Penilaian 1. Jenis tagihan 2. Teknik 3. Bentuk instrumen penilaian 4. Soal/ instrumen

: Tes / Nontes : Tes tertulis : Pilihan ganda

Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang kamu anggap benar!

51

Lampiran 10

57

Foto 1 : Siswa sedang mempelajarai materi pelajaran

Foto 2 : Siswa sedang membaca materi pelajaran

58

Foto 3 : Peneliti sedang memperagakan cara mengatur skala peta

Foto 4 : Siswa sedang mempraktekkan mengukur panjang peta

59

Foto 5 : Siswa sedang memperagakan

Foto 6 : Siswa sedang mengukur keliling Pulau Kalimantan

60

Foto 7 : Siswa sedang bertanya tentang materi yang tidak diketahui

Lampiran 11

Lembar Observasi Guru


Nama Guru Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran : Drs. Samlawi : IPS : 4. Memahami usaha manusia untuk mengenali perkembangan lingkungan : 4.1. Menggunakan peta, atlas, dan globe untuk mendapatkan informasi keuangan : Sekala peta dan memperbesar serta memperkecil peta

No 1 Pendahuluan a. Memotivasi siswa

Aspek yang Diamati

Skor

Nilai

1) Memberi contoh fenomena demonstrasi, fenomena, tanya jawab mudah dipahami 2) Memberi contoh fenomena, tanya jawab, mudah dipahami 3) Memberi contoh fenomena, mudah dipahami 4) Memberi contoh fenomena, kurang dapat dipahami b. Menyampaikan tujuan pembelajaran 1) Pada awal pembelajaran menyampaikan tujuan, jelas 2) Pada awal pembelajaran menyebutkan tujuan 3) Menyebutkan tujuan pembelajaran 4) Menyebutkan tujuan, kurang jelas 2 Kegiatan Inti a. Memberi informasi tentang kegiatan 1) Rinci, runtut, jelas, tepat waktu 2) Rinci, runtut, jelas 3) Rinci, jelas 4) Rinci, kurang jelas b. Membentuk kelompok 1) Tegas, pemberian nama kelompok, efisiensi waktu, tidak gaduh 2) Tegas, pemberian nama kelompok, efisiensi waktu 3) Tegas, pemberian nama kelompok 4) Kurang tegas c. Membagi tugas kelompok dan memberi penjelasan 1) Lengkap, efisiensi waktu, menjelaskan isi, memberi kesempatan siswa bertanya, menjawab pertanyaan siswa 2) Lengkap, efisiensi waktu, menjelaskan isi 3) Lengkap, menjelaskan isi
61

4 3 2 1 4 3 2 1

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2

No

Aspek yang Diamati 4) Lengkap, informasi kurang jelas d. Membimbing diskusi kelompok 1) Efisiensi waktu, membantu kelompok, membantu individu, menjawab pertanyaan siswa, dapat dipahami siswa 2) Efisiensi waktu, membantu kelompok, menjawab pertanyaan siswa, dapat dipahami siswa 3) Efisiensi waktu, membantu kelompok, dapat dipahami siswa 4) Membantu kelompok, tidak efisiensi waktu e. Memberi kesempatan kelompok presentasi 1) Tegas, bergilir, efisiensi waktu 2) Tegas, bergilir 3) Tegas, tidak bergilir 4) Tidak tegas, tidak bergilir f. Memberi tanggapan kelompok presentasi 1) Objektif, mudah dipahami, memberi penghargaan 2) Objektif, mudah dipahami 3) Objektif, kurang bisa dipahami 4) Tidak objektif, kurang bisa dipahami g. Membimbing siswa menarik kesimpulan 1) Mengarahkan siswa, sesuai tujuan, dapat dipahami siswa, efisiensi waktu 2) Mengarahkan siswa, sesuai tujuan, dapat dipahami siswa 3) Mengarahkan siswa, sesuai tujuan, tidak dapat dipahami siswa 4) Mengarahkan siswa menyimpulkan sendiri h. Memberi penegasan konsep-konsep esensial 1) Mengulangi konsep-konsep esensial, jelas, memberi contoh 2) Mengulangi konsep-konsep esensial, jelas 3) Mengulangi konsep-konsep esensial, kurang jelas 4) Mengulangi konsep-konsep yang tidak esensial

Skor 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

Nilai

Penutup a. Membimbing siswa melakukan refleksi 1) Memberi kesempatan siswa memahami kembali, membuat hubungan antar konsep, menuliskan pengalaman belajar, efisiensi waktu 2) Memberi kesempatan siswa memahami kembali, menuliskan pengalaman belajar, efisiensi waktu 3) Memberi kesempatan siswa memahami kembali, efisiensi waktu 4) Memberi kesempatan siswa memahami kembali, tidak efisiensi waktu
62

3 2 1

No

Aspek yang Diamati b. Memberi kesempatan siswa mencatat 1) Efisiensi waktu, memberi pemahaman yang harus dicatat, menjawab pertanyaan siswa 2) Efisiensi waktu, siswa mencatat sendiri, menjawab pertanyaan siswa 3) Efisiensi waktu, siswa mencatat sendiri 4) Tidak efisiensi waktu, tidak membimbing c. Melakukan feed back pertanyan atau tes 1) Jelas, berkaitan dengan materi, pengembangan materi, pertanyaan individual 2) Jelas, berkaitan dengan materi, pertanyaan individual 3) Jelas, berkaitan dengan materi, pertanyaan klasikal 4) Berkaitan dengan materi, kurang jelas d. Memberi tugas 1) Jelas, berkaitan dengan materi, pengembangan materi, pertanyaan individual 2) Jelas, berkaitan dengan materi, tugas individual 3) Jelas, berkaitan dengan materi, tugas kelompok 4) Berkaitan dengan materi, kurang jelas Jumlah Nilai

Skor 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

Nilai

Suradadi, Mengetahui Kepala Sekolah, Kolaborator I, Kolaborator II,

2013

SUPARSO, S.Pd., MM. NIP. 19610706 198403 1 007

Dra. TITIN FARIDAH NIP. 19680819 199802 2 006

MURNIATI, S.Pd. NIP. 19690105 200701 2 018

63

Lampiran 12 LEMBAR DISKUSI SISWA

Skala Peta
Skala peta adalah perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi. Skala peta ada 3 macam, yaitu : a. Sekala Angka (Skala Numerik) Sekala angka adlaah skala peta yang dinyatakan dengan angka sebagai perbandingan jarak. Jenis skala angka pada peta selalu menunjukkan perbangingan jarak dalam satuan ukuran 1 cm. Misalnya skala peta 1 : 2.000.000. Angka itu sama artinya 2.000.000 , atau berarti satu satuan jarak pada peta sama dengan 2.000.000 jarak yang sebenarnya di atas permukaan bumi. Jadi setiap 1 cm pada peta sama dengan jarak 2.000.000 cm atau 20 km jarak di atas permukaan bumi. b. Skala Garis (Skala Grafik) Skala garis adalah skala peta yang dinyatakan dalam bentuk garis sebagai pembanding jarak. Satuan ukuran jarak yang digunakan pada skala garis biasanya menggunakan satuan cm untuk jarak pada peta dan satuan km untuk jarak sebenarnya di permukaan bumi. Sekala garis disebut juga skala grafik. Contoh :
0 0 10 1 20 2 30 3 40 4 50 5 km cm

c.

Skala garis tersbeut menunjukkan setiap jarak 1 cm pada peta menggambarkan jarak 10 km di permukaan bumi. Skala Huruf Skala huruf adalah skala peta yang ditunjukkan dengan menggunakan kata dan angka. Contoh : 1 cm mewakili 0,5 km. Pada contoh ini berarti jarak 1 cm pada peta sama dengan 0,5 km pada jarak sebenarnya di permukaan bumi.

Menggunakan Skala Peta Skala peta digunakan untuk menghitung jarak dan luas wilayah. a. Menggunakan skala untuk menghitung jarak Caranya ukurlah panjang dua buah tempat di peta itu, kemudian kalikan dengan penyebut skala tersebut. Untuk mengukur bentuk-bentuk penampakan alam yang tidak teratur seperti sungai, garis pantai, dapat menggunakan benang. Misalnya kota A menuju kota B sepanjang 4 cm. Sedangkan skalanya 1 : 200.000, maka jarak antara A ke kota B 4 x 200.000 = 800.000 cm = 8 km. b. Menggunakan skala untuk menghitung luas Pembuatan kotak pada suatu daerah yang akan diukur dimulai denan membuat kotak-kotak yang sama luasnya sehingga 1 cm2. Pada batas-batas tepi kotak yang luasnya lebih dari petak dibulatkan menjadi satu kotak. Sedangkan yang kurang dari petak dihilangkan, kemudian hitunglah jumalh kotak.

64

c.

Contoh jumlah kotak 12, skala peta 1 : 50.000. Berarti luas 1 cm2 pada peta 50.000 x 50.000 = 0,25 km2. Sehingga bangun luas yang diukur adalah 12 x 0,25 km2 = 3 km2. Mengonversi berbagai jenis skala peta Mengonversi berarti mengubah. Konversi berarti mengubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain. 1. Mengonversi skala garis menjadi skala angka Hal yang perlu diperhatikan dalam mengonversi skala garis ke skala angka adalah berapa panjang setiap ruas garis dan berapa angka skala yang ditampilkan pada setiap ruas garis. Contoh :
0 0 50 2 100 4 150 6 km cm

2.

Skala garis tersebut artinya setiap 6 cm di peta menggambarkan 150 km, hingga setiap 1 cm di peta menggambarkan 25 km jarak sebenarnya di lapangan. Bila garis tersebut dikonversikan ke dalam skala angka, skalanya menjadi 1 : 2.500.000. Mengonversi skala angka menjadi skala garis Dalam mengonversi skala angka ke skala garis perlu diperhatikan cara mengubah skala dari cm ke km. Selain itu setiap kelipatan angka dalam cm harus sejalan dengan angka skala dalam km. Contoh peta dengan skala angka 1 : 3.000.000 artinya setiap 1 cm di peta sebanding dengan 3.000.000 cm atau 30 km di lapangan. Apabila skala tersebut dikonversi menjadi skala garis. Hasilnya sebagai berikut :
0 0 30 1 60 2 90 3 120 km 4 cm

Memperbesar dan Memperkecil Peta Ada empat cara memperbesar dan memperkecil peta, yaitu : 1. Dengan memperbulat sistem koordinat/ petak/ kotak. 2. Fotografi dengan mengunakan alat kamera (foto), mesin foto copy, scanner dan printer. 3. Pantografi; dengan menggunakan alat pantografi. 4. Map Ografi; dengan menggunakan cara penyinaran. Dalam memperbesar atau memperkcil peta, berarti juga memperbesar dan memperkecil angka skalanya. Semakin diperbesar petanya, semakin besar skala pada peta tersebut. Demikian sebaliknya, bila petanya diperkecil, maka skala makin kecil. Contoh peta berskala 1 : 1.000.000 diperbesar dua kali, maka skalanya menjadi 1 : 500.000 1.000.000 ( 2 = 500.000). sedangkan jika peta berskala 1 : 10.000 diperkecil lima kali, maka skalanya 1 : 50.000 (10.000 x 5 = 50.000). Berdasarkan skalanya, jenis peta dapat dibedakan menjadi lima maca, yaitu sebagai berikut : a) Peta Kadastar, yaitu peta yang berskala 1 : 100 1 : 5.000. b) Peta Skala Besar, yaitu peta yang berskala 1 : 5.000 1 : 250.000. c) Peta Skala Sedang, yaitu peta yang berskala 1 : 250.000 1 : 500.000. d) Peta Skala Kecil, yaitu peta yang berskala 1 : 200.000 1 : 1.000.000. e) Peta Geografis/ Sangat, yaitu peta yang berskala < 1 : 1.000.000.

65

Jawablah pertanyaan di bawah ini

Kelompok 1 A. Ukurlah panjang keliling pulau Sumatra! B. Panjang/ jarak kota A sampai B 50 km, sedangkan di peta jaraknya 10 cm, maka skala peta adalah...... Kelompok 2 A. Ukurlah jarak Kota Jakarta sampai Kota Tegal! B. Jarak kota C sampai D di peta 25 cm, sedangkan jarak sebenarnya di permukaan bumi adalah 50 cm. Maka skalanya adalah..... Kelompok 3 A. Ukurlah keliling pulau Kalimantan! B. Jarak kota E sampai F adalah 100 km, sedangkan jarak di peta 25 cm. Maka skala petanya..... Kelompok 4 A. Ukurlah keliling pulai Sulawesi! B. Jarak kota G sampai H adalah 100 km, sedangkan jarak di peta 5 cm. Maka skala peta..... Kelompok 5 A. Ukurlah keliling pulai Papua! B. Jarak kota I sampai J adalah 80 km, sedangkan jaraknya di peta 20 cm. Maka skala peta..... Kelompok 6 A. Ukurlah keliling pulau Jawa! B. Jarak kota X sampai Y adalah 80 km, sedangkan jarak di peta 40 cm. Maka skala peta.....

66

Lampiran 13 Kriteria Penilaian

No 1

Kriteria Perhatian siswa terhadap penjelasan guru a. Memperhatikan, menyimak, mencatat b. Mencatat c. Memperhatikan d. Kurang perhatian Aktivitas siswa dalam diskusi kelompok a. Dapat bekerja sama, mengemukakan ide, menjawab pertanyaan teman b. Dapat bekerja sama, mengemukakan ide c. Dapat bekerja sama d. Tidak beraktivitas Kemampuan siswa mengemukakan pendapat a. Responsif, runtut, mudah dipahami, disertai contoh b. Responsif, runtut, mudah dipahami c. Responsif, runtut d. Tidak berpendapat Kemampuan siswa mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari a. Relevan, menyebutkan contoh, penjelasan contoh, memiliki ide pemecahan masalah sehari-hari b. Relevan, menyebutkan contoh, penjelasan contoh c. Relevan, menyebutkan contoh d. Tidak dapat mengaitkan Kemampuan siswa memanfaatkan waktu a. Datang tepat waktu, siap mengikuti pelajaran, menyelesaikan tugas b. Datang tepat waktu, siap mengikuti pelajaran c. Datang tepat waktu, menyelesaikan tugas tepat waktu d. Tidak dapat memanfaatkan waktu Kemampuan siswa membangun ide a. Memahami materi, mengorganisasi ide, mengaitkan dengan keseharian, menyampaikan ide b. Memahami materi, mengorganisasi ide c. Memahami materi d. Belum mampu mengembangkan ide Kemampuan siswa menarik kesimpulan a. Kesimpulan logis, benar, sesuai dengan tujuan pembelajaran b. Kesimpulan logis, sesuai dengan tujuan pembelajaran c. Kesimpulan logis d. Kesimpulan masih kabur

Skor 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

67

Lampiran 14 PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA UPTD SMP NEGERI 1 SURADADI
Jl. Raya Desa Sidaharja Kec. Suradadi Kab. Tegal Kode Pos.52182 Telp.0283-3321998. e-mail: uptdsmpn1suradadi@yahoo.co.id

SURAT IJIN PENELITIAN Nomor: 800.2 / / 2013 Menanggapi surat ijin penelitian yang kami terima pada tanggal 22 Februari 2013 dan untuk kepentingan kedinasan serta karir saudara,maka kepada :

Nama NIP Jabatan Alamat

: Drs. Samlawi : 19650101 199803 1 012 : Guru IPS SMP Negeri 1 Suradadi Kabupaten Tegal : Tarub Kabupaten Tegal

Diijinkan

mengadakan

penelitian

tindakan

kelas

dengan

judul,

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENGHITUNG SKALA MELALUI MEDIA PETA SISWA KELAS 7B SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SMP NEGERI 1 SURADADI TEGAL.

Dengan ketentuan : 1. 2. 3. Pelaksanaan pada bulan 4 Maret sampai dengan 27 Mei 2013 Dilaksanakan di luar kegiatan jam efektif Segala biaya yang timbul akibat dijinkan penelitian ini ditanggung oleh peneliti.

Demikian surat ijin penelitian ini kami buat untuk digunakan sebagaimana mestinya. Suradadi, 25 Februari 2013 Kepala Sekolah,

SUPARSO, S.Pd.,MM. NIP.19610706 198403 1 007

68